
Kondisi di mana pasangan suami-istri sulit untuk mendapatkan keturunan dalam dunia medis disebut dengan infertilitas. Pada pengertian yang lebih umum infertilitas adalah ketidakmampuan dari pasangan suami istri untuk mendapatkan keturunan meskipun telah melakukan hubungan seksual secara rutin dalam kurun waktu 1 tahun.
Pada dasarnya infertilitas dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu infertilitas primer dan infertilitas sekunder. Antara keduanya memiliki penyebab dan kondisi yang berbeda. Penjelasan lebih lanjut mengenai infertilitas primer dan sekunder dapat anda baca melalui penjelasan di bawah ini.
Infertilitas Primer dan Infertilitas Sekunder
Dikutip dari Media Indonesia, infertilitas primer adalah kondisi di mana pasangan suami istri belum pernah mendapatkan keturunan. Kondisi ini dialami oleh pasangan suami-istri meskipun sudah melakukan hubungan seksual secara rutin minimal dua sampai tiga kali seminggu dalam kurun waktu 1 tahun serta tidak pernah menggunakan alat bantu kontrasepsi.
Sebaliknya, infertilitas sekunder adalah kondisi dimana pasangan suami istri sudah pernah mendapatkan keturunan sebelumnya namun belum bisa menambah keturunan lagi dalam jangka waktu 1 tahun meskipun sudah melakukan hubungan seksual secara rutin.
Antara infertilitas primer dan infertilitas sekunder keduanya masih bisa untuk diobati. Mereka yang mengalami infertilitas masih bisa mendapatkan keturunan dengan melakukan beberapa treatment atau program hamil. Salah satu program kehamilan yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi infertilitas adalah berikut ini.
1. Menggunakan teknologi in vitro fertilisation atau program bayi tabung
Bayi tabung merupakan salah satu metode program kehamilan bagi pasangan yang belum bisa mendapatkan keturunan. Dari banyaknya kasus pasien yang mengalami infertilitas, disebabkan oleh berbagai macam penyebab.
Beberapa pasien mengalami gangguan sperma, ada juga yang mengalami kondisi endometriosis atau Tuba Fallopi dan berbagai macam penyebab yang lainnya.
Program kehamilan dengan bayi tabung menggunakan teknik reproduksi berbantu atau TRB. Teknik reproduksi berbantu akan membantu sel telur dan sel sperma bertemu di luar tubuh manusia. Artinya pembuahan akan dilakukan tidak langsung dalam rahim perempuan.
Barulah setelah terjadi pembuahan, embrio yang sudah terbentuk akan dipindahkan ke rahim perempuan. Biasanya pemindahan embrio berjumlah sekitar 2 sampai 3 embrio.
Pembuahan lebih dari satu embrio dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi kematian janin sebelum berkembang.
Program bayi tabung memiliki potensi keberhasilan yang lebih tinggi apabila usia calon ibu berusia di bawah 35 tahun.
Keberhasilan bayi tabung pada perempuan berusia di bawah 35 tahun yakni sekitar 70%, sedangkan pada perempuan diatas 35 tahun hanya potensi keberhasilan sekitar 50%.
2. Manajemen ekspektatif
Selain bayi tabung cara untuk atasi infertilitas adalah menggunakan manajemen ekspektatif. Manajemen ekspektatif efektif dilakukan pada perempuan yang masih berusia di bawah 35 tahun. Selain itu program ini lebih baik dilakukan bagi pernikahan yang usianya masih di bawah 2 tahun.
Program kehamilan ini dilakukan dengan merubah pola berhubungan seksual pasangan suami istri. Program ini menyarankan agar pasangan suami istri melakukan hubungan seksual saat masa subur perempuan. Masa subur perempuan yaitu sekitar 10 hingga 17 hari setelah hari pertama menstruasi berakhir.
Kemudian, pada program manajemen ekspektatif terdapat beberapa saran mengenai posisi terbaik saat melakukan hubungan intim. Posisi ini akan memudahkan bertemunya sel sperma dan sel telur sehingga terjadi pembuahan. Kamu bisa mengkonsultasikannya terhadap dokter spesialis untuk mengetahui tips terbaik dalam berhubungan seksual.
3. Inseminasi intrauterine
Cara mendapatkan keturunan berikutnya ketika mengalami infertilitas adalah dengan inseminasi intrauterine cara ini dilakukan dengan memasukkan sperma yang sudah diperbaiki atau ditingkatkan kualitasnya ke dalam rahim perempuan. Beberapa pasangan suami istri berhasil mendapatkan keturunan ketika menjalankan program ini.




