Memiliki ukuran minus mata tinggi merupakan kondisi yang sangat umum terjadi. Saat minus mata Anda tinggi, artinya Anda menderita miopi atau rabun jauh. Kondisi ini membuat Anda kesulitan melihat benda-benda yang jauh, namun tidak ada masalah untuk melihat benda dalam jarak dekat.
Rabun jauh bisa terjadi ketika mata Anda gagal memproyeksikan benda jarak jauh dengan sempurna. Tidak diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan hal ini. Akan tetapi, faktor genetik menjadi faktor resiko terbesar dalam kondisi ini.
Melakukan pemeriksaan ukuran minus mata
Untuk mengetahui apabila Anda menderita rabun jauh, Anda perlu melalui pemeriksaan ukuran minus mata terlebih dahulu. Pemeriksaan ini akan membantu dokter dalam mendiagnosa kondisi mata Anda.
Ukuran minus dihitung dalam satuan dioptri atau D. Semakin tinggi angka dioptri, semakin tinggi juga keparahan rabun jauh yang Anda derita.
Pada penderita rabun jauh ringan, ukuran minus tidak melebihi -0,50 D sampai -06,00 D. Minus yang telah lewat dari -06,00 D dikategorikan sebagai rabun jauh yang parah.
Terdapat beberapa rangkaian pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui ukuran minus Anda, yaitu:
- Pengukuran tekanan di dalam mata
- Memeriksa koordinasi kerjasama kedua mata
- Tes ketajaman visual dengan membaca bagan dari huruf terbesar ke huruf terkecil
- Retinoskopi dengan menyinari mata menggunakan cahaya sangat terang untuk melihat reaksi mata
Setelah mendapatkan hasil dari pemeriksaan, Anda akan diresepkan lensa untuk kacamata ataupun lensa kontak. Penggunaan kacamata dan lensa kontak merupakan upaya mengatasi rabun jauh yang paling umum.
Pada resep, Anda akan melihat informasi mengenai:
- Sph
Angka yang menandakan ukuran mata Anda. Bila angka pada Sph positif, artinya Anda menderita rabun dekat, sementara angka yang negatif menandakan adanya minus dan rabun jauh.
- Cyl (Silinder)
Angka pada Cyl atau silinder menunjukkan apakah Anda menderita astigmatisme, yaitu kondisi saat bagian depan mata tidak melengkung dengan sempurna seperti yang seharusnya.
- Axis
Axis berhubungan dengan astigmatisme pada Cyl. Angka pada axis melambangkan setiap sudut dari astigmatisme yang Anda miliki.
Laser mata untuk mengatasi ukuran minus mata
Beberapa orang dengan ukuran minus mata yang sangat tinggi mungkin memilih untuk menjalani pengobatan berupa laser. Melalui laser, Anda tidak akan lagi memerlukan kacamata dan lensa kontak untuk melihat benda dalam jarak jauh.
Operasi laser mata melibatkan penggunaan laser untuk membakar bagian kecil kornea Anda untuk memperbaiki kelengkungan, sehingga cahaya lebih terfokus ke retina Anda. Ada tiga macam prosedur laser mata yang umum dilakukan, yaitu:
- Photorefractive keratectomy (PRK)
PRK dilakukan dengan mengangkat sejumlah kecil permukaan kornea dan laser dilakukan guna mengangkat jaringan dan mengubah bentuk kornea.
- Laser epithelial keratomileusis (LASEK)
Prosedur LASEK serupa dengan PRK, namun menggunakan alkohol untuk melonggarkan permukaan kornea, sehingga flap jaringan dapat terangkat sementara laser digunakan untuk mengubah bentuk kornea.
- Laser in situ keratectomy (LASIK)
LASIK pada dasarnya sama seperti LASEK, hanya saja dilakukan dengan membuat flap kornea yang lebih kecil.
Melalui pengobatan laser, Anda tidak bisa menyembuhkan rabun jauh sepenuhnya. Akan tetapi, Anda bisa merasakan peningkatan pada kemampuan penglihatan Anda. Selain itu, perlu diingat, hasil dari operasi laser mata tidak akan membuat penglihatan Anda menjadi sama seperti saat menggunakan kacamata atau lensa kontak.
Bagi beberapa orang, mengatasi ukuran minus mata tinggi dengan operasi laser bisa menimbulkan efek samping dan komplikasi. Karena itu, lakukan konsultasi dan pertimbangan yang matang sebelum memutuskan untuk menjalaninya.



