Pentingnya Teknik Komunikasi Terapeutik dalam Dunia Medis

Kualitas hubungan terapeutik bergantung pada kemampuan penyedia layanan kesehatan untuk berkomunikasi dengan efektif. Istilah “teknik komunikasi terapeutik” biasanya digunakan dalam dunia keperawatan. Akan tetapi, proses tersebut tidak hanya terbatas untuk perawat saja. Tenaga medis profesional lain, temam, dan bahkan anggota keluarga dari pasien dapat mengimplementasikan strategi dalam berkomunikasi secara terapeutik. Percakapan terapeutik yang ideal dapat menyediakan pasien kepercayaan diri untuk memainkan peran aktif dalam perawatannya. 

Teknik komunikasi terapeutik dapat diartikan sebagai komunikasi dengan pasien untuk membantu kesehatan fisik dan emosional mereka memiliki efek yang positif dan jangka panjang. Dari waktu perawat menyapa pasien hingga mereka berada pada meja vaskular, teknik komunikasi terapeutik dapat membuat setiap prosedur pemeriksaan menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Selain itu, teknik komunikasi terapeutik juga memiliki beberapa manfaat lain, seperti:

  • Membuat pasien merasa lebih nyaman

Berada di rumah sakit sering membuat pasien merasa sedikit stres, terutama apabila mereka memiliki gangguan kecemasan sebelum waktu kunjungan. Dengan menggunakan komunikasi terapeutik, perawat dapat membuat pasien merasa lebih tenang dan nyaman. Teknik komunikasi terapeutik melibatkan mendengarkan dengan aktif, yang akan membuat pasien merasa didengar. Sebagai seorang perawat, Anda tidak ingin pasien menutup diri. Saat pasien merasa nyaman, perawat dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Teknik komunikasi terapeutik, seperti mendengar dengan aktif, akan memberikan kemandirian dan otonomi pada pasien. Pasien kemudian akan merasa lebih nyaman dalam berbagi informasi yang bersifat pribadi. 

  • Menciptakan ruangan yang aman

Saat Anda berkomunikasi dengan cara terapeutik, Anda akan membuat pasien merasa aman dan nyaman. Rasa terbuka dan percaya menciptakan ruang aman, yang akan memberikan pasien pengalaman sebaik mungkin. Teknik komunikasi terapeutik mendukung keterbukaan dan atmosfer yang tidak menghakimi, sehingga akan membuat pasien merasa lebih nyaman.  

Karakteristik paling penting dalam sebuah hubungan terapeutik adalah perkembangan rasa percaya. Kepercayaan memfasilitasi komunikasi konstruktif dan mendukung rasa percaya diri serta kemandirian. Bersifat tidak menghakimi sangat penting dalam komunikasi verbal dan nonverbal. Orang-orang sangat mahir dalam mengidentifikasi isyarat nonverbal yang mungkin mengkomunikasikan sesuatu yang berbeda dari apa yang dikatakan. 

  • Fokus terhadap kesehatan emosional

Meskipun para pasien mengunjungi dokter untuk mengobati kondisi fisik mereka, sebagai seorang perawat atau tenaga medis tetap perlu memperhatikan kesejahteraan emosional mereka. Anda tidak ingin pasien meninggalkan rumah sakit setelah pemeriksaan dan diagnosa merasa patah semangat dan tidak dapat mengekspresikan diri mereka sendiri. Saat Anda berfokus pada kesehatan emosional mereka, mereka dapat mengatasi stressor yang dihubungkan dengan gangguan kesehatan. 

  • Menyediakan pandangan holistic tentang klien untuk petugas medis profesional

Teknik komunikasi terapeutik menekankan tentang pandangan holistic terhadap seseorang dan jaringan orang yang memberikan dukungan di sekitarnya. Perspektif individu seseorang tentang kesehatan dan hidupnya dipandang lewat sebuah kacamata yang dibangun berdasarkan konteks pengalaman yang telah dilaluinya. Pengalaman-pengalaman tersebut tidak bisa diacuhkan begitu saja saat berkomunikasi dengan cara terapeutik. Dalam hubungan terapeutik, seorang individu belajar keterampilan berkomunikasi dengan orang-orang dalam hidupnya, dengan ideal memperkuat hubungan tersebut. 

Kondisi emosional seorang pasien sama pentingnya dengan kesehatan fisik mereka. Untuk itulah teknik komunikasi terapeutik sangat penting dalam dunia medis. Setiap pasien berhak untuk mendapatkan terpenuhinya kebutuhan emosional. Teknik komunikasi terapeutik menyediakan sebuah cara yang terbukti mampu memenuhi kebutuhan kesehatan emosional tersebut. Teknik ini akan membuat pasien merasa lebih nyaman saat meninggalkan pertemuan dengan dokter, serta merasa didukung dan didengar.

Apa Saja Kekurangan Tes Kehamilan dengan Gula?

Melakukan tes kehamilan dengan gula di rumah dinilai lebih mudah dan praktis. Bahannya pun tersedia di dapur dalam jumlah banyak. Beberapa orang tidak ingin membeli test pack di apotek karena alasan biaya atau sedang menarik diri dari orang lain sehingga melakukan tes kehamilan dengan gula. Tes kehamilan ini dipercaya oleh orang-orang zaman dahulu untuk menguji kehamilan mereka karena belum ada teknologi seperti zaman sekarang. Namun, apakah benar terbukti ilmiah?

Bagaimana cara tes kehamilan dengan gula?

Beberapa sumber menyarankan untuk mencampur urin dengan gula dalam satu mangkok. Jumlah urinnya pun bervariasi, mulai dari beberapa tetes hingga satu sendok makan lebih. Tes sebaiknya dilakukan di pagi hari untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Setelah keduanya dicampurkan, maka Anda harus menunggu reaksinya beberapa menit.

Apabila tidak terdapat reaksi apapun, maka hasilnya negatif. Namun, apabila terdapat gumpalan di dasar wadah tempat keduanya dicampur, maka kemungkinan hasilnya positif. Sejauh ini, kriteria gumpalannya pun tida bisa dipatikan, apakah gumpalan besar, kecil, banyak, atau sedikit.

Apakah terbukti ilmiah?

Hormon hCG dalam urin dinilai mampu bereaksi dengan gula. Hormon hCG merupakan indikator di awal kehamilan. Sejauh ini tidak ada sumber ilmiah yang memastikan keduanya berhubungan dan menimbulkan reaksi kimia. Begitu pun dari segi medis, tidak ada persetujuan dokter atau organisasi kesehatan yang secara resmi menyatakan tes kehamilan dengan gula terbukti akurat.

Metode tes kehamilan dengan bahan-bahan alami memang pernah digunakan oleh nenek moyang. Menurut Hardvard University, selama 3000 tahun orang-orang mesir zaman dahulu menggunakan biji gandum untuk menguji kehamilan. Jika biji tersebut tumbuh dan berkecambah setelah ditunggu kurang lebih selama 1 minggu, tandanya seorang perempuan sedang hamil.

Orang-orang lalu beralih ke metode tes kehamilan yang lebih modern setelah ditemukannya test pack pada tahun 1988.  

Apa saja kekurangan tes kehamilan dengan gula?

Tes kehamilan dengan bahan-bahan alami mungkin bisa dijadikan indikator kehamilan bagi nenek moyang. Namun, di zaman ini nampaknya cara tersebut tidak bisa lagi digunakan. Berikut ini beberapa alasan tes kehamilan dengan gula tidak terbukti akurat:

  • Hubungan hCG dan gula

Hormon hCG dibuat di plasenta dan bisa terdeteksi melalui tes darah 11 hari setelah pembuahan, sementara melalui urin 12-14 hari setelah pembuahan. Tes kehamilan dengan gula mengklaim urin yang mengandung hCG dapat bereaksi dengan gula sehingga menghasilkan gumpalan. Sedangkan, jika tidak bereaksi apapun artinya perempuan tersebut negatif hamil.

Faktanya, belum ada penelitian yang menunjukkan adanya hubungan hCG dengan gula. Pada test pack, hCG akan berikatan dengan antibodi sehingga mengakibatkan munculnya garis positif di sebelah garis kontrol. Sedangkan, mekanisme interaksi hCG dan urin belum bisa dijelaskan secara pasti.

  • Faktor lingkungan memengaruhi hasil tes

Tingkat kelembaban yang tinggi di negara tropis seperti Indonesia, memengaruhi gumpalam gula. Udara yang lembab memicu gula mudah menggumpal. Belum lagi jika gula disimpan dalam jangka waktu yang lama atau kondisi rumah lainnya yang menyebabkan perubahan tekstur gula.   

  • Jenis gula tidak ditentukan

Beberapa sumber tidak menyebutkan secara spesifik jenis gula yang digunakan. Terdapat berbagai jenis gula seperti gula pasir, gula kristal, atau bahkan gula bubuk yang biasa tersedia di dapur. Masing-masing memiliki tingkat kelarutan yang berbeda-beda sehingga kemungkinan menggumpalnya pun juga berbeda. Tes kehamilan alami ada banyak jenisnya, salah satunya tes kehamilan dengan gula. Sebaiknya Anda menggunakan test pack, tes darah, atau USG untuk mengetahui kehamilan karena telah terbukti keakuratannya. Test pack dapat dipesan dengan harga terjangkau serta mampu mendeteksi kehamilan dengan kadar keakuratan hingga 99%.  

Manfaat Melon untuk Ibu Hamil dalam Mengontrol Kadar Gula Darah

Melon biasa disajikan dalam banyak jenis makanan seperti salad, sup buah, atau sekadar buah potong pada umunya. Buah ini kaya akan kandungan vitamin C, vitamin B6, vitamin K, serta asam folat. Meskipun rasanya yang manis, ternyata melon dapat membantu mengontrol kadar gula darah termasuk pada ibu hamil yang berisiko mengalami diabetes gestasional.   

Mengapa mampu mengontrol kadar gula darah?

Meskipun tidak setinggi kandungan serat pada buah pepaya atau jambu biji, serat melon mampu membantu mengontrol kadar gula darah dari waktu ke waktu. Sebuah studi menunjukkan, terdapat penelitian yang dilakukan selama 7 tahun kepada  500.000 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi buah melon segar berpotensi terhindar dari diabetes 12% lebih besar dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.

Bahkan responden yang sudah menderita diabetes sejak awal penelitian kemudian mengonsumsi buah melon segar minimal 3 kali seminggu, risiko komplikasi kesehatannya berkurang sebanyak 13-28% lebih rendah. Sedangkan, risiko kematian juga berkurang sebanyak 17%.

Kandungan serat melon

Kadar gula darah juga dapat diatur melalui pemenuhan serat yang cukup. Dalam 100 gram buah melon, mengandung 1,7 gram serat lebih tinggi dari serat semangka dan jeruk bali. Ibu hamil membutuhkan 33-36 gram serat dalam satu hari tergantung umur dan jumlah trimester janin. Sisa kebutuhan serat bisa didapatkan dari asupan buah dan sayur lainnya.

Konsumsi serat yang cukup akan mengurangi respon tubuh dalam meningkatkan kadar gula darah sehingga baik untuk penderita diabetes gestasional. Selain itu, serat juga membantu melancarkan pencernaan.

Diabetes gestasional

Saat hamil, Anda dapat menderita diabetes gestasional meskipun sebelumnya Anda sama sekali tidak memiliki riwayat menderita diabetes. Diabetes gestasional dipengaruhi oleh perubahan hormon sehingga mengakibatkan tubuh resisten terhadap insulin. Kondisi ini menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat. Beberapa gejala diabetes gestasional anatara lain:

  • Kelelahan
  • Pandangan buram
  • Sering haus berlebihan
  • Sering ingin buang air kecil
  • Tidur mendengkur

Makanan yang dianjurkan

Pemenuhan diet seimbang merupakan kunci dalam mengontrol kadar gula darah. Salah satunya yaitu mengonsumsi buah dan sayur dengan kandungan serat yang cukup serta mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Berikut ini merupakan jenis bahan pangan yang dianjurkan:

  • Gandum utuh

Menurut American Journal Clinical Nutrition, gandum utuh mampu menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki sensitifitas insulin. Manfaat ini sangat berguna bagi ibu hamil dengan gangguan diabetes gestasional. Kandungan serat yang cukup tinggi membuat gandum utuh berperan sebagai prebiotik yang bermanfaat bagi pencernaan.

  • Beras merah

Dibandingkan dengan beras putih, beras merah memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Beras merah mengandung 3,5 gram serat setiap 100 gram nya. Antioksidan pada beras merah yang tinggi juga berpotensi untuk menangkal radikal bebas.

  • Legum

Beberapa jenis legum seperti kacang hitam, buncis, kacang polong, kacang merah, dan kacang pinto mampu membantu menurunkan kadar gula darah. Tentunya, jika dikonsumsi secara teratur dalam jumlah tertentu. Legum bisa diolah menjadi sup, salad, atau sebagai camilan ringan.

  • Sayur-sayuran

Seperti yang telah diketahui, sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral. Konsumsi sayuran yang dianjurkan Kemenkes yaitu 3-4 porsi sayur atau setara dengan 3-4 gelas sayur yang telah dimasak. Dalam memasak, Anda juga perlu memerhatikan besar suhu dan lama waktu pemasakan agar kandungan gizinya tidak banyak berkurang atau bahkan hilang. Terdapat banyak manfaat melon untuk ibu hamil salah satunya yaitu mengontrol kadar gula darah. Akan tetapi, konsumsi melon tidak akan efektif jika tidak diikuti perubahan gaya hidup lainnya termasuk mengatur pola makan serta olahraga dan aktivitas fisik. 

Tips Mencegah Puting Payudara Sakit

Rasa nyeri di bagian puting payudara akan membuat Anda sangat tidak nyaman. Tidak hanya menimbulkan rasa sakit di area payudara, nyeri yang muncul bahkan bisa terasa hingga ke kepala sehingga Anda merasakan pusing parah. Alhasil, berbagai kegiatan pun menjadi terganggu akibat puting payudara sakit.

Banyak kondisi yang bisa menyebakan puting payudara sakit. Umumnya, rasa sakit timbul akibat adanya gesekan di bagian payudara ataupun perubahan hormonal yang kerap berulang tiap bulan. Namun, ada juga kondisi putting payudara sakit yang menunjukkan kondisi serius. Pasalnya, rasa nyeri tersebut bisa menjadi gejala dari timbulnya sel kanker di bagian payudara.

Mengatasi rasa sakit di bagian puting payudara sebenarnya tidak sulit. Untuk beberapa kondisi, nyeri yang terasa akan hilang dengan sendirinya seiring waktu. Namun, daripada harus berperang menghadapi rasa sakit, bukankah lebih baik menghindarinya? Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda tempuh untuk mencegah rasa sakit di bagian puting payudara.

  1. Pilih Bra yang Tepat

Memakai bra yang kekecilan atau kebesaran dapat memicu rasa sakit puting payudara. Anda bisa mencegahnya dengan memastikan ukuran bra yang Anda kenakan benar-benar tepat terpasang untuk payudara Anda. Jangan percaya dengan ukuran yang tertera pada label. Pastikan Anda selalu mencoba memakai bra yang hendak Anda beli untuk memastikan ketepatan ukurannya.

  • Hindari Pakaian Ketat

Penyebab puting payudara sakit yang paling sering adalah terjadinya gesekan. Anda bisa mengurangi gesekan tersebut dengan memilah pakaian yang Anda gunakan sehari-hari. Baiknya kurangi memakai pakaian yang ketat. Gantilah pakaian Anda dengan baju yang lebih longgar untuk memberi “ruang bernapas” bagi payudara. Jika memang sesekali mesti menggunakan pakaian ketat, tidak ada salahnya Anda memakai plester di bagian puting untuk menghindari gesekan yang tidak diperlukan.

  • Batasi Produk Berparfum

Ada kalanya rasa nyeri di bagian puting payudara disebabkan oleh alergi atau masalah kulit lainnya, seperti eksim. Jika Anda termasuk yang demikian, cobalah mulai memilah produk-produk kebersihan yang Anda pakai. Mulai kurangi pemakaian produk berparfum untuk deterjen, sabun mandi, sampai pelembap. Tidak ada salahnya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu mengenai produk apa yang bisa Anda gunakan dengan alergi dan masalah kulit yang Anda miliki.

  • Kurangi Konsumsi Kafein

Kafein nyatanya bisa memicu kista yang dapat berujung pada kanker payudara. Gejala dari penyakit ini pun salah satunya berupa rasa sakit di bagian puting. Karena itu, mengurangi konsumsi kopi, teh, ataupun cokelat bisa menjadi pencegah rasa sakit puting payudara yang disebabkan oleh tumbuhnya sel tumor atau kanker.

  • Berolahraga

Apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah rasa sakit puting payudara akibat perubahan hormonal yang bisa timbul karena menstruasi ataupun kehamilan? Sebenarnya simpel saja, Anda bisa menghindari rasa sakit tersebut dengan berolahraga. Tubuh yang bergerak aktif dapat membantu tubuh mengeluarkan cairan yang menjadi penyebab perubahan hormon. Namun tentunya jika Anda sedang hamil, konsultasikan terlebih dahulu olahraga apa yang bisa Anda jalani kepada dokter kandungan.

  • Betulkan Posisi Menyusui

Rasa sakit pada bagian puting payudara acapkali dialami oleh ibu yang menyusui. Penyebabnya lebih ke arah tidak tepatnya posisi menyusui sehingga puting menempel di bagian gusi dan langit-langit mulut bayi. Karena itu, pastikan posisi menyusui selalu benar. Pastikan mulut bayi menganga lebar ketika menyusu sehingga dari puting hingga aerola masuk ke mulutnya.

***

Apabila berbagai cara di atas sudah Anda coba, tetapi tetap mengalami puting payudara sakit, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter. Sebab bisa jadi, ada kondisi serius pada bagian tubuh Anda yang sensitif tersebut.

Punya Masalah Pencernaan? Ini Tips Mengonsumsi Makanan Rendah Serat

Tips Mengonsumsi Makanan Rendah Serat

Makanan tinggi serat disarankan untuk dikonsumsi karena dapat melancarkan pencernaan. Namun ternyata, ada beberapa orang yang disarankan untuk membatasi asupan seratnya dan melakukan diet dengan konsumsi makanan rendah serat. 

Apa Alasan Seseorang Disarankan Konsumsi Makanan Rendah Serat?

Diet rendah serat tujuannya untuk mengistirahatkan sistem pencernaan yang sedang bermasalah, bukan untuk menurunkan berat badan seseorang. Dokter juga akan menyarankan seseorang mengonsumsi makanan rendah serat sebagai persiapan menjalani prosedur medis tertentu.

Mereka yang dianjurkan menjalani diet rendah serat ini harus membatasi porsi konsumsi makanan tinggi serat. Setidaknya membatasi asupan serat sekitar 10-15 gram per hari.

Diet rendah serat ini akan membantu mengurangi jumlah makanan yang tidak bisa dicerna oleh usus seseorang. Selain itu, juga bertujuan untuk meringankan kerja sistem pencernaan, mengurangi jumlah feses yang dikeluarkan dari tubuh, dan meringankan gejala terkait penurunan fungsi sistem pencernaan.

Siapa saja yang disarankan untuk konsumsi makanan rendah serat ini?

  • Orang-orang yang sedang diare
  • Mereka yang mengalami penyempitan usus akibat tumor atau mengalami peradangan usus lainnya
  • Orang-orang yang selesai menjalani operasi tertentu
  • Individu yang memiliki masalah usus seperti iritasi usus, penyakit Crohn, divertikulitis, dan juga kolitis ulseratif.

Umumnya, konsumsi makanan rendah serat ini dilakukan hanya dalam jangka waktu singkat hingga kondisi sistem pencernaan Anda sudah kembali normal. Dokter kemudian akan menyarankan agar Anda kembali mengonsumsi makanan tinggi serat secara bertahap. 

Namun, jika kondisi Anda belum memungkinkan dan harus menjalani diet rendah serat dalam waktu lama, maka dokter akan memberikan Anda suplemen vitamin maupun mineral agar kondisi kesehatan Anda tetap terjaga. 

Diet rendah serat ini tergolong berisiko tinggi, sehingga perlu didampingi oleh ahli atau dokter. Jangan sampai melakukan diet ini untuk tujuan menurunkan berat badan dan bukan saran dari dokter, sebab akan berisiko pada kondisi kesehatan Anda.

Makanan yang Boleh Dikonsumsi Selama Menjalani Diet Rendah Serat

Nah, selayaknya diet kebanyakan, diet rendah serat ini ada aturan makanan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Biasanya akan diberikan rekomendasi oleh dokter dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda.

Berikut makanan rendah serat yang bisa dikonsumsi:

  • Roti putih dan nasi putih
  • Sereal dengan kandungan serat rendah, bisa dikonsumsi panas atau dingin
  • Pancake. bagel atau makanan yang terbuat dari tepung putih olahan
  • Sayuran segar yang dikonsumsi dalam kondisi matang dan jumlahnya sedikit
  • Sayuran kaleng
  • Telur
  • Kentang tanpa kulit
  • Selai kacang
  • Susu dan produk olahannya
  • Lemak, seperti mentega, minyak zaitun, mayones, dan saus

Selain itu, direkomendasikan pula untuk konsumsi buah yang rendah serat, seperti:

  • Jus buah tanpa ampas atau hanya sari buah saja
  • Blewah
  • Buah kalengan
  • Semangka
  • Melon
  • Plum
  • Persik
  • Buah pepaya
  • Nektarin

Sedangkan sayuran rendah serat yang dapat dikonsumsi seperti:

  • Sayuran matang
  • Sayuran tanpa biji dan kulit
  • Tunas asparagus
  • Bit
  • Wortel
  • Kacang panjang
  • Kentang tanpa kulit
  • Bayam tumbuk
  • Jus sayuran yang disaring
  • Selada
  • Saus tomat
  • Acorn squash tanpa biji
  • Mentimun tanpa kulit dan biji

Makanan yang Harus Dihindari Selama Menjalani Diet Rendah Serat

Selain makanan yang disarankan, ada pula makanan yang sebaiknya dihindari bagi orang-orang yang sedang menjalani diet rendah serat. Apa saja makanannya?

  • Konsumsi sayuran mentah, kecuali mentimun dan selada
  • Kulit kentang
  • Bawang putih dan bawang bombay
  • Sayuran tertentu, meskipun sudah dimasak, seperti kembang kol, brokoli, lobak, dan juga kangkung
  • Daging olahan atau yang teksturnya keras
  • Cokelat
  • Roti gandum, sereal, atau pun pasta
  • Buah mentah dan kering
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian

Beberapa Tips Menjalani Diet Rendah Serat

Bagi mereka yang memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan yang kaya serat, tentu akan mengalami kesulitan memulai diet rendah serat ini. Lakukanlah secara perlahan dan coba satu per satu. Dengan begitu, Anda akan mudah mengetahui apa makanan yang membuat gejala penyakit Anda semakin memburuk.

Berikut beberapa tips agar memudahkan Anda menjalani diet rendah serat.

  1. Konsumsi makanan dengan porsi kecil dalam setiap 3-4 jam
  2. Menyediakan saringan jus di rumah agar memudahkan Anda saat membuat jus
  3. Pastikan Anda mengunyah makanan dengan menyeluruh dan perlahan agar lebih memudahkan kerja sistem pencernaan
  4. Menghindari konsumsi alkohol dan kafein
  5. Menghindari minuman bersoda
  6. Menghindari makanan pedas dan juga saus yang kaya serat
  7. Mengonsumsi sedikit susu dan juga produk olahannya
  8. Menghindari membeli makanan yang mengandung serat lebih dari 2 gram per porsinya.

Setelah kondisi sistem pencernaan Anda kembali normal dan membaik, Anda bisa meningkatkan asupan serat dan lakukan secara bertahap. Tambah jumlah asupan serat Anda setidaknya 5 gram per minggunya. Dan konsumsi makanan kaya serat dalam porsi yang sedikit setiap hari. 

Mengonsumsi makanan rendah serat memang untuk beberapa kondisi disarankan, seperti mereka yang memiliki masalah pada sistem pencernaan. Namun, jika sudah membaik, Anda bisa kembali mengonsumsi makanan tinggi serat, tentu dengan saran dari dokter.

Upaya Memaksimalkan Hasil Serangakaian Paket Dental Spa

Dental spa merupakan tren perawatan gigi yang menawarkan hasil yang menakjubkan dengan hanya sekali datang. Perawatan gigi ini dijamin akan membuat gigi Anda terlihat lebih sehat dan berkilau. Dalam satu paket dental spa, seseorang sudah mendapatkan semua perawatan gigi yang diinginkan juga dibutuhkan.

Dental spa ternyata sangat penting untuk dilakukan secara rutin, terlebih bagi Anda pecinta kopi. Kandungan pada kopi dapat mengakibatkan plak dan karang gigi sehingga Anda harus rutin untuk melakukan perawatan gigi. Plak dan karang gigi mengandung jutaan bakteri dan jika tidak dibersihkan secara rutin, dapat menyebabkan periodontitis, kerusakan gigi, atau bahkan hilangnya gigi.

Adapun secara umum, rangkaian paket dental spa di hampir setiap klinik atau poli gigi akan menjalankan beberapa prosedur seperti:

  • Scaling

Scaling gigi merupakan prosedur non-operasi yang dilakukan untuk membersihkan dan menghilangkan plak dan karang pada gigi. Prosedur ini merupakan salah satu prosedur perawatan gigi yang paling umum dilakukan. Dalam perawatan dental spa, scaling gigi bertujuan untuk membersihkan karang gigi secara menyuluruh.

Scaling gigi bermanfaat untuk mengurangi asam dan enzim berlebih yang diproduksi oleh bakteri di dalam mulut yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan mengurangi risiko perdarahan atau pembengkakan jaringan akibat dari respons imun tubuh terhadap bakteri pada plak.

  • Stain removal. Stain removal merupakan prosedur untuk menghilangkan noda gigi yang berwarna kuning kehitaman dengan scaler dan polisher. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan pewarna atau noda-noda pada gigi akibat makanan, kopi, the, atau rokok sehingga gigi tampak lebih putih dan bersih.
  • Polishing. Setelah melakukan scaling dan stain removal, umumnya dokter akan melakukan polishing pada gigi Anda. Hal ini dilakukan guna menghaluskan permukaan gigi agar sisa makanan dan plak tidak gampang menempel pada gigi.
  • Scent spary. Spray bertekanan tinggi dengan kandungan khusus yang dapat menghilangkan plak sampai ke sela gusi, menetralkan asam, dan membuat sensasi segar di seluruh rongga mulut.
  • Tongue cleansing. Membersihkan lidah dari bakteri dan kotoran.
    • Gum massage. Pemijatan gusi yang dilakukan menggunakan gel khusus agar sirkulasi darah lebih lancar dan membantu meredakan iritasi dan peradangan gusi setelah scaling.
  • Flouride. Setelah melakukan serangkaian paket dental spa, hal terakhir yang dokter akan lakukan adalah pemberian flouride pada gigi. Pemberian flouride bertujuan untuk memberi perlindungan agar email gigi lebih kuat dan mencegah  gigi berlubang.

Setelah serangkaian paket dental spa itu tuntas dilakukan, kondisi gigi pasien akan lebih baik dari sebelumnya. Akan tetapi, mungkin pasien perlu melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan hasil dari paket dental spa tersebut.

Selain itu, upaya ini juga dimaksudkan untuk mencegah risiko infeksi dan mengurangi nyeri pasca-dental spa, dokter gigi akan memberikan obat kumur atau obat minum. Setelah menjalani serangkaian paket dental spa, penting untuk tetap menjaga kebersihan gigi. Beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk merawat gigi setelah dental spa yaitu:

  • Menggosok gigi setidaknya dua kali sehari dengan pasta gigi mengandung fluoride dan triclosan. Fluoride dapat membantu memperbaiki email gigi yang rusak, sedangkan triclosan dapat melawan bakteri pada plak.
  • Gantilah sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak.
  • Gunakan benang gigi untuk menghilangkan plak yang terletak di antara gigi dan mencegah terbentuknya karang gigi di area yang sulit dijangkau.
  • Konsultasikan dengan dokter gigi mengenai berkumur secara rutin yang mengandung antiseptik untuk membantu membunuh bakteri penyebab plak.
  • Konsumsi makanan sehat dan kurangi mengonsumsi makanan manis dan bertepung.
  • Berhenti merokok.
  • Menjalani pemeriksaan gigi secara rutin setidaknya 6 bulan sekali untuk membersihkan plak dan mencegah risiko penyakit gigi atau gusi.

Dengan jaminan hasil yang maksimal, paket dental spa terbilang perawatan atau prosedur medis yang cukup mahal. Seseorang mungkin perlu pintar-pintar mencari penawaran menarik untuk menghemat sebagian biaya. Namun, jika dalam waktu dekat Anda berniat melakukan dental spa, Klinik Dental Theory yang terletak di Jalan Raya Cakung Cilincing RT 006,RW 014, RT.10/RW.9, Cakung, Jakarta Timur, kabarnya tengah memberikan promo.

Zincpro

Zincpro merupakan jenis obat yang bisa digunakan oleh anak jika mereka terkena diare. Zincpro tersedia dalam kemasan sirup dimana obat tersebut mengandung zat aktif zink sulfat. Zincpro bisa diperoleh dengan harga sekitar Rp 45.000,00 per botol. Obat tersebut juga bisa didapatkan tanpa resep dokter. Meskipun demikian, Anda perlu perhatikan bahwa obat ini bisa menimbulkan efek samping.

Ciri-Ciri Zink Sulfat

Sesuai dengan proses kerja obat dalam tubuh, zink sulfat memiliki ciri-ciri berupa:

  • Absorpsi

Obat yang mengandung zink sulfat tersebut tidak bisa diserap dengan sempurna di saluran pencernaan. Tidak hanya itu, kadar obat yang dapat masuk ke peredaran darah berkisar antara 20 sampai 30 persen.

  • Distribusi

Penyebaran obat yang mengandung zink sulfat tersebut bisa ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tinggi di bagian tubuh tertentu, termasuk otot dan mata. Zink sulfat juga memiliki ikatan protein plasma sebanyak 55 persen pada albumin dan 40 persen pada alfa-1-globulin.

  • Ekskresi

Obat yang mengandung zink sulfat tersebut bisa diekskresi melalui feses, urin, dan keringat pengguna.

Manfaat Obat Zincpro

Pada dasarnya, Zincpro merupakan salah satu obat pelengkap yang dapat mengatasi diare yang dialami anak-anak. Anak-anak bisa mengkonsumsi obat tersebut dengan oralit atau garam rehidrasi oral. Bahan tersebut bisa dijadikan sebagai pengganti cairan bagi tubuh anak.

Selain menggantikan cairan di dalam tubuh, obat tersebut mampu mengembalikan integritas penghalang mukosa, membantu meningkatkan produksi antibodi, serta membantu limfosit bersirkulasi agar dapat melawan patogen pada bagian usus. Tidak hanya itu, obat tersebut juga mampu mengangkat radikal bebas yang berbahaya, membantu perkembangan di dalam tubuh dengan normal, serta menjaga sistem kekebalan tubuh anak.

Penggunaan Obat Zincpro

Jika pasien ingin menggunakan obat Zincpro, maka penggunaannya harus sesuai instruksi dokter. Jika pasien berada di usia antara 2 sampai 6 bulan, maka pasien perlu mengkonsumsi obat tersebut sekali sehari sebanyak setengah sendok takar 5 mL. Jika pasien berada di usia antara 6 bulan sampai 5 tahun, maka pasien perlu mengkonsumsi obat tersebut sekali sehari sebanyak 1 sendok takar 5 mL yang dikonsumsi.

Pasien dapat mengkonsumsi obat Zincpro baik ketika mengkonsumsi makanan maupun tidak, dan perlu mengkonsumsi obat tersebut setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.

Efek Samping Akibat Obat Zincpro

Pada dasarnya, obat Zincpro sama seperti obat lain dimana obat tersebut bisa memicu efek samping berupa:

  • Sakit kepala

Jika pasien mengalami sakit kepala, mereka sebaiknya konsumsi cairan dan beristirahat yang cukup. Jika sakit kepala terjadi lebih dari seminggu, mereka sebaiknya temui dokter.

  • Pusing

Jika pasien merasa pusing, mereka sebaiknya berbaring terlebih dahulu dan beristirahat dalam waktu yang cukup. Jika kondisi pasien membaik, maka pasien bisa coba duduk dan berdiri dengan perlahan.

  • Sakit perut

Jika pasien sakit perut, maka pasien sebaiknya coba mengkonsumsi makanan dengan jumlah yang sedikit terlebih dahulu. Jika merasa membaik, mereka dapat mengkonsumsi lebih banyak makanan. Jika tidak merasa membaik, mereka sebaiknya temui dokter.

  • Diare

Jika pasien mengalami diare, maka pasien perlu mengkonsumsi cairan secukupnya dan hindari makanan yang dapat membuat mereka diare seperti makanan pedas.

  • Mual

Jika pasien merasa mual, pasien sebaiknya coba mengkonsumsi makanan yang ringan terlebih dahulu. Jika membaik, maka pasien bisa mengkonsumsi makanan dengan jumlah yang lebih banyak. Jika kondisinya memburuk, pasien sebaiknya hubungi dokter.

  • Muntah

Jika muntah, pasien sebaiknya mengkonsumsi banyak cairan supaya dapat mencegah dehidrasi dan gunakan obat sesuai instruksi dokter.

Kesimpulan

Meskipun Zincpro dapat memberikan beberapa manfaat bagi tubuh, obat tersebut juga dapat memicu beberapa efek samping. Oleh karena itu, pasien sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter apakah Zincpro merupakan obat yang tepat bagi pasien yang berusia di antara 2 bulan sampai 5 tahun, atau mereka sebaiknya menggunakan pengobatan lain untuk mengatasi diare.

Kenali Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah dan Penyebabnya

Kerutan biasanya berkaitan dengan penuaan. Semakin bertambahnya usia, sel-sel kulit pun berkurang elastisitasnya. Sehingga mucul kerutan di kulit wajah dan kulit tubuh lainnya. Tentu akan mengganggu penampilan seseorang. Selain mengetahui cara menghilangkan kerutan di wajah, Anda juga perlu mengetahui faktor penyebabnya sehingga bisa mencegah munculnya garis halus tersebut.

Sebenarnya kerutan di wajah merupakan hal normal seiring dengan bertambahnya usia. Namun, ada beberapa faktor yang mempercepat proses kemunculan kerutan dan garis halus ini.

Faktor-faktor Penyebab Kerutan di Wajah

Selain karena faktor usia, ada juga berbagai faktor lain yang menjadi penyebab munculnya kerutan di kulit wajah. Apa saja?

  • Terlalu Sering Terpapar Sinar Matahari

Terlalu sering terpapar sinar matahari secara berlebihan juga bisa menyebabkan kulit menjadi keriput. Sinar ultraviolet ini dapat menembus dan merusak struktur kulit sehingga membuatnya menjadi keriput.

Sebaiknya, saat keluar rumah di siang hari, Anda menggunakan sun protection. Selain itu, gunakan juga topi dan pelindung lain agar kulit tidak secara langsung terkena sinar matahari.

  • Posisi Tidur yang Tidak Benar

Ternyata, posisi tidur juga memengaruhi kerutan di kulit wajah. Memberikan tekanan yang berlebih pada wajah di malam hari akan membuat kulit menjadi keriput.

Posisi tidur yang salah dan berlangsung lama dapat memunculkan garis halus di pipi, keing, atau pun dagu. Sebaiknya mulai sekarang perhatikan posisi tidur Anda agar kulit wajah tidak terlalu terjadi gesekan antara kulit dan bantal. Gunakan juga sarung bantal yang lembut agar tidak terlalu menekan kulit wajah.

  • Kebiasaan Merokok

Kebiasaan buruk merokok bisa mempercepat proses penuaan. Selain berpengaruh buruk pada paru-paru, rokok juga memicu munculnya kerutan di kulit. Anda akan terlihat lebih tua dibanding usia sebenarnya. Tentu Anda tidak mau hal tersebut terjadi dong?

Semakin banyak dan semakin banyak Anda merokok, semakin banyak pula kerutan yang akan muncul di kulit wajah. Bahkan kerutan yang muncul biasanya lebih dalam. Selain itu, tembakau juga memiliki efek yang dapat membuat warna kulit yang terlihat tidak sehat serta tekstur kulit wajah menjadi kasar.

  • Akibat Otot Wajah Kontraksi

Kulit wajah di ujung mata menjadi keriput juga bisa disebabkan oleh adanya kontraksi kecil otot wajah. Ekspresi wajah seperti tersenyum, murung, atau ekspresi seperti menyipitkan mata bisa meninggalkan kerutan di kulit.

  • Diet yang Putus Nyambung

Orang yang melakukan diet dengan pola yang tidak teratur atau putus nyambung dan terjadi selama bertahun-tahun dapat merusak kulit. Hal ini karena kulit akan mengecil dan melebar seiring adanya perkembangan berat badan yang tidak stabil, kadang naik kadang turun. Sehingga struktur elastisitas kulit pun menjadi rusak sehingga menyebabkan kerutan di kulit.

Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah

Ada beberapa cara menghilangkan kerutan di wajah yang bisa dilakukan di rumah dengan bahan alami. Berikut beberapa yang bisa dilakukan.

  • Probiotik

Probiotik memang dikenal berguna meingkatkan kesehatan kulit, termasuk dapat menghilangkan kerutan di wajah. Manfaat probiotik bisa didapat dari kombucha, yogurt, kefir, keju cottage, dan dari suplemen.

  • Lidah Buaya

Cara menghilangkan kerutan di wajah juga bisa dilakukan dengan mengoleskan lidah buaya. Manfaat lidah buaya ada banyak sekali, termasuk melembapkan kulit dan mampu meningkatkan produksi kolagen.

  • Minyak Zaitun

Minyak zaitun juga ternyata memiliki manfaat meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh sehingga bermanfaat juga untuk mencegah munculnya kerutan di wajah.

  • Masker Pisang

Selain dikonsumsi, pisang juga bisa dimanfaatkan menjadi masker. Masker pisang memiliki manfaat, salah satunya dapat menghilangkan kerutan di wajah.

Cara membuat masker pisang ini mudah saja. Haluskan seperempat pisang dan oleskan tipis ke permukaan wajah. Tunggu 15-20 menit sebelum dibilas dengan air hangat.

  • Vitamin C dan Mineral Lainnya

Produksi kolagen bisa meningkat dengan mengonsumsi vitamin C yang terdapat pada buah-buahan dan sayuran. Selain vitamin C ada juga antioksidan yang bisa mencegah munculnya kerutan di kulit wajah.

Selain itu, konsumsi juga makanan yang mengandung zinc seperti kacang-kacangan, keju, dan sebagainya untuk mencegah kerutan karena paparan sinar matahari.

Selain itu, ada juga mineral selenium yang juga bisa menghilangkan kerutan di wajah. Selenium terdapat pada biji bunga matahari, pisang, yogurt, hingga bayam.

Namun, selain mencoba cara menghilangkan kerutan di wajah, Anda juga perlu melakukan tindakan pencegahan agar kerutan yang muncul tidak semakin bertambah. Seperti menggunakan sunscreen yang melindungi kulit dari paparan langsung sinar matahari. Anda juga perlu menerapkan pola hidup sehat, berhenti merokok, serta menggunakan pelembap kulit.

Jenis Pemeriksaan Dalam Check Up Fungsi Hati

Check up fungsi hati adalah serangkaian tes untuk mengukur enzim, protein, dan zat-zat lain yang diproduksi oleh hati. Tes ini mengukur kesehatan hati keseluruhan. Zat-zat yang berbeda sering diuji dalam waktu yang sama lewat satu tes sampel darah, seperti albumin (sebuah protein yang dibuat di hati), protein total (untuk mengukur jumlah total protein di dalam darah), ALP (alkaline phosphatase), ALT (alanine transaminase), AST(aspartate aminotransferase), bilirubin (produk limbah yang dibuat di hati), lactate dehydrogenase (LD) atau enzim yang banyak ditemukan di sel-sel tubuh, dan prothrombin time (PT) sebuah protein yang terlibat dalam pembekuan darah. 

Tes check up fungsi hati digunakan untuk mengukur enzim dan protein tertentu di dalam darah. Tergantung tes, enzim atau protein yang lebih tinggi atau rendah dari kadar normal dapat mengindikasikan adanya masalah dalam hati Anda. Beberapa tes fungsi hati tersebut adalah:

  • Tes alanine transaminase (ALT)

Alanine transaminase (ALT) digunakan tubuh untuk metabolisme protein. Apabila hati rusak dan tidak dapat berfungsi dengan benar, ALT dapat dilepaskan ke dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan kadar ALT meningkat. Hasil tes ini yang lebih tinggi dari normal dapat menjadi sebuah tanda adanya kerusakan hati. Menurut Kampus Gastroenterology Amerika, kadar ALT yang lebih tinggi dari 25 IU/L pada wanita dan 33 IU/L pada pria biasanya membutuhkan pemeriksaan dan evaluasi lanjutan. 

  • Tes aspartate aminotransferase (AST)

Aspartate aminotransferase merupakan sebuah enzim yang ditemukan di beberapa bagian tubuh seperti hati, jantung, dan otot. Mengingat level AST tidak spesifik menunjukkan kerusakan hati seperti ALT, tes AST biasanya diukur bersamaan dengan ALT untuk memeriksa masalah hati apapun. Saat hati rusak, AST dapat dilepaskan ke aliran darah. Hasil tes AST yang tinggi dapat mengindikasikan adanya masalah dengan hati dan otot. Rentang AST yang normal berkisar di angka 40 IU/L pada orang dewasa dan dapat lebih tinggi terutama pada bayi dan anak-anak. 

  • Tes alkaline phosphatase (ALP)

Alkaline phosphatase (ALP) adalah sebuah enzim yang ditemukan di tulang, saluran empedu, dan hati. Tes ALP biasanya dilakukan bersamaan dengan tes lain. Level ALP yang tinggi dapat mengindikasikan adanya peradangan hati, penyumbatan saluran empedu, dan penyakit tulang. Anak-anak dan orang dewasa dapat memiliki peningkatan level ALP karena tulang mereka sedang tumbuh. Kehamilan juga dapat meningkatkan level ALP. Rentang ALP yang normal biasanya di atas 120 U/L untuk orang dewasa. 

  • Tes albumin

Albumin adalah protein utama yang dibuat oleh hati. Albumin melakukan banyak fungsi tubuh penting, seperti menghentikan cairan bocor dari pembuluh darah, menutrisi jaringan, dan membawa hormon, vitamin, dan zat penting lain ke seluruh tubuh. Tes albumin mengukur seberapa baik hati Anda dalam membuat protein ini. Hasil tes yang rendah dapat mengindikasikan bahwa hati Anda tidak berfungsi dengan baik. Rentang angka yang normal untuk albumin adalah di antara 3,5 hingga 5 gram per desiliter. Akan tetapi, albumin yang rendah dapat disebabkan karena kurangnya nutrisi, penyakit ginjal, infeksi, dan peradangan. 

Check up fungsi hati biasanya dilakukan untuk membantu diagnosa penyakit hati seperti hepatitis. Selain itu, check up fungsi hati dapat membantu memantau perawatan penyakit hati. Tes tersebut di atas dapat menunjukkan seberapa efektif perawatan penyakit hati yang didapatkan oleh seorang pasien. Tes fungsi hati dapat memeriksa seberapa buruk kondisi hati yang rusak karena penyakit, misalnya akibat cirrhosis. Selain itu, check up fungsi hati dapat membantu memantau efek samping obat-obatan tertentu.

Apakah Mati Rasa dan Kesemutan Berbahaya bagi Kesehatan?

Pernahkah Anda mengalami mati rasa yang diikuti dengan sensasi kesemutan? Sebenarnya, kesemutan dan mati rasa adalah hal yang wajar, khususnya jika Anda duduk atau berdiri pada suatu posisi yang sama dalam durasi yang terlalu lama.

Akan tetapi, kesemutan dan mati rasa yang terjadi secara terus menerus bisa saja disebabkan oleh kondisi medis tertentu yang Anda derita. Untuk mengetahuinya, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyakit yang menyebabkan mati rasa

Umumnya, penyakit yang menyebabkan mati rasa merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada sistem saraf. Adanya tekanan pada saraf merupakan penyebab yang paling umum.

Tekanan pada saraf ini bisa terjadi karena berbagai faktor. Saat menggunakan obat-obatan tertentu, tekanan pada sarf bisa saja terjadi sebagai efek samping dari obat tersebut. Ketika Anda berada pada satu posisi yang terlalu lama, saraf Anda juga rentan mengalami tekanan.

Namun, selain itu, beberapa penyakit juga bisa menyebabkan tekanan pada saraf, seperti penyakit carpal tunnel syndrome, pembesaran pembuluh darah, tumor, luka pada jaringan parut, peradangan sumsum tulang belakang, dan lain sebagainya.

Selain itu, beberapa penyakit yang umumnya juga bisa menyebabkan mati rasa dan kesemutan adalah:

  • Diabetes dan neuropatik diabetes
  • Migrain
  • Penyakit Raynaud
  • Multiple sclerosis
  • Penyakit tiroid yang kurang aktif, seperti hipotiroidisme dan tiroiditis Hashimoto
  • Kejang-kejang dan stroke

Penyakit-penyakit di atas memiliki salah satu gejala umum berupa sensasi mati rasa dan juga kesemutan.

Kapan perlu berobat ke dokter?

Banyak orang mengabaikan sensasi mati rasa dan kesemutan yang dialami. Memang, kesemutan merupakan hal yang wajar dan sangat umum terjadi pada semua orang. Akan tetapi, dalam beberapa kondisi, Anda perlu menyadari apabila perlu melakukan konsultasi terkait mati rasa dan kesemutan yang dialami.

Apabila mati rasa bersifat sementara dan terjadi setelah Anda berada pada satu posisi terlalu lama, Anda tidak perlu langsung berkonsultasi ke dokter. Ketika Anda tidak bisa mendeteksi penyebab dari mata rasa yang dialami, barulah Anda perlu melakukan pemeriksaan sesegera mungkin.

Secara khusus, Anda perlu berobat ke dokter apabila mati rasa dan kesemutan terjadi dalam frekuensi yang sangat sering, tidak diketahui penyebabnya, serta semakin memburuk seiring berjalannya waktu.

Selain itu, tanda lainnya yang menjadi petunjuk bahwa Anda perlu memeriksana diri ke dokter adalah:

  • Mati rasa diiringi dengan penglihatan yang kabur
  • Pernah mengalami cedera di leher, kepala, dan punggung
  • Kehilangan kesadaran meski hanya beberapa menit
  • Kesulitan bicara
  • Sulit berpikir jernih
  • Kehilangan kendali atas usus dan kandung kemih

Jika Anda merasakan mati rasa beberapa saat setelah mengalami cedera di bagian kepala, Anda perlu mendapatkan penanganan sesegera mungkin dari Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit.

Upaya pengobatan sensasi mati rasa

Pengobatan kondisi akan disesuaikan dengan penyakit yang mendasari sensasi mati rasa tersebut. Berikut ini upaya pengobatan berdasarkan kondisi medis yang menyebabkannya:

  • Storke, pengobatan dengan prosedur operasi untuk mengatasi gumpalan.
  • Carpal tunnel syndrome, pengobatan dengan pemasangan kawat di pergelangan tangan, operasi, serta obatan-obatan untuk meredakan nyeri.
  • Neuropati diabetik, pengobatan dengan diet sehat, melakukan aktivitas fisik atau berolahraga, melakukan pemeriksaan kaki secara teratur.
  • Tumor, pengobatan dengan kemoterapi, radioterapi, operasi, dan terapi obat-obatan lainnya.

Semakin cepat Anda melakukan pemeriksaan, semakin cepat juga dokter bisa mendiagnosa kondisi Anda dan melakukan upaya pengobatan. Jangan meremehkan kondisi mati rasa dan kesemutan yang Anda rasakan secara tiba-tiba.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai