
Gula palem merupakan bahan pemanis alami yang tidak dimurnikan seperti halnya gula pasir. Beberapa orang menganggap gula palem sebagai makanan super atau superfood karena gula palem memiliki lebih banyak vitamin dan mineral serta kandungan sukrosanya lebih rendah daripada gula pada umumnya. Namun, seperti namanya yaitu gula palem tetap gula jadi Anda harus mengonsumsinya dengan bijak dan tidak berlebihan.
Gula palem merupakan produk yang umum digunakan oleh masyarakat di Asia dan Afrika dan sering digunakan untuk pengganti gula putih. Tidak seperti gula pasir yang memiliki tekstur seperti granuler, gula palem memiliki bentuk setengah padat dan berwarna kuning keemasan serta beraroma manis dengan rasa mirip seperti gula merah atau molase.
Gula palem yang memiliki kualitas baik mengandung sukrosa sebanyak 70%, sedangkan kandungan sukrosa yang terdapat pada gula putih mencapai 99,7%. Gula palem juga kaya akan kandungan mineral dan vitamin yang dipercaya memberi dampak baik untuk tubuh.
Manfaat Gula Palem untuk Kesehatan Tubuh
Gula palem sering dianggap sebagai alternatif yang lebih baik sebagai bahan pemanis karena produksi gula palem meminimalisir proses dan tanpa bahan kimia. Karena tidak melalui proses pemurnian, maka gula palem masih mengandung vitamin dan mineral nabati tingkat tinggi yang dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Gula palem memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan pemanis lainnya. Hal ini artinya gula palem tidak akan menyebabkan gula darah langsung melonjak. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa gula palem dapat menjadi bahan pemanis alternatif yang baik untuk penderita diabetes.
Dalam satu sendok makan gula palem mengandung kalori sebanyak 54, protein 0 gram, lemak 0 gram, karbohidrat 15 gram, serat 0 gram, dan gula sebanyak 15 gram. Selain itu, gula palem juga merupakan sumber yang baik untuk zat gizi seperti fosfor, kalium, seng, besi, dan tembaga. Gula palem juga mengandung mangan yang membantu menjaga kesehatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis. Gula palem juga berpotensi untuk mengurangi faktor risiko diabetes seperti resistensi insulin.
Namun, konsumsi gula palem terlalu banyak di dalam makanan justru akan meningkatkan risiko Anda untuk terkena penyakit kronis lainnya. Meskipun gula palem mengandung berbagai nutrisi yang dapat menjaga kesehatan tubuh, gula palem hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah yang sedang.
Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Gula Palem
Gula palem memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lebih baik daripada gula pada umumnya. Akan tetapi, mengonsumsi gula palem terlalu banyak juga akan menimbulkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.
Jika gula palem dikonsumsi dalam jumlah sedang sebagai alternatif bahan pemanis lainnya, maka gula palem akan memberikan dampak positif untuk kesehatan seperti berikut.
Membantu Mengontrol Gula Darah
Gula palem memiliki kandungan glukosa yang lebih sedikit dan indeks glikemik lebih rendah daripada gula meja atau madu. Gula palem juga akan membantu menstabilkan kadar gula darah menjadi lebih baik daripada bahan pemanis lainnya sehingga tingkat energi Anda tidak mengalami lonjakan atau penurunan drastis, serta mampu mengurangi ketegangan pada jantung Anda.
Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Gula palem miliki kandungan serat makanan yang disebut inulin. Penelitian menunjukkan bahwa serat nabati ini mampu membantu mengendalikan bakteri yang terdapat di usus, menjaga kesehatan pencernaan, dan meningkatkan penyerapan mineral di dalam tubuh Anda.