7 Tips Eat Clean Yang Bisa Anda Ikuti!

Eat clean merupakan pola makan yang tujuannya bukan hanya untuk menurunkan berat badan, namun juga berguna untuk mengatur cara hidup dan juga pemilihan makanan yang akan dikonsumsi.

Dasar dari pola makan ini adalah mendorong untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan utuh seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, protein tanpa lemak hingga konsumsi makanan dengan lemak sehat.

Bukan hanya itu, Anda juga perlu membatasi makanan ringan yang diproses seperti makanan kemasan. Berikut ulasan lengkap mengenai pola makan ini.

Bagi Anda yang ingin mengikuti pola makan yang satu ini, berikut ada beberapa tips yang bisa Anda jadikan sebagai panduan.

  1. Konsumsi buah dan sayur

Konsumsi buah dan sayuran adalah salah satu dasar dari pola makan yang satu ini. Makan lebih banyak sayur dan buah dapat membantu mengurangi risiko sejumlah penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, tekanan darah, tinggi, obesitas, hingga penyakit jantung dan juga kanker. Serat yang ada dalam berbagai makanan tersebut berguna untuk membantu menjaga mikrobioma yang merupakan kumpulan bakteri baik yang hidup di dalam usus Anda. Mikrobioma ini berguna untuk mengurangi risiko penyakit autoimun dan meningkatkan suasana hati.

  1. Batasi makanan olahan

Mengkonsumsi makanan olahan bertentangan dengan eating clean. Ini karena makanan tersebut telah kehilangan serat larut dan juga nutrisi yang ada di dalamnya. Bukan hanya ini makanan olahan juga mengandung tambahan gula dan bahan kimia. Terlebih lagi, makanan olahan juga dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti peningkatan risiko penyakit jantung. Makanan olahan umumnya mengandung berbagai bahan yang tidak sehat, sedangkan kandungan bernutrisi yang ada di dalamnya sangat sedikit.

  1. Hindari minyak sayur dan margarin

Minyak nabati dan juga margarin dinilai tidak memenuhi kriteria eat clean ini. Ini karena produk tersebut diproduksi dengan ekstraksi kimia sehingga melalui banyak proses. Pada beberapa jenis minyak juga memiliki kandungan asam linoleat lemak omega-6 yang tinggi. Pada sebuah studi yang dilakukan pada heran dan juga sel terisolasi menunjukan jika berbagai kandungan tersebut dapat meningkatkan peradangan, penyakit jantung, dan naikan risiko kenaikan berat badan.

  1. Hindari tambahan gula dalam bentuk apapun

Sangat penting untuk menghindari tambahan gula jika Anda ingin melakukan diet eat clean. Namun, tambahan gula sangat umum ditemukan bahkan pada makanan yang tidak memiliki rasa manis kuat seperti saus. Menghindari produk tinggi gula sangat penting karena gula memiliki kandungan fruktosa tinggi yang sebabkan berbagai masalah kesehatan. Studi menunjukan jika senyawa tersebut dapat berperan dalam diabetes, obesitas, kanker, dan berbagai masalah lainnya. 

  1. Batasi konsumsi alkohol

Membatasi konsumsi alkohol adalah sebuah keharusan jika Anda mengikuti pola makan yang satu ini. Alkohol sendiri dibuat dengan menambahkan ragi sebagai bahannya. Konsumsi alkohol dapat meningkatkan peradangan dan sebabkan banyak masalah kesehatan, seperti gangguan pencernaan, penyakit organ hati dan juga lemak perut yang berlebih.

  1. Hindari makanan ringan kemasan

Anda perlu menghindari cemilan kemasan jika Anda ingin menerapkan eat clean. Banyak makanan ringan menggunakan kandungan gula, biji-bijian, dan berbagai bahan yang tidak sehat. Selain itu, makanan tersebut juga hanya memiliki nilai gizi yang sedikit. Bagi Anda yang suka ngemil, Anda bisa ganti camilan Anda dengan makanan ringan yang lebih sehat seperti buah. Buah memiliki rasa yang lezat serta kandungan nutrisi yang bantu jaga kesehatan tubuh.

  1. Air putih adalah minuman utama Anda

Air putih adalah minuman yang memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh. Ini adalah minuman yang menyehatkan. Air putih tidak memiliki kandungan gula dan pemanis sehingga sangat baik untuk tubuh. Air dapat membantu tubuh tetap terhidrasi dan juga membantu mencapai berat badan yang sehat. 

Jika Anda ingin memulai pola diet eat clean, bisa dimulai dengan melakukan beberapa tips yang sudah dijelaskan di atas. Meski begitu, Anda juga tetap perlu memerhatikan kondisi kesehatan dan akan lebih baik jika dilakukan di bawah pengawasan dokter gizi.

Shuttle Run, Ketahui Cara dan Manfaatnya bagi Tubuh

Pernahkah Anda mendengar kata shuttle run? Biasanya kata ini muncul saat Anda hendak mengikuti tes kesamaptaan yang diadakan oleh beberapa instansi seperti Polri, TNI, IPDN bahkan Kemenkumham.

Tujuannya adalah untuk melihat kesehatan dan kebugaran para calon peserta tes dalam seleksi sehingga mereka benar-benar cocok masuk ke Instansi yang dilamarnya, dan tepat untuk menjalankan tugas-tugas harian yang menuntut disiplin dan kebugaran tubuh.

Selain untuk tes kesamaptaan, lari ini juga sering dilakukan oleh para atlet olahraga kompetisi seperti sepak bola, bola basket, dan bulu tangkis. 

Olahraga-olahraga semacam ini membutuhkan fleksibilitas gerak yang cepat dan tanpa diduga. Karena itu, tidak mengherankan dalam setiap latihan sebelum pertandingan selalu ada lari ini.

Jadi apa lari shuttle itu? 

Lari shuttle ini adalah bergerak secara cepat dan tepat dengan mengubah arah melalui lari bolak-balik. Intinya, lari ini adalah lari bolak-balik dari satu tempat ke tempat lain secara cepat. 

Tentu jika dilakukan secara bolak-balik hal ini bisa terlihat mudah bagi Anda untuk melakukannya.

Namun sebenarnya tidak juga jika Anda tidak mempersiapkan diri Anda dengan baik, lari ini malah akan terlihat sulit apalagi jika untuk tes syarat masuk yang bisa membuat Anda grogi dan tidak lulus.

Agar Anda mahir dalam lari bolak-balik ketahui dan pahami dulu mengenai lari ini mulai dari jarak hingga manfaat.

Jarak

Seperti halnya lari, lari bolak-balik meskipun dilakukan secara bolak-balik tentunya mempunyai jarak dalam setiap pelaksanaanya.

Jarak standar yang ditetapkan untuk lari ini adalah 10, 20, dan 30 meter, dengan waktu kurang dari 20 detik.

Tentu Anda jangan membayangkan ini seperti lari biasanya pada umumnya karena bolak-balik yang dilakukannya pada lintasan atletik.

Shuttle run merupakan lari bolak-balik membentuk angka 8, dan tentu saja karena yang dibutuhkan adalah kecepatan kurang dari 20 detik, tempat lari ini umumnya dilakukan di tengah lapangan olahraga berdasarkan jarak yang sudah ditetapkan.

Gambarannya adalah saat Anda hendak melakukan olahraga ini, baik untuk tes maupun latihan sebelum bertanding, Anda hanya perlu menetapkan sebuah area berdasarkan jarak lari yang sudah ditetapkan ini seperti di lapangan olahraga berumput, tidak berumput atau bahkan di jalan kecil beraspal atau nonberaspal.

Untuk jarak yang sudah ditentukan biasanya digunakan patokan seperti balok atau bola serta kerucut yang diletakkan pada titik awal lari, titik tengah, dan titik akhir. Patokan-patokan ini sendiri untuk memudahkan Anda berlari.

Cara melakukan

Untuk melakukan lari bolak-balik ini dalam waktu kurang dari 20 detik, tentunya Anda juga perlu persiapan yang matang, dan bukan seadanya apalagi jika untuk tes syarat masuk.

Caranya adalah Anda pertama-tama harus menempatkan patokan berupa balok dan kerucut untuk jarak yang Anda inginkan.

Setelah itu, larilah ke jarak tersebut sembari menyentuh tanah yang ada titik patokannya kemudian kembali lagi ke titik awal.

Anda bisa meningkatkan jarak tempuh Anda dari 10 meter ke 20-30 meter namun dengan syarat jarak awal sudah memenuhi target yang ingin dicapai.

Lakukanlah lari ini setiap 4-6 kali sehari sesuai porsi yang Anda inginkan. Lakukanlah secara terus-menerus sebagai latihan untuk tes atau supaya Anda lincah saat pertandingan olahraga 

Manfaat yang diberikan

Tentunya ada beragam manfaat yang diberikan dalam lari bolak-balik ini adalah untuk kelincahan dan ketangkasan atau mampu mengubah gerakan tanpa harus kehilangan keseimbangan selain juga tentunya bisa meningkatkan kapasitas oksigen Anda.

Itulah mengapa dalam setiap pertandingan olahraga kompetisi seorang atlet sepak bola atau bola basket mampu mengubah arah gerak mereka secara tiba-tiba dalam waktu cepat karena latihan shuttle run yang dilakukannya menjelang pertandingan.

Yuk Dukung Tumbuh Kembang Anak Dengan Cara Ini!

Orangtua dapat menggunakan BPJS kesehatan untuk anak di klinik tumbuh kembang anak

Tumbuh kembang anak merupakan salah satu proses penting yang perlu diperhatikan oleh orang tua agar anak tumbuh dengan sehat. Biasanya proses ini berlangsung sangat cepat terutama pada usia anak 0 hingga 3 bulan, dimana pada proses ini anak akan mengalami perubahan dari sisi fisik maupun emosional anak. Selain itu pada usia emas ini anak juga banyak mengalami perkembangan pada otaknya sehingga penting bagi orang tua memenuhi kebutuhan anak dari sisi nutrisi harian hingga dukungan positif lainnya. Yuk coba beberapa hal ini untuk bantu dukung proses pertumbuhan dan perkembangan anak agar bisa optimal.

Pastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi

Salah satu hal terpenting dalam proses tumbuh kembang anak adalah memastikan bahwa gizi dan nutrisinya benar-benar terpenuhi agar anak bisa terhindar dari virus dan penyakit serta tumbuh sehat dan cerdas. Penting untuk orang tua ingat anak membutuhkan gizi seimbang dari makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan lainnya untuk mendukung proses pertumbuhan dan membentuk daya tahan tubuhnya. Dalam usia anak dibawah 6 bulan, pastikan anak benar-benar mendapat ASI yang cukup dari ibu. Lalu, dilanjutkan dengan pemberian MPASI saat usianya sudah diatas 6 bulan. Orang tua juga bisa memberikan anak makanan yang mengandung protein dan lemak untuk membantu merangsang fungsi kerja motorik serta pembentukan kinerja otak. Selain pemenuhan nutrisi anak melalui makanan bergizi, orang tua juga bisa memberikan anak suplemen vitamin yang bisa membantu tumbuh kembang anak agar lebih optimal. Sebaiknya kurangi gula tambahan dan makanan dengan penyedap buatan ya, agar membantu anak terhindar dari beberapa penyakit seperti diabetes.

Perlindungan tubuh melalui imunisasi

Dalam usia anak yang masih dibilang muda, perlu adanya pendukung bagi sistem imun tubuhnya agar saat berjalannya usia anak, mereka tidak mudah terkena virus, bakteri, dan penyakit. Imunisasi merupakan salah satu cara yang bertujuan untuk membantu peningkatan daya tahan tubuh agar kebal dalam melawan penyakit, apalagi disaat pandemi seperti sekarang ini agar terhindar dari penularan virus penyakit. Pastikan anak mendapatkan imunisasi dengan dosis lengkap dan sesuai dengan rekomendasi dokter, sebelum menjalani imunisasi sebaiknya persiapkan kesehatan dan konsumsi makanan yang bergizi agar hasilnya maksimal bagi proses tumbuh kembangnya.

Berikan dukungan stimulasi untuk anak

Menstimulasi gerak dan otak anak bisa dilakukan dengan banyak hal seperti mengajaknya bermain, memberikan kasih sayang dan perhatian orang tua pada anak, mengajak anak agar lebih kreatif dengan melakukan aktivitas dalam ruangan maupun diluar ruangan. Hal ini tentu dapat membantu proses pertumbuhan motorik kasar, halus, kecerdasan otak anak, dan emosional anak. Kasih sayang orang tua pada anak sangatlah penting untuk membangun rasa percaya diri anak, kreatif, dan membuat anak juga belajar untuk mengembankan sikap kasih sayang bagi lingkungan sekitarnya. Selain itu, cobalah luangkan waktu untuk mengajak anak bermain bersama, karena hal ini dapat membantu merangsang kerja sel otak dan membuat kinerja otak menjadi kuat dan kompleks. Carilah ide-ide permainan sederhana dan menyenangkan bagi anak seperti mengelompokkan benda-benda di sekelilingnya sesuai warna atau bentuk, dengan begitu anak akan menjadi lebih berani dan lebih kreatif serta percaya diri. Selain itu dengan melakukan beberapa hal ini tentu dapat membentuk kedekatan orang tua dan anak semakin kuat.

Penyebab Kaki Kesemutan

Hampir tidak mungkin untuk mengabaikan sensasi yang terjadi di kaki; lagi pula, mereka adalah pangkalan yang menahan segalanya. Satu, khususnya, yang dapat terjadi relatif sering (namun masih sedikit mengganggu) adalah kesemutan. Ini mungkin datang dengan sendirinya atau disertai dengan gejala dan sensasi lain, seperti mati rasa atau nyeri.

Ada banyak kemungkinan penyebab ketidaknyamanan yang Anda alami. “Kesemutan di kaki adalah sensasi atau gejala yang digambarkan ketika ada pelepasan saraf yang tidak normal di tubuh. Kesemutan dapat dirasakan di bagian kaki tertentu tanpa mempengaruhi bagian lain tergantung pada kondisi yang terlibat,” Nelya Lobkova, DPM, ahli penyakit kaki di StepUp Footcare memberi tahu Health.

Dengan begitu banyak alasan potensial untuk sensasi ini, penting untuk melihat setiap opsi dan menentukan cara menargetkan akar masalah. Berikut adalah beberapa penyebab umum kesemutan di kaki, serta perawatan yang direkomendasikan, ditambah informasi tentang kapan Anda mungkin ingin menemui dokter.

Kondisi kronis

Berbagai kondisi kronis dapat menyebabkan kesemutan di kaki, termasuk:

  • diabetes dan neuropati diabetik
  • sklerosis multipel (MS)
  • hipotiroidisme
  • Sindrom terowongan tarsal (TTS)
  • gagal ginjal
  • Penyakit Charcot-Marie-Tooth (CMT)
  • penyakit autoimun
  • infeksi
  • gangguan penggunaan alkohol dan neuropati alkoholik

Diabetes dan neuropati diabetik

Diabetes – dan komplikasi terkait yang dikenal sebagai neuropati diabetik – adalah salah satu penyebab paling umum dari kesemutan terus-menerus di kaki. Neuropati diabetik adalah hasil dari kerusakan saraf yang disebabkan oleh gula darah tinggi. Gejala diabetes meliputi:

  • sering buang air kecil
  • haus yang ekstrim
  • mulut kering
  • kulit yang gatal
  • nafas berbau buah
  • rasa sakit atau mati rasa di tangan
  • rasa sakit atau mati rasa di kaki
  • peningkatan rasa lapar
  • penurunan berat badan yang tidak terduga
  • penyembuhan luka atau luka yang lambat
  • infeksi jamur
  • mengantuk atau lesu
  • perubahan penglihatan
  • mual dan muntah

Diagnosis dan pengobatan

Seorang profesional kesehatan akan mengambil riwayat medis, menyelesaikan pemeriksaan fisik, dan menjalankan tes darah untuk menentukan apakah Anda menderita diabetes atau apakah diabetes Anda menyebabkan kaki kesemutan.

Diabetes dapat dikelola dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan, seperti insulin.

Sklerosis multipel (MS)

Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit sistem saraf pusat yang menyebabkan sistem kekebalan menyerang lapisan pelindung pada saraf, atau mielin.

Hal ini mengakibatkan kerusakan saraf dan gangguan komunikasi antara otak dan tubuh. Kesemutan atau mati rasa di tubuh, wajah, dan ekstremitas (tangan dan kaki) adalah salah satu gejala MS yang paling umum. Gejala lain dari MS meliputi:

  • kelelahan
  • kelemahan
  • nyeri dan gatal
  • kesulitan berjalan dan keseimbangan
  • kejang otot
  • perubahan penglihatan
  • pusing
  • masalah kandung kemih dan usus
  • masalah seksual
  • perubahan kognitif
  • perubahan emosi
  • depresi

Diagnosis dan pengobatan

Saat ini, tidak ada tes laboratorium yang dapat menentukan apakah Anda menderita MS. Sebelum mendiagnosis Anda dengan MS, seorang profesional kesehatan akan ingin mengesampingkan semua kemungkinan penyebab lain dari kaki kesemutan Anda.

Kemudian mereka akan menggunakan beberapa strategi untuk menentukan apakah gejala Anda memenuhi kriteria untuk diagnosis MS, termasuk:

  • mengambil riwayat medis yang cermat
  • melakukan pemeriksaan neurologis menyeluruh untuk menguji refleks, koordinasi, keseimbangan, dan fungsi saraf kranial
  • tes darah untuk menyingkirkan kondisi lain
  • analisis cairan tulang belakang
  • sebuah MRI

Meskipun tidak ada obat untuk MS, ada banyak pilihan pengobatan yang tersedia untuk membantu memperlambat perkembangan penyakit dan mengelola gejala.

Hipotiroidisme

Hipotiroidisme adalah suatu kondisi di mana tiroid Anda kurang aktif dan tidak dapat menghasilkan cukup hormon tiroid untuk mendukung kebutuhan tubuh Anda. Gejala hipotiroidisme mungkin tampak ringan, atau mungkin dengan mudah disebabkan oleh kondisi lain pada awalnya. Gejala-gejala ini termasuk:

  • kelelahan
  • penambahan berat badan
  • wajah bengkak
  • periode menstruasi yang berat atau tidak teratur
  • menipiskan rambut
  • detak jantung yang lambat
  • kelemahan otot, nyeri, nyeri tekan, dan kekakuan
  • nyeri sendi, bengkak, dan kaku
  • gondok
  • masalah memori

Hipotiroidisme yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi yang lebih parah, termasuk neuropati perifer. Neuropati perifer adalah kerusakan pada saraf perifer Anda. Kesemutan dan mati rasa di kaki Anda adalah salah satu efek dari neuropati perifer.

Diagnosis dan pengobatan

Untuk mendiagnosis hipotiroidisme, dokter Anda akan memesan tes darah yang disebut tes thyroid-stimulating hormone (TSH). Tingkat TSH yang tinggi dapat mengindikasikan bahwa Anda menderita hipotiroidisme.

Perawatan biasanya melibatkan penggunaan hormon tiroid sintetis oral yang disebut levothyroxine (Levoxyl, Synthroid, dan Unithroid). Dokter Anda akan memantau kadar TSH Anda dan menyesuaikan dosis levothyroxine Anda sesuai kebutuhan.

Pengobatan untuk hipotiroidisme biasanya seumur hidup.

Sindrom terowongan tarsal (TTS)

Tarsal tunnel syndrome (TTS) menyebabkan rasa sakit, kesemutan, atau terbakar di pergelangan kaki, tumit, atau kaki. Kondisi ini disebabkan oleh kompresi saraf tibialis, yang membentang di sepanjang bagian dalam pergelangan kaki dan kaki. Untuk mendiagnosis TTS, seorang profesional kesehatan akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan Anda. Mereka juga akan menjalankan tes khusus.

Mereka kemungkinan akan melakukan tes tanda Tinel, di mana mereka akan memberi tekanan pada saraf tibialis Anda. Jika tekanan ini menyebabkan kesemutan di kaki Anda, tes ini dianggap positif untuk TTS.

Perawatan untuk TTS akan bervariasi tergantung pada individu dan gejalanya.

Jika Anda didiagnosis menderita TTS, Anda mungkin dianjurkan untuk beristirahat, minum obat antiinflamasi, atau memakai ortotik untuk memperbaiki posisi kaki Anda. Perawatan lain termasuk terapi fisik atau suntikan kortikosteroid untuk mengurangi rasa sakit atau peradangan.

Jika gejalanya parah atau tetap ada meskipun telah diobati, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk dekompresi saraf.

Gagal ginjal

Gagal ginjal dapat menyebabkan kesemutan di kaki. Gagal ginjal dapat memiliki banyak penyebab, tetapi yang paling umum adalah diabetes dan tekanan darah tinggi.

Gejala kaki kesemutan akibat gagal ginjal antara lain:

  • rasa sakit dan mati rasa di kaki dan kaki
  • kram dan otot berkedut
  • kelemahan otot

Diagnosis dan pengobatan

Dokter Anda mungkin melakukan sejumlah tes untuk menentukan apakah gagal ginjal menyebabkan kaki Anda kesemutan. Tes mungkin termasuk:

  • pemeriksaan neurologis
  • elektromiografi (EMG), yang mengukur aktivitas otot
  • studi konduksi saraf
  • tes darah
  • Perawatan untuk gagal ginjal termasuk dialisis dan transplantasi ginjal.

Penyakit Charcot-Marie-Tooth (CMT)

Penyakit Charcot-Marie-Tooth (CMT) adalah sekelompok gangguan saraf tepi yang mengakibatkan:

  • atrofi dan kelemahan otot
  • hilangnya sensasi pada ekstremitas
  • kontraktur otot
  • Kesemutan, mati rasa, atau sensasi terbakar di tangan dan kaki Anda adalah gejala CMT.

Gejala tambahan meliputi:

  • otot kaki, pergelangan kaki, dan kaki bagian bawah lemah
  • kehilangan otot di kaki dan kaki Anda
  • kesulitan berjalan, yang ditandai dengan tersandung dan jatuh, kesulitan berlari, dan langkah canggung
  • kelainan bentuk kaki, yang sering kali termasuk lengkungan kaki yang tinggi atau jari kaki palu
  • foot drop, atau kesulitan mengangkat bagian depan kaki

Diagnosis dan pengobatan

Untuk mendiagnosis CMT, dokter Anda mungkin meminta Anda menemui ahli saraf. Ahli saraf akan menanyakan riwayat kesehatan keluarga Anda dan melakukan pemeriksaan neurologis.

Mereka juga dapat menjalankan tes, termasuk:

tes darah untuk mencari kelainan genetik

  • sebuah EMG
  • biopsi saraf
  • studi konduksi saraf

Saat ini tidak ada obat untuk CMT, tetapi kebanyakan orang dengan kondisi tersebut dapat tetap aktif dan memiliki rentang hidup yang normal.

Perawatan dapat membantu Anda mengelola gejala. Dokter atau ahli saraf Anda mungkin menyarankan:

  • terapi okupasi untuk membantu Anda menyelesaikan aktivitas sehari-hari
  • terapi fisik untuk mencegah atau menunda kelemahan otot dan deformitas
  • kawat gigi atau belat
  • obat untuk mengatasi rasa sakit
  • makan makanan padat nutrisi dan hanya minum alkohol dalam jumlah sedang

Penyakit autoimun

Penyakit autoimun terjadi ketika tubuh menyerang dirinya sendiri. Sejumlah penyakit autoimun dapat menyebabkan kesemutan di kaki. Beberapa kondisi tersebut antara lain:

lupus

penyakit Sjögren

Sindrom Guillain-Barre

Penyakit celiac

rheumatoid arthritis (RA)

Diagnosis dan pengobatan

Untuk menentukan apakah penyakit autoimun menyebabkan kesemutan di kaki Anda, dokter Anda akan mengambil riwayat keluarga dan medis yang terperinci, menyelesaikan pemeriksaan fisik, dan kemungkinan menjalankan sejumlah tes darah. Perawatan untuk penyakit autoimun bervariasi. Mereka mungkin termasuk perubahan pola makan dan obat-obatan.

Infeksi

Sejumlah infeksi dapat menyebabkan peradangan saraf, yang dapat menyebabkan kesemutan di kaki. Infeksi ini meliputi:

Penyakit Lyme

herpes zoster

hepatitis B dan C

HIV

AIDS

penyakit Hansen

Diagnosis dan pengobatan

Temui profesional kesehatan jika Anda merasa Anda mungkin mengalami infeksi. Mereka akan mengambil riwayat medis, menyelesaikan pemeriksaan fisik, dan kemungkinan mengambil darah untuk menguji penyakit menular.

Perawatan akan bervariasi tergantung pada infeksi yang Anda miliki, tetapi kemungkinan akan mencakup pengobatan.

Gangguan penggunaan alkohol dan neuropati alkoholik

Minum banyak secara teratur dapat menyebabkan neuropati alkoholik, yaitu kerusakan pada saraf perifer akibat konsumsi alkohol yang berlebihan. Diperkirakan 46,3 persen orang yang menyalahgunakan alkohol secara kronis mengalami neuropati perifer.

Orang yang mengembangkan neuropati alkoholik mungkin mengalami kesemutan di kaki, tangan, atau anggota badan mereka yang berlangsung dari beberapa bulan hingga beberapa tahun.

Gejala tambahan neuropati alkoholik meliputi:

  • nyeri
  • mati rasa
  • kelemahan otot dan kram
  • masalah pencernaan
  • inkontinensia
  • mual dan muntah

Gangguan penggunaan alkohol juga dikaitkan dengan malnutrisi dan kekurangan vitamin. Karena itu, menentukan apakah kesemutan pada kaki disebabkan oleh neuropati alkoholik atau neuropati yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi dapat menjadi sulit.

Diagnosis dan pengobatan

Untuk mendiagnosis neuropati alkoholik, seorang profesional kesehatan mungkin bertanya tentang riwayat konsumsi alkohol Anda. Penting untuk bersikap terbuka tentang penggunaan alkohol Anda untuk menerima diagnosis yang benar.

Mereka juga akan menjalankan tes, termasuk:

  • pemeriksaan neurologis
  • biopsi saraf
  • studi konduksi saraf
  • sebuah EMG
  • seri GI atas dan usus kecil
  • tes darah untuk mencari kekurangan vitamin

Langkah paling penting dalam mengobati neuropati alkoholik adalah mempertimbangkan untuk berhenti minum dan mencari pengobatan untuk gangguan penggunaan alkohol. Anda mungkin juga dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin.

Seorang profesional kesehatan mungkin meresepkan terapi fisik atau obat nyeri untuk mengatasi kesemutan dan nyeri di kaki Anda. Namun, bahkan jika seseorang berhenti minum, gejala neuropati alkoholik mereka mungkin permanen.

Gejalah Hingga Risiko Cedera Meniskus yang Perlu Diketahui

Cedera meniskus atau meniskus yang robek merupakan salah satu cedera lutut yang paling umum. Biasanya, hal itu bisa muncul lantaran Anda melakukan aktivitas apapun yang membuat Anda harus memutar lutut secara paksa. Apalagi, saat meletakkan beban penuh di atasnya, meniskus bisa robek.

Perlu diketahui bahwa setiap lutut Anda memiliki dua potongan tulang rawan berbentuk C yang bertindak seperti bantalan antara tulang kering dan tulang paha Anda. Meniskus yang robek mengakibatkan rasa sakit, bengkak, dan kaku. Bahkan, kemungkinan Anda juga merasakan hambatan pada gerakan lutut sehingga sulit untuk meregangkan lutut sepenuhnya.

Karena itulah dibutuhkan perawatan konservatif  seperti istirahat, es dan obat-obatan – terkadang cukup untuk menghilangkan rasa sakit dari robekan meniskus dan memberikan waktu cedera untuk sembuh dengan sendirinya. Namun, dalam kasus lain, meniskus yang robek memerlukan pembedahan.

Apa saja gejala cedera meniskus? 

Biasanya cedera meniskus atau meniskus yang robek tidak menimbulkan gejala atau masalah besar. Namun, beberapa orang dengan robekan meniskus tahu persis kapan lutut mereka terluka. Mungkin ada nyeri lutut akut dan pasien mungkin benar-benar mendengar atau merasakan letupan di lutut mereka.

Seperti halnya cedera, ada respons peradangan, termasuk rasa sakit dan pembengkakan. Pembengkakan di dalam sendi lutut akibat robekan meniskus biasanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk berkembang dan tergantung pada jumlah rasa sakit dan akumulasi cairan. Kemudian, lutut mungkin menjadi sulit untuk digerakkan. 

Selanjutnya, ketika cairan menumpuk di dalam area sendi lutut yang tertutup, mungkin sulit dan menyakitkan untuk meregangkan atau meluruskan lutut sepenuhnya. Sebab, lutut memiliki ruang paling luas yang tersedia ketika lutut ditekuk sekitar 15 derajat.

Dalam beberapa situasi, jumlah pembengkakan mungkin tidak cukup untuk diperhatikan. Kadang-kadang, pasien tidak menyadari cedera awal tetapi mulai memperhatikan gejala yang berkembang kemudian. Selain itu, mungkin tidak ada cedera akut. Tulang rawan lutut dapat menjadi rusak sebagai akibat dari penuaan, radang sendi, dan penipisan meniskus yang menyebabkan robekan meniskus degeneratif.

Setelah cedera, iritasi sendi lutut dapat berangsur-angsur mereda dan terasa relatif normal saat respons inflamasi awal teratasi. Namun, gejala lain dapat berkembang dari waktu ke waktu dan mungkin termasuk salah satu atau semua hal berikut ini.

  • Nyeri saat berlari atau berjalan lebih jauh
  • Pembengkakan sendi lutut yang terputus-putus
  • Sensasi bahwa lutut tidak stabil dan lutut akan menyerah
  • Penguncian (blok mekanis di mana lutut tidak dapat sepenuhnya diperpanjang atau diluruskan
  • Sensasi meletus
  • Pembengkakan atau kekakuan

Apa penyebab cedera meniskus?

Cedera meniskus bisa disebabkan oleh aktivitas apa pun yang menyebabkan Anda memutar atau memutar lutut secara paksa, seperti berputar secara agresif atau berhenti dan berbelok secara tiba-tiba. Bahkan berlutut, jongkok dalam, atau mengangkat sesuatu yang berat terkadang dapat menyebabkan meniskus robek.

Pada orang dewasa yang lebih tua, perubahan degeneratif lutut dapat menyebabkan robekan meniskus dengan sedikit atau tanpa trauma.

Faktor risiko cedera meniskus

Perlu diketahui, saat Anda memutar lutut secara agresif, hal itu bisa menimbulkan cedera meniskus. Risikonya sangat tinggi untuk atlet – terutama mereka yang berpartisipasi dalam olahraga kontak, seperti sepak bola, atau aktivitas yang melibatkan pivot, seperti tenis atau bola basket. 

Keausan pada lutut seiring bertambahnya usia meningkatkan risiko robekan meniskus. Begitu juga dengan obesitas.

Komplikasi dari cedera meniskus

Cedera meniskus bisa mengakibatkan lutut Anda terasa lemas, ketidakmampuan untuk menggerakkan lutut seperti biasanya, atau nyeri lutut yang terus-menerus. Anda mungkin lebih mungkin mengembangkan osteoartritis di lutut yang cedera.

Tips Memilih Sepeda Lipat Seperti Sepeda Lipat Polygon

Sepeda lipat kini tampaknya sedang populer. Hal ini karena sepeda lipat seperti sepeda lipat Polygon memudahkan Anda untuk melipatnya, bahkan ada yang hanya membutuhkan waktu sekitar sepuluh detik untuk melipat dan sepuluh menit untuk membongkar.

Kebutuhan sepeda lipat mulai muncul ketika pengendara sepeda motor merasa kesulitan untuk membawa sepeda mereka saat harus melakukan perjalanan baik antar kota atau negara. Selain itu, sepeda lipat yang dulu sudah pernah diproduksi memiliki model yang tidak begitu fleksibel, berat, sulit dilipat, dan tidak nyaman saat dikendarai. 

Namun pada tahun 1990-an, otoritas kereta api dan bandara membuat peraturan yang lebih ketat terhadap sepeda lipat. Untungnya, produsen pembuat sepeda kini telah memproduksi sepeda lipat yang lebih kompak, bisa melewati peraturan yang terdapat di kereta api dan bandara, dan cukup ringan untuk dibawa oleh pengendara.

Terlepas dari hal itu, simak keuntungan memiliki sepeda lipat, seperti sepeda lipat Polygon.

  • Bisa masuk tanpa batas di transportasi umum. Baik Anda menggunakan bis, kereta api, atau layanan taksi Anda tetap bisa diperbolehkan membawa sepeda lipat. Cukup lipat sepeda lipat dan letakkan di samping Anda. 
  • Menggunakan sepeda lipat juga lebih nyaman dan aman. Hal ini karena kemungkinan besar Anda akan membawa sepeda lipat tersebut ke mana saja dan tidak Anda tinggal di parkiran begitu saja.
  • Membawa sepeda lipat juga lebih menghemat uang. Anda hanya perlu membawanya dan menggunakannya saat memiliki aktivitas yang cukup padat. Anda juga tidak perlu mengisi bensin atau bahan bakar untuk menggunakan sepeda lipat ini.

Jika Anda tertarik memiliki sepeda lipat seperti sepeda lipat Polygon, Anda perlu mengetahui beberapa fitur yang harus diperhatikan sebelum membeli sepeda lipat.

Ukuran Bingkai Sepeda

Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah ukuran bingkai sepeda. Untuk sepeda lipat yang digunakan anak-anak biasanya tingginya akan lebih rendah, tapi hal ini tetap bisa disesuaikan sehingga Anda yang lebih tinggi tetap dapat menggunakannya. Selain itu, Anda juga harus memeriksa kondisi kursi dan setang sehingga dapat disesuaikan dengan tinggi badan Anda.

Ukuran Ban

Hal lain yang perlu dipertimbangkan yaitu ukuran roda sepeda. Ukuran roda juga akan mempengaruhi ukuran sepeda saat dilipat. Jika Anda ingin memberikan sepeda lipat untuk anak-anak, pilihlah roda yang ukurannya lebih kecil. Namun jika Anda ingin menggunakan sepeda seperti sepeda gunung, Anda bisa memilih menggunakan sepeda dengan roda yang lebih besar.

Suspensi

Sepeda yang memiliki ukuran roda yang lebih besar cenderung menyediakan pengendaraan yang lebih mulus dibandingkan dengan sepeda dengan ukuran roda yang lebih kecil. Namun, mekanisme suspensi pada sepeda dapat membantu mengatasi hal ini dengan cara melawan gesekan pada roda yang lebih kecil. Jika Anda memilih menggunakan sepeda yang ukurannya kecil, pilihlah sepeda yang memiliki suspensi.

Metode Melipat

Ada tiga metode melipat yang diterapkan pada sepeda lipat yang ada di pasaran. Lipatan ini meliputi lipatan setengah, lipatan segitiga, dan lipatan breakaway. Sepeda lipat dengan lipatan segitiga lebih koko dan mudah dilipat tapi sulit untuk dikendarai. Sedangkan lipatan setengah sangat mudah dibongkar tapi tidak terlalu kokoh. Untuk sepeda lipat jenis lipatan breakaway lebih mudah dilipat namun sulit untuk dipasang kembali.

Tujuan

Membeli sepeda lipat seperti sepeda lipat polygon perlu disesuaikan dengan tujuan Anda. Jika Anda hanya melakukan perjalanan singkat dan rekreasi di sekitar kota, Anda bisa memilih menggunakan sepeda yang lebih kecil. Sedangkan jika Anda melakukan perjalanan jauh, sebaiknya menggunakan sepeda lipat dengan ukuran roda yang lebih besar dan rangka yang lebih kokoh. Jika Anda ingin membawa sepeda lipat di transportasi umum, sebaiknya sepeda lipat yang dibawa dapat dikemas dan dilipat dengan mudah. 

Penyebab Patah Tulang Engkel yang Sering Terjadi

Ankle Fracture (Patah Tulang Engkel) adalah salah satu jenis cedera tulang sendi yang paling umum terjadi. Kondisi ini terjadi ketika tulang-tulang yang ada di sekitar pergelangan mengalami patah. Akibatnya bisa fatal, yaitu pergeseran sendi pada posisi yang tidak seharusnya. Pada tingkat cedera yang sangat parah, patah tulang engkel bisa menyebabkan penderita tidak mampu berjalan. Di kondisi seperti ini, perlu mencari dokter supaya segera dilakukan penanganan. 

Patah tulang engkel terjadi karena banyak hal, salah satunya bisa saja karena kecelakaan, jatuh dari ketinggian dan gerakan praktik bela diri yang salah. Pelatihan baris-berbaris yang juga salah bisa saja jadi pemicu terjadinya patah tulang engkel. 

Tanda-Tanda Terjadinya Ankle Fracture (Patah Tulang Engkel)

Meskipun diperlukan alat pendukung seperti sinar X untuk mendeteksi patah tulang secara akurat, tetapi Anda bisa melihat tanda-tandanya dari luar. Ini dia adalah gejala patah tulang engkel yang paling sering terlihat:

1. Rasa Nyeri yang Tidak Tertahankan

Rasa nyeri dialami saat mengalami patah tulang engkel. Meskipun penderita sering mengalami rasa sakit di daerah tertentu, tetap saja sumber patah tulangnya tidak tepat di area sakit tersebut. Inilah kenapa perlu dokter spesialis untuk menangani Ankle Fracutere. 

2. Pergelangan Kaki Agak Membengkak

Pembengkakan yang terjadi diakibatkan oleh rusaknya jaringan lunak atau darah yang membeku di sekitar sendi yang sakit. Nah, kondisi pembekuan ini disebut dengan hemarthrosis. Selain itu, biasanya di sekitar darah yang membeku muncul memar-memar berwarna biru atau hitam. 

3. Kulit yang Agak Pucat

Pada kasus patah tulang engkel yang lumayan parah, saraf di sekitar tulang pun bisa rusak. Akibatnya, kulit pun terlihat pucat dan mati rasa. Jari kaki juga susah untuk digerakan. 

Kapan Sebaiknya Penderita Patah Tulang Engkel Harus Dibawa Ke Dokter? 

Mungkin Anda alami panik sesaat setelah gejala-gejala patah tulang engkel terjadi. Anda mungkin bingung, apakah sebaiknya patah tulang engkel harus dibawa ke dokter atau tidak. Segera kunjungi rumah sakit terdekat bila tanda-tanda berikut ini sudah Anda alami. 

1. Penderita sudah tidak mampu menahan beban di pergelangan kaki

2. Rasa sakit yang tidak tertahankan meskipun menggunakan obat pereda nyeri

3. Rasa sakit tidak kunjung berkurang meskipun sudah dilakukan perawatan mandiri di rumah. 

Khusus bagi penderita yang telah mengalami gejala di bawah ini, segera kunjungi unit gawat darurat (UGD):

1. Tulang sudah terlihat di luar kulit

2. Rasa sakit yang tidak tertahankan meskipun sudah berkali-kali diberikan obat dengan jenis dan dosis yang semakin tinggi

3. Jari-jari kaki sudah susah digerakkan

4, Mati rasa

5. Kaki terasa dingin dan biru

Beberapa Hal yang Bisa Memperparah Kondisi Patah Tulang Engkel

Beberapa hal berikut ini tidak sebaiknya Anda lakukan guna mencegah terjadinya patah tulang engkel yang semakin parah. Namun, bila Anda sangat ingin melakukan aktivitas berikut, berhati-hatilah. 

1. Mengikuti kegiatan olahraga yang sebagian besar membutuhkan gerakan kaki seperti sepak bola, basket, gym, serta tenis. 

2. Tidak menggunakan perlengkapan olahraga yang tepat. Padahal, Anda perlu melindungi diri dari benturan semasa olahraga menggunakan perlengkapan olahraga. 

3. Terlalu keras bergerak juga tidak baik bagi Anda. Bila terasa lelah, segera beristirahatlah. Sendi yang sedang capek pun tidak bisa menopang tubuh dengan baik, mengakibatkan potensi patah tulang engkel semakin besar. 

4. Jarang membersihkan rumah dari bebatuan dan benda-benda kurang penting juga meningkatkan resiko patah tulang engkel. 

5. Penderita osteoporosis juga punya resiko besar untuk mengalami Ankle Fracture (Patah Tulang Engkel).

Kandungan dan Manfaat Tolak Angin Cair untuk Kesehatan

Masyarakat Indonesia pastinya sudah familiar dengan produk obat herbal Tolak Angin cair. Obat herbal ini ibarat penolong dalam segala kondisi.

Mulai dari flu, masuk angin, meriang, kembung, hingga diare. Tapi, sudah seberapa paham kamu soal kandungan di dalam obat herbal ini sih?

Saat menggunakan produk yang berdampak pada kesehatan, kamu harus paham soal kandungannya untuk menghindari efek berbahaya. Pelajari kandungan yang ada di dalam produk tolak angin pada artikel di bawah ini ya!

Kegunaan Tolak Angin

Obat herbal yang diproduksi oleh Sido Muncul ini memiliki berbagai manfaat dan kegunaan untuk kesehatan tubuh. Di antaranya:

  • Mengatasi meriang dan masuk angin
  • Bantu meredakan mual dan muntah
  • Mengatasi kembung, diare, sakit perut, atau ketidaknyamanan perut lainnya
  • Gejala tenggorokan kering
  • Meredakan kelelahan akibat kurang tidur
  • Menjaga daya tahan tubuh

Untuk bantu memaksimalkan manfaat obat herbal ini, kamu disarankan melakukan perubahan pada pola makan dan juga pola hidup.

Seperti dengan memastikan tubuh istirahat cukup, olahraga rutin, mengonsumsi makanan yang bergizi cukup, dan menghindari stres.

Kandungan Tolak Angin Cair

Produk Tolak Angin dibuat dengan kombinasi 30 persen ekstrak tanaman herbal dan 70 persen madu. Apa saja sih herbal yang ada di dalamnya? Berikut penjelasannya!

1. Ekstrak tanaman herbal

Ada banyak jenis herbal alami yang menjadi bahan pembuatan obat herbal Tolak Angin. Berikut beberapa di antaranya:

  • Ekstrak buah adas

Adas atau foeniculi fructus ini memiliki fungsi untuk membantu meredakan gejala radang, mengencerkan dahak, dan bantu mengeluarkan dahak. Berguna kalau kamu sedang flu atau batuk berdahak.

  • Ekstrak kayu ules

Kayu ules atau isorae fructus ini punya efek analgetik. Ini mampu membantu mengurangi rasa sakit.

  • Ekstrak daun cengkeh

Selain bagian bunga, daun cengkeh atau caryophylli folium juga bisa dimanfaatkan sebagai obat. Daun cengkeh bisa membantu mengurangi rasa mual, dan meredakan masalah pencernaan.

  • Ekstrak jahe

Tak hanya bumbu dapur, jahe atau zingiberis rhizoma ini juga mampu dijadikan obat herbal untuk meredakan mual, muntah, serta kembung. Selain itu jahe juga memiliki efek anti inflamasi untuk redakan radang dan efek analgesik untuk redakan rasa sakit.

  • Daun mint

Kandungan daun mint di dalam Tolak Angin bisa membantu mengatasi rasa mual dan muntah, meredakan rasa sakit, dan juga peradangan.

2. Madu

Selain ekstrak tanaman herbal, Tolak Angin juga mengandung madu dengan proporsi 70 persen. Kombinasi tanaman herbal dan madu alami ini sangat efektif dalam pengobatan tradisional.

Madu memiliki berbagai kandungan nutrisi yang penting dalam peningkatan sistem kekebalan tubuh dan juga mengatasi berbagai masalah kesehatan. Berikut beberapa manfaat madu:

  • Tinggi kandungan antioksidan
  • Aman untuk penderita diabetes
  • Menurunkan tekanan darah
  • Jaga kadar kolesterol
  • Menurunkan trigliserida
  • Jaga kesehatan jantung
  • Bantu meredakan batuk, dll.

Berbagai kandungan alami yang ada di dalam obat herbal ini sudah melewati proses uji khasiat. Obat herbal ini terbukti mampu menjaga daya tahan tubuh tetap optimal apabila kamu mengonsumsinya secara rutin sebanyak 2 sachet perhari.

Karena dibuat dari bahan alami, obat herbal ini juga tergolong aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Kecuali jika kamu memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi pada salah satu kandungan yang ada di dalamnya.

Nah itu dia ulasan terkait kandungan dan juga manfaat dari Tolak Angin Cair. Sudah makin paham kan dengan kandungan obat herbal legendaris ini?

Apa Itu Clubfoot dan Penyebabnya? 

Clubfoot adalah kelainan bentuk kaki. Saat satu atau kedua kaki diputar ke dalam. Kondisi ini mempengaruhi tulang, otot, tendon, dan pembuluh darah. Clubfoot hadir saat lahir. Ini cenderung mempengaruhi lebih banyak anak laki-laki daripada anak perempuan.

Clubfoot menggambarkan berbagai kelainan bentuk kaki yang biasanya muncul saat lahir (bawaan) di mana kaki bayi Anda terpelintir keluar dari bentuk atau posisinya. Pada clubfoot, jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang (tendon) lebih pendek dari biasanya. Clubfoot adalah cacat lahir yang cukup umum dan biasanya merupakan masalah tersendiri bagi bayi baru lahir yang sehat.

Clubfoot bisa ringan atau parah. Sekitar setengah dari anak-anak dengan clubfoot memilikinya di kedua kaki. Jika anak Anda memiliki clubfoot, itu akan membuatnya lebih sulit untuk berjalan secara normal, jadi dokter umumnya menyarankan untuk mengobatinya segera setelah lahir.

Dokter biasanya berhasil mengobati clubfoot tanpa operasi, meskipun terkadang anak-anak memerlukan operasi lanjutan di kemudian hari.

Apa saja gejala clubfoot pada anak?

Jika anak Anda memiliki clubfoot, inilah yang mungkin terlihat seperti:

  • Bagian atas kaki umumnya membungkuk ke bawah dan ke dalam, meningkatkan lengkungan dan memutar tumit ke dalam.
  • Kaki mungkin tertekuk begitu parah sehingga terlihat seperti terbalik.
  • Kaki atau kaki yang terkena mungkin sedikit lebih pendek.

Otot betis pada kaki biasanya berkembang, tapi jika terkena betis di kaki kurang berkembang.

Penyebab dan faktor risiko clubfoot pada anak

Penyebab clubfoot tidak diketahui (idiopatik), tetapi mungkin merupakan kombinasi dari genetika dan lingkungan.

Faktor risiko

Anak laki-laki sekitar dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan clubfoot daripada anak perempuan.

Faktor risiko meliputi:

  • Sejarah keluarga. Jika salah satu dari orang tua atau anak-anak mereka yang lain menderita clubfoot, kemungkinan besar bayi juga akan mengalaminya.
  • Kondisi bawaan. Dalam beberapa kasus, clubfoot dapat dikaitkan dengan kelainan kerangka lain yang ada saat lahir (bawaan), seperti spina bifida, cacat lahir yang terjadi ketika tulang belakang dan sumsum tulang belakang tidak berkembang atau menutup dengan benar.
  • Lingkungan. Merokok selama kehamilan dapat secara signifikan meningkatkan risiko clubfoot pada bayi.
  • Tidak cukup cairan ketuban selama kehamilan. Terlalu sedikit cairan yang mengelilingi bayi dalam kandungan dapat meningkatkan risiko clubfoot.

Seorang anak dengan riwayat keluarga clubfoot lebih mungkin untuk mengembangkannya. Faktor risiko lainnya adalah:

  • Kelahiran rangkap seperti kembar 
  • Posisi bayi di dalam rahim
  • Gangguan sistem saraf seperti palsi serebral dan spina bifida
  • Kurangnya cairan ketuban yang mengelilingi bayi di dalam rahim (oligohidramnion) selama kehamilan

Bayi yang lahir dengan clubfoot juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami displasia perkembangan pinggul (DDH). Masalah kesehatan ini mempengaruhi sendi panggul. Bagian atas tulang paha (femur) masuk dan keluar dari soket pinggul karena soket terlalu dangkal.

Bagaimana clubfoot didiagnosis pada anak?

Penyedia layanan kesehatan anak Anda membuat diagnosis clubfoot saat lahir dengan pemeriksaan fisik. Selama pemeriksaan, penyedia layanan kesehatan anak Anda mungkin bertanya tentang riwayat kelahiran anak Anda dan apakah anggota keluarga lain diketahui memiliki clubfoot.

Jika diagnosis clubfoot dibuat pada bayi atau anak yang lebih tua, penyedia layanan kesehatan anak Anda mungkin bertanya tentang tonggak perkembangan. Clubfoot dapat dikaitkan dengan gangguan lain. Keterlambatan perkembangan mungkin memerlukan lebih banyak tindak lanjut untuk melihat masalah yang mendasarinya.

Pencegahan yang dapat dilakukan saat hamil

Karena dokter tidak tahu apa penyebab clubfoot, Anda tidak bisa mencegahnya sepenuhnya. Hal-hal untuk membatasi risiko bayi lahir cacat  dapat dilakukan oleh calon ibu yang sedang hamil, yaitu dengan tidak merokok atau menghabiskan waktu di lingkungan berasap, tidak minum alcohol, dan menghindari obat-obatan yang tidak disetujui oleh dokter.

Penyebab Kencing Sakit yang Harus Diwaspadai

Kencing sakit (dysuria) merupakan kondisi tidak nyaman saat buang air kecil yang berasal dari kandung kemih, uretra atau perineum. Biasanya kencing sakit adalah tanda dari infeksi saluran kemih (ISK) yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau peradangan pada saluran kemih.

Penyebab Kencing Sakit yang Harus Diwaspadai

Saluran kemih terdiri dari uretra, kandung kemih, ureter dan ginjal, jika salah satu organ tersebut meradang maka bisa menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil. Ada beberapa masalah kesehatan yang menyebabkan sakit saat buang air kecil yaitu:

  1. Infeksi Saluran Kemih

Kencing sakit merupakan tanda umum dari infeksi saluran kemih. Wanita lebih rentan terkena infeksi saluran kemih daripada laki-laki karena uretra lebih pendek sehingga bakteri bisa lebih mudah mencapai kandung kemih. Umumnya infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri namun ada juga yang disebabkan oleh jamur.

Gejala ISK bervariasi bergantung pada area mana yang terinfeksi. Jika memengaruhi saluran bagian bawah yaitu uretra dan kandung kemih, maka gejalanya meliputi:

  • Rasa terbakar saat buang air kecil
  • Buang air kecil terasa belum tuntas
  • Lebih sering buang air kecil
  • Urin keruh atau berdarah
  • Urin berwarna keruh
  • Urin memiliki bau yang kuat
  • Nyeri panggul pada wanita

ISK saluran atas memengaruhi ginjal dan cukup berbahaya jika bakteri menyebar ke dalam darah sehingga bisa menyebabkan tekanan darah rendah, syok bahkan kematian. ISK saluran atas memiliki gejala seperti:

  • Demam
  • Menggigil
  • Mual
  • Muntah

Wanita hamil juga memiliki risiko lebih tinggi terkena ISK. Karena itu pada saat kehamilan, wanita hamil harus rutin melakukan cek lab agar ISK dapat terdeksi dan bisa diatasi. Karena ISK pada wanita hamil dapat membahayakan janin.

  1. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Penyakit infeksi menular seksual seperti herpes genital, gonore dan kalmidia bisa menimbulkan rasa sakit saat buang air kecil. Infeksi menular seksual pada pria bisa menimbulkan gejala seperti:

  • Rasa sakit saat berhubungan seksual
  • Sakit saat buang air kecil.
  • Adanya luka, benjolan atau ruam di area penis, testis, anus, paha atau bokong.
  • Rasa sakit dan bengkak pada testis.
  • Pendarahan pada penis.

Sedangkan gejala infeksi menular seksual pada wanita meliputi:

  • Sakit saat berhubungan seksual.
  • Rasa sakit saat buang air kecil.
  • Pendarahan pada area vagina.
  • Rasa gatal pada area vagina.
  • Adanya luka, benjolan atau ruam di area anus, vagina, mulut, paha atau bokong.

Infeksi menular seksual terkadang tidak selalu memiliki gejala, karena itu bagi Anda yang aktif secara seksual harus melakukan skrining infeksi menular seksual.

  1. Sistitis Interstisial

Sistitis interstisial merupakan peradangan kronis pada lapisan otot kandung kemih. Selain menimbulkan kencing sakit, gejala lain dari sistitis interstisial meliputi:

  • Nyeri kronis atau intermiten di panggul.
  • Rasa tidak nyaman di panggul.
  • Merasa ingin buang air kecil.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat pada siang dan malam.
  • Nyeri saat berhubungan seksual.

Dalam beberapa kasus, terapi radiasi bisa menyebabkan nyeri pada kandung kemih yang disebut sistitis radiasi.

  1. Uretritis

Uretritis merupakan kondisi peradangan dan iritasi pada uretra yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Uretritis menyebabkan kencing sakit dan meningkatnya keinginan untuk buang air kecil.

Uretritis pada pria menimbulkan gejala seperti:

  • Sensasi terbakar saat buang air kecil.
  • Rasa gatal atau terbakar di area lubang penis.
  • Adanya darah dalam urin atau air mani.

Sedangkan pada wanita, gejala uretritis yaitu:

  • Keinginan buang air kecil yang semakin sering.
  • Rasa tidak nyaman saat buang air kecil.
  • Sensasi terbakar pada lubang uretra.
  • Keluar cairan abnormal pada vagina.

Uretritis memiliki gejala yang hampir mirip dengan ISK, namun keduanya berbeda. Uretritis merupakan peradangan pada uretra sedangkan ISK adalah infeksi pada saluran kemih. Keduanya juga memiliki pengobatan yang berbeda.

  1. Penyakit Radang Panggul (PID)

Penyakit radang panggul bisa memengaruhi ovarium, leher rahim, saluran tuba dan rahim. Selain menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seksual, penyakit radang panggul juga bisa menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil. Umumnya penyakit radang panggul menimbulkan gejala seperti:

  • Nyeri di perut bagian bawah dan atas
  • Demam
  • Kencing sakit
  • Meningkatnya keputihan yang disertai bau tidak sedap
  • Mudah lelah

Penyakit ini merupakan infeksi serius yang awalnya disebabkan infeksi bakteri pada vagina.

Kapan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter?

Jika kencing sakit yang kamu alami tidak kunjung membaik dan disertai dengan munculnya darah pada urin, Anda harus segera menemui dokter. Terutama bagi wanita yang sedang hamil karena bisa membahayakan janin dan meningkatkan risiko bayi lahir prematur.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai