Kandungan kuat dan sehat merupakan impian bagi ibu hamil. Kondisi kandungan yang baik akan menurunkan resiko munculnya masalah di tengah masa kehamilan, seperti keguguran atau kelahiran prematur. Dengan begitu, kemungkinan bayi untuk dilahirkan serta bertumbuh secara sehat pun juga semakin meningkat.
Tentunya, menjaga kesehatan janin bukanlah hal yang mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dan dihindari. Untuk bisa melakukannya, perlu pemahaman yang tepat mengenai kondisi kandungan yang sehat dan kuat.
Apa saja yang ciri-ciri kandungan kuat?
Ada banyak hal yang bisa menjadi penanda bahwa kehamilan Anda sehat. Tanda tersebut bisa saja terasa tidak menyenangkan bagi Anda. Beberapa ciri-ciri kandungan yang kuat antara lain:
- Pergerakan bayi
Saat Anda merasakan adanya pergerakan bayi di dalam kandungan, Anda bisa memastikan bahwa janin berada dalam kondisi yang sehat. Biasanya, bayi mulai bisa melakukan pergerakan setelah 5 bulan mengandung. Tidak hanya itu, pada usia 6 bulan, janin bisa melakukan gerakan sebagai respon dari suara.
Memasuki akhir bulan ke-8 dan bulan ke-9, Anda mungkin akan merasakan gerakan bayi semakin berkurang. Apabila hal ini terjadi, Anda tidak perlu mengkhawatirkan kondisi janin. Berkurangnya gerakan dipicu oleh ruang gerak bayi yang semakin sempit karena ukuran bayi sudah semakin membesar.
- Peningkatan berat badan
Naiknya berat badan saat masa kehamilan adalah hal yang sangat wajar terjadi. Bahkan, kondisi ini sebenarnya menjadi penanda kandungan kuat dan sehat. Peningkatan berat badan umumnya terjadi setelah 12-15 minggu pertama kehamilan.
Untuk memastikan berat badan ideal saat hamil, lakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter. Dokter bisa mendeteksi apabila berat badan Anda tidak sesuai dari angka normal. Tidak hanya itu, berat badan janin juga bisa diketahui melalui pemeriksaan khusus.
- Payudara nyeri dan membesar
Ciri lain kandungan kuat adalah ukuran payudara yang membesar dan terasa nyeri. Umumnya, kondisi ini terjadi pada tiga bulan pertama atau trimester pertama kehamilan.
Pembesaran payudara bisa terjadi karena efek dari hormon estrogen serta progesteron di dalam tubuh. Hormon ini jugalah yang menyebabkan rasa nyeri di sekitar payudara. Meski kondisi ini tidak menyenangkan, hal ini bisa menjadi penanda bahwa kondisi janin Anda dalam keadaan sehat dan kuat.
Tanda-tanda kandungan yang tidak sehat
Selain mengenali ciri-ciri kandungan kuat, Anda juga perlu mengetahui tanda-tanda kandungan yang tidak sehat. Kandungan yang tidak sehat biasanya ditandai dengan:
- Nyeri punggung yang berlebihan
Pada dasarnya, nyeri di area punggung saat hamil adalah kondisi yang normal. Akan tetapi, apabila rasa nyeri terasa sangat berlebihan dan tak bisa ditahan, kandungan Anda mungkin berada dalam keadaan tidak sehat.
Rasa nyeri akan semakin parah ketika Anda mengandung bayi kembar. Coba kenali rasa nyeri yang Anda rasakan. Jika nyeri timbul dari bagian depan perut dan bergerak ke pungggung, Anda perlu melakukan pemeriksaan kandungan ke dokter.
- Tidak ada pergerakan bayi
Kandungan kuat ditandai dengan pergerakan secara berkala oleh bayi. Apabila Anda tidak merasakan adanya pergerakan, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter sesegera mungkin.
Menurut penelitian, wanita hamil seharusnya merasakan setidaknya 10 tendangan setiap dua jam pada minggu ke-18 kehamilan. Tendangan umumnya akan muncul sebagai respon dari cahaya, suara, dan rasa sakit.
Masih ada beberapa ciri-ciri lainnya yang menandakan kondisi bayi yang tidak sehat. Sebaiknya, lakukan pemeriksaan secara rutin demi memastikan kondisi kandungan kuat dan sehat. Konsultasikan pada dokter mengenai suplemen yang perlu dikonsumsi serta aktivitas olahraga yang aman untuk dilakukan.





