Hindari Gula dan Karbohidrat Olahan Untuk Kesehatan Hormon

Hormon memainkan peran yang penting dalam mengatur fungsi tubuh. Oleh karena itu, menjaga kesehatan hormon merupakan hal yang sangat penting. Hormon merupakan bagian dari sistem endocrine, jaringan komunikasi tubuh, yang terbuat dari kelenjar tubuh yang membuat serta melepaskan hormon ke darah. Pembawa pesan kimia tersebut akan menuju bagian-bagian tubuh dan mengatur fungsi serta proses tubuh, seperti kepadatan tulang, siklus tidur, nafsu makan, fungsi hati, pertumbuhan dan reproduksi, suasana hati, metabolisme, mengatur suhu tubuh, keseimbangan cairan, mengatur gula darah, dan lain-lain. Faktor genetik dan gaya hidup tidak sehat terkadang dapat mengganggu keseimbangan kesehatan hormon tersebut. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam menjaga kesehatan hormon, yaitu dengan menghindari gula dan karbohidrat olahan serta mengonsumsi lemak sehat. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendetail.

Hindari gula dan karbohidrat olahan

Gula dan karbohidrat olahan dianggap menyebabkan beberapa masalah kesehatan, salah satunya memengaruhi kesehatan hormon. Menghindari atau meminimalisir konsumsi gula dan karbohidrat olahan dapat membantu Anda dalam mengoptimalkan fungsi hormon dan menghindari obesitas, diabetes, dan penyakit serius lainnya. Penelitian dengan konsisten menunjukkan bahwa fruktosa dapat meningkatkan kadar insulin dan menyebabkan resistensi insulin, terutama pada mereka yang kelebihan berat badan atau mereka yang menderita obesitas dan memiliki kondisi prediabetes atau diabetes. Kebanyakan jenis gula setengahnya terbuat dari fruktosa, bahkan jenis gula alami seperti madu ataupun sirup maple.

Dalam sebuah studi, orang-orang dengan kondisi prediabetes mengalami peningkatkan level insulin dan resistensi insulin yang serupa, baik mereka mengonsumsi 50 gram madu, gula, ataupun sirup jagung berfruktosa tinggi. Sebagai tambahan, diet yang tinggi karbohidrat olahan, seperti roti putih dan pretzel, dapat mengakibatkan resistensi insulin dalam porsi yang besar pada orang dewasa dan orang tua. Di sisi lain, menjalankan diet dengan asupan karbohidrat rendah hingga sedang dapat mengurangi level insulin pada mereka yang kelebihan berat badan dan orang-orang obesitas yang memiliki prediabetes dan kondisi resistensi insulin lainnya, seperti sindrom ovarium polikistik.

Mengonsumsi lemak yang sehat

Cara lain untuk meningkatkan kesehatan hormon dan mengurangi resistensi insulin adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung lemak sehat. Trigliserida rantai medium (MCT) merupakan lemak unik yang akan digunakan langsung oleh hati sebagai energi. MCT telah menunjukkan kemampuannya dalam mengurangi resistensi insulin pada orang dengan masalah kelebihan berat badan serta mereka yang menderita obesitas dan diabetes. MCT banyak ditemukan di minyak kelapa, minyak sawit, dan minyak MCT murni.

Lemak dairy dan lemak tak jenuh tunggal yang banyak ditemukan di minyak zaitun dan kacang-kacangan juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurut beberapa penelitian pada orang dewasa sehat dan mereka yang menderita diabetes, prediabetes, hati berlemak, dan trigliserida tinggi. Sebagai tambahan, banyak penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lemak yang sehat pada saat makan memicu pelepasan hormon yang membuat Anda merasa kenyang dan puas, termasuk cholecystokinin atau CKK, GLP-1, dan PYY. Di sisi lain, lemak trans dapat memicu resistensi insulin dan meningkatkan penyimpanan lemak perut. Untuk dapat meningkatkan kesehatan hormon, konsumsi lemak sehat setiap kali Anda makan.

Hormon terlibat dalam semua aspek kesehatan Anda. Anda membutuhkan hormon dalam jumlah yang sepsifik agar tubuh dapat berfungsi dengan lebih optial. Ketidakseimbangan hormon dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya. Dengan menghindari atau meminimalisir konsumsi gula dan karbohidrat olahan, serta konsumsi lemak sehat, Anda bisa meningkatkan kesehatan hormon.

Penyakit Penyerta yang Mungkin Terjadi Pada Pasien Psoriasis Vulgaris

Sebenarnya ada banyak jenis psoriasis di dunia, salah satunya yaitu psoriasis vulgaris yang terjadi di tubuh manusia dengan cara menyerang sel-sel kulit.

Penderita biasanya mengalami kulit ruam atau muncul bercak merah dan sisik, gatal dan perih, pendarahan di area ruam, bahkan perubahan warna dan rusaknya tekstur kuku tangan dan kaki.

Setiap jenis penyakit memiliki kemungkinan mengalami komorbiditas atau penyakit penyerta, begitu pula penyakit ini. Meskipun tidak semua pasien mengalaminya, penyakit penyerta akan muncul sesuai dengan kondisi tubuh setiap individu.

Obesitas

Menurut penelitian, obesitas memiliki hubungan erat dengan kondisi psoriasis. Penurunan berat badan merupakan satu-satunya cara yang harus dilakukan, jika tidak maka akan memperparah inflamasi pada kulit penderita.

Nilai Indeks Masa Tubuh (IMT) menjadi acuan dalam menentukan status gizi. Obesitas merupakan stautus gizi sesorang dengan IMT > 27 kg/m2 menurut Kemenkes RI. Anda sebaiknya mengatur pola makan sesuai dengan energi yang dibutuhkan dan menurut aturan Pedoman Gizi Seimbang.

Hipertensi

Seseorang dikatakan mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi apabila tekanan darah sistoliknya di atas 120 mmHg dan tekanan diastolik di atas 80 mmHg. Gejala utama yang paling sering dialami yaitu sakit kepala, namun ada pula gejala lain seperti sesak nafas hingga mimisan.

Pengecekan dan pemantuan yang bisa dilakukan untuk mengetahui tekanan darah agar berangsur normal yaitu melakukan pengukuran tekanan dara, pengecekan serum kreatinin di laboratorium, mengatur pola hidup sehat, dan mengetahui interaksi obat yang sedang dikonsumsi.

Psoriasis Atritis

Salah satu penyebab atritis yaitu autoimun atau kondisi dimana sistem imun menyerang tubuhnya sendiri. Autoimun juga merupakan penyebab terjadinya psoriasis vulgaris. Oleh karena itu, kondisi autoimun memungkinkan kedua penyakit ini muncul di saat bersamaan.

Jika muncul, gejala sepeti nyeri sendi, kaku sendi di pagi hari, bengkak di bagian pergelangan kaki, tangan, atau jari, maka Anda perlu waspada. Psoriasis atritis merupakan penyakit jangka panjang sehingga membutuhkan treatment khusus dokter, jika tidak maka kondisi pasien akan memburuk secara perlahan.

Diabetes mellitus tipe 2

Penderita penyakit ini memiliki prevalansi mengalami resistensi insulin, sehingga glukosa yang beredar di dalam darah tidak mampu disimpan di tubuh. Akhirnya, kadar glukosa darah meningkat dan menyebabkan diabetes mellitus tipe-2. Inflamasi juga menyebabkan terjadinya resistensi insulin.

Tindakan pencegahan bisa dilakukan dengan cara mengurangi asupan gula di makanan dan minuman. Jika Anda terbiasa mengonsumsi minuman manis, maka sebaiknya mengganti minuman tersebut dengan air putih merupakan cara paling efektif. Konsumsi serat dalam buah dan sayur dan berolahraga secara teratur juga bisa membantu pencegahan diabetes mellitus tipe-2 ini.

Penyakit jantung iskemik 

Pasien yang telah mengidap penyakit ini dalam waktu yang cukup lama memiliki prevalensi tinggi terhadap penyakit jantung iskemik. Kondisi dilipidemia atau ketidaknormalan jumlah kadar lemak dalam darah mampu menyebabkan aterosklerosis.

Tanda-tanda penyakit jantung iskemik utamanya adalah nyeri dada yang bisa juga menjalar ke leher, rahang, tenggorokan, punggung, dan perut bagian atas. Selain itu, pasien juga mengalami sesak dada.

Bercak merah, ruam, luka, serta sisik yang muncul pada kulit mengganggu penampilan diri, sehingga pasien rentan mengalami gangguang kesehatan mental seperti stres dan kecemasan yang berlebihan. Terlebih apabila pasien mengalami penyakit penyerta seperti yang telah disebutkan di atas. Maka pemeliharaan kesehatan mental dan dukungan orang-orang sekitar sangat lah diperlukan.

Metode-metode Pengobatan Penyakit Jantung

Kebanyakan masyarakat Indonesia sering mendahulukan pengobatan herbal atau alami ketimbang menggunakan pengobatan medis atau konsumsi obat berbahan kimia. Kondisi ini tak hanya ditemui pada seseorang yang mengalami penyakit ringan,tetapi juga berat seperti penyakit jantung. Terdapat berbagai macam pengobatan yang bisa dilakuka, mulai dari konsumsi obat jantung hingga operasi.

Penyakit jantung dikenal sebagai silent killer, karena terjadi secara mendadak dan berakibat fatal bagi tubuh manusia. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah jantung tersumbat timbunan lemak, membuatnya menyempit dan aliran darah ke jantung berkurang. Hal inilah yang memicu gejala penyakit jantung koroner muncul, seperti angina dan sesak napas.

Pengobatan Penyakit Jantung

Pengobatan yang harus dilakukan tergantung dari jenis penyakit yang dialami pasien, contohnya penyakit jantung yang disebabkan karena infeksi, dokter cenderung akan memberi resep antibiotik atau obat jantung dan wajib dikonsumsi oleh pasien. Sementara itu, berikut ini beberapa jenis pengobatan yang secara umum dapat dilakukan.

  • Perubahan Gaya Hidup

Lakukan dan jalani pila hidup sehat merupakan cara utama mencegah seseorang terhindar dari penyakit jantung dan mencegah kondisi semakin memburuk. Beberapa cara yang bisa dilakukan seperti melakukan olahraga rutin setiap hari selama 30 menit, konsumsi makanan rendah lemak dan rendah sodium, berhenti merokok hingga batasi minuman beralkohol.

  • Konsumsi Obat-obatan

Obat yang dipakai untuk mengobati penyakit jantung ini pada umumnya tergantung pada jenis penyakit jantung yang diderita oleh pasien. Hal inilah yang membuat mengapa jenis obat untuk penyakit jantung terdiri dari berbagai macam, berikut ini beberapa jenis obat yang secara umum digunakan dalam mengatasi penyakit jantung.

  • ACE Inhibitor

Fungsi utama dar obat ini adalah menghambat tubuhmenghasilkan angiotensin sehingga tekanan darah akan menurun, contoh dari obat ini adalah captopril dan ramipril.

  • Angiotensin II Receptor Blockers

Obat ini bekerja dengan menghambat angiotensin, dampaknya juga membuat tekanan darah akan menurun, contoh dari obat ini adalah losartan.

  • Antikoagulan

Fungsi obat ini untuk mencegah penggumpalan darah dengan cara menghambat kerja faktor pembekuan darah, contoh obatnya heparin dan warfarin.

  • Antiplatelet

Fungsinya mirip seperti antikoagulan, yakni mencegah gumpalan darah tetapi dengan cara yang berbeda, contoh obat aspirin dan clopidogel.

  • Antagonis Kalsium

Obat ini berfungsi mengatur kadar kalsium, terutama yang masuk ke otot jantung dan pembuluh darah, dampakya mampu membuat pembuluh darah semakin melebar, contoh obat amlodipine dan nifedipine.

  • Penghambat Beta

Kerja obat ini dengan menekan efek adrenalin yang meningkatkan detak jantung, dampaknya jantung tidak akan terlalu bekerja dengan keras, contoh obat metoprolol dan bisoprolol.

  • Penurun Kolesterol

Fungsinya adalah meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), contoh obat atorvastatin.

  • Obat Digitalis

Cara kerja obat ini adalah dengan meningkatkan kadar kalsium pada sel jantung, sehingga pompa jantung akan meningkat, contoh obat digoxin.

  • Nitrat

Fungsi dari nitrat adalah melebarkan pembuluh darah, contoh dari obat ini seperti nitrogliserin dan isosorbide dinitrate.

  • Prosedur Medis

Selain merubah pola haya hidup dan konsumsi obat jantung, metode pengobatan jantung selanjutnya adalah dengan prosedur medis. Prosedur bedah ini dilakukan hanya ketika pasien dalam keadaan memburuk. Dokter akan memasang stent atau ring ke arteri, tujuannya agar alian darah pasien bisa kembali normal.

Prosedur medis yang dilakukan pada juga tergantung pada jenis penyakit jantung pasien dan tingkat kerusakan jantung yang dialami. Secara umum, prosedur yang sering dilakukan adalah operasi bypass jantung. Dilakukan dengan cara mencangkok pembuluh darah lain, sehingga aliran darah akan melewati pembuluh darah baru.

Tips Untuk Memilih Perlengkapan Bayi

Ada berbagai tantangan yang dihadapi setiap orang, baik yang terduga maupun tidak terduga. Salah satu tantangan yang akan dihadapi adalah hal-hal yang berhubungan dengan rumah tangga seperti mengurus bayi. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan jika Anda adalah ibu rumah tangga dan perlu mengurus bayi Anda, salah satunya adalah menentukan perlengkapan bayi.

Perlengkapan bayi merupakan bahan yang dibutuhkan bagi bayi untuk membantu mereka bertahan hidup. Perlengkapan bayi tidak hanya meliputi makanan dan minuman, namun juga meliputi alat mandi, tempat tidur, pakaian, dan keperluan lainnya.

Apa Saja Tips Untuk Memilih Perlengkapan Bayi?

Jika Anda baru memiliki anak, pada awalnya Anda mungkin merasa kesulitan. Namun, jika Anda menerima edukasi tentang mengurus anak, Anda bisa saja semakin mahir dalam mengurus hal tersebut. Selain edukasi, Anda juga perlu mempersiapkan perlengkapan bayi. Anda perlu memastikan bahwa Anda tidak salah memilih barang tersebut. Untuk menghindar masalah seperti ini, berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan sebelum membeli perlengkapan bayi:

  • Berkonsultasi dengan dokter anak

Jika Anda tidak tahu apa saja yang perlu dibeli, Anda bisa tanyakan persoalan ini ke dokter anak. Dokter anak tidak hanya memberikan nasihat tentang kesehatan anak, namun juga akan membantu Anda memilih produk yang tepat untuk bayi Anda.

  • Mencari sumber yang dapat diandalkan

Jika Anda mencari barang secara online, Anda sebaiknya lihat ulasan yang ada pada barang tersebut. Jika ulasannya bagus, Anda dapat membelinya. Akan selalu baik jika Anda membeli perlengkapan bayi dari toko-toko resmi, karena toko-toko tersebut memberikan kualitas yang baik kepada pelanggan.

  • Memilih keperluan dengan cermat

Setidaknya ada dua hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli perlengkapan bayi, antara lain harga dan kualitas. Anda dapat membelinya jika harganya tidak terlalu mahal dan tersedia dalam kualitas yang bagus.

  • Memilih perlengkapan khusus bayi

Ketika Anda membeli perlengkapan bayi, pastikan barang tersebut sesuai dengan kebutuhan bayi. Sebagian barang seperti sikat gigi tampak sama, namun dari beberapa sisi seperti ukuran akan membedakannya dengan yang lain.

  • Pertimbangkan apa yang akan dibeli

Jika Anda memiliki anggaran secara pas-pasan atau terbatas, Anda perlu pertimbangkan perlengkapan apa saja yang akan dibeli secara langsung dan barang apa saja yang akan ditunda ke waktu lain.

Contoh-Contoh Perlengkapan Bayi

Ada berbagai perlengkapan bayi yang diperlukan orang tua. Berikut adalah contoh-contoh perlengkapan yang dapat Anda beli:

  1. Pakaian

Pakaian akan menjadi benda yang sangat dibutuhkan setiap hari. Anda sebaiknya beri pakaian kepada bayi Anda secukupnya jika Anda memiliki anggaran secara pas-pasan atau terbatas. Jika pakaian rusak atau terlalu ketat untuk bayi Anda, Anda perlu segera ganti pakaian tersebut dengan yang baru.

  • Botol susu

Botol susu adalah perlengkapan lain yang akan diperlukan bayi. Botol susu praktis sehingga dapat dibawa ke mana-mana. Kapanpun bayi membutuhkan susu, Anda hanya perlu membuatnya dan masukkan ke dalam botol susu.

  • Baby box

Pada dasarnya, baby box adalah tempat tidur bayi yang berada di usia antara 0 sampai 6 bulan. Ketika bayi memasuki usia lebih dari 6 bulan, baby box bisa dijadikan sebagai sarana bermain bayi.

  • Tas bayi

Tas bayi adalah perlengkapan lain yang dibutuhkan orang tua. Setiap kali bepergian ke suatu tempat, tentunya orang tua akan membawa perlengkapan seperti susu untuk bayi. Oleh karena itu, tas bayi akan berguna dalam situasi seperti ini.

  • Kereta bayi

Kereta bayi adalah benda lain yang diperlukan orang tua jika ingin mengajak anaknya pergi ke suatu tempat seperti taman. Orang tua perlu waspada jika menggunakan kereta bayi melalui tanjakan, karena bisa terdorong jika tidak dikendalikan dengan baik.

Kesimpulan

Ada berbagai pilihan perlengkapan bayi yang dijual di pasaran, namun Anda jangan sembarang memilih perlengkapan tersebut. Oleh karena itu, Anda sebaiknya ikuti tips yang disebutkan di atas untuk memenuhi kebutuhan si kecil.

Tips Memilih Baby Car Seat

Setiap orang tua pasti ingin membeli perlengkapan bayi, baby care dan baby car seat yang aman untuk buah hatinya. Hal ini memang sangat wajar karena tempat duduk khusus tersebut memiliki bermacam-macam fungsi yang utamanya adalah demi keselamatan dan kenyamanan si kecil.

Untuk membantu para orang tua memilih tempat duduk khusus anak dengan tepat, artikel ini bakal memberikan tips-tips yang bisa digunakan sebelum membeli baby car seat. Yuk kita perhatikan saran-sarannya dengan saksama:

  • Jangan Ragu dengan Kualitas

Tentunya di pasaran bertebaran merek baby carseat. Tetapi jumlahnya yang banyak itu belum tentu semuanya berkualitas. Dalam membeli tempat duduk khusus anak ini, sangat disarankan orang tua tidak ragu memilih produk yang kualitasnya tak perlu diragukan lagi.

Bagaimana caranya? Pertama, pastikan bahan yang digunakan nyaman untuk anak. Menghindari tempat duduk khusus anak yang panas dan berbahan tebal memang perlu dilakukan. Sebab, kalau memilih yang seperti itu bisa membuat anak mudah berkeringat dan tentunya si kecil bisa menjadi rewel karena tidak nyaman.

Kedua, besi kerangka yang digunakan juga tak boleh luput dari perhatian. Jangan sampai para orang tua memeli baby carseat yang kerangkanya rapuh atau mudah patah. Hal ini malah membahayakan keselamatan anak sendiri. Berikutnya, pastikan tali pengaman kuat. Jika semua itu terpenuhi, tahap berikutnya adalah memastikan barang tersebut sudah terverifikasi dan memiliki standar keselamatan.

  • Perhatikan Fitur

Selain motif yang membuat si kecil tertarik, fitur keselamatan baby carseat juga harus menjadi pertimbangan utama para orang tua sebelum membelinya. Caranya adalah dengan mengecek terlebih dahulu apakah tempat duduk khusus anak tersebut memiliki dua tali bahu, dua tali pinggang, dan satu tali kaki atau tidak. Jika tidak ada, disarankan tidak membelinya karena tali-tali tersebut fungsinya untuk keselamatan anak.

Selain itu, ada juga tambahan seperti reclining seat dan carry handle. Dua hal tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Untuk yang pertama bertujuan agar mempermudah mengubah posisi duduk si kecil dan kedua berfungsi agar orang tua bisa menggendong bayi barang sejenak agar si kecil terhindar dari container baby syndrome.

  • Banyak Fungsi

Di pasaran, ada baby carseat yang memiliki ragam fungsi. Hal yang dimaksud adalah selain bisa sebagai tempat duduk khusus di dalam mobil, juga sebagai keranjang bayi. Agar lebih praktis dan memudahkan, tidak ada salahnya para orang tua memilih tipe ini.

  • Sesuai Kebutuhan

Jangan diabaikan. Memilih tempat duduk khusus anak juga perlu memperhatikan berat badan anak. Hal ini bertujuan agar baby carseat yang dibeli sesuai dengan kebutuhan anak. Selain itu, agar si buah hati juga lebih nyaman menggunakannya karena tidak kesempitan atau malah terlalu besar. Jadi, saat membelinya, para orang tua disarankan memperhatikan daya tampung baby carseat dan juga berat badan anak.

Itulah tips-tips yang perlu diperhatikan para orang tua sebelum membeli kursi khusus untuk anak. Untuk catatan lainnya, dalam membeli baby car seat jangan membeli barang bekas. Mengapa demikian? Sekalipun bekas lebih murah, tetapi kondisinya perlu dipertanyakan. Bisa saja barang tersebut sudah berusia tahunan. Di sisi lain, tempat duduk khusus anak di mobil itu juga tidak bisa dipastikan kebersihannya.

Selain itu, bisa saja benda tersebut sudah mengalami benturan keras dan membuat kerangka baby carseat sudah rapuh dan tidak layak digunakan kembali. Kalau begitu, bukannya untung, para orang tua malah mempertaruhkan keselamatan si kecil.

Catatan lainnya, dalam membeli baby carseat sebisa mungkin juga mengajak si kecil. Tentu ini bertujuan agar para orang tua tahu apakah si anak nyaman atau tidak. Kalau ternyata dia menangis atau rewel, artinya perlu memilih jenis yang lain.

Terakhir, jangan pernah ragu dalam membeli baby carseat yang berkualitas tinggi. Sedikit lebih mahal tidak masalah daripada keselamatan anak yang dipertaruhkan.

Cara Menghilangkan Bau Pete dengan Makanan atau Minuman

Ternyata, menghilangkan bau busuk setelah makan pete tidak hanya dengan menggosok gigi atau menggunakan obat kumur saja, lho. Mungkin saja saat makan pete, Anda sedang berada di luar rumah dan tidak membawa perlengkapan gosok gigi atau obat kumur, sehingga butuh alternatif lain yang bisa menghilangkan bau pete. Nah, tenang saja, ada beberapa cara menghilangkan bau pete yang tidak kalah ampuhnya dengan menyikat gigi atau pakai obat kumur, yaitu dengan mengonsumsi makanan dan minuman tertentu. Penasaran seperti apa? Yuk, intip di sini tipsnya!

  1. Jus nanas.

Wah, ternyata banyak orang yang meyakini jika buah nanas adalah ‘obat’ tercepat dan paling efektif untuk menghilangkan bau mulut, lho. Sayangnya, belum ada penelitian ilmiah terkait manfaat buah nanas dapat menghilangkan bau mulut. Namun secara empiris, banyak yang mengatakan minum jus nanas bisa menghilangkan bau mulut.

Tidak ada salahnya, jika Anda mengonsumsi jus nanas sebagai cara menghilangkan bau pete setelah makan. Selain menghilangkan bau mulut yang tidak sedap, minum jus nanas yang kaya vitamin dan mineral bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

  • Susu.

Susu dan produk olahannya juga bisa menjadi cara menghilangkan bau pete yang ampuh dan efektif. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Food Science menunjukkan bahwa minum susu setelah makan bawang putih dapat mengurangi bau mulut. Anda dapat mengonsumsi segelas susu setelah mengonsumsi makanan yang berbau menyengat, termasuk pete, bawang putih, atau bawang bombay.

  • Biji adas.

Biji adas atau adas manis sejak lama sudah digunakan untuk menyegarkan nafas, termasuk di India yang masih menggunakannya sebagai mukhwas (penyegar mulut) setelah makan malam. Biji adas mengandung minyak esensial aromatik yang memberikan aroma segar dan rasa yang manis. Anda bisa mengonsumsi biji adas setelah makan pete, baik itu dimakan polos, dipanggang, atau dilapisi gula.

  • Teh hijau.

Siapa sih yang tidak tahu dengan teh hijau? Minuman teh hijau dikenal sebagai minuman yang tinggi antioksidannya, sehingga sangat baik untuk kesehatan tubuh. Kabar baiknya lagi, minum teh hijau juga bisa menghilangkan bau tidak sedap dari mulut, lho. Hal ini dikarenakan sifat disinfektan yang ada di dalam teh hijau, sehingga dapat menghilangkan bau busuk dan menyegarkan nafas.

Minum teh hijau setelah makan pete bisa menjadi solusi mudah untuk menghilangkan bau napas yang tidak sedap dan menyegarkan mulut kembali. Anda juga bisa menambahkan daun mint untuk menambah sensasi kesegarannya.

  • Jeruk.

Mungkin Anda tidak menyangka ternyata buah jeruk bisa menjadi cara menghilangkan bau pete yang ampuh sekaligus menyehatkan. Ini karena jeruk mengandung tinggi vitamin C yang dapat meningkatkan produksi air liur, sehingga dapat membantu menghilangkan bau mulut. Makan buah jeruk setelah makan pete bisa mengembalikan kepercayaan diri Anda kembali tanpa perlu khawatir dengan bau tidak sedap yang keluar dari mulut.

  • Apel.

Tidak hanya jeruk, buah apel juga termasuk jenis buah-buahan yang bisa menghilangkan bau busuk dari mulut. Ini telah dibuktikan melalui penelitian Munch dan Barringer (2014) yang menemukan bahwa apel mentah memiliki efek kuat terhadap bau mulut setelah makan bawang putih. Senyawa aktif di dalam buah apel dapat menetralkan bau busuk dari mulut, termasuk setelah makan pete. Selain itu, cara menghilangkan bau pete dengan makan buah apel ini bisa Anda lakukan dengan mudah kapan saja dan di mana saja, karena buahnya dapat langsung dimakan.

Nah, ini dia cara menghilangkan bau pete dengan makanan atau minuman yang mudah Anda peroleh di toko-toko makanan terdekat. Jadi, Anda tidak perlu bingung lagi memikirkan cara menghilangkan bau pete dari mulut. Apalagi, jika Anda sedang berada di luar rumah atau melakukan kegiatan penting lainnya, solusi ini tentu akan sangat membantu. Selamat mencoba!  

Meredakan Asam Lambung dengan Obat Maag dan Cara Alami

meredakan asam lambung dengan obat maag dan cara alami

Penyakit asam lambung akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Apalagi jika sudah didiagnosis penyakit yang dikenal dengan sebutan penyakit maag di Indonesia ini, Anda mungkin akan mengalami gejala perut kembung, mulas, dan rasa terbakar akibat asam lambung yang naik kerongkongan minimal dua kali dalam seminggu. 

Mengonsumsi obat maag sembarangan dengan membelinya di warung-warung terdekat jelas pilihan. Pasalnya, obat maag yang tidak tepat justru tidak akan menghilangkan gejala asam lambung yang meresahkan Anda, melainkan menimbulkan risiko baru, yaitu kerusakan ginjal. 

Memeriksakan diri ke dokter menjadi kewajiban apabila Anda kerap mengalami gejala asam lambung. Konsumsi obat maag yang dianjurkan pun menjadi penting guna meredakan gejala yang membuat Anda tidak nyaman tersebut. 

Jenis-jenis Obat Maag yang Sering Diresepkan 

Dokter cenderung akan meresepkan kombinasi obat maag kepada pasien penyakit asam lambung. Kombinasi obat yang diberikan disesuaikan dengan gejala yang kerap Anda alami. Berikut ini adalah beberapa jenis obat maag yang sering kali masuk dalam resep dokter. 

  • Histamin-2 (H2) Blocker

Jenis obat yang satu ini diresepkan untuk meredakan gejala mulas dan rasa terbakar yang dialami penderita penyakit asam lambung. Tidak hanya meredakan mulas, H2 Blocker nyatanya juga diresepkan untuk memulihkan peradangan yang terjadi di esophagus akibat sering naiknya asam lambung. Obat ini dianjurkan untuk diminum 30 menit sebelum makan. Ini guna menghalangi asam lambung naik kembali ke kerongkongan setelah Anda makan. Contoh resep H2 Blocker, yaitu Simetidin, Famotidine, Nizatidine, serta Ranitidine. 

  • Proton Pump Inhibitors (PPIs) 

Fungsi PPls sebenarnya mirip dengan H2 Blocker. Namun, efeknya akan lebih berasa lama untuk menahan asam lambung naik. Dokter umumnya akan meresepkan jenis obat ini untuk diminum satu jam sebelum makan. Beberapa tipe obat yang tergolong PPls, yakni Dexlansoprazole, 

Esomeprazole, Lansoprazole, Omeprazole, Pantoprazole, dan Rabeprazole. 

Tambahan Penunjang Alami 

Selain memulihkan kondisi dengan konsumsi obat lambung, dokter akan menyarankan Anda untuk mengubah pola hidup. Pemakaian cara-cara alami untuk penyakit asam lambung yang bisa dilakukan dari rumah pun akan dianjurkan. Berikut ini adalah beberapa tambahan penunjang alami untuk membuat kondisi asam lambung Anda membaik. 

  • Ringankan dengan Herbal 

Menggunakan tanaman herbal bisa menjadi pilihan untuk mengurangi gejala penyakit asam lambung. Beberapa tanaman herbal yang kerap dijadikan obat maag alternatif, seperti kunyit, madu, kayu manis, serta daun mint. Meskipun demikian, efektivitas tanaman herbal tersebut belum semua teruji secara klinis. Salah-salah, penggunaan tanaman herbal justru dapat menghambat kerja dari obat maag yang sudah diresepkan dokter. 

  • Atur Jumlah dan Waktu Makan 

Penyakit asam lambung sangat berhubungan dengan pola makan Anda. Untuk mengurangi gejala penyakit asam lambung, cobalah mulai mengatur porsi makan agar tidak terlalu banyak. Perhatikan pula waktu makan guna mencegah lambung bekerja keras. Kurang dianjurkan menyantap makanan di antara pukul 07.00—09.00 dan pukul 19.00—21.00. 

  • Hindari Makanan Pemicu 

Beberapa jenis makanan sebaiknya Anda hindari jika memiliki penyakit maag. Makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan cokelat, sebaiknya tidak Anda santap terlalu banyak. Makanan dan minuman yang mengandung alkohol pun sebaiknya tidak Anda konsumsi. 

  • Tinggikan Posisi Tidur 

Coba ubah posisi tidur Anda. Pasanglah dua atau tiga bantal agar posisi tidur lebih tinggi. Posisi tidur yang lebih tinggi mampu menghalangi naiknya asam lambung ke kerongkongan. 

  • Kenakan Pakaian Longgar 

Pakaian yang longgar membuat sistem pencernaan menjadi lebih leluasa karena tidak mendapat tekanan. Trik ini bisa menjadi cara ampuh untuk mengurangi gejala asam lambung. 

Ketika didiagnosis menderita penyakit asam lambung, Anda mesti bersiap akan mengalami gejala tersebut seumur hidup. Namun, Anda bisa mengurangi beragam gejalanya dengan teratur mengonsumsi obat maag yang diresepkan dokter sekaligus menunjang kesehatan lambung Anda dengan cara-cara alami dari rumah.

Kenali Gejala Penyakit Huntington pada Dewasa dan Remaja

Penyakit Huntington merupakan penyakit turunan yang menyerang sel saraf tertentu pada otak. Penyakit genetik langka ini umumnya terjadi pada ketika penderita berusia 30-50 tahun. Akan tetapi, gejala bisa muncul lebih cepat atau bahkan lebih lambat. Pada beberapa kasus, bahkan ada pasien yang mengalami gejala ketika berusia 20 tahun.

Gejala penyakit Huntington ini bisa menyebabkan gangguan pada kehidupan penderitanya. Mulai dari gangguan bergerak, cara berpikir, hingga kejiwaan.

Gejala dan Ciri-ciri Penyakit Huntington yang Dialami Penderita Dewasa

Berikut gejala-gejala yang dialami oleh penderita penyakit Huntington.

  1. Gangguan Pergerakan

Gangguan yang dialami oleh penderita Huntington akan memiliki gangguan pergerakan yang mencakup gerakan tak terkendali hingga sulit melakukan gerakan. Berikut gangguan pergerakan yang dimaksud:

  • Gangguan otot berupa otot kaku atau kontraksi otot (distonia)
  • Gerakan menyentak atau menggeliat yang tidak disengaja
  • Gangguan gerakan mata berupa tidak normal atau lambat
  • Gangguan postur, cara berjalan, dan keseimbangan badan
  • Mengalami kesulitan berbicara atau menelan
  • Gangguan Psikiatrik

Masalah psikiatrik yang umum dialami oleh penderita adalah depresi yang bisa juga disebabkan oleh adanya cedera pada otak atau adanya perubahan fungsi otak. Beberapa gejala depresi ini berkaitan dengan penyakit Huntington, seperti:

  • Insomnia
  • Menarik diri dari interaksi sosial
  • Mudah tersinggung, merasa sedih terus menerus, dan hilangnya motivasi
  • Tubuh terasa lelah dan kehilangan energi
  • Memikirkan kematian atau bunuh diri

Selain depresi, ada juga gejala yang mengarah pada gangguan mental lainnya, berupa:

  • Bipolar
  • Adanya gangguan obsesif-kompulsif
  • Mania atau memiliki gangguan suasana hati yang ditandai dengan rasa senang yang berlebihan
  • Gangguan Kognitif

Penderita penyakit Huntington juga bisa mengalami gangguan pada kemampuan kognitif atau cara berpikirnya. Gejala ini berupa:

  • Sulit untuk mengatur atau memprioritaskan pekerjaan
  • Cenderung terjebak pada suatu pikiran, tindakan, atau perilaku
  • Sulit berkonsentrasi dan fokus
  • Kurangnya kewaspadaan mengenai perilaku dan kemampuan sendiri
  • Kurang kontrol impuls yang bisa memicu pasien bertindak tanpa berpikir, bahkan terlibat dalam pergaulan bebas
  • Lambat memproses pikiran atau mengungkapkan kata-kata
  • Sulit mempelajari hal-hal baru

Gejala Penyakit Huntington yang Dialami oleh Penderita Anak dan Remaja

Mungkin saja awal dan perkembangan penyakit Huntington pada anak ataupun remaja akan sedikit berbeda dibanding pada orang dewasa. Berikut gejala awal yang muncul pada penderita penyakit ini, yaitu:

  1. Adanya Gangguan Perilaku

Gangguan perilaku ini berupa:

  • Kesulitan untuk berkonsentrasi
  • Masalah perilaku
  • Penurunan performa sekolah yang terjadi signifikan
  • Gangguan pada Tubuh

Gangguan pada tubuh yang terjadi berupa:

  • Sering terjatuh atau canggung
  • Otot kaku dan kontraksi otot yang memengaruhi cara berjalan penderita, terutama pada anak kecil
  • Tremor atau gerakan yang tidak disengaja
  • Kejang

Penangangan untuk mengendalikan Gejala Penyakit Huntington

Dokter akan menyarankan beberapa jenis penanganan untuk mengontrol gejala Huntington’s disease ini, yaitu:

  1. Obat untuk Gangguan Pergerakan
  2. Haloperidol dan fluphenazine yang termasuk golongan obat antipsikotik. Efek samping dari obat ini seperti rasa kantuk, distonia memburuk, dan gelisah
  3. Tetrabenazine dan deutetrabenazine yang memiliki efek samping berupa gelisah, rasa kantuk, dan gangguan jiwa memburuk
  4. Obat lainnya berupa levetiracetam, amantadine, dan clonazepam
  • Obat untuk Gangguan Psikiatrik
  • Antipsikotik berupa quetiapine, olanzapine, dan risperidone. Namun, efek samping obat ini bisa memicu gangguan pergerakan lainnya.
  • Antidepresan, berupa fluoxetine, citalopram, escitalopram, dan sertraline. Obat ini memiliki efek samping seperti rasa kantuk, mual, diare, dan tekanan darah rendah.
  • Obat penstabil mood atau suasana hati, seperti carbamazepine, divalproex, dan lamotrigine.
  • Menjalani Terapi

Selain dengan obat, penderita Huntington’s disease mungkin akan disarankan juga untuk menjalankan terapi tertentu, seperti:

  • Terapi wicara yang dapat membantu penderita berkomunikasi dan berbicara lebih baik
  • Psikoterapi untuk membantu mengendalikan ekspektasi pasien saat penyakit mulai berkembang. Selain itu juga untuk mengontrol masalah perilaku dan memfasilitasi cara berkomunikasi terbaik dengan anggota keluarga.
  • Fisioterapi yang membantu peningkatan kekuatan pasien, keseimbangan, fleksibilitas, hingga koordinasi.

Ini Cara Mengatasi Kulit Berminyak Paling Ampuh!

Mendapatkan kulit bersinar atau glowing adalah impian beberapa wanita. Namun bagaimana bila terlihat glowing padahal sesungguhnya muka Anda berminyak? Muka berminyak tentu saja membuat tidak nyaman siapapun yang mengalaminya. Dan, mereka pun akan melakukan berbagai cara mengatasi kulit berminyak tersebut, salah satunya menggunakan kertas minyak.

Minyak yang diproduksi oleh tubuh dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Namun, jika produksi tersebut berlebihan dapat menyebabkan banyak masalah, seperti jerawat. Nah, berikut ada beberapa cara yang dinilai ampuh dalam mengontrol minyak yang Anda di wajah.

Kelola krisis minyak Anda

  • Temukan pembersih yang tepat

Banyak orang mengira bahwa mencuci muka atau menggunakan produk jerawat akan membuat kulit menghasilkan lebih banyak minyak, jadi mereka menghindari untuk menggunakannya. Menurut Jessica Wu, MD, clinical assistant professor of dermatology at University of Southern California Medical School, mengatakan bahwa, “kelenjar minyak Anda akan menghasilkan banyak minyak yang sama, terlepas dari bagaimana Anda mengobatinya dengan obat luar”. Dengan kata lain, yang membuat kulit Anda menghasilkan lebih banyak minyak adalah factor biologis internal, seperti hormon.

Akan tetapi, jika Anda salah memilih produk pembersih muka yang terlalu keras, akan menghilangkan minyak “baik” yang membuat kulit Anda sehat. Jadi pilihlah pembersih muka yang sesuai dengan keadaan kulit wajah Anda. Selain itu, jangan mencuci muka lebih dari dua kali dalam sehati, atau jangan terlalu sering cuci muka.

  • Hidrasi kulit Anda

Cara mengatasi kulit berminyak pada wajah Anda lainnya adalah dengan tetap menjaga kulit tetap terhidrasi. Pasalnya, banyak orang dengan kulit berminyak menghindari menggunakan pelembab pada musim dingin. Padahal kondisi tersebut sangat bermanfaat bagi kulit, karena bisa membuat kulit menjadi kering dan iritasi.

Jadi, ada baiknya untuk tetap menggunakan pelembab ringan yang mengandung asam hialuronat dan pengobatan alami seperti, menggunakn lemon yang memiliki sifat astringen dan antibakteri. Carilah kandungan pelembab yang mengandung nonkomedogenik yang tidak akan menyumbat pori-pori, terlebih lagi jika Anda memiliki kelenjar sebum yang terlalu aktif.

  • Jauhkan tangan Anda

Memiliki kulit berminyak memang rentan terhadap jerawat, karena sebum adalah pemicu munculnya jerawat. Nah, jika ada jerawat biasanya tangan Anda akan lebih sering menyentuk muka ataupun jerawat tersebut. Padahal, menyentuk wajah terlalau sering adalah hal buruk, karena jari Anda membawa bakteri yang akan membuat kulit Anda semakin berjerawat.

Untuk mencegah minyak dan noda jerawat, Anda bisa menggunakan toner setelah membersihkan wajah dengan pembersih yang memiliki sifat antibakteridan menyerap minyak. Carilah bahan-bahan seperti, asam laktat, glikolat, atau salisilat untuk embantu pengelupasan kulit dan menjaga pori-pori Anda tetap bersih.

  • Konsumsi lemak yang tepat

Salah satu mitos umum yang sering didengar adalah makanan berminyak dapat menyebabkan kulit menjadi berminyak. Faktanya, jenis minyak tertentu, seperti minyak ikan (yang tinggi asam lemak omega-3) telah terbukti dapat membantu mengurangi jerawat, karena memiliki sifat antiinflamasi.

Di sisi lain, produk susu, makanan manis, dan karbohidrat olahan seperti muffin, roti, pasta bisa menjadi penyebab munculnya jerawat yang lebi h buruk. Selain menghindari beberapa makanan pemicu tersebut, Anda disarankan untuk sering mengonsumsi makanan sehat dan tetap menjaga gula darah tetap stabil (kurangi gula). Hal tersebut dapat memabntu mengurangi produksi minyak dan pori-pori yang tersumbat.

  • Jangan menggunakan produk secara berlebihan

Banyak orang mencoba berbagai macam perawatan dengan berbagai jenis merek untuk membuat minyak pada wajahnya berkurang. Padahal dengan banyak menggunakan produk tersebut justru akan berbahaya. Solusinya adalah, gunakan satu produk tertentu pada beberapa waktu untuk melihat seberapa efektif produk tersebut pada kulit berminyak Anda. Mulailah dengan produk asam salisilat dan biarkan kulit Anda menyesuaikan diri sebelum menambahkan produk lain seperti asam glikolat atau retinoid.

Jangan lakukan hal ini pada kulit berminyak Anda!

Cara lain mengatasi kulit berminyak adalah dengan menjaga keseimbangan antara mengonsumsi terlalu banyak minyak dan menjaga kelembaban kulit alami Anda. Nah untuk mengontrol kulit berminyak Anda, jangan lakukan beberapa hal berikut:

  • Jangan mencuci muka setiap pagi, sore dan setelah berolahraga. Saat mencuci muka, tahan godaan untuk menggosok kulit Anda, bahkan untuk menghilangkan riasan sekalipun. Menggosok muka terlalu kuat dapat membuat kulit iritasi dan menjadikannya lebih buruk. Terlalu sering mencuci muka pun bisa membuat kulit iritasi.
  • Jangan gunakan pembersih berbahan dasar minyak atau alkohol. Karena bisa mengiritasi kulit Anda.
  • Jangan kenakan tabir surya sembarangan. Tabir surya dapat membantu mencegah kerusakan akibat sinar matahari, yang dapat menyebabkan kulit keriput, bintik-bintik penuaan, dan bahkan kanker kulit. Untuk mencegah timbulnya jerawat, carilah tabir surya yang mengandung zinc oxide dan titanium dioxide, serta jangan gunakan tabir surya yang mengandung pewangi atau minyak.
  • Jangan tidur dengan riasan. Selalu hapus semua riasan sebelum Anda tidur.
  • Jangan gunakan kertas minyak sepanjang hari. Tekan kertas dengan lembut ke wajah Anda dan biarkan selama beberapa detik untuk menyerap minyak. Jangan menggosok kerta ke wajah, karena dapat membuat minyak menyebar ke area lain.

Kulit setiap orang berbeda-beda, jadi cara mengatasi kulit berminyak pada kulit Anda pun bisa berbeda dengan perawatan yang diterima orang lain. Jadi, semua perawatan akan dikondisikan sesuai dengan jenis kulit berminyak masing-masing individu. Jika Anda khawatir tentang jumlah mnyak yang dihasilkan, ada baiknyauntuk konsultasi dengan dokter kulit Anda.

Aktivitas Terganggu Karena Muka Kesemutan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kesemutan adalah kondisi yang umum dialami oleh semua orang. Kondisi ini bisa timbul di berbagai area tubuh, termasuk pada muka. Meski umum terjadi, muka kesemutan bisa saja menjadi pertanda adanya gangguan medis di dalam tubuh Anda.

Muka kesemutan yang terjadi secara terus menerus bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Apabila hal itu terjadi, Anda perlu mengetahui penyebab dari kesemutan dan cara mengatasinya. 

Mengapa muka kesemutan bisa terjadi? 

Kesemutan pada muka bisa saja dipicu oleh kondisi penyakit tertentu yang mendasarinya. Dalam beberapa penyakit, kesemutan adalah gejala utama yang umum timbul. 

Secara keseluruhan, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kesemutan di wajah, seperti:

  • Efek samping obat-obatan

Obat-obatan tertentu dapat menimbulkan efek samping berupa kesemutan. Biasanya, kesemutan bisa diredakan dengan berhenti mengonsumsi obat tersebut. Akan tetapi, apabila efek samping telah merusak sistem saraf secara permanen, Anda mungkin memerlukan penanganan khusus.

  • Reaksi alergi

Reaksi alergi pada setiap orang berbeda-beda. Beberapa orang mungkin mengalami kesemutan pada area muka setelah mengonsumsi makanan tertentu. Biasanya, kesemutan akibat alergi diiringi dengan kesulitan menelan, pembengkakan di bibir dan lidah, serta rasa gatal di kulit. 

  • Kerusakan saraf

Kerusakan saraf biasanya disebabkan oleh penyakit lain atau cedera. Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan hal ini adalah diabetes, penyakit autoimun, infeksi akut, dan kadar gula darah yang tinggi. 

  • Bell’s palsy

Penyakit bell’s palsy terjadi karena adanya peradangan pada saraf wajah. Hal ini menimbulkan berbagai macam gejala, salah satunya kesemutan. Umumnya, orang-orang dengan riwayat penyakit diabetes lebih rentan mengalami penyakit ini. 

  • Multiple sclerosis

Kesemutan di area wajah adalah gejala utama dari multiple sclerosis. Kondisi ini termasuk penyakit autoimun yang menyerang jaringan pelindung sel saraf. Apabila Anda menderita kondisi ini, Anda harus berhati-hati apabila kesemutan muncul saat makan agar makanan tetap terkunyah dan tertelan dengan baik.

Pada dasarnya, kesemutan bukanlah kondisi yang berbahaya. Akan tetapi, bila kesemutan terjadi secara berulang-ulang dan berlangsung cukup lama, Anda perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter. 

Diagnosa dan upaya pengobatan muka kesemutan

Kesemutan bisa terjadi karena adanya gangguan pada sistem saraf. Oleh sebab itu, pemeriksaan dengan dokter akan dilakukan melalui pemeriksaan sistem saraf Anda.

Biasanya, pemeriksaan fisik untuk mendiagnosa penyebab kesemutan melibatkan tes keseimbangan, tes refleks, dan sensasi. Tes-tes tersebut umumnya meliputi: 

  • CT Scan dan MRI untuk menampilkan gambaran otak dan kepala
  • Elektromiografi untuk menunjukkan aktivitas listrik pada otot
  • X-ray atau ultrasonografi untuk melihat jantung dan pembuluh darah
  • Electroencephalogram (EEG) untuk menunjukkan aktivitas gelombang otak

Pengobatan untuk muka kesemutan akan disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Faktor penyebab tersebut bisa ditemukan berdasarkan hasil tes atau pemeriksaan fisik.

Penderita muka kesemutan secara khusus akan dianjurkan untuk mengelola stres. Stres bisa memicu kondisi kesemutan yang lebih parah.

Apabila kesemutan Anda disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti bell’s palsy atau multiple sclerosis, pengobatan akan disesuaikan dengan perawatan kondisi tersebut. 

Untuk menghindari penyakit yang menyebabkan kesemutan, Anda bisa mencoba untuk memperbaiki pola hidup menjadi lebih sehat. Rutinlah berolahraga untuk menurunkan resiko penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi.

Jika muka kesemutan timbul sebagai reaksi dari obat-obatan tertentu, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan obat pengganti. Hal ini penting dilakukan sebelum saraf wajah Anda mengalami kerusakan permanen.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai