Manfaatkan natrium Diklofenak untuk Redakan Nyeri Sendi

Setiap orang pasti pernah mengalami nyeri sendi dengan beragam penyebab. Mulai dari keselo, nyeri otot, hingga penyakit lainnya. Pada orang tua, misalnya, nyeri sendi yang semakin lama semakin parah biasanya merupakan tanda-tanda osteoarthritis, asam urat, atau rheumatoid arthritis. Dan karena banyak penyebabnya, pengobatan nyeri sendi pun disesuaikan dengan akar masalahnya. Salah satu obat yang bisa digunakan ialah natrium diklofenak untuk meredakan nyeri sendi.

Natrium diklofenak termasuk dalam obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Obat ini bekerja dengan cara menghentikan produksi zat penyebab rasa sakit. Gel natrium diklofenak ini biasanya digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri akibat osteoartritis pada sendi tertentu seperti lutut, pergelangan kaki, kaki, siku, pergelangan tangan, dan tangan. Jika nyeri sendi dirasakan di banyak bagian tubuh, bisa digunakan natrium diklofenak oral atau tablet. Selain bekerja sebagai antinyeri, OAINS seperti natrium diklofenak juga memiliki efek lain seperti pereda demam dan anti radang.

Menurut penelitian, obat nyeri sendi berbentuk gel yang mengandung natrium diklofenak diduga efektif dalam mengurangi rasa sakit di lutut yang diderita oleh pasien osteoarthritis. Penelitian tersebut didukung oleh studi lanjutan yang juga menyatakan hal yang serupa.

Selain ampuh dalam mengatasi nyeri sendi, obat gel natrium diklofenak juga disebut aman digunakan untuk meredakan nyeri dengan sedikit efek samping berupa iritasi lokal pada kulit seperti: kulit kering dan dermatitis kontak. Efek samping ini lebih sering terjadi pada penggunaan gel dalam jangka panjang.

Efek samping sistemik yang menyertai setelah pemakaian pun disebut minimal. Efek samping yang dapat muncul pada penggunaan Natrium diklofenak yakni: radang lambung, tukak lambung, nyeri perut, mual, pusing, konstipasi, nyeri dada, peningkatan risiko terkena serangan jantung dan stroke. Efek samping ini lebih cenderung terjadi pada penggunaan obat secara oral (diminum), namun dalam bentuk gel juga bisa terjadi. Risiko efek samping lebih tinggi pada penggunaan obat dalam jangka panjang.

Penggunaan obat ini perlu dikonsultasikan dengan dokter jika kamu memiliki riwayat penyakit atau kondisi seperti: sakit jantung, operasi bedah jantung, konsumsi obat pengencer darah (antikoagulan), tukak lambung, stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, alergi obat, asma, wanita hamil, dan merokok. Anak-anak di bawah usia 18 tahun tidak disarankan menggunakan obat ini.

Jika kamu ingin menggunakan obat gel yang mengandung natrium diklofenak untuk mengurangi nyeri sendi, disarankan untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada label atau sesuai anjuran dokter. Kamu juga bisa mengikuti langkah-langkah ini:

  • Bersihkan dan keringkan area kulit tempat akan diolesi gel.
  • Dengan menggunakan tangan, oleskan gel ke area yang nyeri sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  • Pastikan agar semua area yang sakit terkena gel.
  • Cuci tangan hingga benar-benar bersih setelah kamu mengoleskan gel. Tapi, jika nyeri sendinya justru ada di tangan, jangan mencuci tangan selama setidaknya satu jam setelah mengoleskan gel.
  • Oleskan gel natrium diklofenak ke area yang sakit sebanyak empat kali sehari.
  • Oleskan gel natrium diklofenak pada waktu yang sama setiap hari. Misalnya jika hari ini gel dioleskan pada pukul 06.00, 12.00, 18.00, dan 24.00 maka esok hari gel juga harus dioleskan pada pukul tersebut.
  • Jangan mengoleskan obat gel nyeri sendi ini ke kulit yang luka, terkelupas, terinfeksi, bengkak, atau ruam.
  • Jangan sampai obat ini mengenai mata, hidung, atau mulut. Jika terkena, segera bilas dengan banyak air.
  • Jangan menutup area yang diolesi gel, biarkan terkena udara.
  • Jangan mandi setidaknya selama 1 jam setelah mengoleskan gel.

Jika setelah pemakaian ternyata kulit menjadi kemerahan, mengalami iritasi, atau terdapat efek samping, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Jika kamu menderita nyeri sendi, memang disarankan untuk menemui dokter ahli guna mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat. Untuk cedera ringan, Kamu bisa beristirahat, batasi aktivitas, beri kompres dingin untuk mengurangi nyeri. Kamu juga bisa menggunakan gel natrium diklofenak untuk meredakan nyeri yang dialami.

Manfaat Saffron untuk Anak dan Cara Mengonsumsinya

Saffron merupakan jenis rempah-rempah yang umumnya digunakan sebagai bumbu masakan; sebagai perisa makanan atau penyedap rasa. Harga rempah ini pun terbilang mahal karena proses memanennya juga terbilang sulit. Dalam pengobatan tradisional, rempah ini berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Selain itu, rempah ini juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Saffron sangat aman untuk dikonsumsi baik untuk orang dewasa hingga anak- anak. Tak hanya orang dewasa,  manfaat saffron untuk anak juga tak kalah pentingnya. 

Hasil studi menyatakan bahwa saffron kaya akan kandungan antioksidan, seperti crocin, crocetin, safranal, dan kaempferol. Zat ini bermanfaat untuk menangkal radikal bebas yang jadi penyebab penyakit jantung dan kanker. Selain itu kandungan kaempferol yang terdapat pada kelopak bunga saffron berkhasiat untuk mengurangi peradangan dan anti kanker.

Terdapat beberapa manfaat saffron untuk anak yang bisa didapatkan. Lalu, apa saja manfaat saffron untuk anak tersebut?

  • Membantu menjaga kesehatan hati;
  • Meredakan sakit perut;
  • Membantu penglihatan yang lebih baik;
  • Meningkatkan kesehatan otak;
  • Menjaga kebersihan gusi dan mulut anak;
  • Dapat menyembuhkan luka bakar; hingga
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.

Sebagai rempah-rempah, ada banyak cara dalam menyajikan saffron. Apalagi, ada ragam bentuk saffron, seperti saffron bentuk benang atau bubuk. Berikut ini tips memasak yang akan memungkinkan Anda memberikan manfaat sempurna dari saffron untuk anak:

  • Menjadikan bubuk untuk masakan

Sebagai orang tua Anda dapat menyiapkan saffron bubuk. Caranya, dengan menggiling saffron bentuk benang menggunakan lesung dan alu. Jika kesulitan menggiling benang karena kadar airnya, tambahkan sedikit gula, lalu haluskan. Ini akan membuat penggilingan lebih mudah tanpa memengaruhi resep.

  • Sari saffron

Sari saffron bisa dibuat dengan menambahkan 3 hingga 5 sendok teh air hangat atau air mendidih ke bubuk saffron dan biarkan meresap selama 5 hingga 10 menit. Simpan dalam toples selama beberapa minggu dan gunakan saat dibutuhkan. Sari saffron juga bisa dibuat dengan susu atau cuka, sebagai pengganti air. Biasanya ditambahkan ke bahan lain menjelang akhir memasak untuk mengeluarkan warna dan menyebarkan rasa ke seluruh hidangan.

  • Susu saffron

Anda juga bisa membuat susu saffron untuk anak. Siapkan 1 cangkir susu rebus, sejumput saffron, dan 2 sendok teh gula. Tambahkan gula dan saffron ke susu rebus. Teh susu saffron ini bisa menjadi tambahan yang bagus untuk rutin dikonsumsi.

Adapun manfaat saffron untuk anak akan maksimal asalkan konsumsinya sesuai dengan takaran. Mengutip Very Well Fit, sebagai suplemen makanan, aman untuk mengonsumsi saffron hingga 1,5 gram setiap hari bagi orang dewasa. Saffron dianggap beracun bila tertelan lebih tinggi dari 5 gram dan bisa mematikan pada dosis lebih dari 20 gram sehari.

Tetapi, pada anak mungkin butuh dosis yang lebih sedikit. Sebaiknya, konsultasikan dahulu ke dokter jika Anda ingin memberikan saffron kepada anak. Studi klinis telah mengevaluasi dosis mulai dari 20 mg sehari hingga 400 mg sehari, meskipun dosis efektif paling umum yang diterapkan dalam uji klinis adalah 30 mg hingga 50 mg sehari. Untuk anak usia di bawah 4 tahun cukup 1 gelas dalam seminggu.

Itulah sederet manfaat saffron untuk anak dan cara penyajiannya. Apabila Anda ingin mencoba mengonsumsikan bunga satu ini pada anak Anda, konsultasikanlah dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan saran terbaik. Meski bunga saffron menjanjikan khasiat yang sangat banyak, tetapi dosis pemakaiannya haruslah tetap dipertimbangkan sesuai kebutuhan agar manfaat dalam rempah ini bisa didapatkan.

Jangan Dipecahkan! Ini Perawatan Kulit untuk Atasi Jerawat Nodul

Banyak orang memanfaatkan produk perawatan kulit untuk mengatasi jerawat, salah satunya jerawat nodul. Jenis jerawat ini merupakan salah satu jenis jerawat yang sangat mengganggu dan cukup sulit untuk diatasi.

Sekilas, jerawat nodul tampak serupa dengan jerawat batu. Namun, kedua jenis jerawat ini sebenarnya berbeda. Karena itu, penanganannya pun harus dilakukan dengan cara yang berbeda juga. 

Bolehkah memecahkan jerawat nodul?

Sebenarnya, apa pun jenis jerawat yang Anda miliki, sebisa mungkin hindari memecahkan atau memencet jerawat tersebut. Terlebih lagi bila jenis jerawat Anda adalah jerawat nodul.

Tidak seperti jenis jerawat lainnya, kepala nanah atau whitehead pada jerawat nodul tertanam cukup dalam di bawah permukaan kulit. Hal ini akan membuat Anda lebih sulit untuk memencet dan mencoba mengeluarkannya.

Karena tertanam cukup dalam, upaya memecahkan jerawat ini hanya akan menimbulkan luka di kulit Anda. Bukannya semakin membaik, jerawat Anda malah akan semakin memburuk.

Jenis jerawat ini bisa tumbuh di bagian tubuh mana saja. Akan tetapi, jerawat ini lebih sering muncul di area wajah, dada, dan punggung.

Bila Anda mengalaminya, jangan pernah mencoba untuk memencet atau memecahkannya. Hal ini penting agar kondisi kulit Anda tidak semakin mengalami kerusakan. 

Tips perawatan kulit untuk mengatasi jerawat nodul

Biasanya, penderita jerawat nodul yang cukup parah akan melakukan konsultasi dengan dokter untuk menentukan upaya perawatan yang paling tepat. Tapi, ada juga penderita yang mengandalkan produk perawatan kulit untuk mengatasinya.

Apabila Anda rutin melakukan perawatan kulit wajah di rumah, cobalah untuk melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Mencuci muka dengan tepat

Cara terbaik untuk mencuci muka adalah mencucinya minimal dua kali dalam sehari. Misalnya, setelah bangun pagi dan sebelum tidur. 

Anda boleh mencuci wajah lebih dari dua kali, namun pastikan jangan mencucinya terlalu sering, karena bisa membuat wajah menjadi kering. 

Selain itu, ingatlah untuk mencuci muka tepat setelah melakukan aktivitas yang memicu keringat, misalnya setelah berolahraga. Jangan lupa juga untuk mencuci muka dengan bersih setelah mengenakan riasan wajah.

  • Melindungi kulit dari sinar matahari

Paparan sinar matahari yang berlebih hanya akan memperparah kondisi kulit Anda. Karena itu, sebisa mungkin hindari paparan sinar matahari terlalu lama.

Bila Anda harus beraktivitas di luar ruangan, maka biasakan untuk memakai tabir surya. Gunakan tabir surya dengan perlindungan minimal SPF 30. 

  • Menggunakan pelembab

Banyak orang memilih untuk tidak menggunakan pelembab karena merasa wajahnya sudah cukup berminyak. Tapi, wajah yang berminyak sebenarnya juga memerlukan pelembab. 

Gunakanlah pelembab yang dikhususkan untuk kulit wajah cenderung berminyak dan berjerawat. Jenis pelembab ini biasanya memiliki komposisi yang lebih ringan, sehingga tidak akan memicu produksi minyak yang semakin berlebih.

  • Menyentuh wajah dengan tangan yang bersih

Jangan pernah menyentuh wajah Anda dalam keadaan tangan yang kotor. Tangan Anda mungkin gatal untuk menyentuh jerawat, tapi ingatlah untuk tidak pernah menyentuhnya sebelum mencuci tangan.

Hal yang sama pun berlaku ketika Anda akan mengenakan riasan wajah. Sebelum merias wajah, cucilah tangan Anda terlebih dahulu sampai bersih. 

Bakteri dan kuman yang ada pada tangan Anda bisa masuk ke pori-pori wajah ketika Anda menyentuh wajah. Hal ini akan semakin memperparah jerawat Anda.

Saat Anda memiliki jerawat nodul, maka kulit wajah Anda akan memerlukan perawatan ekstra. Jangan sepelekan jerawat ini dan konsultasikan pada dokter bila semakin parah.

Apa Saja Cara untuk Mengatasi Buta Warna?

Apa Saja Cara untuk Mengatasi Buta Warna?

Buta warna merupakan kondisi yang dialami penderita dengan tidak dapat membedakan antara warna yang satu dengan warna lain. Mungkin saja si penderita berpikir bahwa kedua warna yang dia lihat terlihat sama, namun kedua warna tersebut berbeda. Jika Anda mengalami buta warna, maka Anda perlu pahami cara mengatasi buta warna.

Sebagian besar penderita mengalami buta warna akibat faktor genetik, namun tidak memicu masalah yang besar dalam kegiatannya sehari-hari. Mungkin saja sebagian penderita dapat beradaptasi dengan baik tanpa mengetahui cara mengatasi buta warna. Meskipun demikian, orang-orang yang mengalami buta warna tidak memiliki kesempatan dalam bekerja di bidang tertentu seperti seni.

Penyebab Buta Warna

Seseorang yang mengalami buta warna bisa disebabkan karena faktor berikut:

  • Faktor genetik

Faktor genetik dapat menyebabkan berbagai kondisi, salah satunya termasuk buta warna. Buta warna bisa mempengaruhi kedua mata penderita, dan buta warna bisa terjadi baik dalam skala ringan, sedang, maupun berat. Tingkat keparahan yang dialami penderita juga tidak akan berubah seumur hidup.

  • Penyakit

Faktor lain yang bisa menyebabkan seseorang mengalami buta warna adalah penyakit-penyakit tertentu seperti diabetes, glaukoma, dan leukemia. Penyakit tersebut juga bisa mempengaruhi salah satu mata sehingga dapat memicu kondisi yang lebih buruk dibandingkan dengan bagian mata yang lain.

  • Penggunaan obat

Sebagian obat tidak dapat digunakan karena dapat menyebabkan buta warna. Meskipun demikian, obat tersebut digunakan untuk mengatasi kondisi tertentu seperti penyakit autoimun, infeksi, gangguan mental, serta gangguan jantung.

  • Faktor usia

Seiring bertambahnya usia, kondisi tubuh manusia tidak sama seperti dahulu. Faktor usia dapat memengaruhi kondisi tubuh manusia, termasuk mata. Mereka bisa mengalami kesulitan dalam mengenali warna di sekitarnya.

  • Paparan bahan kimia

Jika manusia sering terkena paparan bahan kimia, khususnya dalam jangka panjang, mereka bisa mengalami penurunan kemampuan untuk mengenali warna yang ada di sekitarnya. Contoh bahan kimia yang bisa mempengaruhi kondisi mata manusia adalah karbon disulfida.

Jenis Buta Warna

Berikut adalah jenis-jenis buta warna yang bisa terjadi pada penderita:

  • Defisiensi merah-hijau

Defisiensi merah-hijau merupakan jenis buta warna yang terjadi pada penderita dengan tidak bisa membedakan antara warna merah dengan hijau.

  • Defisiensi biru-kuning

Defisiensi biru-kuning merupakan jenis buta warna yang terjadi pada penderita dengan tidak bisa membedakan antara warna biru dengan kuning.

  • Buta warna total

Buta warna total merupakan jenis buta warna yang langka dimana kondisi tersebut membuat penderita tidak bisa melihat semua warna.

Gejala Lain

Sebagian penderita buta warna juga bisa mengalami gejala tertentu seperti mata juling atau mata sensitif terhadap cahaya.

Pengobatan

Pada umumnya, buta warna sama seperti penyakit lain dimana kondisi tersebut bisa diobati. Pengobatan buta warna bergantung pada penyebab yang dialami penderita.

Cara-cara untuk mengatasi buta warna adalah sebagai berikut:

  • Pengobatan

Penderita buta warna dianjurkan untuk menghentikan penggunaan obat-obatan tertentu jika penyebabnya adalah obat. Jika memungkinkan, dokter akan menyesuaikan dosis pengobatan buta warna, atau Anda dianjurkan untuk menggunakan obat lain.

  • Alat bantu

Cara lain untuk mengobati buta warna bisa melalui alat bantu. Alat tersebut bisa membantu penderita membedakan warna-warna yang ia lihat. Alat-alat bantu yang bisa dipilih penderita adalah kacamata, lensa kontak, atau alat peraga seperti alat bantu visual.

Jika Anda Ingin Bertemu dengan Dokter

Jika Anda ingin bertemu dengan dokter untuk membicarakan tentang masalah mata, Anda bisa melakukannya. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal seperti membuat daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan memeriksa kondisi mata Anda. Setelah memeriksa mata Anda, dokter akan menentukan pengobatan yang sesuai untuk mata Anda.

Kesimpulan

Cara mengatasi buta warna bisa melalui dua hal, yakni pengobatan dan alat bantu. Kedua cara tersebut dapat membantu pasien beradaptasi dalam kehidupannya. Karena buta warna berisiko bagi siapapun, Anda sebaiknya juga melihat apa yang ada di sekitar Anda dengan hati-hati.

Area Tubuh yang Menghitam Akibat Chloasma Gravidarum saat Hamil

Kulit menghitam adalah salah satu kondisi yang dialami saat hamil. Bercak-bercak cokelat ini disebut juga melasma atau chloasma gravidarum.

Kondisi ini sebenarnya umum dialami oleh wanita di masa kehamilan. Kondisi ini paling terlihat di area wajah sehingga sering juga disebut topeng kehamilan. Yuk, cari tahu lebih lengkap seputar chloasma gravidarum dan bagaimana cara menghilangkannya.

Mengenal Chloasma Gravidarum

Chloasma gravidarum atau disebut melasma adalah bercak kecokelatan yang muncul di kulit ibu hamil yang umumnya terdapat di area dahi, bibir atas, hidung, hingga pipi. Perlu diketahui bahwa kondisi ini sama sekali tidak berbahaya dan biasanya memang dialami oleh 50-70 persen wanita di masa kehamilan.

Bagian kulit yang lebih berpigmen seperti area puting susu, bekas luka, bintik-bintik, hingga kulit di area kelami biasanya akan jadi lebih menghitam saat hamil. 

Chloasma gravidarum ini disebabkan oleh adanya perubahan hormon di masa kehamilan sehingga meningkatkan jumlah melanin yang diproduksi oleh ibu hamil. Namun, ini hanya terjadi sementara saja. 

Melasma juga dipengaruhi oleh paparan sinar matahari. Sering ditemukan, biasanya wanita yang memiliki kulit lebih gelap, cenderung memiliki chloasma gravidarum dibanding wanita hamil dengan kulit lebih terang.

Area Tubuh yang Menghitam ketika Hamil

Berikut bagian-bagian tubuh yang biasanya mengalami hiperpigmentasi berlebih selama menjalani kehamilan, yaitu:

  1. Area Wajah

Bercak cokelat yang muncul di area wajah biasanya berupa flek yang berbentuk sayap kupu-kupu gelap di pipi depan. Biasanya kondisi ini dipengaruhi juga oleh keturunan dan riwayat hiperpigmentasi sebelum hamil. Jika saat sebelum hamil Anda sering terpapar sinar matahari berlebih, maka saat hamil akan muncul bercak kecokelatan saat hamil.

  1. Area Ketiak

Biasanya warna area ketiak lebih gelap atau menghitam yang disebabkan oleh adanya perubahan hormon, hiperpigmentasi kulit, serta karena adanya gesekan antar kulit. Kondisi ini bisa semakin diperparah karena penggunaan deodoran di ketiak.

  1. Area Selangkangan

Tak hanya itu, area selangkangan juga biasanya akan lebih menghitam karena adanya hormon yang berlebih saat kehamilan. Selain itu juga disebabkan oleh iritasi yang terjadi saat adanya gesekan kulit. Area-area lipatan anggota gerak tubuh ini rentan sekali terjadi gesekan yang hebat karena berat badan saat hamil jadi meningkat. Kondisi ini juga bisa memicu terjadinya melasma.

  1. Area Puting Susu

Area puting dan areola atau lingkaran di sekitarnya juga akan jadi lebih gelap. Kondisi ini terjadi murni karena adanya aktivitas hormon MSH, estrogen dan progesteron.

  1. Area Leher

Selain di wajah, leher juga akan mengalami bercak coklat dan berwarna gelap. Bentuknya tidak jelas dan tidak terlokalisir. Ketika Anda mengalami melasma yang cukup parah, biasanya area lipatan leher akan terlihat lebih gelap dan kentara. Penyebabnya adalah karena adanya hormon kehamilan dan bakat kulit. Selain itu juga dipicu oleh tindakan seperti menggaruk, menggosok leher dengan kasar atau menggunakan scrub sehingga bisa menjadi tebal dan menjadi lebih gelap.

Menghilangkan Kulit Hitam Karena Kehamilan

Tenang saja, sebab, kulit yang menghitam saat hamil bisa dihilangkan. Kulit akan kembali normal sendiri setelah melahirkan. Namun, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko munculnya kulit hitam selama kehamilan, yaitu:

  • Menggunakan pakaian panjang dan topi ketika Anda berkegiatan di luar ruangan
  • Menggunakan sunscreen dengan minimal SPF 30, terlebih ketika berada di luar ruangan dengan cahaya matahari
  • Sebaiknya menghindari aktivitas di luar ruangan ketika jam 10 pagi hingga jam 3 siang. Sebab, pada waktu tersebut, paparan sinar matahari sedang kuat dan dapat merusak kulit
  • Hindari juga penggunaan skincare yang memiliki kandungan yang dapat memperburuk kondisi chloasma gravidarum Anda
  • Tidak melakukan waxing karena bisa membuat melasma Anda menjadi parah
  • Gunakan make up khusus ibu hamil jika bercak hitam muncul di sekitar kulit wajah. Dengan begitu Anda bisa sedikit lebih percaya diri karena bercak hitamnya tersamarkan.

Tidak hanya melindungi kulit saja, tapi Anda juga perlu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, penuhi kebutuhan cairan tubuh, serta rutin berolahraga ringan agar tetap sehat.

Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkan kondisi chloasma gravidarum yang dialami selama hamil. Sebab, bercak kecokelatan tersebut bisa hilang dengan sendirinya. Cukup lakukan tips-tips di atas agar kondisi kulit bercak Anda tidak semakin parah ketika hamil.

9 Sayuran Berwarna Kuning yang Baik untuk Kesehatan

Tahukan Anda? Sayuran berwarna kuning adalah jenis sayuran yang manfaatnya tidak kalah dari sayuran hijau. Sayuran kuning mengandung tinggi antioksidan, salah satunya beta-karoten yang dipecah tubuh menjadi vitamin A yang baik untuk kesehatan. Selain itu, sebagian besar sayuran berwarna kuning juga kaya akan kalium, zat besi, tembaga, vitamin C, A, dan B kompleks, serta serat makanan.

9 sayuran berwarna kuning yang baik untuk kesehatan

Ada banyak sayuran berwarna kuning yang sayang sekali jika Anda lewatkan begitu saja. Berikut ini daftar sayuran kuning yang bermanfaat banyak untuk kesehatan Anda:

  1. Paprika kuning

Paprika kuning dapat menyediakan antioksidan kuat, serta vitamin C dan K. Inilah mengapa mengonsumsi sayuran berwarna kuning ini, Anda sudah satu langkah lebih maju untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  1. Jagung

Jagung tinggi vitamin A, B, dan E, serta serat makanan. Tidak heran, kalau sayuran ini sering dipilih untuk meningkatkan fungsi pencernaan dan penglihatan Anda.

  1. Labu kuning

Sayuran berwarna kuning ini merupakan tanaman musiman. Labu sangat tinggi vitamin A, C, serta antioksidan, terutama cucurbitacin. Kandungan mineralnya pun juga sangat banyak, seperti mangan dan fosfor, yang dapat membangun tulang Anda jadi lebih kuat. 

  1. Tomat kuning

Tomat kuning tinggi dengan kandungan vitamin B dan antioksidan, sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Selain itu, tomat kuning juga sering dipilih jika Anda menginginkan rasa tomat yang tidak terlalu asam seperti tomat merah.

  1. Wortel

Wortel juga termasuk dalam sayuran berwarna kuning dan tinggi kandungan vitamin A, yang berperan penting untuk meningkatkan kesehatan mata. Sayuran ini tersedia dalam bentuk segar, beku, kalengan, dan jus 100% yang bisa Anda pilih sesuai selera dan kebutuhan. Jika Anda memilih wortel segar, maka pilihlah wortel yang bentuknya bagus, halus, keras, renyah dengan warna pekat, dan bagian atasnya hijau segar. Jangan beli wortel yang sudah lunak, layu, atau pecah. 

  1. Bit kuning

Bit kuning dikenal dengan kandungan beta-karoten dan vitamin A yang sangat tinggi. Seperti vitamin C, vitamin A juga memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat, sehingga bit kuning bagus untuk detoksifikasi tubuh.

  1. Kembang kol kuning

Sayuran berwarna kuning satu ini terkenal dengan kandungan seratnya yang tinggi, asam lemak omega-3, vitamin C, dan vitamin K. Oleh sebab itu, sayuran ini sangat bagus untuk kesehatan jantung dan pencernaan Anda.

  1. Buncis kuning

Buncis kuning mungkin tidak sesering Anda melihat buncis hijau. Faktanya, buncis ini termasuk sayuran berwarna kuning yang kaya nutrisi. Buncis kuning merupakan sumber protein, mangan, zat besi, serat makanan, dan vitamin B yang baik. Selain itu, sayuran ini juga rendah lemak dan kolesterol.

  1. Kentang kuning

Selain diolah sebagai makanan pokok, kentang juga bisa diolah menjadi menu sayuran yang bebas lemak jenuh, kolesterol, rendah natrium, tinggi serat, sumber kalium, serta tinggi vitamin A dan C. Hal ini yang membuat kentang bagus untuk kesehatan Anda, sekaligus juga dapat meningkatkan metabolisme dan kesehatan membran sel tubuh Anda.

Meskipun sebagian besar orang mungkin lebih terbiasa dengan sayuran hijau, jangan sampai Anda juga melewatkan sayuran berwarna kuning yang baik untuk kesehatan. Sayuran yang lebih cerah cenderung memiliki nilai gizi dan manfaat yang signifikan untuk tubuh Anda. Oleh sebab itu, mulailah untuk memvariasikan menu sayur di rumah Anda dengan beberapa sayuran di atas untuk meningkatkan kesehatan tubuh Anda.

Gemar Mengonsumsi Buah Kaleng? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Beberapa dari Anda mungkin gemar mengonsumsi buah kaleng sebagai alternatif buah-buahan segar. Akan tetapi, masih banyak kontroversi yang muncul dari konsumsi buah kalengan.

Karena, beberapa orang berpendapat bahwa nutrisi dalam buah kalengan berbeda dengan buah segar.

Pengaruh proses pengalengan terhadap nutrisi buah

Ketika akan dikemas ke dalam kaleng, buah melalui proses berupa:

  • Pengolahan, buah akan dikupas, diiris, dan dimasak.
  • Sealing, buah sudah melalui proses pengolahan dan disegel ke dalam kaleng.
  • Pemanasan, kaleng berisi buah akan dipanaskan untuk membunuh bakteri berbahaya dan mencegah pembusukan.

Sebenarnya, proses pengalengan bisa membantu untuk mempertahankan nutrisi dari buah yang dikalengkan. Akan tetapi, nutrisi ini hanyalah terdiri atas nutrisi yang masih tersisa setelah buah melalui proses pengolahan.

Beberapa nutrisi mungkin tidak akan terpengaruh oleh proses pengalengan. Nutrisi itu berupa protein, karbohidrat, dan lemak. Selain itu, sebagian besar vitamin seperti vitamin A, D, E, dan K juga masih dipertahankan.

Akan tetapi, proses pengalengan biasanya melibatkan suhu panas yang sangat tinggi. Akibatnya, vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C dan B, akan rusak.

Selain itu, vitamin yang larut dalam air juga sensitif terhadap udara secara umum. Sehingga, vitamin ini juga bisa hilang dengan sendirinya selama proses penyimpanan di rumah.

Jadi, selama proses pengalengan, beberapa nutrisi justru bisa dipertahankan, namun ada juga nutrisi yang akan hilang. Hal inilah yang menjadi pembeda antara buah kaleng dengan buah segar.

Kelebihan mengonsumsi buah kaleng

Ada beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi buah kaleng. Kelebihan itu berupa:

  • Praktis

Tentunya, dibandingkan dengan buah segar, mengonsumsi buah kalengan terasa lebih praktis, apalagi jika Anda memiliki gaya hidup yang padat dan sibuk. Anda bisa langsung mengonsumsi buah tanpa harus repot-repot mencuci, mengupas, dan memotongnya terlebih dahulu.

  • Harga terjangkau

Kelebihan ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong seseorang membeli buah kalengan. Buah-buahan kaleng, apabila dibandingkan dengan buah segar, memiliki harga yang lebih terjangkau.

  • Tahan lama

Buah kalengan memiliki daya simpan yang lebih lama. Hal ini juga dipengaruhi oleh proses pengalengan yang dilakukan untuk mengawetkan buah di dalamnya. Sebagian besar makanan kaleng memiliki daya simpan mencapai 1-5 tahun sejak tanggal pembuatan.

Kekurangan mengonsumsi buah kaleng

Meskipun ada kelebihan yang dirasakan, tapi ada juga beberapa kekurangan dari mengonsumsi buah kaleng, yaitu:

  • Kadar gula dan garam yang tinggi

Gula dan garam ditambahkan ke dalam buah kalengan untuk mempertahankan rasa dan tekstur dari buah. Secara khusus, air dalam kaleng memiliki kadar gula yang cukup tinggi. Sebagai solusi, Anda bisa membilas terlebih dahulu buah dari kaleng sebelum dimakan.

  • Paparan bisphenol A (BPA)

BPA adalah kandungan yang banyak ditemukan pada aluminum dan kaleng. Ketika buah disimpan dalam kaleng, buah tersebut akan terpapar oleh BPA. Berdasarkan penelitian, BPA bisa meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular, obesitas, diabetes, kanker payudara, dan lain sebagainya.

  • Paparan timah

Bukan hanya BPA, buah dalam kaleng juga terpapar oleh timah. Paparan timah ini secara khusus terjadi menjelang tanggal kadaluwarsa dan saat makanan disimpan dalam keadaan kaleng terbuka. Timah ini nantinya bisa menyebabkan masalah pencernaan.

Sebagai solusi, Anda bisa mengimbangi konsumsi buah kaleng dengan buah-buahan segar. Dengan begitu, Anda bisa merasakan manfaat dari keduanya.

Sebelum Nikmati Manfaat Guarana, Pahami Fakta-fakta Ini

Belakangan minuman berenergi dari buah guarana makin populer dalam berbagai merek. Banyak orang memilih mengonsumsi minuman tersebut hanya untuk mendapatkan manfaat guarana yang disebut-sebut sangat mampu menjaga tubuh dari berbagai serangan penyakit. 

Lewat penelitian memang telah terbukti, buah khas Amerika Selatan ini mampu menyehatkan jantung, sistem pencernaan, juga otak Anda. Guarana juga efektif meningkatkan kemampuan otak Anda dalam hal mengingat ataupun mempelajari sesuatu. Tidak heran dengan segudang manfaat guarana tersebut, Anda pun mungkin tertarik mengonsumsi segala sesuatu yang terbuat dari buah ini. 

Sebelum menikmati beragam manfaat guarana secara langsung maupun lewat olahan produk minuman maupun makanan, akan lebih afdal apabila Anda mengetahui berbagai fakta penting dan menarik dari buah tersebut. Berikut ini adalah berbagai fakta guarana yang tidak boleh Anda lewatkan. 

  1. Beraneka Warna 

Guarana kerap disebut sebagai anggur khas Sungai Amazon dikarenakan memiliki buah yang bergerombol dalam satu ranting. Meskipun demikian secara bentuk satuan, buah ini cenderung lebih mirip dengan jeruk. Uniknya, buah guarana memiliki beraneka warna cerah yang menarik mata, mulai dari oranye hingga cokelat. Jadi, jangan heran apabila minuman guarana yang Anda seruput memiliki perbedaan kepekatan warna dengan merek minuman guarana lainnya. Bisa jadi itu karena menggunakan buah yang warna berbeda. 

  1. Lebih Ampuh dari Kopi 

Dari berbagai manfaat guarana, kemampuannya untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu oleh suku asli Amazon. Bahkan disebut-sebut, kemampuan guarana dalam meningkatkan kinerja otak lebih ampuh daripada Anda menyeruput segelas kopi favorit. 

  1. Digemari Para Atlet 

Minuman berenergi dari buah guarana menjadi salah satu suplemen favorit bagi para atlet. Kombinasi vitamin B dan vitamin C dalam buah ini membuat guarana mampu menghadirkan manfaat dalam menjaga kebugaran para atlet. Namun tentunya, dosis konsumsi untuk bisa merasakan manfaat guarana yang satu ini tidak boleh berlebihan agar mampu menunjang kebugaran Anda. 

  1. Dosis Aman dan Terbaik 

Jangan berpikir bahwa semakin tinggi dosis guarana yang terkandung dalam minuman berenergi Anda akan membuat khasiatnya semakin tinggi. Nyatanya, dosis yang terlalu banyak bisa mengurangi manfaat guarana bagi kesehatan tubuh Anda. Dosis aman dan terbaik untuk dapat merasakan manfaat anggur khas Amazon ini adalah sebanyak 70 miligram dalam sebotol minuman berenergi. 

  1. Menambah Nafsu Makan

Masih banyak orang percaya bahwa guarana mampu menghadirkan manfaat untuk mengurangi berat badan Anda. Namun untuk manfaat guarana yang satu ini, banyak penelitian yang masih meragukannya. Kemampuan guarana untuk menurunkan berat badan nyatanya harus disertai dengan olahraga dan diet yang lumayan ketat. Justru didapati fakta baru bahwa guarana bisa memberikan efek menambah nafsu makan bagi para pasien kanker yang baru melewati masa-masa kemoterapi. 

  1. Penyebab Insomnia

Manfaat boleh jadi banyak. Namun, jangan kalap ketika mengonsumsi produk dari buah ini sebab guarana juga memiliki berbagai efek samping. Efek samping yang sering dikeluhkan adalah gangguan tidur yang dialami oleh orang-orang yang rutin mengonsumsi produk turunan dari guarana. Buah ini pun disinyalir menjadi salah satu penyebab insomnia karena ada senyawa yang mirip dengan kafein di dalamnya. 

  1. Tidak Dianjurkan untuk Ibu Menyusui 

Ibu yang sedang menyusui tidak dianjurkan untuk mengonsumsi guarana. Pasalnya, buah ini memiliki kandungan kafein yang bahkan lebih tinggi daripada yang ada di biji kopi. Mengonsumsi guarana bisa meningkatkan aktivitas usus bayi yang diberi air susu ibu sehingga berpotensi menimbulkan masalah pencernaan. Guarana pun tidak disarankan dikonsumsi oleh wanita hamil sebab berpotensi meningkatkan risiko keguguran dan efek negatif lainnya. 

*** 

Anda mungkin terpukau dengan beragam manfaat guarana. Namun pastikan, dosis yang Anda konsumsi masuk dalam batas aman. Perhatikan pula kondisi kesehatan Anda untuk mencegah efek samping yang tidak diharapkan.

Tak Hanya Meningkatkan Mood, Simak Manfaat Olahraga bagi Penderita PCOS

PCOS atau Polycystic Ovarian Syndrome menyebabkan ovulasi perempuan tidak teratur karena terjadinya ketidakseimbangan hormon. Peluang hamil pun menjadi lebih kecil. PCOS terjadi pada 9-13% perempuan yang berada pada rentang umur produktif. Selain menerapkan pola makan sehat, penderita PCOS juga sangat disarankan melakukaan aktivitas fisik dan olahraga secara rutin untuk memperbaiki kondisi-kondisi yang menyebabkan atau menyertainya.

Manfaat olahraga bagi penderita PCOS

Menurut Kemenkes RI, aktivitas fisik sebaiknya dilakukan sebanyak 5 kali dalam seminggu masing-masing selama 30 menit.  Sedangkan olahraga direkomendasikan setiap hari masing-masing selama 30 menit. Berikut ini manfaat olahraga bagi penderita PCOS:

  • Memperbaiki sensitifitas insulin

Faktanya sebanyak 70% perempuan PCOS mengalami resistensi insulin. Kondisi ini mampu meningkatkan produksi hormon testosteron sehingga menyebabkan menstruasi tidak teratur dan berat badan bertambah. Gejala lain skibat resistensi insulin diantaranya munculnya rambut berlebih di wajah dan anggota tubuh lainnya serta kulit mudah berminyak dan berjerawat. Bahkan resistensi insulin menjadi penyebab penyakit diabetes mellitus tipe-2.

Kabar baiknya, olahraga dapat memperbaiki resistensi insulin. Menurut Diabetes & Metabolism Journal, olahraga teratur memiliki manfaat signifikan terhadap sensitivitas insulin pada orang dewasa. Manfaat tersebut dapat bertahan lebih dari 72 jam setelah sesi olahraga berakhir. 

  • Menurunkan berat badan

Beberapa perempuan PCOS mengalami overweight atau obesitas yang dikaitkan dengan kondisi resistensi insulin. Pasalnya kadar lemak yang berlebihan di dalam tubuh memicu proses lipotoksisitas sehingga meningkatkan resistensi insulin. Olahraga merupakan aktivitas yang mampu membakar kalori dalam jumlah cukup banyak sehingga akan membantu mengatur berat badan.

Hal ini mungkin terasa berat bagi penderita PCOS yang kelebihan berat. Akan tetapi, penurunan berat badan sebanyak 5-10% bahkan telah berdampak signifikan terhadap gelaja yang Anda alami.

  • Membantu mengatur ovulasi

Menstruasi yang tidak teratur menandakan ovarium tidak melakukan ovulasi sesuai jadwal normal. PCOS berisiko mengakibatkan masalah kesuburan dan menjadi penyebab seorang sulit mempunyai keturunan. Sebuah studi menunjukkan, olahraga intensitas sedang dapat meningkatkan ovulasi. Meskipun jenis, frekuensi, dan lamanya olahraga tidak ditentukan.

  • Membantu memperbaiki kadar kolesterol

PCOS berisiko meningkatkan kolesterol sehingga dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Olahraga membantu kenaikan kadar High-Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Studi membuktikan bahwa perempuan yang melakukan kegiatan fisik aktif memiliki kadar HDL lebih tinggi daripada perempuan dengan gaya hidup sedentari.

  • Meningkatkan mood

Perempuan yang mengalami PCOS berpengaruh terhadap kondisi emosi, seperti peningkatan depresi atau gangguan kesehatan mental lainnya. Apabila Anda merasa sedih, tidak berharga, atau tidak bersemangat maka olahraga akan memberikan perasaan positif. Olahraga melepaskan hormon endorfin yang menimbulkan perasaan senang.

Jenis-jenis olahraga yang bisa dilkukan

Berikut ini beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan:

  1. Olahraga kardiovaskular

Latihan aerobik, misalnya senam aerobik, menari, bersepeda, atau berjalan kaki bisa dimulai secara rutin untuk memperbaiki kondisi jantung.

  • High Intensity Interval Training (HITT)

HITT melibatkan keseimbangan antara latihan intensif dengan interval istirahat diantara jeda latihan. Latihan dilakukan selama beberapa set dan diselingi dengan istirahat sebelum melanjutkan set selanjutnya. Latiahn HITT dapat berupa rangkaian squat, plank, mountain climbers, dan sebagainya.

  • Yoga, pilates, tai chi

Olahraga yang berhubungan dengan meditasi dan relaksasi membantu mengurangi tingkat stres sekaligus membakar kalori.

  • Angkat beban

Pada dasarnya, tidak semua perempuan tertarik melakukan olahraga jenis ini. Angkat beban akan meningkatkan massa otot dan membakar kalori dalam jumlah banyak sehingga cocok untuk Anda pederita overweight atau obesitas. Bagi Anda yang tidak terbiasa berolahraga sebelumnya, Anda dapat melakukannya secara perlahan dengan intensitas ringan meskipun hanya selama beberapa menit saja. Namun seiring berjalannya waktu, tingkatkan intensitas dan lama waktu sesuai aturan yang ada.

Jenis-jenis Sakit Mata yang Perlu Diwaspadai

Melakukan pemeriksaan mata pada anak secara teratur harus dimulai sejak usia 3 hingga 5 tahun karena sangat penting.  Keuntungan dari pemeriksaan mata secara teratur ke dokter mata mampu untuk mendeteksi masalah mata pada anak, biasanya pemeriksaan dilakukan saat orang tua mengetahui si anak mengalami gejala awal seperti kesulitan melihat dari jarak tertentu.

Pemeriksaan mata dilakukan guna memastikan kondisi mata pada anak sehat dan tidak memiliki masalah penglihatan yang bisa mengganggu kinerja. Seperti saat sekolah, sehingga berpotensi memengaruhi kesehatan anak lebih jauh dari itu. Di Amerika Serikat, menurut National Insitutes of Health menemukan jika sekitar 35 persen anak prasekolah mengalami masalah rabun dekat.

Jenis Sakit Mata Berbahaya

Sebagian sakit mata memang tidak bersifat menular sehingga pada penderita tetap bisa melakukan aktivitas selama penglihatan mereka masih berfungsi. Namun, terdapat beberapa jenis sakit mata yang membuat penderita disarankan oleh dokter mata untuk tidak melakukan aktivitas di kantor, sekolah maupun tempat umum, berikut diantaranya.

  1. Herpes Zoster Oftalmikus

Perlu diketahui bahwa virus varicella-zoster yang merupakan penyebab herpes zoster atau cacar ular bisa menyebabkan sakit mata yang disebut herpes zoster oftalmikus. Kondisi ini terjadi pada orang yang pernah terkena cacar air saat masih anak-anak, jika seseorang mengalami beberapa gejala berikut ini disarankan untuk segera berobat.

  • Mata merah
  • Sakit parah pada mata atau sekitar salah satu mata disertai dengan pembengkakan.
  • Ruam kemerahan dan rasa sakit pada kelopak mata hingga ujung hidung.
  • Sangat sensitif dengan cahaya.
  1. Keratitis Herpes Simpleks

Disebabkan karena virus herpes simpleks tipe 1 yang dampaknya mampu menimbulkan infeksi pada kornea mata. Kornea menjadi berkabut dan membengkak, virus ini sama dengan virus yang menyebabkan luka herpes pada mulut dan bibir. Berikut gejala yang perlu diwaspadai ketika seseorang mengalami penyakit ini.

  • Keadaan mata dalam kondisi merah.
  • Rasa sakit yang muncul bisa pada semua mata atau sekitar salah satu mata.
  • Air mata yang secara terus menerus keluar.
  • Mata terasa kotor dan terasa perih saat melihat cahaya terang.

Setelah terinfeksi, virus herpes akan berdiam pada serat saraf tanpa adanya gangguan, namun jika sistem kekebalan tubuh sedang lemah, bukan tidak mungkin penyakit herpetik ini muncul kembali diawali dengan berpindah atau virus lain berkembang. Penularan virus ini bisa terjadi melalui kontak mata langsung dengan penderita.

Kapan Harus Periksa ke Dokter

Menurut American Adademy of Opthalmology dan American for Pediatric Ophtalmology and Strabismus, orang tua harus mulai memeriksakan kondisi anak sejak awal si anak dilahirkan. Mata bayi yang baru saja lahir biasanya akan diperiksa menggunakan tes refleks merah untuk mengecek apakah mata bayi normal, atau apakah adanya kemungkinan tanda-tanda kelainan penglihatan.

Ketika bayi sudah berusia enam hingga satu tahun, orang tua bisa kembali ke dokter mata untuk memeriksakan kondisi mata anak dan melihat bagaimana perkembangannya. Setelah itu, di usia tiga sampai 3,5 tahun anak perlu menjalani pemeriksaan lanjutan dan tes ketajaman mata guna memastikan kondisi penglihatannya.

Setelah anak menginjak usia 5-6 tahun, diperlukan lagi pemeriksaan ke dokter karena pada rentang usia ini sangat rentan bagi anak mengalami masalah mata. Seperti mengalami tanda-tanda rabun jauh, di usianya saat ini anak perlu memeriksakan kondisi mata setidaknya dua tahun sekali setelah itu.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai