Para atlet mungkin sering mengalami yang namanya cedera bahu yang disebut juga dengan cedera rotator cuff. Kondisi ini bisa menyakitkan, membatasi gerakan, dan butuh waktu yang mungkin tidak sebentar untuk penyembuhannya.
Cedera rotator cuff paling umum
Rotator cuff merupakan sekelompok otot yang berfungsi untuk menstabilkan dan memungkinkan bahu bergerak. Cedera rotator cuff yang paling umum adalah pembengkakan dan robekan.
- Pembengkakan, terjadi ketika otot rotator cuff membengkak dan kram, sehingga menyebabkan otot terjepit. Ketegangan otot, penggunaan berlebihan, dan taji tulang adalah penyebab umum pembengkakan.
- Robekan, cedera yang terjadi ketika tendon atau otot rotator cuff robek.
Gerakan di atas kepala yang berulang-ulang dapat merusak otot rotator cuff dan akhirnya menyebabkan cedera. Ini jugalah yang menyebabkan para atlet, seperti pelempar bisbol, sering mengalami masalah bahu. Risiko cedera rotator cuff akan semakin meningkat seiring pertambahan usia dan keausan yang terakumulasi pada tubuh.
Latihan fisik untuk mengobati cedera rotator cuff
Dalam banyak kasus, cedera rotator cuff dapat disembuhkan denga istirahat, terapi fisik, dan obat-obatan pereda nyeri. Jika cedera Anda cukup parah, dokter Anda mungkin merekomendasikan untuk dilakukan operasi.
Metode pemulihan otot yang biasa digunakan adalah metode RICE (rest, ice, compression, dan elevation) untuk mengurangi nyeri dan bengkak. Setelah berkurang, Anda dapat memulihkan kembali otot rotator cuff dengan melakukan beberapa latihan fisik, meliputi:
- Doorway stretch.
Cara melakukannya adalah:
- Berdiri di pintu yang terbuka dan rentangkan kedua lengan Anda ke samping.
- Pegang sisi pintu dengan masing-masing tangan sejajar atau di bawah bahu, lalu condongkan tubuh ke depan melalui ambang pintu sampai Anda merasakan regangan yang ringan.
- Saat tubuh condong ke depan, salah satu kaki juga ikut maju ke depan.
- Lakukan beberapa kali dengan gerakan maju mundur.
- Ingat, jangan lakukan peregangan secara berlebihan.
- Side-lying external rotation.
Caranya adalah:
- Berbaringlah dengan posisi berlawanan dari bahu Anda yang mengalami cedera rotator cuff.
- Tekuk siku lengan Anda yang cedera hingga membentuk sudut 90 derajat. Letakkan siku di sisi dan lengan di atas perut Anda.
- Pegang halter ringan di tangan sisi yang mengalami cedera, tahan siku di samping, perlahan-lahan angkatlah halter ke arah langit-langit, lalu turunkan kembali. Hentikan gerakan jika Anda merasa tegang.
- High-to-low rows.
Berikut cara melakukannya.
- Pasang resistance band ke sesuatu yang kokoh, seperti dinding dan di atas ketinggian bahu. Pastikan terpasang dengan kuat, sehingga tidak lepas saat ditarik.
- Berlututlah untuk mengangkat lutut yang berlawanan dengan lengan yang cedera rotator cuff. Tubuh dan lutut bagian bawah harus sejajar dan lutut lainnya terangkat dengan sudut 90 derajat.
- Pegang kuat tali dengan lengan terentang ke depan, tarik tali hingga posisi siku ke arah tubuh. Pertahankan punggung tetap lurus dan kencangkan tulang belikat Anda.
- Ulangi gerakan 3 set 10 kali.
- Reverse fly.
Caranya adalah:
- Berdiri dengan kaki terbuka selebar bahu dan lutut sedikit ditekuk. Buat punggung Anda tetap lurus dan tekuk sedikit di pinggang, sehingga punggung lurus condong ke depan.
- Ambil beban yang ringan dan pegang di masing-masing tangan.
- Rentangkan lengan Anda dan angkat beban menjauh dari tubuh Anda. Jangan mengunci siku dan kencangkan tulang belikat saat melakukannya. Jangan pula angkat lengan di melebihi tinggi bahu.
- Ulangi gerakan 3 set 10 kali.
- Lawn mower pull.
Caranya, yaitu:
- Berdiri dengan kaki terbuka selebar bahu.
- Pasang salah satu ujung resistance band di bawah kaki berlawanan dengan lengan yang cedera rotator cuff. Pegang ujung resistance band lainnya dengan lengan Anda yang cedera, sehingga karet gelang melewati tubuh Anda secara diagonal.
- Posisikan tangan Anda yang lain di pinggul dan tekuk sedikit di pinggang, sehingga tangan yang memegang tali sejajar dengan lutut yang berlawanan.
- Tarik tali melintasi tubuh secara diagonal. Jaga bahu Anda tetap rileks dan rapatkan bahu ketika berdiri.
- Ulangi gerakan 3 set 10 kali.
Inilah beberapa latihan fisik yang dapat membantu memulihkan otot Anda dari cedera rotator cuff. Apabila dengan latihan ini, cedera masih terasa sakit, bengkak, sulit mengangkat lengan, hingga membuat Anda sulit tidur, maka segeralah temui dokter untuk mendapatkan pengobatan medis yang sesuai dengan kondisi cedera Anda.

