
Glauseta adalah obat yang membantu menurunkan tekanan pada mata. Tekanan pada mata tersebut biasanya dialami oleh penderita glaukoma yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. Bukan hanya itu saja, obat ini juga mampu mengurangi sakit perut, sakit kepala, sesak napas hingga penyakit ketinggian.
Apa Kandungan yang Ada Pada Glauseta?
Glauseta memiliki kandungan utama acetazolamide. Kandungan tersebut mampu mencegah dan mengurangi gejala penyakit ketinggian seperti sakit kepala, mual, pusing, kelelahan dan sesak napas yang biasanya terjadi ketika mendaki ke tempat tinggi di atas ketinggian 10.000 kaki dengan cepat. Karena itu, akan sangat baik jika Anda penderita penyakit ketinggian dan ingin mendaki gunung, usahakan untuk mendaki secara perlahan. Berhenti selama 24 jam untuk membuat tubuh menyesuaikan diri dengan ketinggian baru.
Bagaimana Glauseta Mengatasi Glaukoma?
Kandungan acetazolamide pada Glauseta juga mampu mengurangi produksi cairan di dalam mata yang menjadi penyebab glaukoma. Glaukoma disebabkan oleh adanya penumpukan cairan di mata yang tidak bisa keluar sehingga membuat peningkatan tekanan pada mata.
Glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sekunder mampu dibantu dengan obat ini. Bahkan Glauseta juga bisa dikonsumsi sebelum melakukan operasi mata.
Obat dengan kandungan acetazolamide juga dapat dikonsumsi dengan obat lain untuk mengurangi penumpukan cairan di dalam tubuh (edema). Edema terjadi saat pembuluh darah kecil pada tubuh (kapiler) bocor sehingga terjadi penumpukan cairan di sekitarnya dan menyebabkan pembengkakan. Edema biasanya disebabkan oleh kehamilan atau penyakit seperti gagal jantung, penyakit ginjal atau sirosis hati.
Acetazolamide bahkan juga bisa membantu mengontrol kejang pada jenis epilepsi tertentu.
Apa Obat Ini Aman Dikonsumsi Oleh Semua Orang?
Tidak semua orang dapat mengonsumsi obat dengan kandungan acetazolamide seperti penderita sirosis, penyakit hati, penyakit ginjal yang parah, ketidakseimbangan elektrolit atau alergi terhadap obat ini.
Untuk memastikan jika obat ini benar-benar aman untuk Anda, maka beritahu pada dokter jika Anda memiliki:
- Masalah pernapasan yang parah
- Menderita glaukoma sudut tertutup
- Sedang mengonsumsi aspirin dalam dosis tinggi
- Sedang hamil atau dalam program hamil.
- Alergi terhadap acetazolamide, obat sulfa, diuretik atau obat lain
- Sedang atau pernah menderita penyakit jantung, hati, atau ginjal atau kencing manis
- Baru saja menjalani menjalani operasi, seperti operasi gigi
Kandungan acetazolamide pada Glauseta juga mampu terserap ke dalam ASI yang bisa membahayakan bayi yang menyusui. Karena itu, ibu menyusui tidak boleh mengonsumsi obat ini.
Kandungan tersebut juga dapat membuat kulit Anda sensitif terhadap sinar matahari. Karena itu, selalu gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan kenakan pelindung seperti jaket, topi atau sarung tangan jika Anda keluar di siang hari.
Adakah Efek Samping?
Sama seperti jenis obat lainnya, Glauseta tentu memiliki efek samping, seperti:
- Sakit perut
- Muntah dan mual
- Mengantuk
- Kehilangan selera makan
- Mati rasa dan kesemutan
Anda juga harus menghubungi dokter jika merasakan efek samping yang meliputi:
- Peningkatan rasa haus dan buang air kecil
- Mengantuk
- Sakit kepala
- Kebingungan
- Demam
- Ruam
- Muncul darah dalam urin
- Buang air kecil yang menyakitkan
- Kulit atau mata menguning
- Kejang
- Sakit tenggorokan
- Pendarahan atau memar yang tidak biasa
Bagaimana Dosisnya?
Dosis penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter karena Glauseta masuk ke dalam golongan obat keras yang harus dibeli dengan resep dokter. Untuk itu, jangan pernah mencoba membeli dan mengonsumsinya tanpa anjuran dokter.
Glauseta juga dapat Anda konsumsi baik sebelum maupun sesudah makan.




