Manfaat Buah Malaka Tidak Hanya untuk Kesehatan

Gooseberry India, amla, atau yang lebih dikenal dengan buah malaka adalah pohon buah yang tumbuh secara asli di beberapa bagian Asia. buah ini memiliki beberapa kegunaan kuliner dan jamu, terutama di negara asalnya India. Buah ini kaya vitamin C dan sering disebut memiliki potensi antioksidan dan manfaat kesehatan jantung.

Pohon buah malaka berukuran kecil dan memiliki bunga kuning kehijauan yang mekar menjadi buah bulat yang bisa dimakan dengan warna yang sama. Buahnya seukuran bola golf dengan lubang dan kulit tipis. Rasanya telah digambarkan sebagai asam, pahit, dan sepat. Buah ini umum digunakan dalam masakan di India, dan sebagian besar suplemen di pasaran saat ini hanya dibuat dari bubuk, buah kering atau ekstrak buah.

Buah malaka telah digunakan dalam pengobatan Ayurveda selama ribuan tahun dan sampai saat ini masih banyak orang yang masih menggunakan buah pohonnya untuk membuat obat. Buah malaka paling sering digunakan untuk mengatasi kolesterol tinggi, kadar kolesterol atau lemak darah yang tidak normal (dislipidemia), dan mulas yang persisten. Berikut manfaat kesehatan lain dari buah malaka yang mungkin belum Anda ketahui: 

1. Membantu melawan flu biasa

Vitamin C dalam buah malaka diserap lebih mudah oleh tubuh dibandingkan dengan suplemen yang dibeli di toko. Campur dua sendok teh bubuk amla dengan dua sendok teh madu dan minum tiga sampai empat kali sehari untuk bantuan instan saat Anda sedang pilek atau batuk atau konsumsi sekali sehari untuk perlindungan permanen. Hal ini ampuh membantu melawan flu biasa.

2. Meningkatkan penglihatan

Penelitian telah menunjukkan bahwa karoten dalam buah malaka meningkatkan penglihatan. Konsumsi setiap hari juga dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mata secara keseluruhan karena buah malaka dapat mengurangi masalah katarak, ketegangan intraokular (tekanan yang Anda rasakan) serta mencegah kemerahan, gatal, dan mata berair.

3. Membakar lemak

Ini adalah manfaat buah malaka yang paling sedikit dibicarakan namun paling menarik. Protein yang ada dalam buah malaka membantu mencegah keinginan makan. Minum segelas jus buah malaka sebelum makan membuat Anda kenyang dan membuat Anda makan lebih sedikit. Ahli gizi mengatakan buah malaka juga meningkatkan metabolisme, membuat seseorang menurunkan berat badan lebih cepat. Buah malaka memiliki kandungan serat dan asam tinggi seperti tannic yang membantu meredakan sembelit dan membuat Anda terlihat tidak terlalu kembung.

4. Mempercantik rambut

Buah malaka, seperti daun kari, adalah tonik yang terbukti untuk rambut. Hal ini memperlambat uban, mencegah ketombe, memperkuat folikel rambut, dan meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala sehingga meningkatkan pertumbuhan rambut. Buah malaka juga bertindak sebagai kondisioner alami yang memberi Anda rambut lembut berkilau. Anda bisa mengoleskan minyak buah malaka atau mencampurkan bubuk buah malaka ke dalam kondisioner.

5. Meningkatkan kualitas kulit

Buah malaka adalah buah anti penuaan terbaik. Minum jus buah malaka dengan madu setiap pagi bisa memberi Anda kulit yang bebas noda, sehat dan bercahaya.

6. Meredakan nyeri

Baik itu nyeri sendi yang berhubungan dengan artritis atau sariawan yang menyakitkan, buah malaka dapat meredakan nyeri karena sifat anti-peradangannya. Untuk maag, Anda hanya perlu mengencerkan jus buah malaka dalam setengah cangkir air dan berkumur dengannya.

Untuk mendapatkan manfaatnya, buah malaka dapat dimakan mentah, meskipun sangat asam dan mungkin tidak menarik bagi kebanyakan orang. Di India buah ini sering dibuat acar atau dimaniskan dengan sirup sederhana. 

Suplemen gooseberry India atau buah malaka terutama dipasarkan dan dijual sebagai bubuk buah malaka atau kapsul berisi bubuk. Bubuknya bisa digunakan untuk membuat teh atau ditambahkan ke minuman dan smoothie. Anda juga bisa membeli minyak buah malaka yang khusus dibuat untuk digunakan pada kulit dan rambut untuk mendapatkan manfaatnya.

Kubis Hingga Barley, Aneka Pilihan Pengganti Nasi

Nasi putih murah dan mudah untuk disajikan. Bukan menjadi hal yang aneh apabila sumber karbohidrat dan energi ini menjadi makanan pokok di banyak negara-negara di Asia. Namun, tahukah Anda ternyata ada banyak alternatif pengganti nasi yang jauh lebih sehat dan lezat. Bukan berarti Anda harus berhenti konsumsi nasi putih. Artikel ini hanya akan menunjukkan pilihan lain apabila Anda bosan dengan rasa nasi putih yang hambar. 

Adapun beberapa pilihan alternatif pengganti nasi di antaranya adalah:

  • Nasi shirataki

Nasi shirataki adalah salah satu alternatif pengganti nasi yang populer. Meskipun disebut nasi, nasi shirataki tidak terbuat dari beras, melainkan dari akar konjac, yang berasal dari Asia dan kaya kandungan serat unik yang disebut glucomannan. Nasi shirataki juga rendah kalori dan rendah karbohidrat, cocok bagi mereka yang sedang menjalani diet keto. Bahkan, menurut kemasan produk, 85 gram nasi shirataki hanya mengandung kurang dari 5 kalori. 

Glucomanna, serat utama dalam akar konjac, sedang diteliti potensi manfaatnya untuk kesehatan tubuh manusia, termasuk kemampuannya dalam membentuk pembatas pelindung di sepanjang lapisan usus. Namun, Anda tetap harus mengonsumsi pengganti nasi ini dalam jumlah yang besar agar bisa mendapatkan cukup asupan glucomannan. Untuk mempersiapkan shirataki, bersihkan menggunakan air dan rebus selama 1 menit. Panaskan shirataki di atas panci dengan panas api sedang hingga kering. Mencuci shirataki hingga bersih dapat membantu mengurangi bau yang tidak sedap dari akar konjac. 

  • Couscous gandum utuh

Couscous adalah sejenis pasta yang biasa dikonsumsi di makanan khas Mediterania dan Timur Tengah. Couscous terbuat dari butiran tepung yang sangat kecil. Couscous gandum utuh merupakan pilihan yang lebih sehat dibandingkan dengan jenis yang biasa dikonsumsi atau temui, karena mengandung serat dan protein yang lebih banyak. Butiran couscous juga lebih lembut dibandingkan dengan nasi, sehingga dapat memberikan tekstur unik dan berbeda pada makanan lain yang disajikan bersamanya. Untuk membuat couscous, kombinasikan satu bagian couscous dengan satu bagian air dan didihkan. Angkat dan biarkan couscous selama 5 menit dalam panci yang tertutup. 

  • Kubis cincang

Pilihan alternatif pengganti nasi yang lain adalah kubis cincang. Kubis rendah kalori dan karbohidrat dengan rasa dan tekstur yang unik yang cocok dipadupadankan dengan jenis makanan lain. Kubis juga merupakan sumber vitamin C dan K yang baik, misalnya hanya dalam 75 gram sajian kubis mengandung 31 persen vitamin C dan 68 persen vitamin K dari nilai harian yang direkomendasikan. Vitamin K membantu pembekuan dan sirkulasi darah, serta memainkan peran yang penting dalam kesehatan tulang. 

  • Orzo gandum utuh

Orzo adalah salah satu jenis pasta dengan bentuk, ukuran, dan tekstur yang menyerupai nasi. Orzo gandum utuh mengandung banyak serat dan protein dibandingkan dengan orzo biasa, membuatnya menjadi pilihan yang lebih sehat. Meskipun demikian, orzo mengandung cukup banyak kalori, 50 persen lebih banyak dibandingkan dengan sajian nasi putih biasa. Untuk itu, pastikan Anda tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Orzo gandum utuh merupakan sumber serat yang baik, yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan menjadi sumber makanan bagi bakteri usus baik. 

Pengganti nasi seperti kubis, couscous, orzo, dan nasi shirataki dapat menjadi alternatif apabila Anda menginginkan makanan pokok yang berbeda, beragam, lezat, dan mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan dengan nasi putih biasa.

Bisakah Angiografi Pulmoner Sebabkan Komplikasi?

Angiografi atau yang sering disebut dengan arteriografi, adalah tes yang digunakan dokter untuk melihat arteri Anda. Untuk melakukan prosedur ini, Anda akan menerima suntikan zat pewarna kontras yang kemudian akan memungkinkan arteri Anda muncul dalam sinar-X. 

Angiografi pulmoner biasanya dilakukan untuk mengatur tekanan pembuluh darah yang membawa darah ke paru-paru Anda dan untuk mengevaluasi penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah ini dari, misalnya pembekuan darah. Selain itu, apakah angiografi pulmoner bisa menyebabkan risiko komplikasi? Berikut penjelasannya!

Apa itu Angiogram?

Istilah angiogram mengacu pada sejumlah tes diagnostik yang dapat digunakan dokter untuk mengidentifikasi pembuluh darah yang tersumbat atau menyempit. Angiogram juga dapat membantu dokter mendiagnosis berbagai penyakit kardiovaskular, termasuk aterosklerosis koroner, stenosis vascular, dan aneurisma. 

Untuk melakukan angiogram tradisional, dokter akan memasukkan tabung panjang dan sempit yang disebut kateter ke dalam arteri yang terletak di lengan, paha atas, atau selangkangan. Mereka akan menyuntikkan pewarna kontras ke dalam kateter dan mengambil sinar-X dari pembuluh darah. Pewarna kontras membuat pembuluh darah lebih terlihat pada gambar sinar-X. 

Namun, tidak semua angiogram melibatkan sinar-X. Dokter juga dapat melakukan angiogram menggunakan CT scan atau MRI. 

Paling umum, seorang dokter akan melakukan angiografi pulmoner jika ia mencurigai adanya penyumbatan di pembuluh paru-paru Anda, atau seseorang:

  • Menunjukkan tanda-tanda arteri yang tersumbat atau sempit, seperti hasil tes stres yang abnormal
  • Mengalami nyeri dada baru atau tidak biasa
  • Pernah mengalami stroke, serangan jantung, atau gagal jantung

Dokter akan melakukan angiografi paru untuk masalah lain di tubuh Anda, seperti pembekuan potensial atau aneurisma arteri paru. Dokter juga mungkin akan melakukan angiografi paru jika Anda dilahirkan dengan pembuluh darah yang sempit di dalam dan sekitar paru-paru, karena hal ini dapat bermanifestasi dalam masalah jantung dan sesak napas saat beraktivitas. 

Tidak hanya itu, jika Anda memiliki gumpalan pun, dokter mungkin akan memilih untuk mengobatinya sebagai bagian dari prosedur angiografi. 

Apa ada risiko komplikasi dari angiografi pulmoner?

Komplikasi serius dari prosedur ini jarang sekali terjadi, tetapi beberapa risiko komplikasi dapat terjadi, seperti:

  • Perdarahan 
  • Infeksi
  • Tusukan pembuluh paru-paru
  • Jika Anda sedang hamil, radiasi yang terkait sinar-X dalam perawatan dapat membawa risiko bagi janin Anda
  • Mengalami reaksi alergi (pada beberapa orang)
  • Penurunan fungsi ginjal akibat pewarna
  • Cedera pada arteri atau vena
  • Kerusakan pada dinding jantung
  • Gagal ginjal akut
  • Detak jantung tidak teratur
  • Serangan jantung atau stroke, meskipun ini sangat kecil kemungkinannya

Dan, mungkin beberapa masalah lain jika Anda mengonsumsi obat tertentu. Pastikan untuk mendiskusikan dengan dokter Anda semua obat yang Anda minum sebelum prosedur ini. 

Risiko lain yang dapat terjadi terkait kateter. Saraf atau pembuluh darah Anda mungkin terluka saat kateter dimasukkan, tetapi kateter jarang dapat menyebabkan gangguan pada ritme jantung Anda. Dokter akan menyadari risiko ini dan akan siap menanganinya jika terjadi. 

Setelah prosedur

Keseluruhan prosedur biasanya memakan waktu beberapa jam dan Anda akan dipantau setelahnya sebagai tindakan pencegahan. Umumnya, Anda akan dapat melakukan aktivitas namun akan disarankan untuk beristirahat satu hari di rumah sakit setelah prosedur. Dan, tidak disarankan untuk melakukan aktivitas atau olahraga berat selama satu minggu setelah prosedur, serta banyak mengonsumsi air.

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Kemerahan, bengkak, atau nyeri yang semakin parah di dekat luka
  • Drainase atau pelepasan dari luka
  • Demam

Jadi, angiografi pulmoner dapat menyebabkan beberapa komplikasi setelah dilakukannya prosedur tersebut. Untuk menindaklanjuti risiko tersebut, tetap berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Mengalami Kelilipan di Mata? Coba Cara Ini Untuk Mengatasinya!

Kelilipan merupakan kondisi ketika terdapat benda asing di lapisan bagian putih bola mata atau kelopak mata. Saat mengalami kelilipan, mata Anda akan terasa tidak nyaman. Kondisi kelilipan cukup sering dialami dan tidak berbahaya selama benda asing dapat dikeluarkan dan tidak menyebabkan luka. Seseorang yang kelilipan umumnya akan merasa ada sesuatu yang mengganjal, gatal, sakit, atau perih, terutama ketika berkedip. Terkadang kelilipan bisa membuat mata merah dan berair. 

Cara mengatasi kelilipan

Ketika mengalami kelilipan, Anda perlu segera mengatasinya. Benda asing yang tidak segera dikeluarkan dari mata dapat menyebabkan infeksi, melukai kornea, hingga mengganggu penglihatan. Cara mengatasi kelilipan berikut bisa Anda terapkan sebagai pertolongan pertama. 

  1. Kedipkan mata

Kelilipan yang dialami biasanya disebabkan oleh bulu mata, debu, atau rontokan make up dan bisa terbantu dengan mengedipkan mata. Saat Anda berkedip, mata akan menambah produksi air mata. Dengan begitu, penyebab kelilipan akan lebih mudah keluar. Meski demikian, cara ini hanya dapat diterapkan jika penyebab kelilipan merupakan benda kecil seperti yang telah disebutkan sebelumnya. 

  1. Singkirkan benda asing di mata

Untuk benda asing berukuran lebih besar, Anda membutuhkan cara mengatasi kelilipan yang berbeda. Cari tau di mana letak benda itu. Jika sudah ditemukan, singkirkan dari mata. Anda dapat mengambil benda tersebut dengan hati-hati menggunakan jari atau kapas basah. Anda harus memastikan bahwa jari atau kapas telah dicuci bersih demi menghindari bakteri dan kuman. Caranya cukup mudah. Tarik perlahan babian bawah kelopak mata hingga terlihat bagian dalamnya. Tempelkan kapas pada benda asing kemudian keluarkan dari mata secara perlahan. 

  1. Hindari mengucek mata

Saat Anda mengalami kelilipan, biasanya mata akan terasa gatal. Hindari untuk mengucek mata sebab dapat menyebabkan rasa tidak nyaman semakin kuat. Selain itu, jika Anda mengucek mata dengan tangan yang kotor maka kemungkinan bakteri dan kuman tersebar menjadi lebih besar. Bahkan, mengucek mata dapat membuat abrasi kornea karena bola mata tergores lebih jauh. 

  1. Basuh dengan air mengalir 

Cara mengatasi kelilipan lainnya adalah dengan membasuh mata menggunakan air mengalir. Hampir mirip dengan mengedipkan mata, cara ini hanya disarankan digunakan jika penyebab kelilipan adalah benda-benda kecil dan tidak berbahaya. 

Kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut 

Meski kelilipan bukan termasuk kondisi berbahaya, namun terkadang hal tersebut membutuhkan penanganan dokter. Mata termasuk organ yang sensitif dan rapuh sehingga perlu diperlakukan dengan hati-hati. Kondisi kelilipan yang membutuhkan penanganan dokter yaitu: 

  • Mata tidak bisa menutup
  • Penglihatan terganggu bahkan setelah benda asing penyebab kelilipan dikeluarkan dari dalam mata. 
  • Kelilipan akibat bahan kimia  berbahaya. 
  • Penyebab kelilipan adalah benda tajam dan menusuk bola mata.
  • Benda asing tidak mau keluar dari mata setelah berbagai cara mengatasi kelilipan dicoba.
  • Mata tidak membaik setelah benda asing dikeluarkan dari mata. 
  • Keluar darah dari mata.  

Apabila cara mengatasi kelilipan secara mandiri telah dicoba dan tidak berhasil, dokter akan membantu dengan metode tertentu. Tidak hanya itu, jika benda asing membutuhkan instrumen tertentu untuk mengeluarkannya, maka dokter tentu dapat membantu. Kondisi kelilipan yang parah akan dibantu penyembuhannya dengan diberikan resep berupa obat tetes mata atau salep antibiotik untuk mencegah infeksi lanjutan. Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang bahaya kelilipan, maka tanyakan langsung pada dokter secara gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Google Play.

Hal yang Harus Dilakukan Ketika Mengalami Pendarahan Saat Hamil

Jika Anda dalam kondisi hamil dan menemukan bercak merah kecoklatan, tak usah khawatir. Pendarahan saat hamil adalah kondisi yang umum terjadi di minggu-minggu pertama kehamilan.

Pendarahan saat hamil akan berhenti dengan sendirinya dalam waktu tiga hari atau lebih. Namun jika Anda merasa tak nyaman, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk menghentikan pendarahan dengan lebih cepat.

Mengenali penyebab pendarahan saat kehamilan

Sebagian besar wanita yang mengalami pendarahan saat hamil di trimester pertama tidak memiliki keluhan apapun pada janin mereka. Bayi diketahui sehat dan ibu dapat melahirkan dengan lancar. Namun jika pendarahan terjadi di pertengahan atau menjelang akhir masa kehamilan, itu bisa jadi tanda dari masalah yang lebih serius.

Beberapa sebab umum terjadinya pendarahan saat hamil antara lain:

  • Pendarahan implantasi

Salah satu penyebab pendarahan saat hamil adalah pendarahan implantasi yang ditandai dengan perdarahan ringan atau timbulnya bercak merah kecoklatan. Perdarahan terjadi ketika janin menempelkan dirinya sendiri ke dalam lapisan janin, dan akan berhenti beberapa hari kemudian dengan sendirinya.

Pendarahan implantasi sering terjadi di sekitar periode menstruasi. Jika Anda belum menyadari kehamilan sebelumnya, pendarahan implantasi bisa menjadi tanda Anda hamil. Ini adalah hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

  • Plasenta previa

Plasenta previa terjadi ketika sebagian atau seluruh plasenta masuk ke bagian bawah rahim dan menutupi leher rahim. Jika perdarahan terjadi setelah 28 minggu kehamilan, ini bisa menjadi tanda plasenta previa.

Kondisi ini dapat didiagnosis melalui USG. Wanita hamil yang mengalami plasenta previa kemungkinan besar akan melalui prosedur caesar.

  • Aktivitas di sekitar vagina

Vagina bisa mengalami perdarahan jika terdapat aktivitas yang terjadi di sekitar area tersebut. Misalnya, perdarahan postcoital atau perdarahan yang terjadi setelah berhubungan intim. Trauma atau robekan pada dinding vagina juga bisa menyebabkan perdarahan vagina.

  • Keguguran

Sebab selanjutnya adalah keguguran. Ada banyak faktor yang menyebabkan keguguran atau kematian janin, diantaranya termasuk infeksi saluran kemih, trauma fisik, gagal embrio, dan kehamilan ektopik.

Mengatasi pendarahan saat hamil

Wanita hamil yang mengalami pendarahan saat hamil trimester pertama atau kapanpun harus berkonsultasi dengan dokter. Sebelumnya, Anda bisa menggunakan pembalut atau panty liner demi kenyamanan serta untuk melacak jumlah pendarahan.

Selanjutnya dokter akan melakukan serangkaian tes untuk menentukan penyebab perdarahan. Salah satunya adalah pemeriksaan darah yang berada pada pembalut atau panty liner yang Anda gunakan.

Jika Anda mengalami pendarahan implantasi, dokter tidak akan memberikan penanganan khusus karena perdarahan akan berhenti dengan sendirinya. Anda disarankan untuk beristirahat total dan hindari kegiatan berat, hubungan seksual, atau penggunaan tampon atau douching saat Anda mengeluarkan darah.

Namun jika pendarahan disebabkan keguguran spontan, diperlukan manajemen kehamilan yang melibatkan pengawasan. Ini bisa menjadi strategi yang efektif kecuali untuk kehamilan ektopik atau mola.

Terkadang dokter juga akan meresepkan obat penggugur kandungan, seperti misoprostol (Cytotec). Obat-obatan ini sering digunakan untuk menggantikan prosedur kuretetese atau kuret, yaitu prosedur pengangkatan jaringan dan isi lainnya dari rahim.

Konsumsi misoprostol dapat menyebabkan perdarahan hebat, namun rasa sakitnya tidak separah ketika melakukan kuret. Selain itu pembedahan cenderung menyebabkan lebih banyak trauma dan dapat menyebabkan infeksi.

Catatan

Jika Anda mengalami pendarahan saat hamil berupa bercak atau spotting, Anda tak perlu cemas karena kondisi tersebut merupakan bagian normal dalam kehamilan. Namun perdarahan bisa menjadi indikasi serius jika ditandai dengan gejala lain, misalnya keguguran.

Jenis perawatan yang dijalani tergantung pada preferensi pribadi dan ketersediaan sumber dayanya. Diskusikan mengenai pendarahan selama kehamilan dengan dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.

Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Apa Saja Manfaat Asam Folat Untuk Ibu Menyusui?

Setelah melahirkan, wanita memasuki tahap menyusui. Ada berbagai hal yang perlu diperhatikan ketika seorang wanita memasuki tahap menyusui, salah satunya termasuk mengkonsumsi makanan tertentu. Ada berbagai kandungan yang bermanfaat bagi ibu menyusui yang dapat menjaga kondisinya dan bayi mereka, salah satunya termasuk asam folat. Asam folat untuk ibu menyusui memiliki peran yang sama saat mereka menjalani masa kehamilan.

Pengertian Tentang Asam Folat

Asam folat juga disebut sebagai vitamin B9 dimana kandungan tersebut dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan ibu menyusui dan bayi mereka.

Jika Anda merupakan seorang ibu yang sedang menjalani tahap menyusui, Anda perlu pahami bahwa khasiat pada tubuh akan lebih optimal jika Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat secara rutin. Kebutuhan asam folat yang direkomendasikan untuk ibu menyusui adalah 500 mcg per hari.

Jika asupan makanan berkualitas dan mencukupi, Anda dan bayi Anda bisa memperoleh kebutuhan nutrisi yang baik setiap hari.

Asam Folat Untuk Ibu Menyusui

Manfaat asam folat untuk ibu menyusui adalah sebagai berikut:

  1. Membentuk sel-sel baru

Kegunaan asam folat adalah membentuk DNA yang dapat mendukung pertumbuhan sel manusia. Tidak hanya itu, asam folat juga memiliki kegunaan dalam memperbaiki sistem saraf yang rusak. Oleh karena itu, asam folat sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi karena mampu menjaga pertumbuhan dan regenerasi sistem saraf pusat dengan baik.

  1. Menjaga suasana hati

Depresi merupakan perasaan yang umum setelah seorang wanita melakukan persalinan. Untuk mengatasi depresi, ibu menyusui sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat, karena asam folat juga mampu memperbaiki suasana hati (mood).

Jika kebutuhan asam folat tidak mencukupi, maka bisa meningkatkan risiko depresi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa asam folat bisa meningkatkan 3 zat, yakni dopamin, norepinefrin, dan serotonin. Depresi disebabkan oleh kekurangan zat-zat tersebut.

  1. Mengatasi anemia

Sebuah penelitian menyatakan bahwa asam folat berguna dalam pembentukan dan regenerasi sel darah merah. Pembentukan sel darah merah bergantung pada asam folat. Jika asupan asam folat berkurang, maka produksi sel darah merah tidak bekerja dengan baik. Hal tersebut akan meningkatkan risiko anemia.

  1. Mengurangi risiko penyakit jantung

Asam folat mampu mengurangi risiko penyakit jantung. Penyakit jantung disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa asam folat dapat menjaga tekanan darah dengan baik. Tidak hanya itu, penelitian lain menyatakan bahwa asam folat dapat mengatur kontraksi dan relaksasi pembuluh darah dan enzim pembeku darah, untuk memastikan hal tersebut berada di tingkat yang normal.

Asam Folat Untuk Bayi

Ketika usia bayi di antara 0 sampai 5 bulan, bayi memperoleh asam folat melalui ASI (air susu ibu). Ketika usia bayi di antara 6 bulan sampai 3 tahun, bayi memperoleh asam folat melalui MPASI (makanan pendamping ASI). Asam folat yang dibutuhkan bayi adalah 80 sampai 160 mcg.

Manfaat asam folat untuk bayi adalah sebagai berikut:

  1. Membantu perkembangan saraf

Asam folat berperan dalam membantu perkembangan saraf bayi sehingga hal tersebut bisa mencegah cacat tabung saraf pada bayi.

  1. Membantu perkembangan otak

Asam folat juga memiliki kegunaan dalam perkembangan otak bayi seperti daya ingat dan kemampuan kognitifnya.

  1. Membantu pertumbuhan

Asam folat dapat mendukung pertumbuhan bayi supaya bayi bisa tumbuh secara optimal.

Contoh Makanan Yang Mengandung Asam Folat

Asam folat bisa Anda temukan di berbagai makanan. Contoh makanan yang mengandung asam folat adalah telur, asparagus, brokoli, pisang, dan pepaya.

Kesimpulan

Asam folat untuk ibu menyusui dan bayi dapat memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Asam folat juga dapat mencegah risiko penyakit seperti penyakit jantung pada ibu menyusui. Oleh karena itu, Anda dan bayi Anda sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi asam folat secara rutin selama menjalani tahap menyusui.

Manfaat Alang-Alang untuk Redakan Beberapa Jenis Penyakit

Petani sering menemui alang-alang (Imperata cylindrica L.) di sawah dan dikategorikan sebagai gulma yang mengganggu. Hal itu dikarenakan alang-alang seringkali menghambat pertumbuhan tanaman yang telah dirawat oleh para petani. Alang-alang akan dibersihkan secara teratur kemudian dibuang. Padahal, tanaman gulma ini memiliki berbagai manfaat untuk meredakan berbagai jenis penyakit. Apa saja manfaat alang-alang dalam menyembuhkan penyakit? Simak penjelasan berikut ini. 

  1. Obat keputihan

Alang-alang ternyata memiliki manfaat untuk mengobati keputihan pada wanita. Hampir semua wanita pernah mengalami keputihan. Ketika hal tersebut terjadi, akan terasa mengganggu, gatal, dan lembap. Untuk mengobati keputihan, ramuan tradisional menggunakan alang-alang bisa dicoba. Cara membuatnya yaitu dengan merebus akar alang-alang yang telah dicuci bersih. Tambahkan daun pepaya dan pulasari ke dalam rebusan tersebut hingga mendidih. Setelahnya, air rebusan disaring dan dapat diminum rutin pada siang dan malam hari. 

  1. Obat darah tinggi

Bagi penderita darah tinggi, dapat mencoba mengonsumsi alang-alang. Tanaman ini diyakini dapat menjadi obat untuk penderita darah tinggi. Anda hanya perlu mengonsumsi air rebusan akar alang-alang secara rutin. Zat aktif yang terdapat pada akar alang-alang tersebut dapat menghilangkan kolesterol dan lemak yang menjadi pemicu terjadinya darah tinggi. Agar pengobatan lebih maksimal, sebaiknya pasien tetap menjaga pola makan selama mengonsumsi rebusan akar alang-alang. Hindari beberapa makanan tertentu seperti melinjo, udang, serta berbagai makanan tinggi garam. 

  1. Obat panas dalam 

Manfaat lain dari alang-alang yaitu dapat mengobati panas dalam. Untuk obat panas dalam, bagian alang-alang yang diolah adalah akar. Cara membuat obat panas dalam dari alang-alang secara tradisional cukup mudah. Pertama ambil beberapa akar alang-alang kemudian cuci sampai bersih. Keringkan dengan cara memanggangnya di oven atau dijemur di bawah sinar matahari. Setelah kering, tumbuk halus akar tersebut hingga menjadi bubuk. Campuran bubuk tersebut ke dalam teh atau air hangat dan minum agar panas dalam yang dialami mereda. 

  1. Obat mimisan 

Darah yang mengalir melalui hidung disebut sebagai mimisan. Ketika seseorang mengalami mimisan, hal tersebut bisa diredakan dengan cara tradisional. Salah satu obat tradisional yang populer untuk meredakan mimisan adalah daun sirih. Meski demikian, alang-alang juga bermanfaat untuk membantu mengatasi mimisan seperti daun sirih. Anda hanya perlu mencuci akar alang-alang hingga bersih kemudian menumbuknya. Tambahkan air sedikit saja lalu peras dan ambil sarinya. Minum sari akar alang-alang tersebut agar mimisan dapat dihentikan. 

  1. Obat asma 

Manfaat alang-alang yang lain adalah dapat mengobati asma. Meski dianggap manjur, pengobatan tetap tidak akan maksimal apabila penderita asma tetap melakukan kegiatan dan mengonsumsi makanan yang seharusnya dihindari. Untuk membuat obat tradisional asma tersebut Anda perlu menyiapkan akar alang-alang, daun sirih, dan kencur. Rebus ketiganya hingga mendidih kemudian disaring dan diminum secara teratur. 

Menggunakan obat tradisional seperti alang-alang, tentu bukan hal yang baru di masyarakat sebab seringkali keampuhannya teruji secara langsung. Akan tetapi, meski efek alang-alang cukup baik, Anda tetap perlu berhati-hati terhadap risiko yang mungkin muncul seperti kesalahan dosis atau alergi. Agar lebih aman, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebab kondisi medis masing-masing orang bisa berbeda meskipun mengidap penyakit yang sama. Jika Anda ingin berkonsultasi tentang efek alang-alang lebih lanjut secara online, tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Play Store.

Perut Buncit Setelah Melahirkan, Normalkah?

Tubuh tentu tidak begitu saja kembali seperti semula setelah proses persalinan. Seringkali perut buncit setelah melahirkan tidak langsung rata seperti sebelum hamil. 

Mungkin Anda sering bertanya, kenapa perut Anda masih terlihat seperti hamil padahal bayi dalam kandungan sudah keluar. Nah, pertanyaan ini memang sering menghantui wanita, terlebih yang baru pertama kali melahirkan. Tidak hanya perut buncit setelah melahirkan, ada juga garis gelap di perut yang muncul setelah melahirkan. Lantas, apakah perut buncit setelah melahirkan hal yang normal?

Penyebab Perut Masih Seperti Hamil Meski Sudah Melahirkan

Meski bayi sudah keluar dari perut, tapi perut Anda masih seperti orang yang hamil 6 bulan. Ini adalah hal yang sangat wajar. Sebab, bagian perut dan tubuh bagian lainnya perlu waktu untuk bisa kembali pulih pasca kehamilan. 

Sejak bayi lahir, adanya perubahan hormonal yang terjadi, tanpa disadari menyebabkan rahim terus berkontraksi. Kemudian akan menyusut sendiri kembali ke keadaan sebelum hamil. Akan tetapi tidak akan terjadi secara instan. Setidaknya butuh 6-8 minggu hingga rahim kembali ke ukuran normal seperti sebelumnya.

Setelah itu, bagian tubuh lain yang ikut membengkak selama masa kehamilan, perlahan mulai melepaskan cairan ekstra dalam tubuh yang dihilangkan melalui urine, keringat, hingga melalui cairan vagina. 

Olahraga dan aktivitas menyusui juga akan membantu tubuh membakar lemak ekstrak yang tersimpan di tubuh. Namun, tentu saja hasilnya baru terlihat beberapa minggu setelah melahirkan. Tidak langsung instan terlihat.

Akan tetapi, biasanya stretch mark dan linea nigra yang muncul di perut akan bertahan lama. Stretch mark baru mulai memudar 6-12 bulan pasca melahirkan. Warna kulit biasanya menjadi lebih terang dibanding kulit sekitarnya. Namun, teksturnya akan terasa sama. 

Butuh Kesabaran Hingga Perut Kembali Normal

Menjadi langsing seketika setelah hamil memang impian semua wanita. Namun, tidak semua wanita yang bisa langsung kurus pasca melahirkan. Memang ada, tapi hal ini termasuk jarang terjadi. 

Kebanyakan wanita membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menghilangkan lemak yang menumpuk dalam tubuh. Bahkan tak jarang lemak ini bertahan di tubuh lebih lama.

Ada juga faktor-faktor lain yang memengaruhinya, seperti ukuran tubuh normal sebelum hamil, faktor genetis, hingga keaktifan Anda dalam bergerak. 

Misalnya, wanita yang berat badannya naik kurang dari 14 kg selama hamil, menyusui, rajin berolahraga, dan hanya memiliki 1 anak tentu akan lebih mudah untuk langsing lebih cepat.

Selama menjalani kehamilan 9 bulan, perut Anda meregang demi menjadi tempat ternyaman bagi buah hati sebelum siap dilahirkan. Tentu saja butuh kesabaran untuk membuat perut Anda kembali kencang setelah melahirkan. Ingat ya, kuncinya adalah sabar.

Tips Membuat Perut Buncit Setelah Melahirkan Menjadi Lebih Kencang

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, untuk membuat ukuran tubuh dan perut kembali normal setelah melahirkan bisa dengan menyusui. Ibu menyusui disebut dapat membakar kalori ekstra untuk membuat ASI. Sehingga biasanya ibu yang menyusui bisa kehilangan berat tubuh yang naik saat hamil lebih cepat dibanding ibu yang tidak menyusui.

Sebab, ketika menyusui, akan memicu adanya kontraksi yang akan membantu mengecilkan rahim. Hal ini bisa menjadi latihan bagi seluruh tubuh. Selain itu, sebagai usaha untuk kembali mengencangkan tubuh, maka perlu untuk rutin berolahraga untuk mengecilkan perut buncit setelah melahirkan. Olahraga yang dilakukan pun tidak perlu yang berlebihan atau berat. Mungkin Anda bisa berjalan-jalan sekeliling rumah, atau bisa juga dengan ikut kelas yoga pascapartum. 

Dengan mengikuti beberapa latihan fisik tersebut, dapat membakar kalori dan mengencangkan otot perut. Dengan begitu, berat badan Anda pun bisa berkurang.

Anda mungkin juga bisa melakukan latihan aerobik yang gerakannya berfokus untuk mengecilkan perut buncit setelah melahirkan. Namun, sebelum melakukan aerobik, pastikan tubuh Anda sudah siap ya!

Ingin Dapat Khasiat L-Theanine? Simak Dulu 5 Faktanya

Menyeruput teh makin digemari begitu banyak orang mengetahui bahwa jenis minuman ini mengandung L-theanine yang sangat bermanfaat bagi tubuh. L-theanine secara sederhana merupakan jenis asam amino yang mampu memberikan efek menenangkan dan membuat suasana hati membaik. 

Manfaatnya tidak sekadar menghindarkan Anda dari rasa stres berlebih maupun gangguan kecemasan. L-theanine pun terbukti ampuh menangani dan mengurangi gejala sejumlah penyakit, seperti flu, Alzheimer, tekanan darah tinggi, maupun kanker. 

Namun sebelum terbuai dengan banyaknya manfaat senyawa ini, sebaiknya Anda juga mengetahui fakta terkait L-theanine. Berikut ini adalah sejumlah fakta yang sebaiknya Anda pahami ketika hendak rutin mengonsumsi teh agar mendapatkan khasiat L-theanine. 

  1. Tidak Hanya di Teh

Kandungan L-theanine memang paling banyak ditemukan dalam daun teh, baik teh hijau, teh hitam, maupun the oolong. Akan tetapi, jangan membatasi pikiran Anda bahwa L-theanine hanya bisa dijumpai pada minuman ataupun makanan yang mengandung daun teh. Beberapa jamur nyatanya juga memiliki kandungan L-theanine yang tidak kalah tinggi dan dapat menjadi alternatif untuk menikmati khasiat asam amino ini. Saat ini pun sudah banyak suplemen L-theanine yang dijual di apotek atau toko obat. 

  1. Mengganggu Efek Kafein 

Jika teh dianggap mampu memberikan efek rileks pada orang yang mengonsumsinya, kopi dianggap sebagai minuman yang mampu meningkatkan konsentrasi secara optimal. Manfaat kopi tersebut karena ada kandungan kafein dalam jenis minuman ini. Anda mungkin berpikir untuk mengonsumsi L-theanine dan kafein sekaligus untuk bisa mendapat manfaat yang mengganda. Hentikan pemikiran tersebut! L-theanine nyatanya bisa mengganggu efek kafein sehingga tidak mampu memberikan manfaat optimal. 

  1. Timbulkan Mual dan Sakit Perut 

Sejauh ini tidak ditemukan efek samping serius dari mengonsumsi teh maupun makanan lain yang mengandung L-theanine. Akan tetapi, tetap dianjurkan Anda mengonsumsinya secara normal dengan kisaran 200-400 miligram per hari. Jika jumlah L-theanine yang masuk ke tubuh melebihi itu, Anda bisa merasakan mual dan sakit perut. 

  1. Sebabkan Darah Rendah 

Salah satu manfaat dari L-theanine adalah mampu mengontrol tekanan darah agar tidak melonjak tinggi. Khasiat inipun membuat para penderita hipertensi disarankan rajin mengonsumsi teh untuk mengontrol tekanan darahnya. Akan tetapi jika Anda memiliki tekanan darah rendah, diperingatkan untuk lebih berhati-hati mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki kandungan L-theanine. Soalnya, senyawa asam amino ini bisa membuat tekanan darah semakin rendah, bahkan dalam kasus ekstrem dapat menimbulkan risiko kehilangan kesadaran bagi Anda. 

  1. Optimal dengan Diseduh 

Berbeda dengan vitamin yang akan menguap jika terkena panas, L-theanine justru akan semakin mengeluarkan manfaat optimal ketika dipanasi. Karena itu, tidak perlu khawatir akan kehilangan senyawa asam amino ini apabila Anda menyeduhnya menjadi teh untuk bersantai sore. Semakin lama Anda menyeduh teh, justru semakin banyak kandungan L-theanine yang terkestrak. Hanya saja perlu diperhatikan, menyeduh terlalu lama dapat membuat rasa teh semakin panas. Batas penyeduhan teh yang disarankan tidak lebih dari 15 menit untuk memperoleh kandungan L-theanine secara maksimal. 

  1. Kandungan Pengganti 

Anda ingin menikmati manfaat yang seperti disajikan L-theanine, namun tidak menyukai berbagai jenis teh maupun jamur? Jangan khawatir, masih banyak kandungan senyawa lain yang dapat meningkatkan hormon serotonin dan dopamin seperti yang ampuh dilakukan oleh L-theanine. Vitamin B disebut-sebut sebagai nutrisi yang mampu menggantikan L-theanine. Sangat mudah menemukan vitamin B dalam makanan sehari-hari Anda. Berbagai protein hewani umumnya memiliki kandungan vitamin tersebut. 

*** 

Menarik bukan fakta-fakta mengenai L-theanine? Dari berbagai fakta di atas, apa yang paling Anda soroti? Dengan mengetahui fakta-fakta di atas pula, Anda bisa mengetahui cara mendapatkan manfaat L-theanine secara optimal. 

Dampak Haid di Bawah Usia 10 Tahun

Menstruasi pada wanita merupakan kejadian biologis yang pasti terjadi. Namun, tidak bisa ditentukan kapan menstruasi pertama terjadi. Ada beberapa kondisi yang dapat membuat menstruasi datang lebih awal pada beberapa wanita. Contohnya akan menstruasi atau haid di usia 10 tahun

Sebagai informasi, menstruasi adalah siklus alami yang terjadi pada setiap wanita, biasanya terjadi selama 2-7 hari dengan jarak antar periode antara 21-35 hari. Menstruasi pertama disebut menarche, umumnya terjadi 2-3 tahun setelah mengalami pertumbuhan bulu kemaluan atau payudara.

Jika menstruasi atau haid terjadi di bawah usia 10 tahun, berarti pertumbuhan bulu kemaluan atau payudara terjadi saat usia 7-8 tahun. Lantas, apa penyebab menstruasi dini?

Penyebab Haid Terlalu Dini

Menstruasi terlalu dini atau haid di usia 10 tahun biasanya disebabkan oleh beberapa faktor gaya hidup dan lingkungan. Termasuk paparan polusi udara dan gaya hidup yang kurang sehat, hal ini perlu dipahami oleh para orang tua agar tidak panik ketika mengalami kondisi ini. Berikut ini beberapa faktor yang menjadi penyebab menstruasi dini.

• Hormon dan Pola Hidup

Faktor internal merupakan kondisi hormonal yang terlalu cepat berkembang atau adanya kelalaian yang dibawa sejak lahir. Kemudian faktor eksternal yang merupakan pola hidup, kondisi lingkungan sekitar dan makanan yang dikonsumsi, kedua faktor inilah yang harus ditinjau ketika perempuan mengalami haid di usia 10 tahun.

Produksi hormon dalam tubuh manusia dipengaruhi oleh pola hidup dan pola makanan, tetapi pengaruh terbesar tentu saja datang dari pola makan. Perempuan yang sudah dan masih mengalami menstruasi tubuhnya akan aktif memproduksi hormon estrogen. Hormon ini dipengaruhi oleh kadar lemak tubuh jika tubuh kurang mendapat asupan lemak maka produksi hormon ini berkurang.

Begitu juga sebaliknya, yang menjadi masalah hanyalah banyak anak perempuan yang kelebihan lemak sehingga produksi estrogennya menjadi berlebih. Sementara kebutuhan lemak tak hanya bisa didapat dari makanan berminyak atau daging-dagingan, tetapi juga karbohidrat berlebih yang tak diolah menjadi energi akan disimpan menjadi lemak.

• Pengaruh Minuman Soda

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan seorang profesor di Harvard School of Public Health menunjukkan bahaya minuman bersoda terhadap kondisi hormonal anak perempuan. Minuman bersoda mengandung kadar gula tinggi yang memengaruhi jumlah kalori harian dan indeks massa tubuh (BMI).

Minuman yang mengandung gula buatan berlebih juga harus diperhatikan, hindari konsumsi jus buah dan menggantinya dengan buah asli. Inilah pentingnya mengatur konsumsi gula pada anak, biasakan mengganti gula dengan madu, buat jus tanpa menggunakan gula dan menghindari konsumsi makanan ringan kemasan dalam jumlah berlebih. 

Selain pola makan, aktivitas harian yang dilakukan anak juga berpengaruh pada kondisi hormonal anak tersebut. Anak perempuan yang aktif bergerak dan rutin berolahraga akan lebih aman dari kondisi mengalami menstruasi dini.

Risiko Menstruasi Terlalu Dini

  • Semakin cepat seorang wanita mengalami menstruasi, semakin rentan ia mengalami menopause dini. Selain itu, berikut ini risiko menstruasi terlalu dini yang perlu diwaspadai, seperti:
  • Pertumbuhan tinggi badan berhenti lebih awal.
  • Meningkatnya risiko penyakit asma dan gangguan fungsi paru, seperti yang diungkapkan dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine.
  • Studi yang dipublikasikan dalam CardioRenal Medicine menyebutkan, wanita yang mengalami menstruasi terlalu dini rentan mengalami beberapa penyakit, seperti stroke, penyakit jantung, histerektomi (pengangkatan jantung), serta komplikasi kehamilan.
  • Wanita yang mengalami menstruasi terlalu dini rentan mengidap kanker payudara. Semakin cepat mereka menstruasi, semakin lama jaringan payudaranya terpapar dengan hormon estrogen. Hal ini yang membuat perempuan yang menstruasi terlalu dini rentan mengalami kanker payudara.

Demikian penjelasan mengenai risiko menstruasi atau haid di bawah usia 10 tahun. Meski memiliki risiko kesehatan di atas, kamu tak perlu khawatir jika menstruasi dini. Masalah kesehatan tersebut bisa dihindari dengan pola makan dan pola hidup yang sehat.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai