Bingung Cara Melembutkan Rambut? Gunakan Bahan Alami Ini

Memiliki rambut sehat dan lembut menjadi dambaan tiap orang, khususnya wanita. Namun, ketika memikirkan cara melembutkan rambut, banyak orang yang tiba-tiba menghela napas karena menganggap akan membutuhkan biaya tinggi dan cara yang sulit. Padahal, ada cara mudah melembutkan rambut menggunakan bahan alami yang biayanya sangat terjangkau di kantong siapa saja dan dapat dilakukan sendiri di rumah.

Menggunakan bahan alami untuk melembutkan rambut juga lebih aman dibandingkan Anda menggunakan berbagai produk berbahan kimia. Ini karena pemakaian alami cenderung minim menimbulkan efek samping bagi kesehatan. Jadi, rambut lembut bisa terwujud, kesehatan juga tidak terganggu.

Berikut ini adalah beberapa bahan alami yang sudah terbukti ampuh melembutkan rambut. Gunakan bahan-bahan alami ini secara rutin dan lihat hasilnya yang menakjubkan untuk rambut Anda!

  1. Lidah Buaya

Cobalah buat masker dari lidah buaya sebagai cara melembutkan rambut. Jenis tanaman yang satu ini mampu memberikan hidrasi yang maksimal pada rambut sehingga rambut Anda akan terasa lembut sepanjang hari. Tambahkan penggunaan madu untuk membuat rambut terlihat lebih lembut dan berkilau.

  • Minyak Kelapa

Minyak kelapa telah terbukti mampu melembapkan dan melemutkan kulit dan dipakai dalam berbagai produk kecantikan. Tidak terkecuali, jenis minyak yang satu ini juga ampuh melembutkan rambut. Anda bisa menggunakan minyak kelapa sebagai pelembut rambut dengan mengoleskannya ke seluruh bagian rambut setelah keramas. Gunakan minyak kelapa 1—2 kali seminggu untuk bisa melihat hasil rambut yang lebih lembut dan bersinar.

  • Pisang

Cara melembutkan rambut dengan pisang sangat mudah. Anda cukup membuat masker pisang dari campuran bahan 1—2 buah pisang matang yang dihancurkan kemudian dicampur dengan 2 sendok teh madu. Oleskan secara menyeluruh ke seluruh bagian rambut dan diamkan selama setengah jam untuk kemudian Anda bisa membersihkannya dengan keramas. Lihatlah jika dilakukan dengan rutin, masker rambut dari bahan alami ini akan membuat rambut Anda benar-benar lembut karena kandungan lemak alaminya yang membanjiri rambut.

  • Alpukat

Alpukat sangat efektif memulihkan kondisi rambut kering dan rusak. Ini karena buah tersebut memiliki kandungan asam amino dan vitamin E yang sangat dibutuhkan untuk menciptakan rambut yang lembut dan sehat. Cara melembutkan rambut dengan alpukat tidaklah sulit. Anda cukup menghaluskan sebuah alpukat kemudian mencampurkannya dengan sedikit madu untuk dijadikan madu. Pastikan ketika melumuri rambut dengan masker alpukat, Anda juga memijat-mijat bagian kepala dan rambut untuk memastikan semua nutrisi meresap dengan baik. Diamkan selama setengah jam, kemudian keramaslah. Anda pasti puas dengan hasilnya!

  • Cuka Apel

Manfaat cuka apel untuk kesehatan sangatlah melimpah, tidak terkecuali bagi kesehatan rambut. Jenis bahan alami ini mampu menjaga keseimbangan pH kulit kepala sehingga membuat rambut lebih lembut, halus, dan berkilau. Cara melembutkan rambut menggunakan cuka apel tidaklah sulit. Anda cukup membilas rambut dengan cuka apel secara rutin 2—3 kali seminggu untuk bisa memperoleh hasil optimal.

  • Madu

Sadar tidak kalau berbagai bahan alami pelembut rambut yang hendak dijadikan masker selalu menggunakan madu sebagai bahan tambahan? Ini tidak mengherankan sebab madu sendiri merupakan bahan alami yang ampuh membuat rambut menjadi lembut dan sehat . Madu tidak hanya menambah kelembapan rambut Anda, namun juga mampu mempertahankan kelembapan yang Anda.

Cara melembutkan rambut menggunakan bahan-bahan alami bisa menjadi langkah bijak untuk mendapatkan rambut yang sehat, lembut, serta berkilau. Kira-kira dari enam bahan alami di atas, mana yang akan Anda pilih untuk melembutkan rambut Anda?

Apakah Minyak Eucalyptus Efektif untuk Mencegah Virus?

Eucalyptus merupakan sejenis pohon yang daun dan minyaknya dapat digunakan untuk membuat obat. Meski butuh penelitian lebih lanjut, namun minyak eucalyptus seringkali digunakan untuk penderita kondisi kesehatan tertentu, seperti asma, bronkitis, plak, gingivitis, dan mencegah virus. Tersedia dalam berbagai bentuk, minyak ini juga mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang terjangkau. Sudah ada banyak penelitian yang mengamini manfaat minyak eucalyptus. Namun ada juga manfaat yang sifatnya masih tradisional. Artinya, manfaat tersebut sudah pernah dirasakan, tapi belum ada penelitian ilmiah yang memastikan mekanisme dan keamanan penggunaan minyak tersebut untuk mengobati suatu penyakit.

Minyak ini, sekarang sudah tersedia dalam berbagai bentuk, seperti bentuk roll on atau bahkan inhaler sekaligus. Salah satu mafaat minyak eucalyptus yang saat ini sedang ramai diperbincangkan adalah soal kemampuannya untuk menghalau virus. Menurut penelitian, minyak eucalyptus memang terbukti efektif untuk meredakan virus penyebab flu. Manfaat ini bisa didapatkan, karena saat Anda menghirup minyak eucalyptus, rambut-rambut halus yang ada di saluran pernapasan atau silia, akan bergerak lebih cepat. Dengan begitu, virus-virus berbahaya yang masuk ke dalamnya, bisa dikeluarkan dan segera hilang.

Manfaat minyak eucalyptus untuk kesehatan

  • Meningkatkan sistem imun

Minyak eucalyptus dipercaya dapat menstimulasi sistem imun agar bisa bekerja lebih efektif, ketika ada virus, bakteri, maupun pathogen lain penyebab penyakit, masuk ke tubuh. Fakta ini didapatkan setelah penelitian yang dilakukan pada hewan uji, menunjukkan hasil yang positif.

  • Meredakan batuk, pilek dan bronchitis

Menghirup uap minyak kayu putih dapat berfungsi sebagai dekongestan alami yang membantu melegakan Tidak hanya menghirup uapnya, eucalyptus dapat digunakan untuk mengobati batuk, pilek, sakit tenggorokan dengan mengusapkan minyak pada tubuh. Menurut beberapa penelitian, kombinasi khusus bisa digunakan untuk membantu mengatasi bronkitis yaitu minyak eucalyptus, ekstrak jeruk nipis, dan pinus.

  • Melegekan pernapasan

Saat menghirup minyak eucalyptus juga bisa membantu melegakan pernapasan. Tidak hanya bisa mengurangi produksi lender di saluran pernapasan, minyak ini juga akan membantu mengencerkannya. Hasilnya, lendir akan lebih mudah keluar dan pernapasan yang tadinya tersumbat pun, bisa menjadi lega.

  • Mencegah gigitan nyamuk

Aroma yang dikeluarkan minyak eucalyptus, dapat membantu mengusir nyamuk di rumah. Dengan begitu, risiko Anda terkena berbagai penyakit yang disebabkan oleh nyamuk seperti demam berdarah dan malaria, bisa diminimalisir.

  • Mengatasi bau mulut dan mengurangi plak gigi

Minyak eucalyptus yang mengandung antibakteri dapat dimanfaatkan untuk mengatasi bau mulut yang banyak disebabkan oleh kuman. Selain itu, antibakteri dalam eucalyptus juga dapat mengurangi pembentukan plak dan kerusakan gusi. Disarankan agar memilih produk obat kumur dan pasta gigi yang mengandung eucalyptus untuk kesehatan gigi. Selain itu, Anda juga dapat mulai mengunyah permen karet yang mengandung ekstrak eucalyptus. Penelitian terkini menyebutkan, adanya kemungkinan penurunan plak gigi setelah mengonsumsi permen karet tersebut.

Apabila setelah penggunaan minyak eucalyptus muncul gejala alergi seperti bentol-bentol, bengkak, dan sesak napas, segera hentikan pemakaian dan periksakan diri Anda ke dokter.Minyak ini juga sebaiknya tidak langsung dioleskan ke kulit anak-anak sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter. Sejauh ini, belum ada penelitian soal keamanan minyak eucalyptus untuk ibu hamil dan menyusui, sehingga Anda juga disarankan untuk lebih berhati-hati sebelum menggunakannya.

Mengenal Fakta dari Manfaat Bulu Babi

Belakangan terungkap beragam manfaat bulu babi yang cukup mencengangkan. Bagaimana tidak, jenis makanan laut yang kurang populer dikonsumsi ini nyatanya bisa menjadi pencegah berbagai penyakit kronis, seperti kanker, penyakit kardiovaskular, juga kebutaan. Bulu babi bahkan disebut juga mampu mengobati depresi yang diderita seseorang.

Mencuatnya beragam manfaat bulu babi mungkin membuat Anda mulai tertarik untuk mulai mengonsumsi jenis hewan avertebrata yang satu ini. Namun di sisi lain, Anda mungkin masih ragu untuk menyantapnya karena adanya beberapa mitos yang seakan menyudutkan bulu babi sebagai salah satu makanan laut yang tidak aman dikonsumsi.

Daripada ragu dan bingung, lebih baik Anda mulai mengenal fakta mengenai bulu babi sekarang juga. Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai jenis hewan laut yang satu ini yang mesti Anda pahami. Setelah itu, baru Anda bisa memutuskan akan berani mengonsumsi bulu babi atau tidak.

  1. Tidak Beracun

Banyak orang tidak berani menyantap bulu babi dikarenakan adanya mitos yang mengatakan jenis makanan laut yang satu ini beracun dan mematikan. Sebenarnya, ada salah kaprah dalam hal tersebut. Memang benang ada bagian bulu babi yang beracun, yakni di bagian durinya. Namun, itu pun tidak semua bulu babi memiliki duri yang mengandung racun. Beberapa jenis bulu babi justru tidak memiliki duri dan hanya mempunyai cangkang keras sebagai pelindung tubuh. Akan tetapi bisa dipastikan, daging bulu babi aman dikonsumsi dan bebas dari racun yang selama ini menutupi kepopuleran manfaatnya.

  • Beragam Jenis

Bulu babi ternyata memiliki banyak jenis. Sampai saat ini yang telah terungkap, setidaknya ada sekitar 200 jenis bulu babi di dunia. Meskipun jenisnya banyak, manfaat bulu babi yang beragam jenis ini hampir sama karena kandungan nutrisi yang dimiliki tiap jenisnya juga tidak jauh berbeda.

  • Populer di Jepang

Bulu babi memang belum terlalu populer di Indonesia ataupun negara-negara Asia Tenggara. Namun, jangan tanya ketenarannya di Negeri Sakura. Bulu babi menjadi salah satu makanan favorit dalam menu-menu sushi. Di Jepang, bulu babi dikenal dengan sebutan uni.

  • Bagian Makanan Tersehat

Memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan kaya serta manfaat bulu babi yang sudah teruji, jenis makanan laut yang satu ini dianggap sebagai salah satu makanan tersehat di dunia. Khasiat kesehatan bulu babi bahkan layak disandingkan dengan beragam jenis ikan dan olahan makanan laut lainnya yang lebih populer, seperti salmon, udang, maupun jenis ikan lainnya.

  • Kaya Omega-3

Beberapa nutrisi yang membuat bulu babi memiliki banyak khasiat kesehatan adalah vitamin A, vitamin B, vitamin C, serta asam amino. Namun di luar itu semua, yang membuat manfaat bulu babi sangat menakjubkan adalah kandungan omega-3 pada makanan laut ini yang sangat tinggi. Kehadiran omega-3 dalam bulu babi membuat jenis jewan laut ini bisa mengobat berbagai penyakit kronis.

  • Rendah Kolesterol dan Lemak

Makanan laut umumnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun di sisi lain, beberapa jenis makanan laut juga memiliki kandungan kolesterol tinggi yang bisa menimbulkan gejala penyakit kronis. Sebut saja udang maupun cumi-cumi, memiliki protein dan nutrisi lain tinggi, nyatanya konsumsinya mesti dibatasi guna menjaga kadar kolesterol dalam tubuh. Akan tetapi, berbeda halnya dengan bulu babi. Bulu babi termasuk makanan laut yang rendah kolesterol sehingga Anda bebas menyantapnya sesuka hati. Kandungan lemak bulu babi juga tergolong rendah sehingga cocok untuk dikonsumsi bahkan oleh Anda yang sedang melakukan diet ketat.

Ragu mengonsumsi sesuatu itu wajar. Namun, jangan sampai keraguan tersebut menghalangi Anda untuk bisa mendapatkan manfaat dari makanan atau minuman tersebut. Beragam fakta di atas diharapkan bisa membuat Anda lebih yakin untuk bisa segera menjajal manfaat bulu babi sesegera mungkin.

Sabun Antiseptik dan Pentingnya Mengenali Musuh Kita

Sabun antiseptik dapat menghasilkan banyak berbusa seperti sabun biasa

Dunia tengah berjuang melawan serangan virus. Sejak awal tahun lalu, setiap negara sedang dirundung pandemi virus corona yang menyebabkan Covid-19. Organisasi kesehatan dunia, WHO, menyebut mencuci tangan menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi itu. Sejak itu, perbincangan mengenai sabun antiseptik kembali mencuat.

Secara general sabun antiseptik dapat dimengerti sebagai sabun yang di dalamnya terdapat tambahan zat antibakteri. Bahan utama yang menjadi antibakteri itu umumnya berupa triclosan dan triclocarban. 

Penggunaan triclosan ini sebenarnya cukup populer dalam industri rumah tangga. Bahan ini juga umum dijumpai pada beragam produk lain, mulai dari pakaian, furnitur, hingga alat-alat dapur. Tujuan penambahan zat ini tak lain untuk mencegah kontaminasi bakteri pada benda-benda.

Akan tetapi, penggunaan triclosan dalam sabun antiseptik masih menuai kontroversi. Padahal sebagian besar sabun antiseptik mengandung 0,1-0,45 persen triclosan. Meski pada dasarnya terbukti aman digunakan, penggunaan dua jenis bahan antimicrobial ini perlahan mulai ditinggalkan.

Dalam penelitian skala laboratorium, penambahan triclosan memberi manfaat nyata untuk mengurangi jumlah bakteri dibanding sabun biasa. Namun, pada studi lapangan, sabun antiseptik tidak lebih efektif dari sabun biasa. Atau, belum ada manfaat sehat yang terbukti dari penambahan triclosan pada sabun antiseptik.

  • Musuh yang Kita Hadapi Saat Ini

Yang jadi masalah adalah saat ini kita tengah menghadapi serangan virus, bukannya bakteri atau kuman. Hal ini menjadi penting lantaran ini berkaitan dengan “senjata” yang efektif digunakan dalam “perang” ini. Mengidentifikasi “musuh” adalah cara terbaik untuk memenangi pertarungan.

Virus sebenarnya cukup rentan bila belum mendapatkan inang untuk berkembang. Petugas medis sepakat bahwa mencuci tangan dengan sabun biasa dan air mengalir pun sudah cukup ampuh untuk membunuh virus.

Jika menjadikan pandemi virus corona ini sebagai contoh kasus penggunaan sabun antiseptik, penggunaan produk itu jadi tidak efektif sama sekali. Hal ini dikarenakan virus corona diselubungi oleh suatu membran yang tersusun dari molekul lemak dan terdapat protein-protein seperti paku yang membuat penampilannya terlihat seperti mahkota.

Sedangkan molekul sabun terdiri dari bagian yang dapat mengikat air dan bagian yang dapat mengikat lemak. Saat mencuci tangan bagian sabun yang dapat mengikat molekul lemak akan berikatan dengan molekul lemak yang ada di membran virus dengan cara merobek membran virus tersebut. Kemudian molekul sabun akan menangkap sisa bagian molekul virus tadi dan akan larut bersama air.

Hal ini pun sudah diamini oleh WHO sendiri. Mereka menyatakan bahwa tidak ada bukti dari sabun antiseptik lebih ampuh membunuh virus daripada sabun biasa. Sebaliknya, justru terlalu sering mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik dapat menyebabkan gangguan kulit, antara lain dermatitis kontak iritan.

  • Apakah Tetap Boleh Menggunakan Sabun Antiseptik?

Sebenarnya sah-sah saja jika seseorang masih ingin atau bertahan terhadap pilihannya menggunakan sabun antiseptik. Namun, ada baiknya mereka tetap memperhatikan beberapa hal mendasar, salah satunya adalah kandungan di dalam produk tertentu.

Ada beberapa tips yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi Anda memilih produk sabun antiseptik yang aman dan bisa bermanfaat bagi Anda dan keluarga:

  • Utamakan bahan kandungan alami

Beberapa bahan alami yang efektif membasmi kuman dan kotoran misalnya timol, Sodium palmate yang berasal dari minyak kelapa, hingga glycerin. Melalui label bahan baku, Anda akan mengetahui bahan apa saja yang digunakan dalam pembuatan suatu produk sabun antiseptik.

  • Perhatikan jenis kulit

Terdapat berbagai jenis sabun antiseptik yang bisa Anda sesuaikan dengan jenis kulit. Bila kulit Anda cenderung kering, pastikan sabun antiseptik yang Anda gunakan dapat melembapkan. Sebaliknya, jika kulit Anda cenderung berminyak, sebaiknya pilih sabun antiseptik yang dikombinasikan dengan bahan yang dapat mengontrol produksi minyak. Sementara itu untuk kulit sensitif, pastikan sabun antiseptik yang Anda pilih tidak mengandung bahan-bahan yang dapat membuat kulit iritasi.

  • Aman digunakan

Pilihlah sabun antiseptik yang aman digunakan sehari-hari dan tidak memberikan efek samping pada kulit Anda. Apabila penggunaan suatu sabun antiseptik memberikan efek seperti kulit kemerahan atau gatal, sebaiknya segera hentikan penggunaannya.

Gunakan Sisir Kutu dengan Metode Menyisir Basah

Kutu adalah parasit yang menempel pada rambut manusia dan memakan darah manusia. Terdapat beberapa cara untuk mengatasinya, salah satunya dengan sisir kutu.

Kutu rambut dan telur kutu sangat umum terjadi pada anak kecil dan keluarganya. Kondisi ini tidak ada hubungannya dengan rambut kotor dan terjadi melalui kontak kepala-ke-kepala. Kutu rambut dapat membuat kepala Anda terasa:

  • Gatal
  • Seperti ada sesuatu yang bergerak di rambut Anda

Satu-satunya cara untuk memastikan seseorang terkena kutu rambut adalah dengan menemukan kutu hidup. Caranya dengan menyisir rambut menggunakan sisir bergigi halus khusus atau yang dikenal dengan sisir kutu.

Segera atasi kutu rambut setelah Anda melihatnya. Anda harus memeriksa semua orang di rumah dan mulai merawat siapa saja yang memiliki kutu rambut di hari yang sama.

Kutu dan telur kutu dapat dihilangkan dengan menyisir basah, Anda harus mencoba metode ini terlebih dahulu sebelum mencoba cara lain. Anda dapat membeli sisir kutu di internet atau dari apotek untuk menghilangkan kutu rambut dan telur kutu.

Berikut langkah-langkah cara menggunakan sisir kutu dengan menyisir basah rambut Anda:

  • Cuci rambut Anda dengan sampo biasa.
  • Oleskan banyak kondisioner. (kondisioner apa saja bisa digunakan)
  • Sisir seluruh kepala rambut, dari akar sampai ujung menggunakan sisir kutu.
  • Biasanya diperlukan waktu sekitar 10 menit untuk menyisir rambut pendek, dan 20 hingga 30 menit untuk rambut panjang, atau keriting.
  • Lakukan penyisiran basah menggunakan sisir kutu pada hari ke 1, 5, 9 dan 13 untuk menangkap kutu rambut yang baru menetas. Periksa kembali apakah rambut Anda dan semua orang bebas kutu pada di ke-17.

Mintalah saran apoteker jika Anda telah mencoba menyisir basah selama 17 hari, tetapi Anda masih memiliki kutu rambut yang hidup.

Anda mungkin akan disarankan untuk mengginakan lotion dan semprotan obat. Kutu rambut biasanya akan mati dalam sehari. Beberapa lotion dan semprotan juga dilengkapi dengan sisir untuk menghilangkan kutu dan telur yang mati.

Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kutu rambut. Anda dapat membantu menghentikan penyebarannya dengan menyisir basah atau kering secara teratur untuk menangkapnya lebih awal menggunakan sisir kutu.

Jangan gunakan lotion dan semprotan obat untuk mencegah kutu rambut, karena bisa mengiritasi kulit kepala Anda. Gunakan sisir kutu untuk langkah yang lebih aman.

Manfaat Bermain Untuk Anak: Video Games Ada Manfaatnya?

6 Benefits of Video Games for Kids

Banyak orang tua khawatir akan kecintaan anak dalam bermain video games dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhannya. Nyatanya, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psikiatri Sosial dan Epidemiologi Psikiatris menyatakan bahwa video games memiliki manfaat bermain untuk anak dengan memberikan efek-efek positif terhadap kesehatan mental, serta keterampilan sosial dan kognitif. 

Anak-anak dan video games

Hampir semua anak suka video games, namun bagaimana jenis permainan ini memengaruhi kesehatan mereka sering dipandang negatif. Pada tahun 2010, Lembaga Psikologi Amerika Dewan Komite Eksekutif Komunikasi dan Media menemukan bahwa anak-anak dan remaja di Amerika menghabiskan lebih banyak waktu dalam berbagai media dibandingkan dengan aktivitas lain selain tidur. Studi tersebut menemukan bahwa anak-anak usia 8 hingga 18 tahun berinteraksi dengan berbagai media dalam waktu rata-rata 7 jam setiap harinya, dengan 70 persen remaja Amerika memiliki TV di kamar mereka dan sekitar 50 persen memiliki konsol permainan. 

Dewan tersebut merekomendasikan penggunaan media pada anak maksimal 2 jam setiap harinya, dan dokter perlu memberi saran kepada para orangtua tentang risiko kesehatan akibat paparan media yang berlebihan. Kekhawatiran tentang risiko bermain video game atau penggunaan media sosial ada akibat munculnya risiko obesitas, kecanduan, ingin bunuh diri, dan agresi. Namun, hasil dari studi tersebut bersifat non-konklusif dan penuh kontradiksi. 

Manfaat bermain untuk anak terutama bermain video game yang berfokus pada cerita alih-alih aksi dapat membantu perkembangan kemampuan sosial pada anak-anak yang menderita autisme. Bahkan, sebuah studi menyatakan video game yang memiliki unsur kekerasan di dalamnya memiliki nilai positifnya sendiri, yaitu meningkatkan kognisi visuospatial. Sayangnya, semua studi tentang hal-hal ini menghasilkan hasil yang kontradiktif dan non-konklusif. 

Peneliti di Sekolah Kesehatan Publik Mailman Columbia dan kolega di Universitas Descartes Paris di Prancis meneliti bagaimana waktu yang digunakan untuk bermain video game berkorelasi dengan kesehatan mental, serta kemampuan kognitif dan sosial pada anak-anak usia 6 hingga 11 tahun. Data datang dari proyek Kesehatan Mental Anak Sekolah Eropa yang berisi penilaian kesehatan mental anak berdasarkan questionnaire yang dikerjakan oleh orangtua dan guru, respon anak terhadap pertanyaan lewat alat-alat interaktif dan evaluasi kesuksesan akademis oleh para guru. 

Prestasi sekolah dan fungsi intelektual lebih tinggi pada anak yang bermain game

Orang tua melaporkan sekitar 20 persen dari anak yang bermain video game 5 jam setiap minggunya, 39 persen bermain kurang dari 1 jam setiap minggunya, dan 40 persen bermain 1-5 jam setiap minggunya, dengan 1 persen bermain selama lebih dari 20 jam. Di Eropa barat, 9,66 persen anak-anak bermain lebih dari 5 jam setiap minggunya, dibandingkan dengan mereka yang berada di Eropa Timur, dengan angka 20,4 persen. Setelah menyesuaikan usia, jenis kelamin, jumlah saudara, hasil menunjukkan bahwa bermain video game menyebabkan 1,75 kali lebih tinggi dalam mendapatkan kesuksesan fungsi intelektual, dan 1,88 kali kesempatan kompetensi sekolah keseluruhan. Bermain video game juga tidak berhubungan secara signifikan terhadap gangguan kesehatan mental, menurut laporan dari anak, ibu, ataupun guru mereka. 

Mereka yang bermain video games ternyata juga memiliki sedikit masalah hubungan dengan kerabatnya dibandingkan dengan yang tidak. Meskipun demikian, kesimpulan bahwa manfaat bermain untuk anak khususnya bermain video games bagi fungsi kognitif dan beberapa aspek kesehatan mental jangan diinterpretasikan dengan salah. Para peneliti masih menyarankan orangtua untuk bertanggungjawab dan masih mengawasi anak mereka saat bermain game, dan membatasi penggunaan media agar membantu anak sukses di kemudian hari. 

Mengenal Abses Ginjal dan Jenis Abses Lainnya

Abses adalah benjolan yang sering timbul di berbagai lokasi tubuh seperti kulit, anus, gusi, otak, bahkan ada abses ginjal. Benjolan ini berisi nanah dan terasa nyeri ketika disentuh yang diakibatkan karena adanya infeksi bakteri.

Biasanya abses tidak hanya cukup diobati dengan memberikan antibiotik saja. Sebab pengobatan dan perawatan yang paling efektif adalah dengan mengeluarkan nanah yang ada di dalamnya hingga kering sempurna atau disebut prosedur drainase.

Penyebab Terjadinya Abses

Abses biasanya dipicu oleh gaya hidup yang kurang bersih. Saat luka terinfeksi bakteri, maka akan terjadi peradangan dan membentuk benjolan dan terasa nyeri.

Bakteri dapat masuk dari adanya celah terbuka yang bisa dilewati. Misalnya saja ketika selesai mencukur rambut ketiak yang muncul goresan, atau pada gigi yang berlubang.

Abses merupakan respon tubuh untuk menyerang bakteri yang masuk. Sistem imun atau sel darah putih akan menyerang bakteri yang masuk tersebut. Kondisi ini akan menghasilkan banyak kotoran berupa bakteri yang ammti, sisa sel, yang nantinya membentuk nanah. Namun, nanah yang merupakan zat berbahay bagi tubuh ini tidak bisa keluar begitu saja karena tidak ada jalan keluarnya. Sementara, tumpukan nanah ini akan terus mendorong atau memaksa untuk keluar. Itulah yang membuat jaringan yang terkena abses menjadi bengkak, terasa nyeri, dan panas apabila disentuh.

Jika abses terjadi di bagian kulit, benjolannya akan jelas terlihat. Akan tetapi, bisa dibayangkan jika abses yang terjadi di dalam tubuh atau di organ vital seperti abses ginjal, misalnya, benjolan tidak terlihat namun pengidapnya akan merasa nyeri.

Jenis-jenis Abses yang Terjadi

Jenis-jenis abses dapat dibedakan berdasarkan lokasi kemunculannya, yaitu:

  • Abses kulit atau bisul

Ini merupakan abses yang seringkali terjadi di area kulit yang terlihat, seperti kulit wajah, ketiak, hingga selangkangan

  • Abses Dental

Sesuai namanya, lokasi abses ini ada di gigi, gusi, hingga jaringan-jaringan pendukung gigi lainnya

  • Abses Payudara

Abses ini muncul di payudara yang harus segera diobati agar tidak berkembang menjadi radang payudara atau mastitis.

  • Abses Peritonsil

Yaitu abses yang muncul di area antara tonsil dan dinding tenggorokan

  • Abses Tulang Belakang

Abses ini muncul di sela-sela antara tulang belakang manusia.

  • Abses Otak

Ini merupakan kondisi abses yang berbahaya sebab menyebabkan otak dikelilingi oleh nanah

  • Abses Vagina

Abses vagina ini muncul di area sekitar vagina wanita yang juga sering disebut kista bartholin

  • Abses Anus

Abses ini juga disebut sebagai abses anorektal yang terbentuk di sekitar anus atau rektum.

  • Abses di Organ Lain

Ada juga abses yang terbentuk di organ vital lain seperti misalnya abses ginjal. Biasanya abses ini terbentuk dari komplikasi dari penyakit lain yang menyerang organ terkait.

Mengenal Abses Ginjal Akibat Komplikasi Infeksi  Ginjal

Sama seperti abses lain, abses ginjal terjadi karena adanya nanah yang terkumpul di ginjal. Sebenarnya penyakit ini jarang terjadi dan sulit terdeteksi.

Abses pada ginjal ini akan berdampak fatal jika tidak segera diobati. Komplikasi serius dapat terjadi seperti peritonitis, infeksi pada kulit sekitar abses ginjal, serta penyebaran abses hingga ke rongga dada.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, abses ginjal terjadi akibat dari infeksi ginjal. Nanah kemudian muncul di dalam jaringan ginjal dan dapat menyebar ke aliran darah atau bahkan paru-paru.

Cara Pencegahan Abses Ginjal

Mencegah abses ginjal tentu dengan menghindari faktor-faktor risiko. Namun ada juga hal-hal yang bisa dilakukan dengan menurunkan risikonya dan mencegah agar tidak terkena infeksi saluran kemih.

  • Jangan pernah menahan buang air kecil
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh dnegan minum air putih setidaknya 2 liter sehari
  • Setelah melakukan hubungan seksual, pastikan untuk buang air kecil
  • Jagalah kebersihan organ vital dan area di sekitarnya. Bagi wanita, disarankan agar menyeka dari belakang ke depan ketika selesai buang air
  • Hindari penggunaan produk pembersih daerah kewanitaan yang bisa memicu iritasi.

Abses ginjal dan abses di bagian tubuh lainnya dapat dicegah selama Anda menjaga kebersihan tubuh. Tubuh yang sehat dapat mengurangi risiko terjadinya abses.

Amankah Mengonsumsi Karbon Aktif Setiap Hari?

Karbon aktif adalah bubuk halus berwarna hitam dan dibuat dari arang, gambut, batok kelapa, batu bara, minyak bumi, atau serbuk gergaji. Arang ini diaktifkan dengan suhu yang sangat tinggi, sehingga ukuran pori-porinya mengecil dan permukaannya jadi lebih luas. Hasilnya, karbon atau arang aktif ini lebih rapuh atau keropos dibandingkan dengan arang yang biasa.

Jadi, karbon aktif bukanlah arang yang biasanya dijadikan sebagai bahan bakar atau briket arang. Meskipun keduanya terbuat dari bahan dasar yang sama, briket arang belum diaktifkan pada suhu tinggi. Apalagi, masih mengandung zat tambahan yang bersifat racun bagi manusia.

Cara kerja karbon aktif di dalam tubuh.

Karbon aktif memiliki daya serap yang tinggi terhadap beberapa jenis racun tertentu. Karbon aktif bekerja dengan menjebak racun dan bahan kimia yang ada di usus, sehingga mencegah penyerapan racun oleh tubuh.

Tekstur berpori pada arang aktif bermuatan listrik negatif. Ini menyebabkannya molekul bermuatan positif tertarik, seperti gas dan racun. Alhasil, racun dan bahan kimia di usus terjebak dan tidak dapat diserap oleh tubuh. Racun yang terikat akan dibuang dari tubuh melalui feses Anda.

Efek samping yang dapat muncul.

Dalam banyak kasus, karbon aktif jarang sekali menimbulkan reaksi yang membahayakan. Walaupun begitu, karbon aktif bisa menimbulkan efek samping yang tidak menyenangkan, seperti mual dan muntah yang paling sering terjadi. Selain itu, ada juga yang mengalami sembelit dan tinjanya berwarna hitam.

Penggunaan karbon aktif sebagai obat keracunan dalam dunia medis juga dapat berisiko arang masuk ke dalam paru-paru, bukan ke dalam perut. Di sisi lain, penggunaan karbon aktif juga bisa menghambat penyerapan obat-obatan tertentu. Jadi, penggunaan obat karbon aktif untuk membuang racun ini harus diberikan sesuai dengan anjuran dari dokter.

Dosis aman mengonsumsi karbon aktif.

Umumnya, dosis yang dianjurkan untuk kasus keracunan pada orang dewasa adalah 50 – 100 gram, sedangkan anak-anak dosisnya lebih rendah, yaitu 10 – 25 gram. Jika Anda mengonsumsi karbon aktif untuk menghilangkan bau badan, maka dosisnya adalah 1,5 gram. Apabila tujuannya menurunkan kolesterol dan meningkatkan fungsi ginjal, maka dosis yang disarankan sekitar 4 – 32 gram per hari. Jangan lupa untuk tetap konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mengonsumsinya.

Adapun suplemen karbon aktif bisa Anda temui dalam bentuk pil atau bubuk. Sediaan arang aktif dalam bentuk bubuk dapat dicampur dengan air atau jus yang tidak asam. Pastikan Anda mengikuti instruksi dosis dan aturan minum yang tertera pada label kemasan suplemen. Tidak kalah penting, perbanyak konsumsi air putih untuk mencegah munculnya gejala sembelit.

Apakah aman mengonsumsi ini setiap hari?

Menurut Dr. Michael Lynch dari Universitas Pittsburgh yang diwawancarai oleh Today, bahwa tidak masalah jika mengonsumsi karbon aktif setiap hari. Meskipun tetap ada risiko minimalnya, seperi mual, muntah, dan diare, tapi secara keseluruhan hal ini masih aman. Selalu perhatikan dosis yang dianjurkan oleh dokter ataupun yang tertera pada kemasan.

Jika Anda mengonsumsi suplemen karbon aktif bersamaan dengan obat-obatan lain, maka obat menjadi kurang efektif dan penyerapannya bisa terhambat di dalam tubuh. Oleh sebab itu, sebaiknya konsumsi obat dan suplemen karbon aktif dengan jeda beberapa waktu, agar tidak dikonsumsi bersamaan. Merujuk pada Drugs, berikan jeda setidaknya 2 jam sebelum atau 1 jam setelah mengonsumsi obat utama.

Perlu diketahui, seseorang yang keracunan harus segera berikan karbon aktif dalam waktu 1 sampai 4 jam setelah racun termakan, agar karbon aktif dapat bekerja. Pasalnya, karbon aktif tidak dapat bekerja jika tubuh orang tersebut telah mencerna racun atau obat, sehingga tidak ada lagi di dalam perut.

Manfaat Gula Merah yang Dapat Dirasakan

Salah satu manfaat gula merah adalah sebagai sumber energi

Gula merah merupakan pemanis alami yang memiliki beragam manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuhmu. Manfaat gula merah untuk stamina juga bisa kamu rasakan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Gula merah terbuat dari nira, merupakan cairan yang keluar dari bunga pohon keluarga palem seperti kelapa, aren, dan siwalan.

Beberapa studi menyebutkan bahwa di dalam gula merah mengandung beberapa nutrisi penting seperti vitamin C, kalium, fosfor, kalsium, seng, zat besi, tembaga, beberapa fitonutrien, polifenol, flavonoid, dan anthocyanidin. Tidak hanya itu, gula merah juga dipercaya mengandung sejumlah nutrisi lain berupa vitamin B inositol yang mampu membantu perasaan dan membuat tubuh lebih kuat serta berstamina.

Di balik kandungan nutrisi itulah, manfaat gula merah untuk stamina bisa didapat. Berikut manfaat gula merah yang perlu diketahui.

Meningkatkan Energi

Manfaat gula merah untuk stamina yang pertama untuk meningkatkan energi. Konsumsi gula merah dapat meningkatkan energi seketika. Jadi, jika mengalami keluhan badan lemas dan tidak bertenaga, kamu bisa mengonsumsi kopi atau teh yang telah dicampur oleh gula merah pada porsi yang disesuaikan.

Tinggi Nutrisi

Manfaat gula merah untuk stamina berikutnya didapat karena tingginya nutrisi di dalamnya. Kandungan nutrisi yang terdapat di dalam gula merah membantu untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga kamu tidak mudah terserang penyakit. Ketika kamu tidak mudah terserang penyakit, dengan begitu kamu dapat menjaga stamina tubuh tetap stabil.

Rendah Kalori

Manfaat gula merah untuk stamina berikutnya didapat karena rendah kalori. Mengonsumsi makanan yang mengandung rendah kalori sangat baik untuk menjaga stamina.

Oleh karena itu, kamu bisa menjadikan gula merah sebagai alternatif untuk menjaga stamina tubuh. Mencukupi kebutuhan kalori di dalam tubuh, akan membuat kamu merasakan manfaat kalori bagi kesehatan secara utuh.

Punya Beragam Vitamin

Manfaat gula merah untuk stamina berikutnya dikarenakan adanya vitamin yang beragam di dalamnya. Vitamin sangat diperlukan tubuh, baik untuk menjaga kesehatan bahkan untuk perawatan tubuh.

Kandungan vitamin yang terdapat di dalam gula merah dapat membantu meningkatkan stamina. Hal ini dikarenakan vitamin sangat dibutuhkan untuk menjaga stamina agar terus dapat kembali pulih. Bukan hanya vitamin, melainkan terdapat zat-zat lain di dalam gula merah seperti mineral.

Mengandung Zat Besi

Manfaat gula merah untuk stamina berikutnya didapat karena adanya zat besi di dalamnya. Selain vitamin, zat besi juga diperlukan untuk menjaga stamina agar tetap terjaga.

Mengonsumsi gula merah dapat membantu meningkatkan zat besi sehingga akan menjaga stamina tetap stabil. Hal ini dikarenakan zat besi juga sering digunakan untuk memulihkan stamina yang hilang. Oleh karena itu, zat besi sering dicari untuk menambahkan dan memulihkan stamina.

Kadar Glikemik Rendah

Glikemik merupakan angka yang menggambarkan dampak dari makanan tertentu terhadap peningkatan kadar gula darah pada seseorang. Gula merah memiliki kadar glikemik yang rendah.

Kamu dapat menjaga kadar gula darah dengan mengonsumsi gula merah. Ketika kadar gula darah kamu terjaga, maka kamu akan terhindar dari berbagai macam penyakit dan stamina akan tetap terjaga.

Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Manfaat gula merah untuk stamina berikutnya dapat digunakan untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh yang sehat dan terjaga akan membantu menjaga stamina.

Untuk itu, jika ingin meningkatkan stamina, kamu bisa mengonsumsi gula merah agar metabolisme tubuh tetap terjaga dan stamina juga tetap terjaga.

Punya Garam Mineral

Selain mengandung vitamin dan zat besi, manfaat gula merah untuk stamina juga didapat karena di dalamnya mengandung garam mineral. Garam mineral memiliki fungsi untuk membantu proses pembentukan standar sehingga stamina akan tetap terjaga.

Demikian beberapa manfaat gula merah yang perlu diketahui. Semoga menambah wawasanmu.

Tes Kadar DHEA-S, Tes Pendeteksi Hormon dalam Darah

Tes kadar DHEA-S merupakan sebuah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui kada hormon dalam darah. Hormon yang diuji adalah hormon dehydroepiandrosterone-sulfate (DHEA-S). Biasanya, tes ini dilakukan pada anak-anak, tetapi juga tak jarang dilakukan oleh orang dewasa.

Hormon DHEA-S adalah hormon dalam tubuh yang berkontribusi dalam membentuk ciri fisik laki-laki. Akan tetapi, hormon ini dapat ditemukan di dalam tubuh semua orang, termasuk wanita.

Pada anak perempuan, hormon DHEA-S yang terlalu banyak akan membuat anak mengalami pertumbuhan rambut yang berlebih. Sementara, pada anak laki-laki, tes kadar hormon DHEA-S dilakukan apabila mereka mengalami pubertas dini.

Kapan saat yang tepat untuk melakukan tes kadar DHEA-S?

Tes kadar DHEA-S dilakukan apabila dokter mencurigai adanya masalah pada kadar hormon DHEA-S di dalam tubuh Anda. Masalah ini bisa menimbulkan kadar hormon yang terlalu banyak ataupun terlalu sedikit.

Kadar hormon DHEA-S yang terlalu banyak pada wanita akan menimbulkan gejala berupa:

  • Siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak menstruasi sama sekali
  • Tumbuhnya banyak rambut pada area wajah dan tubuh
  • Memiliki banyak jerawat
  • Rambut rontok
  • Masalah kesuburan atau infertilitas
  • Peningkatan massa otot
  • Ciri-ciri fisik pria, seperti suara yang dalam, jakun yang besar, dan ukuran payudara yang tidak normal

Hormon DHEA-S berlebih umumnya lebih mudah dideteksi pada wanita. Hal ini sulit dilihat pada pria. Akan tetapi, pada anak laki-laki, hal ini dapat dilihat dari pubertas dini dan pertumbuhan rambut di bawah ketiak yang berlebih.

Kadar hormon DHEA-S yang rendah biasanya bisa terjadi karena faktor usia dan juga kondisi kesehatan lainnya, seperti diabetes, demensia, disfungsi ereksi, dan lain sebagainya. Kondisi ini biasanya ditandai dengan gejala seperti:

  • Penurunan berat badan yang tak dapat dijelaskan
  • Mual-mual dan muntah
  • Dehidrasi
  • Kecanduan pada garam
  • Pusing

Prosedur dan hasil tes kadar DHEA-S

Tes kadar DHEA-S dapat dilakukan tanpa persiapan tertentu. Pada anak perempuan, dokter mungkin akan menganjurkan akan tes dilakukan sebelum atau sesudah masa menstruasi, karena menstruasi dapat mempengaruhi kadar hormon.

Tes dilakukan melalui pengambilan darah menggunakan jarum suntik. Sebelum terkena jarum suntik, area kulit Anda akan dibersihkan menggunakan antiseptik terlebih dahulu. Prosedur ini cukup sederhana dan cepat.

Nantinya, darah yang diambil sebagai sampel akan diuji di laboratorium. Setiap rumah sakit membutuhkan waktu yang berbeda-beda untuk mendapatkan hasil dari tes tersebut.

Ada tiga bentuk hasil dari tes kadar hormon DHEA-S, yaitu kadar hormon yang normal, hormon berlebih, ataupun jumlah hormon yang terlalu sedikit. Jumlah normal hormon DHEA-S pada setiap orang berbeda-beda, tergantung pada faktor usia, jenis kelamin, serta riwayat kesehatan pasien.

Kadar hormon DHEA-S yang terlalu tinggi dapat menandakan beberapa kondisi medis, seperti:

  • Hiperplasia adrenal kongenital, yaitu kelainan bawaan yang terjadi pada kelenjar adrenal
  • Tumor kelenjar adrenal, bisa berupa tumor jinak ataupun kanker
  • Sindrom polikistik ovarium, kelainan hormon yang menyebabkan wanita sulit hamil atau mengalami infertilitas

Sementara, kadar hormon DHEA-S yang terlalu rendah bisa saja disebabkan oleh kelainan medis berupa:

  • Penyakit addison, kelainan pada kelenjar adrenal yang menyebabkan kelenjar tersebut tidak mampu memproduksi hormon tertentu dalam jumlah yang cukup
  • Hipopituitarisme, kondisi saat kelenjar pituitari tidak bisa menghasilkan hormon hipofisis dalam jumlah yang cukup

Rangkaian tes kadar DHEA-S akan dilakukan oleh petugas medis dan pelaksanaannya berdasarkan anjuran dari dokter. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter bila Anda mengonsumsi obat-obatan yang memberikan efek samping pada kadar hormon dalam tubuh.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai