Operasi ganglion merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengobati penyakit kista ganglion. Biasanya, operasi dilakukan apabila upaya pengobatan lainnya tidak efektif dan gejala yang Anda derita sudah cukup parah.
Kista ganglion adalah pembengkakan berisi cairan yang biasanya tumbuh di sekitar area sendi atau tendon. Sebenarnya, kista ini bisa berkembang di mana saja, tapi umumnya terjadi pada area tangan, khususnya pergelangan tangan.
Gejala kista ganglion yang mengharuskan pengobatan dengan operasi
Pada beberapa pasien, kista ganglion yang diderita mungkin tidak menimbulkan gejala tertentu. Bila hal ini terjadi, maka Anda tidak perlu menjalani pengobatan khusus.
Akan tetapi, terkadang kista ini juga menimbulkan gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Gejala yang bisa ditimbulkan berupa:
- Kesemutan dan mati rasa pada area yang terkena
- Kesulitan melakukan aktivitas dengan tangan, seperti mencengkram benda
- Rasa tertekan dan nyeri
Bila Anda merasakan gejala-gejala di atas, dokter mungkin akan menganjurkan upaya pengobatan, salah satunya dengan operasi ganglion. Biasanya, gejala ini terjadi akibat adanya tekanan pada saraf dan tendon akibat keberadaan kista.
Prosedur operasi ganglion
Operasi ganglion bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:
- Operasi terbuka
Operasi yang dilakukan dengan membuat sayatan berukuran sedang, sekitar 5 cm pada sekitar area kista. Dari sayatan tersebut, dokter akan mengeluarkan kista.
- Operasi artroskopi
Operasi dengan sayatan kecil dan menggunakan alat berupa kamera yang disebut artroskop. Dari kamera tersebut, dokter akan mendapat gambaran mengenai bagian dalam sendi dan mampu mengeluarkan kista.
Kedua jenis operasi ini sama-sama efektif untuk menyembuhkan kondisi kista ganglion. Biasanya, pemilihan jenis operasi didasarkan pada lokasi kista serta anjuran dari dokter. Anda sebagai pasien tetap memiliki kebebasan untuk memilih jenis operasi yang paling sesuai dengan Anda.
Sebelum operasi dilakukan, dokter akan menggambar garis pada permukaan kulit Anda untuk menandai lokasi sayatan. Kemudian, Anda akan dibius dengan anestesi, sehingga tidak akan merasakan sakit selama operasi berlangsung.
Setelah kista diangkat, bekas sayatan akan dijahit kembali. Kemudian, jahitan tersebut akan ditutup dengan perban atau plester khusus untuk mencegahnya dari infeksi.
Umumnya, Anda tidak akan merasakan nyeri yang terlalu parah pada luka bekas sayatan. Tapi, Anda tetap akan diresepkan obat pereda nyeri yang bisa diminum sewaktu-waktu apabila merasakan ketidaknyamanan pasca operasi.
Bila operasi dilakukan pada kista yang tumbuh di tangan, Anda mungkin perlu mengenakan selempang medis khusus untuk menumpu tangan Anda, supaya terhindar dari cedera yang tak disengaja akibat pergerakan tangan.
Komplikasi atau resiko operasi ganglion
Setiap jenis pengobatan dengan metode operasi tidak terlepas dari adanya kemungkinan komplikasi. Operasi ganglion pun juga memiliki kemungkinan adanya resiko negatif pada beberapa pasien.
Salah satu komplikasi yang mungkin muncul adalah infeksi pada luka sayatan bekas operasi. Selain itu, Anda juga mungkin memiliki alergi terhadap obat bius yang digunakan selama operasi.
Tidak hanya itu, pada beberapa pasien, pemakaian obat bius juga bisa membawa dampak buruk pada kesehatan jantung dan paru-paru. Resiko lainnya berupa:
- Cedera pada saraf, tendon, atau otot-otot lain di sekitar area yang terkena
- Sensitivitas di sekitar jaringan parut
- Kehilangan kemampuan untuk menggerakkan pergelangan tangan secara normal
Setelah operasi ganglion, tetap ada resiko bahwa kista ganglion dapat tumbuh kembali di kemudian hari. Bila hal ini terjadi, Anda harus kembali melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan pengobatan yang perlu dilakukan.

