Mungkin Anda familiar dengan istilah buta warna. Namun, bagaimana dengan istilah protanopia? Protanopia adalah salah satu jenis buta warna yang mengakibatkan seseorang tidak dapat membedakan warna merah dengan jelas. Pasien protanopia akan melihat warna merah sebagai warna hitam, sedangkan warna oranye, hijau, dan kuning akan terlihat seperti warna kuning.
Apa yang menyebabkan seseorang mengalami protanopia?
Sejauh ini, dugaan utama faktor penyebab protanopia adalah kesalahan genetik yang diturunkan secara garis keturunan keluarga. Protanopia seringkali dihubungkan dengan kromosom seks X pada manusia yang bersifat resesif atau tidak dominan.
Kromosom seks XX dimiliki oleh perempuan, sementara kromosom XY dimiliki oleh laki-laki. Keadaan ini membuat perempuan berisiko lebih tinggi untuk menderita protanopia. Terdapat dua kemungkinan yang dimiliki perempuan, yaitu menderita protanopia atau menjadi pembawa (karier) gen protanopia, jika hanya satu kromosom X yang membawa protanopia. Sementara itu, laki-laki yang hanya memiliki satu kromosom X memiliki kemungkinan terjadi hanyalah menderita protanopia atau tidak sama sekali.
Apakah protanopia dapat didiagnosis?
Protanopia didiagnosis dengan menggunakan pemeriksaan khusus, seperti tes warna Ishihara. Tes ini menggunakan media buku yang di dalamnya memiliki lingkaran besar, seperti piring dan tersusun sedemikian rupa dari lingkaran-lingkaran kecil dengan warna dan ukuran yang berbeda-beda. Kumpulan lingkaran tersebut akan membentuk angka tertentu dengan dilengkapi oleh warna yang berbeda dengan warna lingkaran lainnya.
Tes warna Ishihara dapat dilakukan di klinik dokter umum maupun puskesmas. Ketika melakukan prosedur tes ini, dokter biasanya akan mengacak halaman buku untuk menghindari pasien menghafal urutan angka yang tertera di dalamnya.
Apakah protanopia dapat dicegah dan diobati?
Sayangnya, hingga saat ini, belum ditemukan cara pengobatan untuk mengatasi protanopia secara efektif. Namun, seiring berkembangnya teknologi, terdapat kacamata khusus untuk buta warna yang didesain secara khusus untuk membantu memberikan penglihatan berwarna lebih baik. Jika memutuskan untuk menggunakan kacamata ini, berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter.
Sementara itu, pencegahan protanopia dapat dilakukan dengan skrining buta warna, mengingat bahwa kelainan ini bersifat diturunkan.



