Tahukah Anda vitamin B memiliki 8 jenis vitamin? Vitamin-vitamin tersebut memiliki peran penting yang berbeda-beda untuk menunjang fungsi tubuh dan menjaga kesehatan. Vitamin B terdiri dari tiamin, riboflavin, niacin, asam pantotenat, pyridoxine, biotin, asam folat, dan cobalamin. Masing-masing memiliki fungsi yang unik, namun pada umumnya mereka membantu tubuh memproduksi energi dan membuat molekul penting di dalam sel-sel tubuh. Terkecuali vitamin B12 (cobalamin), tubuh tidak dapat menyimpan vitamin-vitamin tersebut dalam waktu yang lama. Untuk itulah Anda harus konsumsi makanan sumber vitamin B setiap harinya dengan rutin.
Konsumsi makanan-makanan berikut ini
Banyak makanan yang menjadi sumber vitamin B. Namun, untuk mampu dianggap sebagai kaya akan kandungan vitamin, sebuah produk harus memenuhi sedikitnya 20% dari RDI (asupan harian yang direkomendasikan) per sajian. Secara alternatif, makanan yang mengandung 10 hingga 19% RDI dianggap sebagai sumber vitamin B yang baik. Beberapa jenis makanan tersebut adalah:
- Ikan salmon
Ikan kaya akan nutrisi ini mengandung beberapa jenis vitamin B dalam kadar yang tinggi. Dalam 100 gram salmon yang dimasak mengandung tiamin sebesar 18% RDI, riboflavin 29% RDI, niacin 50% RDI, asam pantothenic 19% RDI, pyrodixine 47% RDI, dan cobalamin 51%. Selain itu, ikan salmon merupakan ikan rendah merkuri yang kaya akan kandungan lemak omega 3 yang sangat bermanfaat. Ikan salmon juga mengandug protein dan selenium.
- Sayuran hijau
Beberapa sayuran hijau mengandung folat (B9) yang tinggi. Bayam mentah mengandung 41% RDI dalam 85 gr, bayam matang 31% RDI dalam 85 gram. Sementara itu, lobak hijau matang mengandung 25% RDI dalam 85 gram. Beberapa folat akan hancur saat sayuran dimasak, dan beberapa dapat berpindah dan bercampur dengan air rebusan. Untuk meminimalisir hilangnya folat saat memasak, rebus sayur sampai pada kondisi belum matang sempurna.
- Telur
Satu telur yang besar mengandung biotin sebesar 33% dari RDI yang berada di putih dan kuning telur. Telur merupakan salah satu sumber biotin terbaik. Selain itu, telur juga mengandung vitamin B lain dalam jumlah yang lebih kecil, seperti riboflavin sebesar 15% dari RDI, asam pantotenat 7% dari RDI, folat 5% dari RDI, dan cobalamin sebesar 9% dari RDI. Penting untuk diketahui bahwa telur mentah mengandung avidin, sebuah protein yang mengikat biotin dan mencegah penyerapannya di dalam usus apabila Anda sering mengonsumsi telur mentah. Memasak telur membuat avidin menjadi tidak aktif sehingga mengurangi risiko keamanan makanan.
Apabila Anda tidak mengonsumsi telur, daging, atau produk hewani lainnya, Anda bisa memenuhi kebutuhan biotin dengan mengonsumsi buah, sayur, kacang, biji-bijian, dan gandum utuh. Semuanya mengandung biotin dalam jumlah yang kecil.
- Susu
Dalam 240 ml susu mengandung riboflavin sebesar 26% dari RDI, sekaligus vitamin B lain dalam jumlah yang lebih sedikit. Susu mengandung tiamin sebesar 7% dari RDI, asam pantotenat sebesar 9% dari RDI, dan cobalamin sebesar 18% dari RDI. Banyak penelitian menyatakan bahwa susu dan produk-produk dairy lain menjadi sumber vitamin B utama bagi masyarakat untuk mendapatkan riboflavin, yang diikuti dengan daging dan gandum.
Mengonsumsi sumber vitamin B dalam jumlah yang cukup dan seimbang dapat membawa Anda ke dalam jalan diet sehat yang tepat. Beberapa sumber vitamin B terbaik termasuk daging (khususnya hati), makanan laut, telur, produk dairy, sayuran hijau, biji-bijian, dan polng-polongan. Apabila Anda membatasi konsumsi sumber vitamin B karena alasan alergi atau diet, kemungkinan defisiensi vitamin B dapat meningkat.