
Ketika ingin batuk di tempat umum atau sedang bersama orang lain, etika batuk yang benar harus dibiasakan agar tidak menularkan penyakit kepada yang lainnya. Beberapa penyebab batuk disebabkan oleh infeksi patogen seperti bakteri dan virus yang bisa menular.
Penyakit infeksi bisa menular melalui kontak langsung atau menghirup udara yang terpapar droplet patogen yang dikeluarkan ketika batuk, bersin, dan bicara. Oleh karena itu, Anda harus tahu tentang etika batuk dan membiasakannya agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
4 Etika Batuk yang Benar
Ada sebagian orang yang menutup mulut ketika batuk dengan telapak tangan dengan tujuan agar tidak menyebarkan virus. Namun, tindakan tersebut tidak tepat karena virus akan berpindah ke tangan dan bisa ditularkan ketika bersalaman dengan orang lain atau melakukan kontak dengan berbagai benda. Berikut ini cara etika batuk yang benar.
1. Menutup Mulut dan Hidung dengan Tisu
Ketika Anda merasa akan batuk, ambil segera tisu untuk menutup mulut dan hidung saat batuk. Segera buang tisu tersebut ke tempat sampah sebelum disentuh atau digunakan oleh orang lain. Dengan cara ini, Anda sudah melakukan pencegahan penularan penyakit pada orang lain.
Namun, ada kalanya batuk yang refleks dan sulit dikendalikan sehingga tidak ada waktu untuk mengambil tisu. Jika keadaannya seperti itu, gunakan perpotongan siku tangan atau lengan bagian atas untuk menutup mulut dan hidung ketika batuk. Gunakan lengan bagian atas bukan telapak tangan.
Lengan bagian atas disarankan karena bagian tersebut jarang melakukan kontak dengan benda yang sering dipegang oleh banyak orang, seperti gagang pintu, telepon, alat makan, dan benda umum lainnya.
2. Menggunakan Masker saat Sakit
Jika Anda merasa sedang sakit dan memiliki intensitas batuk yang cukup sering, maka gunakan masker ketika berada di tempat umum. Dengan begitu Anda tidak perlu repot-repot menggunakan tisu atau lengan untuk menutup mulut dan hidung. Ganti masker secara berkala, terutama jika masker sudah terasa kotor atau lembab.
Udara yang lembab di dalam masker akan membuat virus dan bakteri menjadi berkembang biak. Jika menggunakan masker yang bisa dipakai berulang kali, cuci masker dengan sabun yang mengandung bahan desinfektan. Selain melindungi orang lain, menggunakan masker juga akan melindungi diri sendiri dari virus yang berterbangan di udara.
3. Menjaga Jarak dengan Orang Lain
Baik menggunakan tisu atau lengan atas, etika batuk selanjutnya yaitu palingkan wajah Anda dari orang lain ketika akan batuk. Tindakan ini diterapkan untuk memastikan tidak ada cipratan droplet yang mengenai tubuh orang lain.
Jika kondisi Anda bisa bergerak menjauh dari orang-orang, tindakan tersebut sangat bagus untuk dilakukan. Menurut dr. Frank Esper dari Cleveland Clinic, bergerak menjauhi orang lain saat batuk penting dilakukan karena kuman penyakit yang dikeluarkan saat batuk bisa terlontar hingga 1-2 meter.
4. Mencuci Tangan Menggunakan Sabun
Jika Anda tidak sengaja menggunakan telapak tangan untuk menutup mulut dan hidung ketika batuk, maka segera cuci tangan sebelum menyentuh benda lain atau melakukan kontak dengan orang lain. Cara yang terbaik untuk membersihkan tangan yaitu dengan mencucinya menggunakan sabun dan air yang mengalir.
Ada pilihan lain yaitu dengan menggunakan sanitizer yang mengandung alkohol dengan konsentrasi 60-95 persen. Pastikan Anda mencuci seluruh bagian tangan sampai ke sela-sela jari dan kuku dan lakukan selama 20 detik.
4 etika batuk tersebut harus dilakukan untuk batuk jenis apapun, baik itu batuk penyakit maupun batuk alergi. Etika batuk ini pun harus diterapkan ketika Anda bersin. Jangan sampai menularkan ke orang lain, ya!