Agar Berhasil, Ini Cara Diet Saat Puasa

Saat ini, bulan Ramadan menjadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Hal itu dikarenakan umat muslim melakukan ibadah puasa, yang intinya ialah menahan nafsu, baik makan, amarah, dan lain sebagainya dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Momen puasa ini biasanya dimanfaatkan untuk melakukan diet. Cara diet saat puasa juga beragam.

Nah, agar berjalan dengan lancar, berikut ini cara diet saat puasa yang perlu kamu coba.

1. Memperbanyak Konsumsi Serat dan Protein Saat Sahur dan Buka Puasa

Saat sahur dan buka puasa, pastikan kamu mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung serat dan protein dibanding makanan berkalori tinggi. Ini karena makanan berserat tinggi akan diserap dan dicerna oleh tubuh dalam waktu yang lebih lama, sehingga kamu tidak mudah cepat lapar dan bisa tahan berpuasa sepanjang hari.

Makanan yang tinggi serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan, sehingga ketika waktu berbuka puasa tiba, kamu tidak kalap dan makan secara berlebihan.

2. Batasi Makanan dan Minuman Manis

Kamu tetap membutuhkan asupan gula saat berbuka puasa untuk mengembalikan energi. Ini karena berpuasa selama belasan jam dapat membuat kadar gula darah dalam tubuh menurun, sehingga kamu perlu mengembalikannya dengan makan-makanan atau minuman yang manis.

Namun ingat, batasi asupan gula yang kamu konsumsi. Terlalu banyak makan-makanan atau minuman manis justru akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh dan jadi mengacaukan diet kamu.

Jadi, sebaiknya pilihlah makanan berkarbohidrat kompleks untuk menambah energi setelah berpuasa, seperti buah, sayur, dan nasi merah.

3. Jangan Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Meskipun kamu tidak makan dan minum seharian, tapi bukan berarti kamu boleh “balas dendam” saat berbuka puasa. Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula secara drastis. Padahal, tubuh tidak memproduksi banyak insulin ketika kamu berpuasa. Kelebihan gula pun akan diubah menjadi lemak di dalam tubuh.

Jadi, kamu tetap harus menjaga porsi makan saat sahur dan buka puasa. Supaya kamu tidak tergoda untuk makan berlebihan, cobalah menggunakan pikiran yang ukurannya lebih kecil untuk makan. Selain itu, kamu juga bisa sahur atau berbuka puasa dengan makanan yang bisa bikin cepat kenyang, seperti sup.

4. Hindari Makan Gorengan

Setelah menahan lapar seharian, gorengan adalah salah satu makanan yang tampak menggiurkan untuk disantap waktu berbuka puasa. Hati-hati, mengonsumsi makanan serba digoreng yang kaya dengan lemak jahat (lemak jenuh) di bulan puasa bisa membuat kamu gemuk.

Jadi, sebaiknya hindari gorengan dan makanan berlemak lainnya agar berat badan saat puasa bisa berkurang. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa, gantilah lemak jenuh dengan lemak tidak jenuh yang lebih baik untuk kesehatan. Ini karena lemak tidak jenuh tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kamu bisa mendapatkan asupan lemak tidak jenuh dari alpukat, ikan, dan kacang-kacangan.

5. Minum Air Putih yang Banyak

Cara diet saat puasa lainnya adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuhmu selama berpuasa dengan minum air putih setidaknya 8 gelas per hari. Kamu bisa menggunakan rumus 2–4–2, yaitu dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah salat Tarawih, dan dua gelas sebelum tidur.

Menurut penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen. Ini baik untuk menurunkan berat badan, karena semakin cepat metabolisme tubuh kamu bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang bisa dibakar oleh tubuh.

6. Tidur yang Cukup

Bila kamu ingin menurunkan berat badan saat puasa, kamu perlu mencukupi waktu tidur yang diperlukan tubuhmu. Pasalnya, kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme kamu. Akibatnya, tubuh tidak bisa membakar timbunan lemak secara efektif.

Selain itu, kurang tidur juga bisa meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Ini bisa menyebabkan kamu jadi kalap dan makan terlalu banyak saat berbuka puasa.

Itulah beberapa cara diet saat puasa. Dengan mengikuti cara-cara tersebut, dijamin kamu bisa mengurangi berat badanmu lebih efektif saat puasa.

Anda Harus Menghindari Makan Pedas Saat Sahur

Sebaiknya, Anda menghindari makan pedas saat sahur maupun berbuka puasa

Saat masuk bulan Ramadhan, kecenderungan sebagian besar orang selama berbuka puasa dan sahur adalah makan apapun yang ada di meja makan, mengingat serbuan rasa lapar dan haus yang dirasakan. Namun ternyata terdapat beberapa makanan yang perlu Anda hindari, seperti makanan manis, pedas dan juga asin.

Sahur yang seimbang akan membuat Anda merasa berenergi dan membantu Anda mengurangi rasa lapar dan haus di siang hari. Di sisi lain, beberapa bahan dalam makanan sahur Anda akan memiliki efek negatif pada kesejahteraan Anda secara keseluruhan di siang hari. Makanan asin seperti za’atar, zaitun, keju asin, daging asap, dan acar harus dihindari karena makanan ini akan membuat Anda haus di siang hari. Makanan pedas saat sahur juga memiliki efek yang sama dan harus dibatasi. Berikut adalah beberapa makanan yang harus Anda konsumsi saat sahur untuk menjaga energi Anda:

  1. Puding gandum utuh

Oat adalah sumber serat yang bagus yang memperlambat pelepasan energi, membuat Anda kenyang lebih lama.  

  1. Selai kacang dan pisang

Selai kacang merupakan sumber protein yang sangat baik, dan diisi dengan lemak tak jenuh tunggal yang sehat dan keduanya memiliki efek mengenyangkan. Oleskan roti gandum utuh dan pasangkan dengan irisan pisang. Pisang merupakan sumber pati resisten yang membantu Anda merasa kenyang. 

  1. Telur Rebus

Telur dianggap sebagai sumber protein dan Vitamin D yang sehat, meskipun mereka dihindari oleh beberapa karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Jika Anda memiliki kadar kolesterol darah yang tinggi, Anda disarankan untuk mengkonsumsi 2 butir telur seminggu.

  1. Semangka

Semangka merupakan buah yang berair dan menjadi cara yang bagus untuk menjaga Anda tetap terhidrasi. 

  1. Smoothie buah

Tidak semua jenis smoothies sama. Anda disarankan untuk memiliki smoothie dengan campurkan biji chia kering, yogurt, anggur tanpa biji, dan es. Smoothie jenis ini kaya akan omega 3, serat, dan protein yang sekaligus menjaga keseimbangan gula darah Anda.

  1. Yoghurt 

Merasa ingin mengkonsumsi sesuatu yang manis? Yoghurt yang dibeli di toko adalah jawabannya dan Anda hanya perlu beberapa menit untuk menyiapkan makanan ini ke dalam mangkuk. Pastikan Anda memilih topping yang mengenyangkan, termasuk buah-buahan seperti beri dan granola.

Karena dilanda dengan lapar serta keinginan untuk makan, sayangnya banyak orang membuat kesalahan dengan tidak menyadari apa yang mereka makan, baik saat berbuka puasa maupun sahur. Berikut adalah panduannya tentang apa yang harus Anda hindari saat berbuka dan sahur di bulan Ramadhan:

  • Hindari konsumsi minuman olahan dan minuman berkarbonasi yang terbuat dari susu dan buah serta minuman sintetis

Minuman olahan dan berkarbonasi biasanya mengandung banyak garam dan hanya membuat Anda merasa haus saat berpuasa.

Sehingga berbuka puasa dengan air dan kurma akan memberi Anda jumlah kalium yang cukup yang Anda butuhkan untuk menjaga kadar gula tubuh Anda seimbang setelah seharian berpuasa. Tetap konsumsi air putih dan susu rendah lemak saat berbuka puasa maupun sahur.

  • Hindari minum air dingin atau es selama bulan Ramadhan karena dapat menyebabkan gangguan perut.
  • Untuk hidangan pembuka saat berbuka, hindari makanan yang digoreng dan pilihlah versi yang lebih sehat. Makanan pembuka terbaik adalah salad atau buah-buahan.
  • Jika Anda selalu merasa haus, biasanya karena ada ketidakseimbangan kadar natrium dalam tubuh Anda. Cobalah untuk menghindari kacang asin, acar, keripik dan makanan yang mengandung saus kedelai.
  • Jangan mengkonsumsi makanan pedas saat sahur jika Anda ingin menghindari masalah perut pada siang hari. Selain itu, makanan pedas juga membuat tubuh Anda cepat terhidrasi. 

Meskipun berpuasa, Anda tetap disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan juga bergizi, baik saat sahur maupun berbuka. Selain untuk menjaga kesehatan tubuh, hal ini dilakukan juga untuk menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi meskipun Anda berpuasa. Makanan pedas menyerap air saat melewati faring (bagian belakang tenggorokan) dan perut Anda yang membuat Anda merasa haus sesudahnya, begitu juga dengan makanan asin. Oleh karena itu, pastikan bahwa Anda mengkonsumsi makanan yang tepat di bulan Ramadhan ini.

Persiapan dan Prosedur Rekonstruksi ACL

Rekonstruksi ACL merupakan sejenis operasi untuk mengganti anterior cruciate ligament yang robek. ACL merupakan salah satu ligamen penting pada lutut Anda. Cidera pada ACL ini biasanya terjad pada cabang olahraga berat yang membutuhkan banyak aktivitas berhenti mendadak dan berubah arah saat berlari, seperti bola basket, sepak bola, dan senam. Dalam operasi rekonstruksi ACL, ligamen yang robek akan diambil dan diganti dengan tendon dari bagian lutut lain Anda atau dari donor yang telah meninggal. Operasi rekonstruksi ACL merupakan jenis prosedur medis rawat jalan yang dilakukan melalui sayatan kecil di sekitar persendian lutut.

Persiapan rekonstruksi ACL

Apabila Anda ingin mendapatkan rekonstruksi ACL, Anda harus mengunjungi dokter dan berdiskusi seputar pilihan perawatan. Selain itu, Anda akan menjalani pemeriksaan lutut, dan membuat keputusan tentang anestesi jenis apa yang akan Anda terima saat prosedur rekonstruksi ACL berlangsung. Dalam pertemuan dengan dokter dan masa konsultasi tersebut, banyaklah bertanya mengenai kekhawatiran atau risiko yang mungkin dapat terjadi saat prosedur dilangsungkan.

Anda juga perlu mendiskusikan tentang darimana tendon implant akan berasal. Beberapa sumber tendon ini adalah:

  • Tendon patella. Tendon ini menempel bagian bawah tempurung lutut (atau dikenal dengan nama patella) dengan tibia
  • Hamstring. Tendon ini menghubungkan otot-otot panjang di bagian belakang kaki ke bagian belakang lutut
  • Paha depan. Tendon ini berasal dari bagian depan pahan. Cangkok jenis ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang memiliki tinggi badan cukup tinggi atau mereka yang gemuk. Orang-orang yang sebelumnya pernah mendapatkan cangkok tendon namun gagal juga dapat mendapatkan tendon dan rekonstruksi ACL berikutnya dari sini
  • Cadaver atau mayat. Jaringan tendon diambil dari cadaver atau mayat. Jaringan tersebut disebut dengan istilah allograft

Semua cadaver atau mayat donor biasanya sudah mendapatkan pengawasan untuk mengindari adanya penyakit sebelum operasi dilakukan. Meskipun demikian, beberapa orang kadang merasa kurang cocok dan khawatir menggunakan jaringan dari orang mati. Apabila Anda memiliki kekhawatiran tersebut, Anda bisa mendiskusikannya dengan dokter Anda untuk mencari alternatif lain.

Dokter kemudian akan memberikan instruksi yang lengkap untuk hari di mana Anda akan mendapatkan rekonstruksi ACL. Instruksi tersebut dapat berisi anjuran untuk puasa kurang lebih 12 jam sebelum operasi berlangsung dan Anda akan dilarang untuk mengonsumsi aspirin atau obat-obatan pengencer darah. Pastikan pada saat hari operasi Anda ditemani oleh keluarga atau teman. Karena instruksi pasca operasi akan diberikan, dan ada orang lain yang mendengar instruksi tersebut mengurangi risiko adanya kesalahan perawatan di rumah di kemudian hari.

Prosedur rekonstruksi ACL

Saat prosedur rekonstruksi ACL berlangsung, dokter akan mengambil ligamen yang rusak dan menggantinya dengan tendon cangkok. Jaringan pengganti ini disebut dengan istilah ‘graft’. Dokter akan mengebor kantung atau saluran pada tulang paha dan tulang kering agar cangkok dapat diletakkan pada posisi yang tepat, untuk kemudian dikencangkan dan diamankan pada tulang menggunakan baut atau alat pengencang lain. Cangkok tersebut akan bertindak sebagai perancah di mana jaringan ligamen baru dapat tumbuh.

Setelah operasi rekonstruksi ACL berhasil dilakukan, Anda dapat pulang di hari yang sama sesaat setelah efek dari anestesi memudar. Sebelum diijinkan pulang, biasanya Anda akan dilatih berjalan menggunakan kruk, dan dokter bedah akan meminta Anda untuk memakai pelindung lutut untuk melindungi cangkok. Dokter juga akan memberikan instruksi bagaimana merawat pembengkakan atau rasa sakit setelah operasi. Banyak-banyaklah istirahat dan tempelkan es pada lutut untuk mempercepat penyembuhan.

Merawat Kanker Prostat Menggunakan Radioterapi

Terapi radiasi, atau juga dikenal dengan istialah radioterapi, dapat menjadi salah satu jenis perawatan yang efektif dalam pengobatan kanker prostat, salah satu jenis kanker yang umum dijumpai menyerang laki-laki. Terapi radiasi ini dapat mengecilkan tumor, meringankan gejala yang muncul akibat kanker, dan menunda atau bahkan menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker. Dokter akan menarget sebuah tumor dengan sinar radiasi intens dari sebuah mesin eksternal. Mereka juga bisa memasukkan atau menyuntikkan bahan radioaktif ke dalam tubuh. Namun, meskipun radioterapi memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan, risiko dan efek samping penggunaan radiasi sebagai salah satu bentuk perawatan kanker prostat membayangi keefektifannya. Artikel ini akan membahas hal tersebut dengan lebih detail.

Jenis-jenis radioterapi

Partikel radiasi dari radioterapi dapat mengganggu DNA yang ada pada sel-sel kanker. Gangguan tersebut akan menghentikan sel-sel kanker agar tidak menyebar dan bertambah banyak sekaligus membunuh sel-sel tersebut. Dalam beberapa kasus, radiasi dapat menghilangkan jejak kanker untuk kemudian disebut dengan pengobatan kuratif. Dokter dapat melakukan radioterapi saja, atau bersamaan dengan jenis perawatan lain. Apabila kanker prostat tidak bisa dihilangkan dengan sepenuhnya, terapi radiasi dapat membantu mengontrolnya. Radioterapi juga dapat meringankan gejala-gejala yang ditimbulkan kanker saat telah mencapai stadium akhir, atau disebut kanker prostat metastatis. Dokter kemudian akan menyebut perawatan ini sebagai pengobatan paliatif. Beberapa jenis perawatan radioterapi yang dapat digunakan sebagai tindakan medis pengobatan kanker prostat adalah:

  • Radiasi sinar eksternal

Pada terapi radiasi sinar eksternal, sebuah mesin berukuran besar akan mengarahkan sinar-X pada kelenjar prostat dari luar tubuh. Tim medis akan menyiapkan terapi ini dengan melakukan pengukuran dan penandaan daerah yang mendapatkan perawatan, menggunakan MRI atau CT scan untuk mengidentifikasi daerah target, serta menghitung dosis yang tepat yang akan digunakan.

Beberapa sesi terapi jenis ini sangat dibutuhkan mengingat tubuh manusia hanya dapat menoleransi radiasi dalam jumlah kecil pada satu waktu. Dengan membagi perawatan radiasi dalam beberapa sesi dapat mengurangi risiko dan efek samping yang ditimbulkan oleh radioterapi.

  • Radiasi internal

Terapi radiasi internal melibatkan peletakan butir radioaktif ke dalam tubuh di daerah kelenjar prostat. Butir atau pellet tersebut berukuran kecil, sebesar satu butir beras, menurut Lembaga Kanker Amerika. Implant yang dimasukkan dapat bersifat permanen atau sementara. Pada kasus implant permanen, dokter hanya akang mengambil butir pellet saat butiran tidak lagi bersifat radioaktif. Sementara itu, implant sementara hanya akan dimasukkan dalam waktu yang singkat, dari beberapa menit hingga 2 hari. Sebelum pellet dimasukkan, dokter akan memberikan pasien anestesi umum atau lokal. Dengan bantuan teknologi pemindaian, pellet dapat dimasukkan dalam posisi yang tepat.

  • Radiasi systemic

Pada radioterapi systemic, dokter akan memberi pasien cairan yang terdiri dari zat radioaktif. Proses pemberian cairan tersebut dapat melalui mulut atau disuntikkan ke dalam pembuluh darah. Cairan kemudian akan bergerak di dalam dan ke seluruh tubuh, melalui darah pada daerah yang terinfeksi kanker.

Dalam beberapa kasus, dokter akan merekomendasikan lebih dari satu perawatan radioterapi. Dokter akan mengombinasikan radioterapi eksternal dan internal, atau mereka akan mengubah metode perawatan apabila satu pendekatan perawatan menunjukkan hasil yang kurang efektif. Pilihan yang lain adalah dengan mengombinasikan radioterapi dengan chemotherapy. Chemotherapy akan membuat sel-sel kanker lebih bersifat reseptif terhadap radiasi. Dan kombinasi akan kedua perawatan tersebut dapat memberikan hasil yang lebih baik.

Jalani Terapi Perilaku Kognitif Agar Lebih Sehat Menyikapi Masalah

Pola pikir seseorang sangat memengaruhi emosi dan perilakunya. Orang dapat terjebak di dalam siklus emosi dan perilaku yang negatif akibat pola pikir yang kurang tepat. Terapi perilaku kognitif berupaya mengatasi hal tersebut.

Ada banyak contoh yang menunjukkan bahwa pola pikir memengaruhi emosi dan perilaku seseorang. Misal, seseorang dapat menarik diri dari lingkungan sosial karena berpikir tidak mampu menjadi pasangan yang baik dan tidak layak berada dalam sebuah hubungan. Hal tersebut dipicu oleh peristiwa perceraian yang pernah dialaminya.

Pola pikir tersebut akan dicoba diluruskan melalui terapi perilaku kognitif atau Cognitive Behavioural Therapy (CBT).

Mengenal terapi perilaku kognitif

Sebagai bagian dari prosedur psikoterapi, CBTmembantu mengubah pola pikir yang tidak tepat atau negatif. Harapannya, Anda dapat mengatasi permasalahan dengan lebih efektif dan dapat memberikan respon dengan lebih baik.

Melihat dari namanya, sudah jelas terlihat bahwa terapi ini berfokus pada aspek perilaku dan aspek kognitif. Konsentrasi utama dari prosedur terapi ini terletak pada cara berpikir dan perilaku yang memengaruhi perasaan dan tindakan.

Meski demikian, tidak karena Anda merasa sulit merespon masalah dengan baik, berarti Anda pasti perlu menjalani terapi perilaku kognitif. Ada kondisi-kondisi tertentu, di mana terapi ini dibutuhkan, seperti adanya gejala gangguan kejiwaan yang berulang atau tidak dapat diatasi dengan obat-obatan. Masalah-masalah kejiwaan yang dapat diringankan dengan terapi ini antara lain depresi, gangguan cemas, fobia, stres pasca trauma, skizofrenia, gangguan obsesif kompulsif, hingga gangguan tidur atau gangguan makan.

Di samping mengatasi gangguan mental, CBT juga dapat membantu mengatasi gangguan fisik yang bersifat kronis, konflik dan masalah komunikasi, hingga emosi yang sulit dikendalikan atau adanya trauma emosional yang berkaitan dengan kekerasan.

Mengetahui prosedur terapi perilaku kognitif

Bila Anda perlu menjalani terapi perilaku kognitif, terapi ini dapat dilakukan secara privat atau bersama dengan orang-orang dengan masalah serupa. Hal ini tentu dipengaruhi oleh berbagai faktor, Anda dapat mendiskusikannya dengan terapis.

Waktu dan frekuensi terapi juga mungkin tidak akan sama antara satu orang dengan orang lainnya. Ada yang perlu menjalani terapi seminggu sekali, ada pula yang frekuensinya setiap dua minggu sekali. Durasinya pun dapat bervariasi, antara 30-60 menit untuk setiap sesi.

CBT dapat menggali ada atau tidaknya gangguan jiwa yang diderita oleh pasien. Sekaligus mencari tahu cara yang paling tepat bagi pasien tersebut dalam menyelesaikan masalah dan menenangkan diri.

Tidak perlu kaget, bila di sesi awal terapis Anda menggali informasi tentang riwayat kesehatan mental dan berbagai persoalan yang dialami. Hal ini ditujukan agar terapis benar-benar memahami situasi dan kondisi Anda. Sebaliknya, Anda juga berhak mengetahui detail terkait terapi: tujuannya, pendekatannya, waktu, hingga frekuensinya. Informasi-informasi tersebut dapat Anda tanyakan kepada terapis.

Selama menjalani terapi, Anda mungkin akan diberikan tugas-tugas tertentu. Pasien memang diajak berpartisipasi secara aktif. Tugas tersebut juga tidak terbatas hanya selama sesi terapi, mungkin saja Anda diberi tugas di luar sesi terapi.

Setiap hal yang Anda pelajari dalam terapi, perlahan-lahan akan diterapkan dalam keseharian. Dalam proses ini, terapis akan membantu Anda.

Terapi perilaku kognitif tidak otomatis menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh pasien. Namun, dengan menjalani terapi ini diharapkan pasien mampu beradaptasi dengan persoalan secara lebih sehat. Pasien juga diharapkan memiliki perasaan dan pola pikir yang lebih positif tentang diri dan kehidupannya.

Proses Bayi Berjalan

Agar bayi belajar berjalan lebih semangat, ibu mengulurkan tangan di depannya

Proses bayi berjalan dimulai pada saat bayi memasuki usia antara 9 hingga 12 bulan. Bayi dapat mulai berjalan lancar saat mereka berusia 14 hingga 15 bulan. Meskipun demikian, sebagian bayi membutuhkan waktu antara 16 hingga 17 bulan untuk berjalan dengan lancar.

Pada tahun pertama, perkembangan bayi melibatkan kemampuan koordinasi badan dan membangun kekuatan otot. Saat bayi berusia usia 9 bulan, mereka dapat duduk, berguling, merangkak, dan membuat diri mereka berdiri, namun mereka perlu memegang sesuatu agar dapat membantu mereka tetap berdiri.

Setelah mengalami perkembangan yang disebutkan di atas, bayi kemudian akan mulai belajar untuk berjalan dari suatu tempat ke tempat lain. Hal tersebut bisa membutuhkan waktu selama beberapa bulan hingga bayi dapat berjalan dengan lancar sehingga mereka bisa lari ke suatu tempat.

Perkembangan Pergerakan Bayi

Ketika bayi memasuki usia 3 bulan, kaki bayi belum cukup kuat untuk menahan tubuhnya. Namun, jika Anda membantu membuatnya berdiri, kakinya yang menggantung akan refleks menekan seolah-olah bayi Anda sedang berjalan di lantai.

Ketika bayi memasuki usia 6 bulan, bayi akan melonjak-lonjak ketika Anda membantunya berdiri dan kaki bayi menyentuh lantai atau pangkuan Anda. Bayi akan mulai melonjak-lonjak ketika mereka memasuki tahap ini. Bayi yang melonjak-lonjak dapat membantu memperkuat otot kaki mereka. Tidak hanya itu, pada tahap ini bayi juga akan mengalami perkembangan lain seperti merangkak.

Ketika bayi memasuki usia 9 bulan, bayi mulai dapat menarik tubuhnya ke posisi berdiri, namun mereka perlu memegang sesuatu untuk membantu menahannya. Ketika bayi memasuki tahap ini, Anda, sebagai orang tua, perlu berhati-hati ketika bayi melakukan percobaan ini. Anda pastikan bahwa bayi tidak akan menahan benda yang berbahaya seperti perabot rumah tangga, untuk membantunya berdiri.

Pada usia 9 hingga 10 bulan, bayi dapat mulai belajar menekuk lutut. Setelah mereka berdiri di tempat, bayi akan mencoba untuk duduk. Kemudian, mereka akan mencoba berdiri kembali. Pada tahap berikutnya, bayi akan belajar untuk berjalan ke tempat lain, namun mereka masih perlu menahan sesuatu agar mereka tetap berdiri.

Pada tahap ini, bayi tidak hanya belajar berjalan, namun juga bisa membungkuk dan berjongkok. Pada tahap ini, posisi kaki bayi ketika berjalan memang belum sempurna, karena bagian ujung kaki bayi masih mengarah ke luar sehingga bayi terlihat berjinjit.

Pada saat bayi memasuki usia 12 bulan, sebagian bayi sudah bisa berjalan sendiri. Meskipun demikian, Anda sebaiknya tetap membimbingnya hingga bayi merasa terbiasa dengan hal ini. Ketika mereka memasuki usia 12 bulan, sebagian dari mereka masih dalam fase merambat dan berpegangan pada benda untuk membantunya berdiri.

Cara-Cara Untuk Membantu Bayi Berjalan

Jika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda bahwa bayi Anda siap untuk berjalan, Anda dapat membantu proses bayi berjalan dengan cara-cara sebagai berikut:

  • Melatih pergerakan

Bayi yang mencoba berdiri, kemudian berjalan adalah langkah yang bagus, karena mereka mengalami perkembangan. Anda tetap terus melatih bayi agar mereka terbiasa dengan berjalan sendiri. Jika sudah lancar, Anda dapat memberikan bayi Anda tantangan dengan menambah jarak tempuh untuk berjalan.

  • Memberi semangat

Untuk meningkatkan kemampuan bayi agar dapat berjalan dengan baik, Anda dapat menunjukkan sesuatu yang membuat mereka tertarik seperti permen. Hal seperti ini akan menarik perhatian mereka sehingga mereka dapat mengerahkan usaha untuk meraihnya, termasuk berjalan.

  • Jangan menggunakan alat pembantu

Anda sebaiknya jangan melatih bayi Anda untuk berjalan dengan menggunakan alat pembantu seperti baby walker. Penggunaan baby walker dapat mengurangi usaha dalam mengembangkan otot kaki bagian atas bayi.

Itulah proses bayi berjalan yang perlu Anda ketahui. Sebagian bayi dapat berjalan dengan lancar pada usia 12 bulan, namun sebagian bayi membutuhkan waktu lebih lama agar dapat berjalan dengan lancar. Jika bayi Anda belum dapat berjalan pada saat mereka berusia 18 bulan, atau paling lama 2 tahun, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anak.

Inilah Penyebab Usus Buntu Yang Perlu Diwaspadai

Usus buntu atau apendiks merupakan kantong kecil yang terletak pada bagian ujung usus manusia. Untuk menjaga usus buntu, Anda perlu menerapkan pola makan yang teratur. Penyebab usus buntu secara umum disebabkan oleh konsumsi makanan tertentu.

Gejala Usus Buntu

Saat usus buntu Anda tersumbat dan mengalami peradangan, Anda akan merasakan gejala seperti nyeri pada bagian perut kanan bawah. Tidak hanya itu, rasa nyeri yang dialami juga terjadi di sekitar pusar sehingga dapat menyebabkan gejala sebagai berikut: kehilangan nafsu makan, mual, muntah, sembelit, diare, susah buang angin, dan demam.

Penyebab Usus Buntu

Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat membuat Anda mengalami peradangan akibat usus buntu. Pada umumnya, ketika seseorang mengalami infeksi pada bagian apendiks, mereka juga akan mengalami peradangan pada usus buntu. Tidak hanya itu, radang usus juga bisa terjadi akibat kanker dan penyumbatan yang disebabkan oleh adanya benda asing yang berasal dari makanan.

Berikut adalah makanan dan minuman yang perlu Anda hindari, karena dapat memicu terjadinya usus buntu:

  • Alkohol dan minuman yang mengandung kafein

Jika Anda mengkonsumsi alkohol dan minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh secara berlebihan, maka Anda akan mengalami peradangan usus buntu.

  • Biji buah dan popcorn

Biji buah dan bagian yang keras pada popcorn juga dapat membuat masalah pada usus buntu. Anda sebaiknya jangan mengkonsumsi makanan seperti ini karena tidak dapat dicerna oleh tubuh. Makanan-makanan tersebut dapat membuat usus Anda tersumbat, dan Anda akan mengalami peradangan.

Cara Mengatasi Usus Buntu

Penyebab usus buntu harus segera diatasi. Jika Anda biarkan masalah tersebut terjadi, radang usus buntu dapat memicu berbagai komplikasi penyakit yang serius sehingga dapat mengancam nyawa Anda.

Radang usus buntu dapat membuat usus buntu pecah dan bakteri dalam usus menyebar ke dalam rongga perut Anda. Masalah ini dapat membuat Anda mengalami peradangan akibat infeksi atau peritonitis.

Penyebab usus buntu perlu diatasi dengan operasi. Prosedur medis yang dilakukan adalah dengan mengangkat bagian apendiks manusia. Setelah menjalani operasi, manusia tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas untuk sementara waktu. Namun, manusia diminta untuk melakukan beberapa hal untuk membantu proses pemulihan pascaoperasi:

  • Perbanyak istirahat

Setelah Anda menjalani operasi usus buntu, Anda diminta untuk tidak terlalu banyak bergerak. Meskipun demikian, Anda tetap diperbolehkan untuk berjalan-jalan santai di rumah.

  • Perbanyak minum

Anda perlu konsumsi minuman air mineral untuk membantu proses pemulihan pascaoperasi usus buntu. Air putih dapat melancarkan pencernaan Anda.

  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi

Untuk membantu proses pemulihan, Anda juga dapat mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan serat tinggi seperti sayuran dan buah-buahan. Makanan berserat tinggi juga dapat memperlancar pencernaan Anda.

  • Jangan melakukan aktivitas yang berat

Untuk membantu proses pemulihan, hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah tidak melakukan aktivitas berat seperti mengangkat beban.

Kesimpulan

Itulah penyebab usus buntu yang perlu Anda pahami. Cara untuk menjaga usus adalah dengan menerapkan pola makan yang teratur. Jika Anda mengalami gangguan pada usus buntu, karena mengkonsumsi makanan atau minuman secara berlebihan, seperti yang disebutkan di atas, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Penyebab usus buntu dipengaruhi oleh makanan tertentu. Oleh karena itu, jika Anda ingin menerapkan pola diet yang sehat, Anda sebaiknya tanyakan masalah ini kepada dokter. Dokter akan menentukan cara diet seperti apa yang cocok untuk Anda.

Bisakah Orang yang Merokok Melakukan Donor Darah?

Darah merupakan sesuatu yang penting bagi kehidupan manusia. Ia berfungsi untuk mengangkut dan mengantarkan oksigen ke tiap organ di dalam tubuhnya. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan orang kehilangan banyak darah, mulai dari kecelakan yang menyebabkan cedera parah, operasi, hingga penyakit atau kondisi kesehatan tertentu seperti anemia atau hemofilia. Jalan tercepat untuk mengembalikan kebutuhan darah seseorang adalah dengan donor darah.

Menyumbangkan darah adalah cara yang bagus untuk membantu seseorang yang membutuhkan transfusi darah. Namun, tidak semua orang bisa mendonorkan daerah mereka. Saat menyumbangkan darah, biasanya terdapat beberapa pertanyaan yang harus dijawab seperti tentang kesehatan, gaya hidup, dan riwayat penyakit untuk menentukan kelayakan seorang pendonor.

Meski mayoritas orang dapat menyumbangkan darah. Namun, mereka yang menggunakan produk nikotin, produk ganja, atau keduanya mungkin bertanya-tanya apakah mereka dapat menyumbangkan darah atau tidak.

Apakah Anda Seorang Perokok?

Kebiasaan merokok atau menghisap rokok elektrik tidak serta merta mendiskualifikasi mereka dari kelompok orang yang boleh mendonorkan darah. Namun, baik rokok tembakau maupun rokok elektronik mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat memengaruhi darah seseorang.

Jika Anda merokok dan ingin menyumbangkan darah, rencanakan untuk tidak merokok pada hari akan melakukan donor atau sebelum melakukan donor maupun selama tiga jam sesudahnya.

Merokok sebelum melakukan donor dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Hal ini dapat didiskualifikasi untuk mendonorkan darah dan merokok sesudahnya dapat menyebabkan pusing. Satu hal yang perlu diingat bahwa kenyataannya vaping dan merokok dapat meningkatkan tekanan darah.

Menurut pedoman PMI, orang dapat menyumbangkan darah selama tekanan darah mereka berada di angka antara 90/50 milimeter merkuri (mm Hg) dan 80/100 mm Hg. Dalam satu studi pada 2018, para peneliti membandingkan sumbangan darah dari orang yang merokok dengan sumbangan dari orang yang tidak merokok. Mereka menyimpulkan bahwa merokok tidak mempengaruhi kualitas keseluruhan dari darah yang disumbangkan.

Namun, para peneliti mencatat bahwa sumbangan dari orang yang merokok memiliki konsentrasi karboksihemoglobin (COHb) yang lebih tinggi dalam sel darah merah. COHb terbentuk ketika sel-sel darah merah bersentuhan dengan karbon monoksida, secara signifikan mengurangi jumlah oksigen yang dapat dibawa oleh sel-sel darah merah.

Berdasarkan temuan ini, para peneliti merekomendasikan agar orang menghindari merokok selama 12 jam sebelum menyumbangkan darah.

Hal yang Menyebabkan Seseorang Didiskualifikasi untuk Donor Darah

Bank darah  tidak dapat menerima darah dari seseorang yang mabuk dengan alkohol, ganja, atau obat resep karena kemungkinan mereka tidak akan mampu untuk memberikan darah. Meskipun merokok tidak didiskualifikasi untuk mendonorkan darah, namun ada beberpa hal yang dapat menyebabkan kondisi yang dapat mendiskualifikasi donor darah. Antara lain:

Riwayat Kanker

Seseorang tidak dapat menyumbang jika saat ingin mendonor sedang dirawat karena kanker atau jika Anda menderita leukemia atau limfoma. Orang yang pernah menderita kanker jenis lain mungkin perlu menunggu satu tahun setelah perawatan yang berhasil.

Tekanan Darah Tinggi.

Jika tekanan darah Anda terlalu tinggi pada saat donor darah, kemungkinan besar Anda tidak dapat menyumbang.

Penyakit Jantung dan Paru-Paru

Jika Anda secara aktif memiliki gejala kondisi jantung atau paru-paru, Anda tidak berhak menerima sumbangan. Selain itu, jika Anda mengalami serangan jantung atau stroke, Anda mungkin perlu menunggu hingga enam bulan sebelum menyumbang.

***

Meskipun merokok dan vaping tidak akan mendiskualifikasi seseorang untuk mendonorkan darah, mereka harus menahan diri untuk tidak merokok setidaknya 2 jam sebelum dan setelah menyumbangkan darah. Seseorang mungkin merasa pusing atau lemah setelah mendonorkan darah dan merokok dapat memperburuk gejala-gejala yang mungkin timbul setelah donor darah. Sebaiknya jangan merokok sampai gejala-gejala ini hilang.

Anak Broken Home Selalu Identik Dengan Stigma Negatif

Mungkin di dunia ini setiap anak akan berharap bahwa keluarganya akan hidup harmonis selamanya dan dapat memberika kasih sayang yang cukup kepada mereka. Namun, siapa yang menyangka jika suatu hari mereka akan menjadi bagian dari keluarga yang broken home akibat konflik yang terjadi di antara orang tuanya.

Banyak sekali penyebab perceraian dari sebuah rumah tangga, salah satunya adalah mulai tidak harmonisnya hubungan antara seorang suami dan istri, yang membuat mereka sering bertengkar di depan maupun di belakang anak. Hal tersebut akan memberikan dampak besar pada kehidupan anak ke depannya. Tumbuh dan kembang di dalam keluarga broken home bukanlah hal yang bisa dipilih oleh seorang anak dan tentu juga bukan hal yang mudah dihadapi bagi anak

Anak yang hidup dalam keluarga broken home akan menganggap pertengkaran yang terjadi di antara kedua orang tuanya adalah hal yang biasa. Karena situasi ini sering dialami oleh anak broken home, mereka mungkin muak dengan situasi tersebut dan memilih pelarian.

Masalahnya, banyak dari mereka yang salah jalan dan terjerumus ke pergaulan hitam. Saking banyaknya, kondisi itu kemudian menjadi generalisasi dan seakan melekat pada mereka, anak broken home.

Bagaimana Kehidupan Anak Yang Menyandang Status Broken Home?

Menjalani kehidupan sebagai anak yang berasal dar keluarga broken home tidaklah mudah. Pertikaian atau ketidak harmonisan yang terus terjadi akan berdampak pada psikis anak, mereka akan cenderung mengalami stress dan trauma yang mendalam bagi anak broken home. Akibatnya, terkadang anak menjadi tidak betah di rumah dan cenderung selalu sedih jika keadaan rumah sedang tidak baik. Tidak semua anak bisa menghadapi keadaan seperti itu dengan lapang dada, ada anak yang bisa menerima dan menghiklaskan keputusan kedua orang tuanya untuk bercerai, tetapi ada juga yang belum bisa menangani permasalahan seperti ini.

Hidup di lingkungan keluarga yang keras seperti itu terkadang membuat anak broken home cenderung mempunyai kepribadian seperti di bawah ini:

  • Introvert (tertutup)

Beberapa anak broken home terkadang menutup diri dikarenakan mereka terlalu banyak memendam dan berpikir bahwa tidak semua orang dapat mengerti isi hati mereka. Jadi, mereka lebih cenderung Introvert dibanding anak-anak yang lain.

  • Suka Overthinking

Dikarenakan suka memendam dan tidak dapat mengeluarkan isi hati nya, menyebabkan anak broken home mempunyai sifat overthinking.

  • Lebih Sensitive

Anak broken home cenderung mempunyai hati yang peka dan sangat sensitive terhadap apapun yang sedang mereka rasakan.

***

Namun, tidak semua anak broken home mengalami masalah perilaku serta dinilai buruk dan hancur. Nyatanya, berdasarkan penelitian selama 20 tahun, sekitar 80% orang-orang yang berasal dari keluarga broken home dapat beradaptasi dengan baik dan memperlihatkan efek positif dalam hal pendidikan, kehidupan sosial, dan kesehatan mental.

Selain itu anak yang tumbuh di dalam keluarga broken home juga memiliki dampak positif yang dapat diambil. Berikut dampat positif yang mempengaruhi anak broken home:

  • Menjadi anak yang lebih dewasa dan kuat

Hidup di keluarga yang broken home justru membuat anak akan semakin mandiri, kuat, dan dewasa. Karena masalah yang mereka alami ini bisa membuat mereka semakin mengerti tentang arti dari kehidupan dan membuat mereka kuat untuk menghadapi masalah yang mungkin terjadi pada masa yang akan datang.

  • Adanya rasa ingin mengubah hidup di masa depan

Mereka mungkin akan mendapatkan pelajaran dan pengalaman berharga dari kedua orang tuanya, sehingga mereka tidak ingin seperti orang tua mereka. Maka dari itu, anak broken home cenderung memiliki rasa motivasi dan semangat yang tinggi karena mereka tidak ingin anak mereka nanti merasakan hal yang sama juga dengan apa yang ia rasakan.

  • Lebih menghargai dan mengerti tentang keluarga

Anak broken home cenderung memiliki rasa empati yang tinggi terhadap keluarga karena masa lalu yang pahit membuat mereka sangat peka terhadap hal-hal yang berkaitan dengan masalah keluarga. Dan tentu saja mereka akan semakin mengerti seberapa penting keluarga di dalam hidup mereka.

Anak broken home tidak selalu identik dengan stigma negatif. Sering kali anak broken home dianggap berlebihan jika mengekspresikan kesedihannya karena keluarga, hal itu bisa menyebabkan bertambahnya rasa depresi dan bisa mengakibatkan stres.

Maka dari itu, jadikan situasi broken home sebagai acuan dan semangat untuk mengubah hidup menjadi lebih baik ke depannya, belajar menerima masalah broken home ini dan berpikir positif tentang ini semua. Jika kita mau melihat lebih dekat, banyak hal positif yang bisa diambil dari permasalahan broken home ini.

Power Nap

Salah satu cara untuk menjaga stamina adalah tidur. Jika Anda tidak bisa tidur pada malam hari karena Anda perlu bekerja, maka Anda sebaiknya dapat gantikan waktu untuk tidur pada siang hari. Istilah tersebut disebut sebagai power nap.

Power nap adalah tidur singkat dimana orang-orang melakukannya antara 10 sampai 20 menit. Power nap memiliki banyak manfaat bagi tubuh, termasuk peningkatan fungsi otak dan menjaga stamina. Power nap adalah aktivitas yang ideal untuk dilakukan bagi karyawan ketika mereka beristirahat.

Manfaat Power Nap

Anda sebaiknya jangan salah sangka, karena power nap bukan dilakukan karena malas. Orang-orang yang melakukan power nap memberikan efek positif bagi dirinya, yaitu meningkatkan stamina dalam bekerja. Banyak perusahaan ternama seperti Google dan Nike memberlakukan aktivitas yang santai seperti ini.

Orang-orang yang melakukan power nap percaya bahwa hal tersebut dapat meningkatkan produktivitas di tempat kerja. Jika Anda merasa lelah karena dipengaruhi oleh pekerjaan, maka Anda sebaiknya melakukan power nap. Manfaat yang diperoleh dari power nap adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan.
  • Meningkatkan daya ingat.
  • Meningkatkan stamina.
  • Mengurangi tekanan atau stres.
  • Mengembangkan keterampilan motorik.

Beberapa manfaat di atas tentunya dibutuhkan oleh setiap karyawan ketika mereka menghadapi berbagai tantangan di kantor. Oleh karena itu, banyak perusahaan besar telah menyediakan tempat power nap bagi karyawannya yang ingin beristirahat sebentar.

Menurut penelitian, orang-orang merasa perlu melakukan power nap karena mereka tidak waktu yang cukup untuk tidur, khususnya pada malam hari. Tidak hanya itu, penelitian lain mengklaim bahwa power nap dapat meningkatkan sistem imun tubuh manusia.

Hal Yang Menjadi Prihatin Tentang Power Nap

Meskipun power nap dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, power nap hanya dapat dilakukan jika orang-orang merasa lelah karena melakukan pekerjaan dan ingin meningkatkan stamina di dalam tubuh. Anda juga perlu pahami bahwa power nap perlu dilakukan paling lama selama 30 menit. Jika Anda melakukan power nap selama lebih dari 30 menit, maka Anda akan mengalami kerugian.

Tidak hanya hal tersebut terjadi pada diri Anda, namun juga dapat memicu masalah pada perusahaan. Penelitian menyatakan jika seseorang melakukan power nap lebih dari 30 menit, mereka akan terbangun dalam keadaan lesu dan tidak produktif. Tentunya hal tersebut bisa menjadi masalah jika Anda bekerja di perusahaan yang membutuhkan kecepatan yang tinggi dalam bekerja.

Penelitian lain menyatakan jika seseorang melakukan power nap selama 26 menit, mereka dapat meningkatkan kewaspadaan hingga 54%, dan performa kerja meningkat hingga 34%. Meskipun demikian, power nap dapat dilakukan paling lama selama 30 menit.

Cara Untuk Melakukan Power Nap

Jika Anda ingin melakukan power nap, Anda sebaiknya perhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Cari tempat yang ideal

Beberapa kriteria untuk memilih tempat yang ideal untuk melakukan power nap adalah ruangan yang gelap, suhu yang sejuk, dan suasana yang tenang.

  • Memilih waktu yang pas

Jam yang ideal untuk melakukan aktivitas yang santai seperti ini adalah antara jam 1 dan 3. Para peneliti menyatakan bahwa tubuh Anda mengalami penurunan stamina pada jam-jam tersebut. Hal tersebut juga memicu peningkatan hormon tidur melatonin pada tubuh.

  • Menjadikan power nap sebagai rutinitas

Jika Anda memiliki sistem kerja shift dan Anda punya waktu luang untuk beristirahat, Anda sebaiknya gunakan waktu tersebut untuk melakukan power nap, untuk menggantikan waktu di malam hari karena tidak tidur di malam hari.

Power nap adalah salah satu cara yang ideal untuk meningkatkan stamina di dalam tubuh untuk meningkatkan produktivitas. Pastikan Anda selalu tidur yang cukup dan jika Anda mengalami kesulitan untuk tidur di malam hari, Anda dapat melakukan power nap pada jam yang disebutkan di atas.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai