
Hormon tiroksin atau juga disebut dengan istilah T4 merupakan salah satu hormon yang penting di dalam tubuh manusia, hormon ini berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Sehingga, kadar dan fungsi hormon tiroksin perlu dijaga agar tetap normal dan membuat metabolisme tubuh berjalan dengan baik serta normal, inilah pentingnya mengetahui hasil FT4.
FT4 merupakan pemeriksaan laboratorium yang termasuk memeriksa kadar hormon tiroid, hormon ini adalah salah satu dari dua jenis hormon tiroid yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid di dalam leher. Jenis hormon tiroid yang lain adalah triiodotironin atau T3, kedua jenis hormon ini produksinya diatur oleh hormon perangsang tiroid atau TSH yang dihasilkan otak.
Cara Membaca Hasil FT4
- Fisiologi Hormon Tiroid
Hormon tiroid diproduksi dari kelenjar tiroid dan disekresi ke sirkulasi dalam bentuk tiroksin (T4) sebanyak 95 persen dan sisanya triiodotironin (T3). Keberadaan hormon tiroid ini di bawah regulasi hipotalamus dan hipofisis, yakni TRH (thyrotropin releasing hormone) dan TSH (thyroid stimulating hormone).
Terdapat mekanisme umpan balik negatif hormon tiroid terhadap TRH dan TSH, pada homeostasis jika kadar hormon tiroid lebih rendah maka hormon TRH dan TSH akan meningkat produksinya. Sebaliknya, jika kadar hormon tiroid menjadi lebih tinggi maka produksi TRH dan TSH akan terhambat atau diperlambat.
Perlu diketahui bahwa hanya 20 persen kadar T3 dalam sirkulasi yang berasal dari kelenjar tiroid, sementara 80 persen T3 berasal dari deiodinasi T4 pada jaringan perifer. Kebanyakan hormon tiroksin terikat dengan protein, TBG (thyroxine binding globune, 70 persen), TBPA (thyroxine binding prealbumin, 10 persen) dan albumin (20 persen).
Sementara itu ada pula free-T4 atau yang tidak terikat dengan protein, proporsinya terdapat di angka 0,1 persen T4 total dan bebas T3 sebanyak 0,3 T3 total. Selain menggunakan fisiologi hormon tiroid, bisa juga menggunakan pemeriksaan laboratorium fungsi tiroid yang penjelasannya sebagai berikut ini.
- Pemeriksaan Laboratorium Fungsi Tiroid
Pemeriksaan ini digunakan untuk menegaskan diagnosis dari kelainan fungsi tiroid (thyroid profiling test) dan dipakai untuk mencari etiologi kelainan fungsi tiroid atau definitive test. Namun sebelum mempelajari lebih lanjut mengenai kerumitan dalam mencari etiologi kelainan fungsi tiroid, dokter umum biasanya sudah mengetahui pengetahuan dasar dalam diagnosa kasus ini.
Ini merupakan salah satu pemeriksaan dasar yang digunakan dalam melakukan diagnosa, algoritma hasil pemeriksaan dan kemungkinan dosis biasanya dapat dilihat pada sebuah tabel algoritma pemeriksaan tersebut.
- Kadar T4 dan TSH Tidak Normal
Hasil pemeriksaan ini akan menunjukkan kadar T4 menurun atau kadar T4 meningkat, jika menurun maka dapat disertai dengan peningkatan kadar TSH atau penurunan kadar TSH. Sementara itu, pada kadar T4 yang meningkat juga bisa disertai dengan peningkatan maupun menurunkan kadar TSH, artinya masing-masing kondisi tersebut memiliki konsekuensi klinis.
Sebelum mengetahui bagaimana hasil FT4, ada baiknya memahami beberapa fungsi hormon tiroksin untuk kesehatan tubuh. Hal ini akan membuat seseorang lebih peduli dengan kadar hormon tiroksin di dalam tubuh, sehingga nantinya seseorang bisa memilih antisipasi yang tepat ketika dalam kondisi tidak memungkinkan.
Proses pembentukan energi dan suhu panas alami tubuh oleh seluruh sel serta jaringan disebut dengan metabolisme. Jika proses ini bermasalah, otomatis kinerja organ tubuh juga akan terganggu, karena itulah metabolisme harus diatur agar prosesnya tetap stabil. Hormon tiroksin, berperan untuk mengatur cepat lambat proses berlangsung.