Yuk, Ketahui Lebih Banyak Tentang Obat Diuretik!

Siapa saja yang diberikan obat diuretik?

Obat diuretik atau dikenal sebagai pil air berperan membersihkan tubuh dari kelebihan air dan menurunkan tekanan darah. Obat ini sangat umum diresepkan bagi penderita:

  • Hipertensi.
  • Edema di bagian kaki, termasuk tungkai bawah dan pergelangan kaki.
  • Penumpukan cairan di paru-paru (manifestasi dari gagal jantung).
  • Penumpukan cairan di perut (manifestasi dari kerusakan hati atau kanker tertentu).
  • Penyakit glaukoma. 
  • Diabetes insipidus. 
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS).
  • Batu ginjal.
  • Kebotakan pola pria pada wanita.
  • Osteoporosis.

Jenis obat diuretik

Ada beberapa jenis obat diuretik yang berbeda berdasarkan cara kerjanya di ginjal untuk membantu membersihkan tubuh dari kelebihan garam dan air. Contoh diuretik meliputi:

  1. Diuretik loop: bekerja di bagian lengkung (loop) Henle di ginjal, seperti furosemide, bumetanide, torsemide, dan asam metakrilat.
  2. Diuretik thiazide: bekerja di bagian tubulus distal di ginjal, seperti hydrochlorothiazide, chlorthalidone, dan metolazone.
  3. Diuretik hemat kalium: mengurangi reabsorpsi garam dan air di tubulus distal, sehingga sekresi kalium jadi berkurang, termasuk spironolactone, eplerenone, triamterene, dan amiloride.
  4. Penghambat karbonat anhidrase: terutama digunakan untuk penderita glaukoma dan penyakit ketinggian, seperti acetazolamide.
  5. Diuretik osmotik: mempertahankan jumlah cairan di dalam tubuh, seperti gliserin, isosorbida, mannitol IV, dan urea.

Obat diuretik alami

Selain obat-obatan di atas, ada pula beberapa obat diuretik alami yang bisa menjadi alternatif untuk Anda, yaitu:

  1. Jintan hitam.
  2. Kembang sepatu.
  3. Bunga dandelion.
  4. Jahe.
  5. Peterseli.
  6. Kafein.
  7. Teh hijau atau hitam.

Namun ingat, obat diuretik alami tidak menggantikan obat diuretik resep. Jadi, jika Anda ingin mengonsumsinya, alangkah lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter Anda.

Peringatan dan pencegahan

Sama seperti obat lainnya, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum minum obat diuretik. Terlebih lagi, jika Anda mengalami kesulitan buang air kecil atau alergi terhadap bahan aktif atau tidak aktif dalam obat.

Silahkan tanyakan kepada dokter Anda apa yang sebaiknya diperhatikan saat menggunakan diuretik jika Anda mengalami:

  • Riwayat penyakit hati atau ginjal yang parah.
  • Dehidrasi.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Usia kehamilan trimester ketiga dan atau mengalami tekanan darah tinggi selama kehamilan.
  • Berusia 65 tahun atau lebih.
  • Menderita asam urat.
  • Alergi terhadap obat sulfa, seperti sulfamethoxazole dengan trimethoprim.
  • Telah mengonsumsi obat yang bisa merusak pendengaran, seperti cisplatin, karboplatin, salisilat, atau aminoglikosida.

Efek samping umum

Tidak jarang sebagian orang yang mengonsumsi obat diuretik mengalami efek samping seperti:

  • Pusing atau sakit kepala.
  • Dahaga.
  • Ruam atau gatal.
  • Tingkat glukosa atau kolesterol darah meningkat.
  • Perubahan fungsi seksual atau siklus menstruasi.
  • Kram otot (diuretik loop).
  • Telinga berdenging (diuretik loop). 
  • Kadar kalium, natrium, atau magnesium dalam darah rendah (diuretik loop).
  • Kadar kalium dalam darah tinggi (diuretik hemat kalium).
  • Payudara pria membesar.

Interaksi obat

Umumnya, banyak obat yang dapat berinteraksi dengan obat diuretik. Jadi, sebaiknya Anda harus pastikan lagi dengan dokter atau apoteker agar tidak mengonsumsi lebih dari satu diuretik pada satu waktu. Terkecuali, ini atas instruksi langsung dari dokter Anda. 

Pastikan kadar kalium Anda dipantau dengan cermat jika Anda menggunakan obat digoksin dan diuretik loop atau tiazid. Dosis insulin dan obat diabetes oral mungkin juga perlu disesuaikan saat Anda mengonsumsi obat diuretik. Selain itu, tanyakan pada dokter Anda tentang obat diuretik jika Anda sedang mengonsumsi obat penstabil suasana hati atau obat yang dapat membuat Anda dehidrasi.

Arti Letak Jerawat di Wajah yang Perlu Diketahui

Jerawat tampaknya telah menjadi masalah sejuta umat yang selalu mengecewakan. Setiap orang tentu merasa kesal, putus asa, dan ingin meletuskannya segera – walau tahu ini tidaklah benar. Namun, tahukah Anda? Ada arti letak jerawat di wajah yang juga menunjukkan langkah perawatan apa yang harus Anda lakukan. Jika Anda tahu artinya, maka akan mudah bagi Anda memilih cara pengobatan dan bahkan, bisa dicegah seminimal mungkin. 

Ternyata, ini arti letak jerawat di wajah Anda

Jerawat bisa bisa muncul di bagian tubuh mana saja, terutama yang paling sering adalah di wajah. Arti letak jerawat di wajah berbeda-beda dan ini penting untuk Anda ketahui, agar bisa menentukan cara mengatasi jerawat yang tepat. Tindakan ini disebut juga dengan pemetaan wajah atau face mapping. Inilah arti letak jerawat di wajah Anda yang perlu diketahui:

Dahi: makan tidak sehat dan stres

Apakah jerawat Anda muncul di dahi Anda? Kemungkinan besar ini tandanya Anda memiliki pola makan yang tidak sehat dan sering stres. Dalam ilmu pemetaan wajah, bagian dahi berhubungan dengan sistem pencernaan dan saraf, sehingga rentan terhadap jerawat yang disebabkan oleh makan tidak sehat dan stres.

Untuk mencegah dan mengatasinya, terapkanlah kebiasaan sehat berikut ini:

  • Pola makan yang sehat, termasuk makan lebih sedikit gula dan makanan olahan.
  • Minum banyak air putih, minimal 8 gelas setiap hari.
  • Usahakan tidur cukup sekitar 7 – 8 jam sehari. 
  • Gunakan produk perawatan jerawat yang diformulasikan dengan tea tree oil dan asam salisilat. Kandungan ini dapat mengontrol sebum dan mengecilkan pori-pori, sehingga kulit tampak lebih bersih.

Garis rambut: penumpukan sisa atau residu riasan make-up

Arti letak jerawat di sepanjang garis rambut adalah sering menggunakan riasan make-up, tetapi tidak dibersihkan sampai benar-benar bersih. Sisa atau residu minyak dan bahan kimia lainnya yang ada dalam sampo dan riasan dapat menumpuk di permukaan kulit, meresap ke dalam, dan menyumbat pori-pori. Akibatnya, muncullah jerawat yang sering disebut juga dengan jerawat pomade.

Umumnya, jerawat ini bisa diatasi dengan beralih ke sampo dan kondisioner alami. Selain itu, bersihkan riasan make-up dengan cleansing, baik itu micellar water, oil, maupun milk cleanser sebelum mencuci wajah dengan sabun. Ini akan membantu memastikan bahwa make-up Anda benar-benar bersih dari pori-pori kulit.

Pipi: penggunaan ponsel dan sarung bantal

Jerawat yang muncul di pipi sebenarnya tidak bisa ditetapkan secara pasti penyebabnya, tetapi mungkin karena ponsel dan sarung bantal. Ponsel adalah salah satu barang di mana menumpuk banyak bakteri jahat dari kulit Anda sepanjang hari. Inilah mengapa penting untuk membersihkannya setiap hari. Selain itu, sarung bantal dapat menyebabkan jerawat karena bahannya yang menyentuh wajah Anda. Sumber-sumber kotoran dan bakteri inilah yang dapat menimbulkan jerawat di pipi Anda. Jadi, rajinlah mencuci sarung bantal 2 – 3 hari sekali untuk menjaga kebersihan kulit.

Dagu dan rahang: hormonal tubuh

Menurut pemetaan wajah, arti letak jerawat di dagu dan rahang (zona-T) adalah pengaruh dari hormonal tubuh. Jerawat hormon ini disebabkan oleh kelebihan hormon akibat menstruasi, kehamilan, dan peningkatan kadar androgen. Adanya fluktuasi hormon bisa memicu peradangan, produksi sebum berlebih, penyumbatan pori-pori, dan produksi bakteri. Biasanya, jerawat ini sering dialami oleh remaja dan dewasa muda. 

Memahami arti letak jerawat di wajah dapat menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi penyebab jerawat Anda. Jika dengan perawatan rumahan dan obat-obatan yang dijual bebas tidak ampuh membasmi jerawat Anda, mungkin Anda perlu bantuan dokter untuk menanganinya. 

Peran Inulin untuk Tubuh

Kadar kolesterol yang tinggi bisa diturunkan dengan menggunakan inulin dan beta glucan, dua kandungan yang sangat penting. Kadar kolesterol tinggi tidak boleh dibiarkan karena bisa berdampak buruk dan sangat serius pada tubuh. Meskipun banyak cara untuk menurunkan kolesterol, memperbaiki pola makan adalah yang paling disarankan.

Kolesterol menjadi substansi lemak yang dibutuhkan tubuh dalam membentuk sel, produksi hormon, empedu dan vitamin D. Namun, jumlah kolesterol yang berlebihan sangat berisiko buruk terhadap kesehatan, seperti potensi penyakit jantung da stroke, hal inilah yang membuat kolesterol harus dijaga kadarnya di dalam darah.

Serat Inulin untuk Diabetes

  1. Mencegah Sembelit

Orang dewasa diharuskan untuk mengonsumsi 15 gram kandungan ini setiap harinya selama satu bulan, karena hasil penelitian menyebutkan jika mereka cenderung mengalami penurunan sembelit. Metabolisme  karbohidrat yang baik juga sangat penting bagi penderita diabetes, hal ini terkait dengan keberadaan hormon insulin yang fungsinya menjaga kadar gula darah.

  • Tingkatkan Produksi Bakteri Baik

Dampak bertambahnya jumlah bakteri baik di usus besar membuat jumlah penyerapan kalsium dan mineral lain juga semakin meningkat. Sehingga sistem kekebalan tubuh akan semakin baik dan terhindar dari penyakit usus, fermentasi dalam usus besar menghambat hidroksi metak glutaril-koA yang merupakan enzim penghambat kolesterol.

  • Turunkan Kadar Kolesterol

Zat ini mampu mengurangi kadar kolesterol dari makanan yang dikonsumsi seperti es krim, roti atau gula sehingga mampu menurunkan risiko terjadinya penyakit komplikasi. Makanan berkolesterol tinggi biasanya mengandung gula dan lemak yang tinggi dapat memicu kenaikan berat badan yang berakibat meningkatnya resistensi pemicu terkena diabetes.

  • Cegah Obesitas

Serat ini mampu menghilangkan rasa lapar lebih lama, sehingga konsumsi makan pun menjadi lebih berkurang. Meski demikian tubuh tidak akan kekurangan banyak energi karena serta ini membuat proses penyerapan karbohidrat lebih lambat.

  • Gula Darah Stabil

Membantu mengontrol kadar gula darah pasien diabetes tipe dua yang kerap kali naik kadar gulanya setelah mengonsumsi makanan. Penurunan glukosa plasma yang dilakukan serat ini membuat kadar gula menjadi lebih baik dan memabntu pengobatan diabetes.

Makanan yang Mengandung Inulin

Selain melakukan olahraga secara rutin dan mengonsumsi obat kolesterol yang diresepkan oleh dokter, sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat. Berikut ini beberapa jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi guna mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.

  1. Oat

Konsumsi semangkuk oatmeal atau sereal berbahan dasar gandum untuk sarapan, asupan ini bisa memberi satu hingga dua gram serat larut. Dapat pula ditambahkan pisang atau stroberi agar kandungan serat bertambah setengah gram. Pedoman nutrisi merekomendasikan kondumsi 20 hingga 35 gram serat per hari, setidaknya 5-10 gram berasal dari serat larut.

  • Barley dan Gandum Utuh

Baley dan gandum utuh memiliki kandungan yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, terutama karena kandungan serat larut pada kedua jenis bahan makanan penurun kolesterol ini.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan kaya akan serat, jenis makanan ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna oleh tubuh. Sehingga seseorang yang mengonsumsinya merasa kenyang lebih lama, ini menjadi alasan mengapa seseorang yang ingin menurunkan berat badan lebih memilih untuk mengonsumsi kacang-kacangan.

Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi almond, kenari, kacang tanah dan jenis kacang lainnya sangat baik untuk kesehatan jantung. Disarankan untuk mengonsumsi dua ons kacang dalam sehari, asupan ini mampu menurunkan LDL sebanyak lima persen, untuk itu makanan jenis ini tidak boleh dilewatkan ketika ingin menurunkan kadar kolesterol.

Amankah Efek Purging Setelah Gunakan Skin Care Baru?

Seseorang biasanya sangat bersemangat saat akan mencoba menggunakan produk skin care baru yang sangat menjanjikan, terlebih lagi produk tersebut disebut dapat memperbaiki masalah perawatan kulit Anda. Namun, apa yang terjadi, setelah menggunakannya wajah dipenuhi bintik-bintik dan jerawat.

Anda mungkin mengalami purging. Apakah purging ini berbahaya dan memiliki efek jangka panjang pada kulit wajah? Berikut penjelasannya mengapa muncul purging setelah menggunakan skin care baru.

Apa itu purging?

Purging adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan periode penyesuaian saat Anda mulai menggunakan produk baru, saat kulit Anda menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hal ini sama sekali berbeda dengan dari reaksi tidak cocok, ketika kulit Anda langsung teriritasi atau alergi terhadap suatu produk.

Mengapa purging terjadi?

Ada beberapa penjelasan mengapa purging umum terjadi. Salah satunya adalah bahwa produk tersebut membantu tubuh Anda dalam membuang racun, dan begitu racun meninggalkan tubuh Anda maka tubuh pun akan menjadi lebih baik.

Jerawat tidak muncul begitu Anda melihatnya, namun hal tersebut dimulai saat pori-pori yang tersumbar di bawah permukaan (mikrokomedon) dan muncullah jerawat yang membesar sebelum mereda dan menghilang. Proses tersebut umumnya membutuhkan waktu sekitar 8 minggu. Jika suatu produk meningkatkan kecepatannya dalam mengganti kulit yang baru, maka jerawat pun akan hilang.

Bagaimana cara mengetahui apakah itu purging atau bukan?

Pertama, produk apa yang Anda gunakan? Jika itu adalah produk dengan bahan aktif seperti asam hidroksi (seperti asam glikolat atau laktat), asam salisilat atau retinol, mungkin hal tersebut benar purging, karena dapat mempercepat pergantian sel kulit baru.

Purging merupakan efek samping yang umum dari banyak obat jerawat seperti tretinoin dan adapelen. Jika Anda baru menggunakan eksfoliasi, scrub terkadang bisa menyebabkan purging. Namun, jika Anda menggunakan produk tanpa apa pun yang dapat menyebabkan pergantinan kulit seperti pelembab atau pembersih langsung, maka hal tersebut bukanlah purging.

Lalu bagaimana cara mengatasi purging?

Meskipun purging tidak dapat dihindari, bukan berarti Anda tidak dapat melakukan apa-apa untuk mengatasinya. Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan produk tersebut secara perlahan.

Maksudnya, gunakan formulasi konsentrasi rendah dahulu, seperti gunakan produk satu kali seminggu, dan pada minggu kedua meningkat menjadi dua kali seminggu. Dengan begitu kulit akan terbiasa dengan sendirinya dan seiring waktu Anda dapat terus meningkatkan pemakaian yang lebih sering, hingga penggunaan setiap hari.

Jika iritasi tidak tertahankan, ada beberapa trik lain yang bisa anda terapkan untuk membuat retinol (jika Anda menggunakannya) lebih dapat ditoleransi. Saat menggunakan retinol, jangan lupa juga untuk menggunakan pelembab secara bersamaan, atau kurangi konsentrasi retinol. Jadi, Anda dapat menggunakan pelembab sebelum dan atau sesudah menggunakan retinoid untuk lapisan perlindungan tambahan untuk kulit Anda.

Kapan waktunya berhenti?

Jika kondisi tersebut benar purging, jerawat biasnaya sembuh antara satu hingga dua minggu (dan perlu diingat bahwa diperlukan waktu dua hingga tiga bulan agar perawatan jerawat baru benar-benar bekerja dengan baik). Meskipun demikian, jika Anda masih mengalami iritasi atau penyumbatan setelah tiga atau empat minggu, mungkin sudah waktunya Anda untuk menghentikan penggunaan dan kunjungi dokter runtuk berkonsultasi lebih lanjut tentang permasalah tersebut.

Purging adalah suatu kondisi yang rentan terjadi pada awal penggunaan skin care baru. Biasanya kondisi tersebut akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu pemakaian dan kulit Anda pun akan terbiasa dengan produk baru tersebut.

Mengenal Polusi Udara, Salah Satu Jenis Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan merupakan masalah yang ramai dibicarakan dari tahun ke tahun. Ada banyak sekali jenis pencemaran lingkungan yang terjadi di seluruh dunia, salah satunya pencemaran udara.

Sebagai ibukota negara, Jakarta juga tidak terlepas dari masalah polusi udara. Akan tetapi, masih sedikit sekali masyarakat yang menyadari pentingnya mengatasi pencemaran udara ini untuk turut melestarikan lingkungan. 

Jenis pencemaran lingkungan polusi udara

Pada dasarnya, udara yang dihirup oleh manusia mengandung komposisi kimiawi yang terdiri atas nitrogen, oksigen, uap air, dan gas inert. Pencemaran udara terjadi ketika ada zat kimia lain yang tercampur ke udara selain komposisi tersebut.

Salah satu jenis polusi udara yang paling umum terjadi adalah partikel dari pembakaran bahan bakar yang dilepaskan ke udara. Selain itu, ada juga pencemaran dari gas berbahaya yang tercampur ke udara, seperti nitrogen oksida, karbon monoksida, sulfur dioksida, dan lain sebagainya. Gas-gas berbahaya tersebut bisa menyebabkan hujan asam dan kabut asap. 

Ada juga sumber pencemaran udara dari dalam gedung, seperti asap rokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik. Uap yang dikeluarkan saat seseorang menghisap rokok elektrik mengandung senyawa organik yang mudah menguap, logam berat, dan bahan kimia lain yang terkait dengan penyakit paru-paru.

Terkadang, pencemaran udara bisa terlihat. Misalnya ketika Anda melihat asap mengepul dan hitam gelap dari kendaraan.

Akan tetapi, pencemaran udara juga bisa saja tidak terlihat, membuat mata Anda terasa terbakar dan kesulitan bernapas. Bila terus dibiarkan, hal ini juga bisa mengakibatkan kanker paru-paru.  

Pencemaran udara akibat bencana alam

Sebagai salah satu jenis pencemaran lingkungan, polusi udara memang bisa terjadi karena ulah manusia sendiri. Akan tetapi, terkadang pencemaran ini juga bisa terjadi karena bencana alam. 

Salah satu bencana alam yang bisa menyebabkan pencemaran udara adalah gunung meletus. Saat gunung berapi meletus, akan keluar abu dan gas vulkanik ke atmosfer. Abu vulkanik ini bisa membuat langit tampak gelap sampai berbulan-bulan. 

Di Indonesia sendiri, saat gunung krakatau meletus di tahun 1883, abu vulkanik yang menggelapkan langit terjadi sampai ke seluruh dunia. Karena langit menjadi gelap, sinar matahari pun tidak bisa tersampaikan dengan baik. Sehingga, aktivitas pertanian dan perkebunan di seluruh dunia pun menjadi terhambat.

Upaya mengatasi pencemaran udara

Jenis pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh bencana alam mungkin tidak bisa dihindarkan. Akan tetapi, manusia masih bisa berkontribusi melestarikan lingkungan dengan langkah mudah mulai dari rumah.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda coba untuk mengatasi pencemaran udara, baik di luar maupun di dalam ruangan: 

  • Tidak merokok di dalam ruangan

Merokok di dalam ruangan akan membuat asap dari rokok terkumpul di dalam ruangan tersebut dan mencemari udara di ruangan. Akan lebih baik lagi kalau Anda bisa berhenti merokok sama sekali untuk menjaga kesehatan keseluruhan. 

  • Kurangi kelembaban

Udara yang terlalu lembab di dalam ruangan juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Gunakan AC atau dehumidifier di dalam ruangan untuk mengurangi kelembaban tersebut. 

  • Kurangi penggunaan kendaraan bermotor

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa asap dari kendaraan bermotor bisa menyebabkan polusi udara. Anda bisa mencari alternatif berkendara dengan menggunakan transportasi umum, berjalan kaki, atau mengendarai sepeda. 

Upaya mencegah polusi udara sudah menjadi salah satu langkah mengatasi jenis pencemaran lingkungan. Hal terkecil pun bisa membawa dampak besar untuk kelestarian lingkungan.

Inilah Penyebab Telinga Berdengung

Telinga berdengung, atau istilah medisnya disebut sebagai tinnitus, merupakan kondisi yang terjadi secara tiba-tiba, namun hanya dalam waktu yang singkat. Meskipun demikian, jika masalah tersebut dibiarkan begitu saja, maka bisa menyebabkan gejala seperti depresi atau stres. Tidak hanya itu, penyebab telinga berdengung juga beragam, salah satunya termasuk cedera di bagian kepala.

Kategori Tinnitus

Tinnitus dibagi menjadi dua kategori, antara lain subjektif dan objektif. Tinnitus subjektif merupakan dengungan yang hanya terjadi pada diri Anda. sedangkan tinnitus objektif tidak hanya terjadi pada diri Anda, namun juga bisa terjadi pada orang lain.

Penyebab Telinga Berdengung

Dengungan bukan merupakan satu-satunya gangguan yang terjadi di bagian telinga, gangguan lain yang menimbulkan suara-suara aneh bisa berupa suara yang mendesis, siulan, atau gemuruh. Jika Anda mengalami gangguan seperti ini, maka penyebab telinga berdengung bisa berupa:

  1. Faktor usia

Semakin tua usia manusia, manusia akan memiliki risiko yang lebih besar pada telinga mereka, termasuk telinga berdengung. Telinga berdengung lebih sering dialami oleh manusia yang berada di usia 60 tahun.

  • Suara keras

Suara keras juga bisa menjadi penyebab lain telinga seseorang berdengung. Jika hal tersebut terus terjadi, maka tidak hanya terus berdengung di bagian telinga, namun juga bisa menyebabkan gangguan pendengaran sehingga penderita mengalami kerusakan di telinga, baik dalam sementara waktu maupun secara permanen.

  • Kotoran di telinga

Telinga berdengung juga bisa terjadi karena kotoran yang menumpuk di telinga. Untuk mengatasi kondisi seperti ini, penderita sebaiknya bersihkan telinga secara rutin, namun penderita tidak sebaiknya jangan menggunakan pembersih telinga cotton bud, karena bahan tersebut bisa membuat kotoran semakin masuk ke dalam.

  • Infeksi telinga

Dengungan di bagian telinga juga bisa terjadi ketika manusia flu. Dengungan tersebut timbul karena adanya infeksi di bagian telinga. Gangguan tersebut terjadi dalam beberapa hari. Namun, jika terjadi lebih dari satu minggu, maka penderita perlu periksa ke dokter.

  • Perubahan pada tulang telinga

Tidak seperti tulang lain di dalam tubuh, tulang telinga bagian tengah bisa berubah sehingga tampak keras dan hal tersebut dapat menyebabkan telinga seseorang berdengung. Perubahan pada tulang telinga juga bisa terjadi karena faktor genetik.

  • Cedera di bagian kepala

Cedera di bagian kepala tidak hanya menyebabkan trauma, namun juga dapat menyebabkan telinga berdengung yang hanya satu sisi saja.

  • Penggunaan obat

Obat-obat yang bisa membuat telinga seseorang berdengung adalah obat aspirin, obat diuretik, obat antidepresan, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), obat kanker, serta sebagian obat antibiotik. Oleh karena itu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika ada obat lain yang dapat mengatasi penyakit tertentu (jika Anda mengalaminya), namun tidak ingin membuat telinga berdengung.

  • Gangguan TMJ

Gangguan TMJ (TMJ disorders) merupakan gangguan yang terjadi pada sendi dan otot temporomandibular. Hal tersebut terjadi karena adanya masalah pada sendi yang terletak di depan telinga sehingga dapat menyebabkan telinga penderita berdengung.

  • Neuroma akustik

Neuroma akustik merupakan penyebab lain telinga seseorang berdengung. Hal tersebut disebabkan karena adanya tumor jinak di bagian saraf kranial, namun terjadi di satu sisi telinga.

  1. Kejang pada otot telinga

Kejang pada otot telinga bagian dalam juga bisa menjadi penyebab telinga seseorang berdengung. Tidak hanya itu, masalah tersebut juga dapat memicu gangguan pendengaran.

Cara Mengatasi Telinga Berdengung

Jika telinga Anda berdengung, Anda sebaiknya temui dokter agar dapat diobati secepatnya. Pengobatan juga bergantung pada seberapa parah kondisi telinga yang Anda pasien. Berikut adalah beberapa pengobatan yang dapat dilakukan dokter:

  • Terapi obat.
  • Alat bantu dengar.
  • Implan koklea.

Kesimpulan

Penyebab telinga berdengung beragam sehingga masalah tersebut perlu segera diobati. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan dokter untuk mencegah telinga berdengung. Untuk informasi lebih lanjut tentang telinga berdengung, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Dosis Penggunaan Betamethasone Berdasarkan Jenisnya

Betamethasone adalah obat yang digunakan untuk mengobati kondisi kulit yang menyebabkan peradangan dan gatal-gatal. Orang dapat menggunakan betametason suntik atau topikal, namun obat ini juga tersedia dalam bentuk topikal, termasuk krim, gel, lotion, salep, semprotan, dan busa.

Suspensi injeksi betamethasone digunakan untuk mengobati peradangan dan nyeri dari berbagai kondisi. Kondisi ini termasuk multiple sclerosis, arthritis, penyakit kulit, dan kelainan darah. Tergantung pada bentuknya, dokter akan meresepkan betamethasone karena berbagai alasan. Betametason juga tersedia dalam bentuk krim, busa, semprotan, lotion, dan salep. Dokter Anda akan meresepkan salah satu dari lima formulasi ini tergantung pada area tubuh yang terkena dan jenis kondisi kulit Anda.

Berikut kelebihan serta kekurangan dari beberapa formulasi bentuk obat betamethasone:

  • Salep

menutupi atau melapisi kulit lebih baik daripada krim dan lotion dan cocok untuk lesi yang tebal, tetapi tidak cocok untuk area tubuh yang berbulu karena dapat menyebabkan folikulitis yang meninggalkan residu berminyak pada kulit.

  • Krim

Lebih murah, tidak meninggalkan residu dan dapat membantu mengeringkan kondisi kulit yang mengeluarkan cairan. Tetapi jenis krim tidak menutupi atau melapisi kulit sebaik jenis salep.

  • Busa

Bekerja dengan baik di kulit kepala tetapi memiliki harga yang lebih mahal.

Betamethasone bekerja dengan berbagai cara setelah disuntikkan atau diaplikasikan pada kulit. Obat ini memiliki aktivitas anti-inflamasi dan dapat menekan sistem kekebalan. Kortikosteroid juga dapat menghentikan sel kulit tumbuh dan berkembang biak.

Anda dapat menggunakan betamethasone dengan berbagai cara tergantung pada jenisnya. Namun Anda harus bertanya kepada dokter atau apoteker untuk instruksi khusus pada jenis penyakit Anda. Berikut dosis umum yang biasa digunakan tergantung dengan jenisnya:

  • Injeksi

Dokter akan menentukan dosis betamethasone suntik yang tepat tergantung pada kondisi yang mereka rawat.

  • Krim dan lotion

Anda dapat mengoleskan beberapa tetes betamethasone dipropionate atau betamethasone valerate lotion ke area yang terkena satu atau dua kali sehari. Biasanya dokter meresepkan produk ini untuk digunakan pada area tubuh yang berbulu. Anda harus mengoleskan krim dan salep betamethasone selapis dengan tipis.

  • Semprotan

Dokter dapat meresepkan semprotan betamethasone hingga 4 minggu. Menurut petunjuk, Anda harus mengoleskan semprotan ke area yang terkena dua kali sehari dan menggosok bagian yang terkena dengan lembut.

  • Busa

Pada umumnya, Anda menggunakan betamethasone di kulit kepala Anda dua kali sehari. Busa akan meleleh setelah bersentuhan dengan permukaan yang hangat, sehingga Anda tidak dapat mengaplikasikan produk ini langsung ke tangan Anda. Biasanya dokter menginstruksikan Anda untuk mengoleskan sedikit betamethasone jenis ini ke permukaan yang dingin. Dari sana, Anda dapat mengambil sedikit dengan jari Anda dan dengan lembut memijatnya ke area kulit yang terkena.

Siapa pun yang memiliki riwayat reaksi alergi terhadap betamethasone atau bahan apapun dalam suntikan betamethasone harus menghindari perawatan ini. Saat meresepkan betamethasone topikal, dokter tidak boleh memberikan perawatan ini kepada siapapun dengan riwayat reaksi alergi terhadap betamethasone atau kortikosteroid lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memberitahu dokter mengenai riwayat atau kondisi kesehatan Anda.

Mengenal Tiga Jenis Utama Agnosia

Cedera otak sering menyebabkan gangguan kognitif yang memengaruhi modalitas sensorik tertentu, seperti pengelihatan atau sentuhan. Ketika masalah-masalah ini disebabkan oleh kurangnya pengenalan rangsangan, kemungkinan dokter akan mendosis seseorang mengalami agnosia.

Secara sederhana, agnosia dapat didefinisikan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk menginterpretasikan atau mengenal benda yang dilihat dengan menggunakan perasaan spesial. Ini sesuai dengan arti kata ‘agnosia’ itu sendiri secara literal. Dalam bahasa Yunani klasik, agnosia diterjemahkan sebagai tidak adanya pengetahuan atau pengakuan.

Penderita agnosia akan mengalami hilangnya kemampuan untuk mengenali benda–benda, orang, suara, bentuk, atau bau. Hal ini biasanya berhubungan dengan cedera otak atau penyakit saraf, khususnya setelah kerusakan pada lobus temporal.

Dalam perkembangannya, ada tiga kelompok besar agnosia. Pengelompokan ini dilakukan berdasarkan dampak atau gejala yang dikeluhkan oleh penderitanya. Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai tiga jenis agnosia yang ada:

  1. Agnosia Visual

Mayoritas agnosia visual terdiri dari defisit dalam pengenalan objek melalui penglihatan tanpa mempengaruhi organ sensorik. Jenis agnosia ini biasanya terjadi karena adanya kerusakan otak di sepanjang jalur yang menghubungkan lobus oksipital otak dengan lobus parietal atau temporal.

Kita dapat membagi agnosias visual menjadi dua kategori yaitu apperceptives, di mana ada masalah untuk mengkategorikan objek, dan asosiatif dicirikan oleh ketidakmampuan untuk mangingat informasi.

Dalam kelompok ini nantinya dibagi lagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan seberapa parah atau gangguan apa yang dialami oleh penderita. Ketika Anda teringat dengan kondisi “buta warna” itu adalah salah satu jenis agnosia visual.

  1. Agnosia Auditori

Kita mungkin dapat langsung mengenali di mana letak masalah dari agnosia jenis ini. Ya, masalah utama terjadi terhadap rangsangan suara. Orang dengan kondisi ini amat mungkin akan sulit mengenali atau menangkap bahasa reseptif atau musik.

Agnosia auditori bisa pula disebut ketulian murn, karena ketidakmampuan penderita mengenali dan memahami kata-kata yang diucapkan, meskipun pendengarannya utuh. Biasanya kondisi ini terjadi terkait dengan lesi di region temporal kanan.

  1. Agnosia taktil

Agnosia taktil atau somatosensori dapat didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk mengidentifikasi objek melalui sentuhan, berdasarkan aspek seperti tekstur atau ukurannya, kendati tidak ada perubahan tipe sensorik. Nama lain untuk gangguan jenis ini adalah astereognosia.

Subtipe yang signifikan dari sudut pandang klinis adalah agnosia digital, yang secara khusus memengaruhi pengenalan melalui jari-jari. Biasanya terjadi bersamaan dengan agraphia, acalculia, dan disorientasi kiri-kanan dalam konteks sindrom gerstmann, yang disebabkan oleh lesi di bagian bawah lobus parietal.

Dokter atau tenaga medis dapat mengenali atau mendiagnosis kondisi agnosia seseorang melalui serangkaian pemeriksaan. Dalam kasus ini, prosedur utama yang dilakukan—meski tidak terbatas pada—adalah seperti berikut:

  1. Pengujian Neuropsychologic.

Prosedur pemeriksaan agnosia ini akan melibatkan pasien mengidentifikasi objek melalui pengobatan sentuhan atau rasa lain. Jika diduga emineglect, pasien diminta untuk mengidentifikasi bagian–bagian tubuh mereka yang lumpuh atau objek dalam bidang hemivisual mereka.

  1. Pemeriksaan Fisik

Prosedur ini cenderung fokus ke kondisi fisik (organ tubuh yang berakaitan dengan kondisi agnosia) penderitanya. Prosedur ini dilakukan untuk mendeteksi defisit primer indra individu atau komunikasi yang dapat mengganggu tes untuk diagnosis.

  • CT Scan atau MRI.

Pemeriksaan ini dilakukan dengan atau tanpa protokol angiographic. Prosedur ini dilakukan untuk mengarakteriasi lesi sentral (infark, perdarahan, massa) dan untuk memeriksa atrofi gangguan degeneratif.

Seperti yang sudah dibahas di atas, kini dapat kita kenali bahwa kondisi agnosia terbagi menjadi 3, yakni agonisa visual, agnosia audiotori, dan agnosia taktil. Untuk obat dari kondisi ini sampai sekarang belum tersedia. Penderita mungkin hanya akan mendapatkan serangkaian pemeriksaan untuk sebatas mengetahui kondisi mereka.

Lakukan Tes Mata Silinder ketika Alami Gejala Ini

Anda mungkin bisa dengan mudah memutuskan untuk menjalankan tes mata jika mengalami masalah melihat jarak jauh atau kesulitan membaca jarak dekat. Pasalnya, Anda sudah memiliki perkiraan tengah mengalami rabun jauh atau rabun dekat. Namun, bagaimanakah Anda akhirnya bisa memutuskan untuk melakukan tes mata silinder. 

Mata silinder atau yang dikenal sebagai astigmatisme dalam istilah medis merupakan problem penglihatan di mana pengidapnya kerap mengalami distorsi dalam menentukan jarak ataupun bentuk benda. Kondisi ini terjadi karena tidak sempurna bentuk kornea atau lensa mata. Kornea seharusnya berbentuk bulat sempurna, namun pada penderita mata silinder, bentuk kornea memiliki lekukan yang tidak beraturan. Kondisi ini membuat cahaya yang masuk ke mata menjadi mengalami perubahan jalur sehingga tidak mampu menampilkan bayangan benda secara sempurna. 

Beda masalah penglihatan, tentu beda cirinya. Begitu pula dengan ciri-ciri dari pengidap mata silinder tentu tidak sama dengan penderita rabun jauh ataupun rabun dekat. Berikut ini adalah gejala yang umumnya dialami oleh penderita astigmatisme atau mata silinder. 

  1. Penglihatan Bergelombang

Segera jalani tes mata silinder apabila Anda kerap mengalami penglihatan ganda. Hampir bisa dipastikan, Anda sedang mengalami mata silinder derajat tinggi. Penglihatan ganda sendiri merupakan akibat dari penglihatan bergelombang yang umum dialami oleh penderita astigmatisme. Kondisi tersebut terjadi karena kornea mata yang tidak bulat sempurna membiaskan cahaya dengan tidak wajar sehingga objek yang Anda lihat tampak bengkok atau melengkung. 

  1. Penglihatan Kabur 

Sama seperti masalah mata lainnya, mata silinder cenderung akan membuat penglihatan Anda kabur. Ini karena cahaya yang masuk ke mata dibiaskan ke beberapa titik fokus sehingga bayangan objek menjadi tidak jelas. Ketidakjelasan objek tidak tergantung jarak. Penglihatan kabur dapat Anda alami ketika melihat jarak dekat, menengah, maupun jauh secara bersamaan. 

  1. Penglihatan Malam Buruk 

Mata silinder membuat kornea berbentuk tidak simetris. Kondisi tersebut akan sangat berpengaruh pada penglihatan Anda di malam hari. Pasalnya pada malam hari, cahaya cenderung redup dan gelap. Pada kondisi ini, pupil secara otomatis melebar untuk membiarkan cahaya masuk. Sayangnya pada penderita mata silinder, cahaya yang masuk tidak bisa bertambah besar sebab luas permukaan lensa mata tidak rata. Yang terjadi justru Anda akan melihat silau yang berlebihan jika Anda cahaya besar yang masuk. Hal ini membuat Anda akan semakin sulit melihat dengan jelas. 

  1. Sering Menyipitkan Mata 

Anda mungkin berpandangan menyipitkan mata adalah kondisi yang lumrah untuk melihat dengan lebih jelas objek yang terlalu jauh. Akan tetapi, jika belakangan Anda terlalu sering menyipitkan mata, cobalah untuk melakukan tes mata silinder. Ini karena mata Anda membutuhkan fokus yang lebih jelas untuk melihat sesuatu. 

  1. Sakit Kepala 

Masalah mata cenderung akan membuat Anda sering mengalami sakit kepala, tidak terkecuali ketika Anda mengalami kondisi mata silinder. Kondisi ini tercipta karena otot mata mesti bekerja ekstra untuk melihat lebih fokus. Inilah membuat mata menjadi tegang dan lelah. Kondisi mata lelah inilah yang akhirnya berpengaruh ke kondisi kesehatan Anda. Mata yang terlalu capai akan membuat kepala terasa sakit. 

Anda bisa melakukan tes mata silinder jika mengalami gejala-gejala di atas. Jika terbukti benar Anda menderita astigmatisme, ada beberapa langkah penanganan yang dapat Anda pilih. 

  • Memakai Kacamata atau Kontak Lensa 

Alat bantu berupa kacamata atau kontak lensa menjadi pilihan umum bagi penderita mata silinder. Dengan alat bantu penglihatan tersebut, sinar yang masuk ke mata akan dibelokkan ke arah yang lebih tepat sehingga bayangan objek yang terlihat bisa lebih jelas. 

  • Operasi 

Anda juga bisa menangani masalah mata silinder dengan melakukan operasi. Dengan operasi, Anda bisa mendapatkan penglihatan yang lebih jelas secara permanen. Beberapa tipe operasi untuk mata silinder, antara lain lasik, keratektomi fotorefraktif, serta small incision lenticule extraction.

*** 

Menjalani tes mata silinder bisa mencegah masalah penglihatan Anda bertambah parah. Tidak perlu khawatir pula jika memang terbukti mengalami masa silinder sebab sudah ada solusi yang dapat membantu penglihatan Anda.

Seks dan Pakai Sex Toys? Ketahui Hal Ini

Penyakit menular seksual (PMS) adalah sebuah infeksi yang menyebar melalui hubungan seksual, baik kontak langsung kulit ke kulit ataupun penggunaan sex toys yang bergantian. Umumnya, penyakit menular seksual dapat dicegah. Di Amerika Serikat sendiri, sekitar 20 juta kasus PMS baru didiagnosa setiap tahunnya. Penuh perhatian terhadap kesehatan seksual dan perlindungan diri dapat membantuAnda terhindar dari infeksi tersebut.

Praktik kesehatan seksual

Menggunakan alat pelindung dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit menular seksual. Metode tersebut dapat dilakukan dengan cara memakai kondom eksternal atau internal untuk hubungan seksual penetratif, bahkan apabila Anda hanya menggunakan sex toys. Selain itu, kondom juga disarankan untuk digunakan pada saat seks oral dan memakai sarung tangan apabila Anda melakukan stimulasi manual menggunakan jari. Menjaga kebersihan diri yang baik sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual juga dapat membantu mencegah penularan PMS, seperti mencuci tangan sebelum melakukan kontak seksual apapun, membersihkan diri setelah melakukan hubungan seksual, dan buang air kecil setelah seks untuk membantu mencegah infeksi saluran kemih (UTI).

Pencegahan PMS yang efektif dimulai sebelum Anda melakukan aktivitas seksual. Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko PMS di antaranya adalah:

  • Bicarakan bersama pasangan dengan jujur riwayat seksual Anda berdua
  • Selalu rutin mendapatkan tes PMS sebelum melakukan seks
  • Hindari kontak seksual apabila salah satu atau Anda berdua berada dalam pengaruh alkohol
  • Dapatkan vaksin HPV, hepatitis A, dan hepatitis B
  • Cobalah PrEP atau pre-esposure prophylaxis, sebuah obat yang dapat dikonsumsi oleh mereka yang tidak menderita HIV untuk mengurnagi risiko terkena HIV
  • Dan gunakan kondom setiap kali Anda melakukan aktivitas seksual

Membuat percakapan seputar kesehatan seksual bersama pasangan merupakan kunci dalam mencegah penularan penyakit menular seksual. Namun, tidak semua orang yang menderita PMS tahu mereka memiliki penyakit tersebut, mengingat beberapa orang tidak akan menunjukkan gejala penyakit apapun. Untuk itulah, penting untuk rutin mendapatkan pemeriksaan tes PMS apabila Anda rutin melakukan hubungan seksual.

Cara memakai kondom dengan benar

Apabila Anda menggunakan kondom atau alat pengaman apapun, baik apabila Anda akan melakukan hubungan seksual langsung ataupun menggunakan sex toys, sangat penting untuk terus mengikuti instruksi atau petunjuk penggunaan. Menggunakan kondom atau alat pengaman lain dengan benar membuatnya menjadi lebih efektif dalam mencegah penularan penyakit. Ikuti petunjuk penggunaan saat Anda menggunakan kondom internal atau eksternal, misalnya periksa tanggal kadaluarsa; pastikan kemasan kondom memiliki gelembung udara (yang menunjukkan bahwa kondom belum ditusuk atau kemasan tidak rusak); pasang kondom dengan benar; untuk kondom eksternal, selalu tinggalkan ruang di ujung dan buka gulungan kondom ke penis atau sex toys; gunakan pelumas yang aman untuk kondom (hindari pelumas berbahan minyak untuk kondom lateks); pegang kondom setelah seks sehingga tidak terlepas; buang kondom setelah digunakan dan jangan mencoba memakainya kembali setelah dilepaskan; dan jangan memakai kondom yang sama berulang kali.

Kondom dan alat pengaman lain sangat baik dalam mencegah penukaran cairan tubuh yang mengandung bakteri atau virus. Kondom juga dapat meminimalisir kontak kulit ke kulit dan sex toys. Beberapa penyakit menular seksual yang dapat dengan mudah menyebar apabila Anda tidak menggunakan pengaman di antaranya adalah sifilis, herpes, dan HPV. Apabila Anda memiliki herpes, bicarakan dengan dokter perihal terapi supresif. Terapi ini dapat membantu mencegah penularan.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai